Minggu, 22 April 2012

Saat Cinta Itu Ada

Saat Cinta Itu Ada 

 

         "tok...tok...tok!!" semua mata tertujuh kearah pintu kelas. Dosen yang mengajar dari tadi ikut melihat siapa yang mengetuk pintu.
        "pagi pak, maaf terlambat," jawab cewek it yg malu krn t'lambat padahal hari in hari p'tama y msk kuliah.
        "siapa namamu?"tany dosen it.
        "karina pak."
        "duduk."
        lalu karina m'cari bangku yg kosong, setelah m'dapatkan bangku yg kosong karina lgsg du2k. Dia sgt senang, bangku yg di pilihny berada paling belakang, jd bs santai n tdk t'll serius b'lajar.
      "saya tdk mau lg ada yg t'lambat!" dosen mempertegas perkataanny yg dr td dia ucapkan sebelum d mulai pelajaran.
Hany beberapa org yg menjawab iy, yg sisa y diam antara iy n tdk. Tak lama kemudian pelajaran pun d mulai seperti biasa y.

       Dua jam kemudian pelajaran selesai, sebagian penghuni kls keluar n sebagianny lg du2k manis d bangku masing2, asik gobrol dg tmn baru mrk masing2. Karina terasa asing, tdk satu pun org m'dekatin n tak satu pun org yg d kenal y dlm kelas in, maklumlah d jurusan n tempat kuliah y in cumak dia dari sekolahny yg dl. Di tambah dia datang t'lambat jd tdk sempat b'kenalan dg tmn baruny.
       Namun perasaan kesepian it hany beberapa menit saja, seseorg memanggil namany, "Rin..." mata Karina lgsg t'tujuh ke suara t'sbt, "sini..."
Karina m'dekatin cewek yg memanggilny, "hai..." sapa Karina.
       "lu lupa sm gua?" tany Ayu yg melihat Karina yg kebinggut melht mrk b'dua.
       "g lah," yg msh t'ringat tmn 1 kelompok wkt ospekny sblm mrk resmi jd mahasiswa d vakultas ekonomi.
       "lu td knp t'lambat?"tany sarah.
       "biasalah, gua td sutting dulu," jwb Karina asal.
       "suting d kebun binatang..."
       "iy, sm moyet..."sambung Ayu.
      "ha...ha...haha...ha..."kami t'tawa penuh canda. Wlu pun Carina sdh lupa nama tmn2 y it tp Carima sdh cukup sng m'dapatkan tmn dr pd tdk m'dptkan tmn sm sekali.
       Karena km srg b'canda m'buat kami mulai akrab dg tmn satu kelas yg tadiny diam m'jd ikut2an b'canda sm kami b'tiga, terutama tmn yg cowok.
      "ai... Perasaan gua, dr td tenang2 j kelas in, kok ad Karin ribut niat kelas in."kt Luki.
      "gapo u! Mmg y koh kampus gaek lu. Hdp tuh jgn serius niat, santai j kali. Kelak serius niat, stress u  he..."ucap Karin b'campur t'tawa. Di p'lhtkan y ciri khas t'tawany yg lbr n krs, s'hingga tmn yg lain gak segat lg pdny.


        Keesokkan y, Karin k kampus dg penuh semangat, gak ada lg d benakny tdk ad tmn, dia skrg merasa dirinylah idolah tmn kampusny. It m'buat diriny kegeeran s'dr ha...ha...ha... Tp itulah kenyataanny.
        Ketika mrk asik b'canda, Luki dtg m'dekati mrk, "Sarah minjam catatan minggu kemarin."
       Sarah lgsg mengambil n memberikan buku catatan pada Luki, sdgkan Karin n Ayu trus tertawa, "ha...ha...ha..."
        "oi Karin, bisa diam dak kau tuh... Ribut niat," kata Luki.
        "t'serah gua kali,"jwb Karin. Sblm pergi Luki menjulak kepaka Carin. "kurang ajar!"kesal Karin.
        Luki tak memperdulikan perkataan Carin, dia trus saja melangkah keluar kls. Karin yg merasa it hany candaan dr Luki, ll kembali melajutin cerita yg terpotong.

        Ketika kami k kantin, Luki lgsg m'lht kedatangan kami bertiga, "ada Karin pastih ribut kantin koh,"ucap Luki.
       Wlupun Karin tahu Luki hany b'canda namun d tatapny Luki, "t'serah gua kali... Gua byr kok,"jwb Karin.
      Setelah memesan makanan, t'nyata tebakkan Luki benar, kantin menjd rameh dg suara mrk b'tiga. "ke kelas yok... Ribut niat d sini," kata Luki sambil berdiri.
       "terserah..."kesal Karin yg mulai tak nyaman dg sikap Luki padany. Namun kekesalan it hany beberapa menit saja, suasana kembali rameh dg candaan kedua tmnny. Wlupun hatiny msh kesal pd Luki tp semua it hilang t'sendiriny krn kedua tmn y.


      Pagi yg cerah, Karina m'yambut pagi hari in dg penuh senyuman, dilhtny berkali2 drny di depan kaca,"cantik jg,"puji Carina pd diriny s'dr yg ingin tampil beda dr hari2 biasany.
       Setiba d kampus, tmn sekelas y kaget melht Carin yg lain s'perti biasany, "cantik niat u Rin,"puji Sela temen 1 kelasny.
       "cantik lama."
       Tak lm kemudian Luji dtg, dilhtny Karin yg memakai kemeja berlengat pendek dan bawahan y rok putih panjang dan rambut di biarkanny terurai yg biasa y kunci ke atas dan polesan sedkt d wajahny. Lain seperti biasa y memakai kaos oblong bawahanny celana jeas n rambut kuncit keatas, wajah hany d polesi bedak tabur it pun klu ingat. Semua it membuat Luki terasa asing melht perubahan Karin yg cpt. "woi kutilanak, nak kemana kau,"ejek Luki, "d rmh kehabisan karen, mau g karet?."
      "mana?" kata Carin yg mulai gerah.
       "nìh tali sepatu ha..."
       Karin lgsg cemberut,"moyong!"kesal Karin ll b'lari menyusul kedua tmnny yg tlh k kls duluan. Karin lgsg du2k d bangku yg tlh d siapkan Ayu n Sarah sblmy.
      "gapo lu?"tany Sarah.
      "g p2," jwb Carin tak mau m'p'pjg masalah.
      Tak lm kemudian Luki msk dlm kelar, du2k tak jauh dr mrk. "oi kutilanak,"hina luki lg.
      "gapo generuwo!"bls Karin mengejek,"iri ajo!".
      Berkali2 Luki sll mengejek Karin membuat Karin mulah benci pd Luki, setiap bertemu entah p yg d pikiranny sll saja ad ejekkan yg baru u/ Karin.


       Suatu hari. Karin mencuekin ejekkan Luki pdny.
       "woi nenek lampir, tumben diam biasany b'kicau trur..."ejek Luki.
      "lg putus cinta,"sambung Beni.
       "mmg y ad yg endak k kau Rin? Hany cowok stress yg suka k kau tuh."
      Carin yg dr td diam, akhirny emosi y meledak, di dorongny Luki sampai jatuh,"gapo sih u tuh! P salah   aku?!! U tuh gapo sering hina aku trus. salah aku tuh ap sih k u!!?". Blm sempat Luki m'jwb pertanyaan     Karin. Karin sdh b'lari keluar kelas.
        "kau tuh pulo luk!"kata Ayu yg ikutan kesal pd Luki.
      Tanpa pikir panjang Luli lgsg mengejar Karin yg trus berlari sambil menanggis, "Rin... Tunggu Rin..."panggil Luki. Karin trus berlari tak penduli panggilan Luki yg trus menerus.
        Langkah Karin terhenti,d tatapny Luki yg berdiri d depanny, "mau p lg kau! G puas u td gejek aku!!"mrh Karin.
        "m'f, aku g bermaksud hina u kok,"rayu Luki.
       "kau sdh hina aku kok!"cetus Karin lg, "sdhlah Luk mau u tuh p sih...!".
        "aku ingin kau jd pacar aku,"ucap Luki.
       Karin terdiam.
      "dari awal aku sdh sk k u, cmk aku binggung nak gomong k kau tuh cak mano," t'diam sejenak,"kau mau khan jd pacar aku?".
        Karin menarik nafas pjg n berusaha u/ t'senyum,"m'f, q g bs."
       "knp? P krn aku srg gejek kau atau u puny pcr?".
       "gak kok. aku hanya lum mau pacaran aja." Karina tersenyum, "Mungkin sekarang tidak, tapi mungkin suatu saat nanti."
      "Dari awal aku sudah suka ke kau, tapi kalau kau gak suka gak mungkinkan aku paksa," kata Luki menutupin kekecewaanny.
       "Thanknya.... dan aku minta kau jangan gejek aku laginya, telingah aku koh sudah panas dengerinnya."
"Yo kutilanak......." ejek Luki sambil menjulak kepala Karina.
       Karina membalas menjulak kepala Luki,"Sialan lu...." lalu berlari kearah kelas. sedangkan Luki melihat   Karina yang semakit jauh darinya. AKU HARAP SUATU HARI NANTI KAU MAU MENERIMA AKU RIN, KARNA AKU SERIUS KE KAU, itulah kata2 d hati Luki saat itu dan sangat berharap semua itu terjadi suatu saat nanti.


..........................................................TAMAT.......................................

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar