Senin, 21 April 2014

Drama Korea Cunning Single Lady Episode 14 Part 2




seung Hyun Mengganti papan nama di ruang kakaknya yeo jin dengan nama dirinya. Jung woo masuk, seung Hyun mengatakan kenapa Jung woo tidak mengetuk pintu, apa ketika kakaknya masih berada disini Jung woo juga seperti itu. Jung woo tidak mengubris perkataan seung Hyun Ia malah Tanya kenapa seung Hyun melangkah sampai sejauh ini, apa alasannya.

Seung Hyun mengatakan kalau Jung woo memang bisa menangani dengan cepat masalah teknis tapi untuk menangani orang Jung woo sangat lambat itu Lah alasannya. Seung Hyun juga mengatakan kalau Jung woo bukanlah CEO yang baik, seung Hyun lalu mengatakan kenapa perusahaan mereka lebih teraarah ke software, Jung woo menjawab kalau perusahaan ini dari awal memang untuk pengembangan software.

Seung Hyun yang mendengarkan Hal itu lalu memberi saran kalau lebih baik mereka memperbaiki designnya agar terlihat lebih menarik seperti di berikan sentuhan seni, seung Hyun melanjutkan kalau Ia memberikan saran seperti ini bukan karna alasan pribadi Ia hanya ingin yang terbaik untuk perusahaan jadi Jung woo tidak boleh terpengaruh masalah pribadi dalam menangapi sarannya ini, Jung woo harus memutuskannya dengan realistis.

Jung woo tersenyum, Ia bilang kalau seung Hyun ternyta lumayan baik juga dengan menyuruhnya memutuskan secara realistis tidak boleh terpengaruh dengan alasan pribadi, Jung woo juga akan mengoreksi perkataan seung Hyun yang mengatakan apa Ia CEO yang baik atau tidak.

Jung woo lalu mengatakan pada seung Hyun untuk bekerja keras tapi kemudian Jung woo mengatakannya dengan Cara lebih formal, bekerja keraslah direktur kook yang baru....
 

Saat berjalan di koridor perusahaan aera mendengar dua pegawai yang sedang membicarakan Jung woo. Mereka berbicara tentang nasib Jung woo yang jika proyek Kali ini gagal maka Jung woo bisa ditendang dari perusahaan ini, salah seorang diantaranya lalu bilang apa itu mungkin kan yang mendirikan perusahaan adalah Jung woo, seorang lagi mengatakn kalau Hal itu bisa saja apalagi seperti Jung woo yang selalu bentrok dengan petinggi petinggi lainnya.

 

Saat sedang mendewngarkan pegawai tersebut dari arah belakang aera dipanggil, "kakak ipar" aera menoleh sekertaris Gil tersenyum Dan berkata "mantan kakak ipar"

Aera Tanya pada sek.Gil apa rumor yang sedang beredar ini benar bahwa perusahaan sedang menagalami krisis. Sek. Gil menjawab dengan tersenyum bilang kalau perusahaan memang sedang krisis Dan Kali ini lebih krisis dari permasalahan yang kemarin kemarin. Aera lalu bilang apa Jung woo baik baik saja? Sek Gil yang mendengar Hal itu tersenyum  kemudian murung.
 

Sek.Gil mengahmpri Jung woo saat Jung woo sendirian dikantornya, Ia bilang kalau aera sangat mengkhawatirkan Jung woo, Jung woo yang mendengar Hal itu Tanya bagaimana sek.giil bisa tau. Sek.Gil menjawab kalau Ia bertemu aera saat menuju kesini Dan saat Ia mengatakan Jung woo dalam kesulitan wajah aera tiba tiba menjadi suram. Jung woo menghela nafas Dan bilang kalau sek. Gil hanya membuat aera tambah khawatir saja.

 Sek.Gil lalu memberikan telpon padanya, Ia menggunakan tangannya untuk memberi isayarat pada Jung woo untuk menelpon aera. Tapi ketika disodorkan seperti itu Jung woo tidak mau, Ia ingat perkataan aera yang mengatakan untuk tidak melakukan apapun, Jung woo kemudian melihat kearah sek.Gil seperti memberi isyarat, sek.Gil menunjuk dirinya sendiri melihat isyarat Jung woo padanya.
 

Aera mendapat telpn dari ibu atau kakaknya yang mengatakan ayahnya sedang sakit, mendengar Hal itu aera bilang kalau Ia akan segera pulang.


Dari arah samping terlihat sek.Gil yang sedang bersembunyi dari aera,
Sementara itu Jung woo mendapat telpon dari sek.Gil sebelum mengangkatnya Jung woo merapikan rambutnya terlebih dahulu, tapi Ia terlihat kecewa ketika melihat siapa yang Ada di video call tersebut. Jung woo Tanya apa sek.Gil tidak bisa menemukan aera. Sek.Gil tertawa Ia bilang pada Jung woo memangnya Ia ini siapa, sek.Gil lalu memutar ponselnya kearah lain Dan terlihatlah aera yang sedang berjalan dikoridor.

 


Kamera ponsel sek.Gil terus mengikuti aera, Ia bahkan menunjukkan aera yang sedang berbincang bincang dengan temannya melalui video call pada Jung woo. Jung woo yang melihat Hal itu meminta sek. Gil untuk mengambilnya lebih dekat lagi, wajah aera terlihat begitu jelas dilayar ponsel Jung woo, Jung woo tersenyum ketika melihat aera yang tersenyum di sana. Tapi Jung woo langsung menutup wajahnya ketika wajah aera melihat kearah ponsel sek. Gil.
 

Wajah sek.Gil muncul di video call tersebut Ia bilang kalau Ia hampir saja ketahuan, Jung woo Tanya dimana aera, sek. Gil meminta Jung woo untuk menunggu sebentar Ia lalu mengarahkan ponselnya kearah aera dari kejauhan tapi ternyata aera Ada didepannya Dan melihat Jung woo di ponsel sek. Gil.
Keduanya bertatapan, Jung woo lalu meminta maaf pada aera karna membuatnya khawatir, aera hanya diam Ia hanya menatap Jung woo melalui ponsel lalu pergi.

Sek.Gil muncul di ponsel Jung woo Ia bilang kalau aera memotong jam kerjanya, oh iya apa aera mengatakan kalau Ayah nya sakit? Jung woo kaget Ayah mertua?
 

Jung woo Dan soo chul seperti main detective detectivan di kantor, mereka bertemu secara sembunyi sembunyi di tempat robot penjual minuman kaleng. saat bertemu soo chul langsung menanyakan akan Jung woo letakkan dimana dirinya(posisi pekerjaan) tapi Jung woo tidak terlalu mendengar Ia malah Tanya bagaimana keadaan Ayah mertua, soo chul menjawab kalau ayahnya sedang sakit tapi malam ini Ia tidak akan Ada dirumah Dan aera akan membersihkan Rumah mereka . Jung woo yang mendengar Hal itu tersenyum Ia berterima Kash pada Soo chul, sekarang Ia tau harus melakukan apa. Jung woo ingin pergi dari sana tapi soo chul terus mengajaknya berbicara tentang posisinya disini. Jung woo tidak menanggapinya Dan malah pergi.

SOo chul berteriak adik ipar cha Dan Hal itu di dengar oleh supervisor kang, supervisor kang kaget Ia bilang jadi Na aera siii adalah mantan istri CEO cha? Soo chul yang mendengar Hal itu langsung menutup mulut supervisor kang.
 

Aera Dan min young membantu ibu mereka direstoran, ibu meminta maaf pada aera karna nya aera setelah pulang kerja tidak bisa beristirahat. Aera mengatakan kalau Ia tidak apa apa, tapi bukankah ibunya mengatakan kalau mereka butuh sepasang Tangan lagi(orang). Ibu membenarkan tapi orang yang dibutuhkan malah sedari tadi hanya mengeluhkan kalau punggungnya sakit.


Jung woo datang membuat kaget semuanya, Jung woo datang untuk membantu mantan ibu mertuanya. Ibu memberi isyarat pada aera kenapa Jung woo Ada disni, aera mengangkat bahunya Ia tidak menyuruh Jung woo untuk datang kesini.
 

Jung woo berusha membantu aera untuk mengangkat makanan yang akan disajikan pada pelanggan tapi aera menolak, Jung woo terus saja mengajak aera berbicara tapi hasilnya tetap nihil, aera Sama sekali tidak menanggapi Jung woo.

 

Jung woo menyediakan sup beras "Ujian"pada para calon orang orang yang akan melakukan Ujian, Ia bilang kalau sup Ujian ini begitu manjur karna bagi yang memakannya akan melalui Ujian dengan mulus. Seseorang dari orang orang tersebut bilang apa memang benar Hal itu. Jung woo tertawa Ia terlihat begitu bangga saat menyebutkan apa orang orang ITU tidak tau siapa dia? Orang orang tersebut melihat dengan seksama pada Jung woo, mereka lalu bilang bukankah Jung woo itu CEO d&t. Salah satu diantara mereka bilang kalau ia itu mengidolakan Jung woo, mereka lalu Tanya kenapa Jung woo Ada disini, apa Jung woo sedang Melakukan pelayanan sukarela. Jung woo tertawa Ia melirik kearah aera bangga, aera yang melihat Hal itubilang tetap cuek, Jung woo lalu menjawab kalau Ia makan sup Ujian disini selama setahun Dan pada Ujian pns pertamanya Ia langsung lulus. Dan itu semua berkat sup"Ujian" Jung woo lalu menyuruh mereka untuk melanjutkan makannya
Saat Jung woo melayani pelanggan lain kedua orang tersbut lalu berbisik bilang kalau sepertinya rumor D&T bangkrut adalah benar, kalau Hal itu tidak benar kenapa juga Jung woo Ada disni, aera yang berada di dekat sana mendengarnya Ia lalu menoleh kearah Jung woo. Jung woo menoleh kearah aera, aera tampak sedih Ia lalu tersenyum pada Jung woo Dan Hal itu tentu saja membuat Jung woo mati kesenangan karna akhirnya Ia direspon oleh aera meskipun Ia tidak tau arti senyum tersebut. Ayah tampak senang ketika Jung woo akhirnya di respon oleh aera Ia bilang kalau kegigihan Jung woo membuahkan hasil, Jung woo ingin berdamai dengan aera, Ayah juga bilang apa mereka perlu memasukkan Jung woo ke dalam keluarga mereka, mendengar Hal itu ibu bilang lupakan saja.

 

Jung woo, Ayah, ibu, Dan min young memainkan go stop, saat main Ayah Dan ibu meminta bantuan Jung woo untuk membantu mereka dalam permainan ini karna Jung woo memiliki kartu yang bagus, Ayah bahkan mengatakan pada Jung woo untuk memberikan setengah penghasilannya pada Jung woo jika Jung woo membantunya. Tapi akhirnya Jung woo membantu ibu, semua orang yang Ada disana tertawa, begitu juga aera. Aera lalu pamit pada kedua orang tuanya untuk pulang Dan kembali bekerja, Jung woo yang melihat Hal itu ingin ikut aera tapi Ayah melrangnya mana bisa Jung woo yang baru saja menang mau langsing pergi begitu saja. Jung woo tidak bisa berbuat apa apa ketika melihat aera Dan min young pergi dari sana.

 

Saat diluar min young Tanya pada aera kenapa pulang saehrusnya aera pulang dengan Jung woo, Jung woo terlihat begitu menyedihkan Dan lagi Ia sudah sangat berusaha mendekatkan diri lagi sebenarnya apa masalahnya? Aera kan juga suka dengan Jung woo. Aera yang mendengar Hal itu hanya diam, min young melanjutkan apa ini karna Seung Hyun? Direktur kook? Atau malah yeo jin?  Bukannya menjawab aera malah menyerat min young untuk keluar Dan tanpa diketahui ternyata di balik pintu Ada Jung woo yang mendengarkan itu semua.

 

Jung woo mabuk saat minum bersama supervisor kang, supervisor kang bilang kalau Ia akan tetap berada di sisi Jung woo karna Ia percya pada Jung woo. Jung woo Tanya apa supervisor kang tidak merasa kesepian di tinggal oleh anak Dan istrinya. Supervisor kang menjawab kalau Ia kesepian bahkan merindukannya tapi itu harus Ia tahan, supervisor kang lalu Tanya apa Ada seseorang yang Jung woo nanti Dan rindukan saat ini. Jung woo menjawab kalau Ia punya, Ia sangat merindukan orang itu tapi rasa rindu itu haarus Ia tahan.

 

Superviosr kang mengantar Jung woo yang mabuk kerumahnya. Sek.Gil Tanya seberapa banyak Jung woo minum, Jung woo yang mabuk malah bertingkah seperti Ia sedang berkelahi dengan seseorang, Ia memukul mukul dinding yang Ia anggap sebagai lawannya.
Sek.Gil geleng geleng Dan meminta supervisor kang untuk membaringkan Jung woo ditempat tidur, jika supervisor kang memberikannya bantal Ia akan tertidur nyenyak. Supervisor kang dengan susah payah membawa Jung woo ketempat tidur Dan memberikannya bantal. Saat akan pulang supervisor kang malah mendengar Jung woo menyebut nama aera. Supervisor kang kaget tapi tampaknya Ia mengerti lalu meninggalkan Jung woo.

 

Seung Hyun mengajak aera ketempat terbuka untuk menghilangkan rasa frustasi Dan sumpek aera, tapi aera yang diajak malah terus menghembuskan nafas berat. Seung Hyun sambil memfoto sebuah Cincin bilang kalau aera merasa terlalu berat mengetahui siapa Ia Dan dengan siapa Ia berhubungan abaikan saja, lihatlah dia seperti biasanya. Aera menhela nafas lagi Ia bilang bagaimana bisa Ia melakukan Hal itu sementara Ia sudah mengetahuinya. Aseung Hyun menjawab kaarna tidak Ada yang berubah meskipun aera sudah mengetahuinya.

 Aera memanggil seung Hyun dengan sebutan direktur, seung Hyun yang mendengar Hal itu langsung Menyuruh aera untuk memakan ice creamnya Dan tidak menganggunya.
Seung Hyun lalu menunjukkan Cincin yang Ia foto diantara pertengahan buku di bawah sinar matahari. Ia bilang bukan Kah ini bagus, aera setujui karna ditengah tengah Cincin itu sekrang Ada bayangan tanda love. Tapi raut wajah aera berubah menjadi dtar ketika seung Hyun mengatakan kalau bayangan itu mempunyai artinya. Seung Hyun yang melihat respon aera lalu berkata kalau aera pandai mengabaikan orang lain.

Seung Hyun menggunakan Cincin itu Ia bilang kalau ini adalah pemverian ibunya, Ia juga bilang meskipun itu cinta ataupun seni Ia menyukai Hal yang sederhana, Ia tidak suka dengan Hal yang sulit Dan rumit. 

Seung Hyun lalu mengatakan pada aera untuk membantunya memperbaiki design mereka Ia bilang jika aera Ada disini Ia akan semangat untuk bekerja. Aera mengeleng Ia bilang kalau Ia Sama sekli tidak tau seni apalagi tentang design. Seung Hyun tersenyum Dan bilang kalau sebenarnya aera sudah memberikannya inspirasi, seung Hyun lalu mengeluarkan sebuah kotak, itu adalah sebuah kalung dari tutup kaleng yang menyangkut di jari aera waktu itu.
Aera takjub karna seung Hyun bisa melakukan Hal ini, seung Hyun lalu bilang benar kan katanya kalau aera bisa membantunya bekerja. Aera tersenyum Dan bilang selama seung Hyun menjadi direktur seung Hyun suka merenung Dan Hal itu bagus.


Aera lalu mengatakan pada seung Hyun jika Ia diterima dihotel shilla. Seung Hyun tau Ia bilang kalau sekrang aera yang bisa memilih, Ia hanya meminta aera untuk diberi kesempatan.
 

Jung woo mengunjungi yeo jin dirumah sakit, Jung woo minta maaf karna seharusnya Ia lebih perhatian pda yeo jin. Yeo jin bilang kalau itu tidak apa apa, Ia hanya ingin dilihat oleh Jung woo sebagai wanita yang normal tapi sekrang Ia lega karna Jung woo akhirnya tau Dan Jung woo masih mau bersikap hangat padanya.

Yeo jin bilang kalau Ia ingin cepat cepat keluar dari sini, Ia ingin mengajak Jung woo ke amrika untuk mendpatkan Dana
Tapi Jung woo Berkata lain Ia malah meminta maaf pada yeo jin "aku.....aku memberimu waktu yang sulit, aku berterima kasih karna Kau tetap disisiku"

 "yeo jin siii.... Aku tidak bisa menjadi pria yang baik untukmu, maafkan aku, karna mengatakan ini pdamu dengan begitu terlambat." yeo jin meremas selimut yang Ia pakai, wajahnya sudah di basahi oleh air mata,.
Dirumah Ayah yeo jin memerintahkan direktur oh untuk mengambil semua uangnya dari perusahaan Jung woo.

Jung woo Dan aera bertemu di lift, mereka saling diam tapi kemudian aera memberikan barang bawaannya pada Jung woo, awalnya Jung woo bingung tapi kemudian Ia tersenyum, begitu juga dengan aera(emmmm apa maksudnya aera sudah bisa nerima Jung woo ya, memberikan barang bawaannya pada Jung woo Sama artinya dengan memberikan hatinya pda Jung woo).

 

Saat di lift aera mendapat telpon dari seseorang Dan sekrang aera berada di Rumah sakit bersama seung Hyun menjenguk yeo jin. Aera Tanya bagaimana kabar yeo jin, yeo jin menjawab kalau sebenarnya dia tidak ingin aera melihatnya seperti ini tapi Ada Hal yang ingin Ia bicarakan, yeo jin mempersilahkan aera duduk.


Seung Hyun menutup pintu kamar yeo jin Dan meninggalkan aera Dan yeo jin berdua. Yeo jin mengatakan apa aera tidak tau seberapa bahaya perusahaan Jung woo sekarang? Jung woo bisa saja kehilangan perusahaannya. Aera bertanya apa maksud yeo jin Ia tidak tau.
 

Yeo jin bilang ke aera untuk tidak berpura pura tidak tau dengan wajah cerahnya itu. "karna Kau, Jung woo sii... Yang akhirnya akan menutup semua ini dengan luka , Kau bahkan tidak punya kemampuan untuk menolong menghilanglah segera mungkin"

"jangan bertindak seakan Kau akan pergi, tapi menghilanglah dengan segera MENGHILANGGGGGGG!!!!!!!!!!!!" teriak yeo jin frustasi .

Sangking frustasinya yeo jin bahkan melempari aera dengan barang barang pecah belah Dan hampir saja mengenai wajah aera jika saja aera tidak menghindar.
Yeo jin terus berteriak tak terkendali hingga seung Hyun mencoba untuk menenangkannya "PERGI SANA PERGIIIIIIII"teriak yeo jin. Yeo jin sedikit temang ketika seung Hyun memeluk Dan memanggil kakaknya. Yeo jin menangis dipelukan seung Hyun apa yang harus Ia lakukan, apa yang akan terjadi jika Jung woo pergi darinya. Seung Hyun yang mendengar Hal itu hanya diam sambil memeluk kakaknya. Dan karna kejadian itu tampaknya aera kembali bimbang.
Dilain tempat Jung woo Dan presdir kook sedang bersitegang,
"Kau mengatakan kalau semua yang Kau dapatkan berkat usaha yang keras didalamnya apa itu yang Kau katakan?"seru presdir kook.

"itu tidak masalah. Ya! Jika Kau mau mengambil semua uang investasimu aku akan memberikannya saat ini juga,  aku mungkin tidak akan bisa mendapatkan investor Ku kembali tapi hanya karna Hal itu, aku tidak ingin menukarkannya dengan pernikahanku dengan uangmu" ujar Jung woo tidak ingin menurti permintaan presdir kook.

Presdir kook terlihat sangat kesal Dan geram dengan perkataan Jung woo Ia seperti ingin marah tapi Hal lain terlihat, presdir kook bersujud pada Jung woo. "presdir cha, lihat aku. Tolong selamatkan aku sekali ini sja, orang yang bisa menyelamatkan yeo jinku hanyalah Kau "tangis presdir kook memohon pada Jung woo.

Jung woo tidak tega Ia mensejajarkan tubuhnya dengan presdir kook. "kaki yeo jin .......itu terjadi........karna aku....."

"jadi aku yang akan mengurus semuanya CEO cha. Yeo jin berkata kalau Ia mau mati saja jadi tolong selamatkan yeo jin Kali ini saja jika Kau melakukan itu, maka aku akan memberikan semua yang aku punya. Tolong selamatkan yeo jinku Kali ini saja "

Jung woo ikut sedih tapi Ia tetap tidak bisa mengabulkan permintaan presdir kook, Jung woo lalu menyuruh presdir kook untuk berdiri tapi presdir kook tidak mau, Ia malah memegangi kaki Jung woo
 "tidakkah Kau kasihan pada orang ini yang tidak bisa menawarkan apapun selain uang? Tolong kasihanilah aku Kali ini saja "pinta presdir kook sungguh sungguh.

Jung woo pergi dari sana sehingga Tangan presdir kook yang tadinya Ada di kaki Jung woo kini sepenuhnya berada di lantai.
 Jung woo meminta maaf pada presdir kook. "keputusanku tidak berubah" ujar Jung woo mantap.

Presdir kook yang medengar Hal itu kembali geram, "bahkan jika aku memintamu untuk memberikan segalanya , bahkan sampai nanti?"

"ya" jawab Jung woo

Presdir kook begitu murka Ia menampar Jung woo dengan begitu kerasnya hingga Jung woo terjatuh. Aera yaang sedari awal berada disna kaget, melihat Jung woo diperlakukan seperti itu hanya untuk mempertahankan dirinya.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar