Senin, 21 April 2014

Drama Korea Cunning Single Lady Episode 9 Part 2



Para pegawai D&T memulai rapat atau seminar mereka, pada saat rapat manager Tim menyingung tentang insiden yang tidak di inginkan waktu itu terjadi. Mendengar Hal itu aera menundukkan kepalanya, Ia tau kalau manager Tim membicarakan kejadian di restorant keluarganya kemarin.

Seung Hyun membuat senyuman di wajahnya, Ia meminta aera untuk terus tersenyum, tidak usah terlalu memikirkan apa yang dikatakan oleh manager Tim.

Jung woo yang juga ikut dalam rapat tersebut, dengan mata tajamnya melihat perlakuan seung Hyun pada aera, Ia terlihat tidak suka. 


Rapat masih berlangsung, yeo jin berusaha memaparkan apa kelebihan dari layanan yang akan mereka buat ini, Ia berkata jika layanan ini akan membuat mereka mendapat banyak pelanggan. Aera yang mendengar Hal itu kurang setuju, dengan sedikit takut Ia bilang kalau layanan atau rencana mereka Kali ini tidak akan terlalu membantu mereka untuk mendapatkan pelanggan.

Yeo jin yang mendengar Hal itu terdiam, begitu juga yang lainnya tidak setuju dengan pendapat aera, aera bahkan kena ocehan oleh manager Tim yang dengan beraninya mengatakan Hal itu.

Karna semua diam, seung Hyun menunjuk tangannya Dan bilang kalau Ia setuju dengan pendpat aera, Jung woo yang melihat Hal itu langsung bereaksi menatap kearah seung Hyun, sedangkan yeo jin, Ia berkata kalau Ia akan mempertimbangkan pendapat mereka berdua. 




Min young dirumah sendirian Dan Ia benar benar terlihat bosan, karna bosan Ia lalu menelpon aera menanyakan dimana gunting kuku, Dan dari seberang sana sepertinya aera tanya min young makan dengan apa, min young menjawab kalau Ia paling paling akan makan ramen.

Entah siapa yang duluan menelpon, akhirnya min young Dan kakak aera berbincang bincang ditelpon, Dan tampaknya min young mengajak kakak aera untuk makan sesuatu diluar.

Kalau kakak aera sieee mau mau aja makan diluar tapi karna ketika Ia melihat kantongnnya kering, maka Ia akhirnya hanya mengajak min young untuk datang ke restorant nya saja.

Setelah mendpat telpon soo chul langsung berlari kedalam, Ayah Tanya siapa yang habis telpon. Soo chul lalu bilang kalau ini adalah teman aera min young.

Ayah yang mendengar Hal itu mengerti ia hanya terseyum senyum sedangkan ibu bingung kenapa min young mau kesini tanpa aera. 




Semua staf marketing sedang bermain, mereka seperti memainkan permainan petak umpet, ketika aera selesai menghitung Ia langsung mengejar semua orang. Saat aera ingin mengejar seung Hyun, tiba tiba kaki aera kehilangan keseimbangan, aera hampir saja tergelincir jatuh jika saja seung Hyun tidak membiarkan tubuhnya menimpa aera.

Jung woo yang saat itu berada didekat sana dengan yeo jin, langsung ingin bergerak membantu aera ketika melihat aera hampir jatuh, tapi sayangnya Ia kalah cepat dengan seung Hyun, sehingga Jung woo hanya bisa gigit jari cembukorr melihat seung Hyun Dan aera.

Sementara yeo jin yang Ada didekatnya hanya bisa melirik kearah Jung woo, yang melihat kearah seung Hyun Dan aera.




Permainan pun kembali di mulai Dan Kali ini Jung woo ikut, hahhaha walaupun awalnya waktu di tawarin supervisor kang nggak mau tapi mana? Akhirnya ikut toh wkkwkwk.

Dan Kali ini aera masih yang jaga, sambil menghitung aera menahan kesal melihat Jung woo yang ikut andil dalam permainan ini.

Dan lagi disini Jung woo gebettttttt bener pengen pertama kali yang nyampe tempat aera, hehhehe.

Waktu Jung woo sudah semakin dekat kearah aera, aera melototi Jung woo untuk tidak dekat dekat dengannya. Tapi apa bener Jung woo bakal nurut?
  

Hehhe nggak bahkan Jung woo memukul aera Dan aera langsung balik ngejer Jung woo, Dan
PAKKKKKKKKKK pukulan mautttt diluncur kan oleh aera, wkkwkwkwkw. 


Aera terlihat begitu bahagia ketika mengumumkan kalau Kali ini Jung woo yang jaga, Dan tanpa mereka berdua sadari yeo jin sedari tadi melihat kelakuan mereka berdua.




Jung woo Dan supervisor kang menjadi sedikit lebih dekat ketika mereka mendapat giliran untuk masak berdua. Yang membuat mereka dekat adalah ketika supervisor kang menceritakan kalau Ia hidup sendirian di Korea sedangkan anak Dan istrinya Ada di amerika untuk melanjutkan sekolah. Jung woo yang mendnegar Hal itu lalu mengajak supervisor kang untuk lain Kali minum bersamanya. 



Kencan pertama  min young Dan soo chul pun di mulai di restorant keluarga aera, soo chul Dan min young makan malam dengan baju yang cocok untuk situasi kencan tapi sayangnya di restorant aera, min young terlihat sedikit canggung karna berada direstorant aera tanpa aera, apalagi pria di depannya adalah soo chul yang mungkin menurut min young terlihat begitu gagah Heheheheh, bahkan untuk kencan pertama(kalo boleh dibilang kencan) mereka ini disaksikan oleh kedua ortu soo chul. Yang bersembunyi didapur.   



Kembali ke rekreasi perusahaan d&t, saat sesi makan malam Jung woo terus memperhatikan aera tanpa sedikitpun mengedipkan mata,.




Malam ini manager Tim menjadi peramal, Ia meramal seung Hyun Dan aera.

Rahasia"seru manager Tim dengan gaya ala peramal.

"rahasia?"Tanya seung Hyun

"itu artinya rahasiamu akan terbongkar. Jika Kau mempunyai cinta bertepuk sebelah Tangan, itu artinya Kau akan tertangkap"

Manager Tim lalu menunjukkan sebuah kartu pada seung Hyun, kalau gadis yang memegang ember di kartu ini, itu artinya gadis ini punya dua pria didekatnya.

"jenis wanita yang rumit, seung Hyun harus merebutnya dari awal atau wanita itu malah tidak bisa dimiliki Dan bisa mematahkan kakimu"seru manager Tim serius




Tiba giliran aera, manager Tim memperlihatkan kartu dengan matahari ditengah tengah Dan 2 serigala. Manager Tim lalu bilang,
"Na aera siii, apa Kau punya dua pacar?"

"tidak" seru aera mengelak.

Manager Tim bilang kalau ini Hal yang aneh, karna jika Ia menafsirkan kartu ini, dua serigala yang Ada disni, diantara keduanya banyak sekali yang namanya kompetisi Dan penghianatan, Dan maksud matahari ditengah adalah aera yang begitu tersiksa Dan lelah Dan meskipun begitu aera tidak bisa menghindarinya. Tidak peduli apapun pergi adalah satu satunya pilihan.

Aera yang mendengar Hal itu menanggapi serius perkataan manager Tim, "jadi aku harus bagaimana?"

"rayulah satu dari keduanya, lalu Kau bisa menyingkirkan serigala yang tersisa" seru manager Tim.

Aera yang mendengar Hal itu seakan tidak percaya, Sama dengan halnya song hee yang mengejek aera, yang mana mungkin dalam kehidupannya mempunyai 2 pria kalau memang itu benar maka Ia akan merebus sup ditangannya, seru song hee.

Jung woo Dan yeo jin yang meskipun tidak langsung ikut bergabung dengan para karyawan tapi mereka duduk tidak jauh dari sana, Dan tentu saja mendnegarkan, terutama Jung woo yang mendengar kan setiap detailnya.

Setelah meramal seung Hyun Dan aera, manager Tim menawarkan pada yeo jin Dan Jung woo untuk diramal, yeo jin uyang mendnegar Hal itu langsung menolak sedangkan Jung woo dengan senyum mesam mesemnya Ia bilang kalau Ia tidak percaya pada tahayul.




Tapi ya tentu saja lagi lagi, Jung woo bermaksud lain dengan perkataannya sendiri. Jung woo seorang diri menemui manager Tim untuk diramal, tapi sayangnya sepertinya kartu yang Jung woo pilih sedikit jelek, karna saat ini manager Tim takut takut untuk mengatakannya.

Tapi karna dipaksa secara halus oleh Jung woo akhirnya manager Tim mengatakannya, Ia bilang kalau akan Ada bencana besar, "Kau akan dihadapkan dengan perubahan besar Dan Kau akan kehilangan Dan menggila karna perubahan itu Dan akhirnya nanti akan........."
 Jung woo yang mendnegar Hal itu makin tertarik tapi ketika Ia ingin mendengarkan kelanjutannya, yeo jin datang Dan mengacaukan semuanya.





Saat sedang membereskan piring dengan aera, seung Hyun meminta aera untuk keluar sejam lagi, aera yang mendengar Hal itu awalnya tidak mau, Ia menyangka kalau seung Hyun akan mengajaknya minum minum Dan jika memang benar itu yang akan dilakukan seung Hyun maka Ia tidak bisa. Seung Hyun yang mendengar Hal itu lalu bilang kalau bukan seperti itu, ini adalah sesuatu yang penting. 




Jung woo Dan yeo jin berjalan berdua, yeo jin lalu bilang kenapa Jung woo tidak mengatakan apapun untuk rumor mereka. Mendengar Hal itu Jung woo bilang kalau Ia merasa bersalah pada yeo jin, Ia bungkam karna takut yeo jin tersakiti karna salah paham ini.

mendnengar Hal itu yeo jin lalu berkata pda Jung woo kalau Ia ingin Jung woo melindunginya seperti yang Jung woo selalu katakan kalau selama ini Ia selalu melindungi Jung woo, Kali ini Ia ingin Jung woo yang melindunginya karna tidak ingin Ia tersakiti.

Mendnegar Hal itu Jung woo terdiam, Ia tersenyum canggung, apalagi ketika melihat aera yang lewat didekat mereka, Jung woo langsung berusaha untuk menghentikan yeo jin berbicara, Ia balik menatap aera tapi yang ditatap ternyata dibelakngnya Ada seung Hyun, melihat Hal itu Jung woo kesal karna seung Hyun belum menyerah juga. 




Saat masuk, Jung woo langsung mencari aera, sedangkan aera pada saat itu sedang bertelponan dengan seung Hyun yang memintanya untuk keluar. Aera akhirnya menyerah ingin keluar tapi ketika Ia akan keluar, Ia malah dikagetkan dengan teriakan Jung woo yang tepat berada didepannya, Jung woo berteriak panik pada manager Tim, manager Tim yang berada disana langsung kearah Jung woo, sementara Jung woo seperti takut takut melihat aera berusaha untuk mencegah aera pergi keluar. 




Jung woo bingung ketika manager Tim sudah menghmpirinya, Jung woo bingung mau bertanya apa untuk menahan aera, akhirnya Jung woo Tanya apa manager Tim Ada alkohol, mendengar Hal itu manager Tim menjawab kalau mereka sudah menyediakan bir dan soju, apa perlu Ia menyiapkannya.

Jung woo terdiam, ketika Ia melihat aera akan pergi keluar, Jung woo langsung berteriak lagi Dan menahan aera dengan tangannya , Ia bilang kalau Ia ingin anggur beras, mendengar Hal itu manager Tim langsung bergegas bilang kalau Ia akan pergi membelinya.

Jung woo yang mendengar Hal itu langsung melarangnya, Ia bilang kalau biar pegawai magang saja yang membelinya tidak perlu manager Tim. Aera yang mendnegar Hal itu melonggo Ia lalu bilang kalau Ia akan membelinya tapi diluar dugaan malah Jung woo pengen ikut dengan aera, dengan alasan kalau Ia akan memlih anggur beras itu sendiri.



Sementara itu seung Hyun sudah menyiapkan sesuatu yang romantis untuk aera. 


Sementara Jung woo Dan aera, mereka ngubek ngubek berbagai tempat untuk mencari beras anggur yang Jung woo sendiri nggak tau mau yang mana.

Jung woo terus berusaha menahan aera, agar terus disisinya. Karna kesal aera lalu permisi untuk ketoilet. 


Tapi apa bener aera ketoilet? Н̲̣̣̣̥α̩̩̩̩̥н̲̣̣̣̥α̩̩̩̩̥н̲̣̣̣̥α̩̩̩̩̥н̲̣̣̣̥α̩̩̩̩̥н̲̣̣̣̥α̩̩̩̩̥н̲̣̣̣̥α̩̩̩̩̥н̲̣̣̣̥α̩̩̩̩̥.  Nggak tapi aera berusaha melarikan diri.

Dan Jung woo yang mengetahui Hal itu langsung menarik jaket aera berusaha menahannya tapi aera mengancam jika Jung woo terus seperti ini maka Ia akan melaporkan Jung woo pada serikat pekerja. 




Karna tidak tau alasan apalagi yang bisa digunakan Jung woo untuk menahan aera, akhirnya Jung woo pura pura keseleo, Jung woo bahkan rela duduk di jalanan, untuk menhan aera.

Aera Dan Jung woo akhirnya sampai di Vila, Jung woo berjalan sambil menyeret kakinya, saat sampai aera bermaksud meninggal kan Jung woo tapi dengan sejutaaaaaaaaa alasan Jung woo berusaha menahan aera, ya mulai dari kaki Lah, bahulah pokoknya semua deh, Dan Jung woo mengatakan kalau penyakit yang Ia derita itu adalah ya gara gara menyelamatkan aera waktu itu. 




Sementara seung Hyun harus kecewa gara gara ulah Jung woo yang menahan aera, karna saat ini aera mengirim pesan singkat pada seung Hyun kalau Ia tidak bisa datang. 




Jung woo mengajak aera ditempat yang sedikit tersembunyi. Aera tentu kesal Ia Tanya apa Jung woo begitu senang berada di sini tengah malam. Jung woo yang mendnegar itu tersenyum mengiyakan, Ia bilang kalau disini Ia bisa melihat langit Dan mencium udara yang segar.

Jung woo lalu Tanya apa aera Ada janji malam ini, aera menjawab tentu saja, Jung woo yang mendnegar Hal itu lalu Tanya lagi apa seorang pria?

Aera mengngguk Dan bilang Nam ja chinguu, mendnegar Hal itu Jung woo tidak percaya, Ia lalu bilang kalau percintaan dalam kantor itu Ada batasnya, Jung woo lalu bilang kalau aera itu wanita tua yang tidak punya hari nurani.




Aera yang mendengar Hal itu kesal, Ia bilang kalau sekarang terserah Jung woo, Ia mau pulang kalau Jung woo masih mau disini ya terserah.

Jung woo yang melihat aera akan pergi segera menangkap Tangan aera, Ia lalu bilang suara apa itu seperti katak Dan hujan. Aera yang melihat Jung woo seperti itu kesal Ia bilang kalau Jung woo Ada telpon, suara hujan Dan katak itu dari ponsel Jung woo.     

Dan ternyata itu adalah telpon dari orang yang mengantarkan pesanan Jung woo. Setelah mendapat telpon tersebut, Jung woo menyuruh aera untuk mengambil pesanan makanannya itu, dengan alasan kalau Ia tidak bisa pergi karna sedang sakit., dengan kesal aera lalu menuruti kehendak Jung woo.  




Dan saat aera akan kembali ketempat Jung woo, aera malah menemukan Jung woo sedang bersama yeo jin. Yeo jin sepertinya secara sengaja untuk duduk bersama Jung woo. Padahal jelas jelas Jung woo tidak memintanya, Dan ketika yeo jin mencoba membuka obrolan ke Jung woo, Jung woo langsung menolak secara halus dengan bilang kalau ia mau masuk duluan


sementara aera yang melihatjung woo bersama yeo jin langsung menyingkir pergi dengan membawa makanan yang jung woo pesan tadi pergi dari sana.

aera mendapat sms dari jung woo, tapi ahl itu tidak dihiraukan aera, aeara malah menemui Seung hyun yang pada saat itu sedang membereskan hal hal yang ia siapkan untuk aeara. AeRa tanya apa semua ini, Seung hyun menoleh dengan wajah kecewa ia bilang kalau aeara mempunyai waktu yang sangat tepat, mengubah kekecewaan menjadi mood yang cerah lagi. aeara yang mendnegar hal itu hanya melonggo tidak mengerti maksud seung hyun.

Ditempat  Jung Woo sibuk mencari jejak aera, ia hanya menemukan makanan yang ditinggalkan aera di meja taman.


"apa yang sebenarnya ingin kau katakan?"taya aera pada Seung Hyun masih tidak mengerti.

Seung hyun yang mendnegar hal itu lalu berhadapan kearah aera, memegang pundak aeara
"aku mau memberitahumu sejujurnya bagaimana perasaanku dengan seseorang"
"aku telah berfikir matang tentang ini dan memberanikan diri, jadi dengarkan baik baik"pinta seung hyun.

 "ada seseorang yang terus datang di penglihatanku, aku terus memperhatikan apa yang dia lakukan dan aku ingin tau kemanapun ia pergi"

"ekspresi apa itu? aku mulai menganalisanya. dan ketika prang tersebut tersenyum aku merasa nyaman. ketika orang itu sedih aku menjadi khawatir, aku ingin pergi dan membuatnya tertawa"

"dan ketika ia menertawakan apa yang aku katakan, aku merasa senang. sebelum tidur, aku memikirkan orang itu dan ketika aku membuka mata pagi harinya, dia adalah orang pertama yang aku pikirkan" seru seung hyun panjang lebar.

"apa kau tidak mau bertanya siapa orang itu?"tanya seung hyunn pada aera yang sedari tadi hanya diam.
AeRa yang mendnegar hal itu tetap tidak mau memberi jawaban, Seung Hyun lalu bilang "itu kau, NaAeRa, Na AeRa siii kau orang itu"seru seung hyun akhirnya.

 "apa aku terlihat menyedihkan bagimu?"tanya AeRa pada Seung hyun setelah mendnegar perkataan seung hyun
"seorang janda yang mengalami kesulitan untuk bertahan hidup"tambah aeara

"terima kasih , tapi kau tidak perlu kahwatir padaku, aku orang yang sangat kuat"tawa aeara seraya memukul seung hyun dan berlalu pergi.

 Seung hyun yang melihat hal itu berusaha tidak melepas aeara, seung hyun memeluk aera dari belakang. AeRa yang menerima hal itu tentu saja kaget, sementara jung woo yang mencari aera, akhirnya ketemu.
 
 Jung Woo bertemu dengan aera ketika AeRa sedang di peluk oleh Seung Hyun.
 "aku bilang untuk mendnegar kan dengan baik baik, jangan pura pura seperti tidak tau"seru Seung hyun dari belakang pada aera.
aera mencoba melepaskan pelukan seung hyun tapi ketika ia menoleh, ia malah melihat jung woo yang saat itu juga sedang melihatnya.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar