Senin, 21 April 2014

Drama Korea Cunning Single Lady Episode 7 Part 2



 Lagi lagi Song Hee kembali membuat AeRa susah kali ini ia memberikan AeRa begitu banyak dokumen untuk AeRa susun. AeRa yang melihat semua itu hanya mendesah berat, dan bilang kalau ia akan bekerja lembur lagi dan tampaknya memang ia tidak di takdirkan untuk menjadi orang kaya dan terkenal.
"Datanglah keatap"Ujar Jung Woo pada AeRa disebuah pesan.

AeRa yang melihat hal itu hanya membacanya, ia tidak tertarik untuk menanggapi pesan Jung Woo.

Dilain sisi.............


disamping sebuah tembok tampak seseorang yang memunculkan kepalanya secara diam diam, kanan kiri kanan kiri mata pria itu celinggukan. Dirasa aman pria itu lalu keluar dari perseembunyiannya dengan membawa Kotak makanan menuju sebuah bangku yang ada disana.

Seorang wanita yang dengan ogah ogahan membuka pintu di atap, pria yang mendengar gerakan pintu itu berbalik kearah sumber suara, ketika melihat siapa yang datang pria itu yang tak lain adalah Jung Woo langsung ambil posisi duduk berwibawanya.

Dengan sikap ogah ogahan si wanita yang tak lain adalah AeRa menghampiri mendekati Jung Woo tanpa mengucapkan sepatah katapun. sementara Jung Woo tidak melihat ke arah AeRa dengan sikapnya yang sok cool berusaha berbicara dengan sikap yang berwibawa...

"Katakan pada ibu, aku memakannya dengan baik. dan aku harap dia tidak akan melakukan ini lagi. aku berterima kasih atas apa yang ia lakukan, tapi ini membuatku merasa tidak nyaman. dan ini juga berlaku untuk Soo Chul Hyung, dia terus memanggil manggilku saudara ipar"
"kau dan aku, karna kita jelas jelas sudah berakhir, bukankah kita harus menghilangkan sebutan sebutan itu juga? katakan dengannya dengan cara yang tidak membuatnya sedih...."ujar Jung Woo berusaha bersikap tegas

Jung Woo yang sedari tadi mengoceh tidak mendengar sepatah katapun jawaban dari AeRa. melihat hal itu lalu Jung Woo menoleh kearah belakangnya, dan menemukan hanya ia seorang diri disana.

Jung Woo Shock, ia lalu menoleh ke kiri ke kanan, tersenyum tak percaya lalu menutup mukanya karna malu, hahhahahha

Saat ada di lift Yeo Jin tanpa sengaja melihat AeRa yang ada dilantai bawah, melihat hal itu Yeo Jin mengeraskan mimik mukanya. Tapi hal itu berbanding terbalik ketika pintu lift terbuka dan Yeo Jin bertatap wajah langsung dengan AeRa.
Yeo Jin membuka pembicaraan di antara keduanya, Yeo Jin tanya apa AeRa akan pulang, kalau memang iya, kearah mana AeRa akan pulang.

AeRa terlihat tidak enak pada Yeo Jin, karna dirinya Yeo Jin harus pulang dengan arah yang berbeda dari yang biasa ia lalui. Yeo Jin yang mendengar hal itu lalu bilang kalau sudah seharusnya perusahaan memberikan tumpangan pada pegawai yang kerja lembur.

AeRa lalu meminta maaf atas insiden restorant sup yang sudah keluarganya lakukan. mendengar hal itu Yeo Jin seakan tidak mau AeRa berprasangka jika yang Jung Woo lakukan waktu itu dirumah sakit karna Jung Woo masih punya perasaan padanya. jadi Yeo Jin menjawabnya dengan berkata kalau Jung Woo turun tangan langsung karna waktu itu dia sedang melakukan perjalanan bisnis, Jung Woo ingin membantu dirinya.

Yeo Jin lalu tanya setelah kejadian itu restorant orang tua AeRa tidak ada masalah bukan? AeRa mengangguk, ia juga bilang kalau orang tuanya meminta ia menyampaikan permintaan maaf pada Yeo Jin karna sudah membuat perusahaan susah. Yeo Jin yang mendnegar hal itu seperti khawatir,, ia lalu tanya apa AeRa mengatakan ini langsung pada Jung Woo?

mendengar hal itu AeRa tertawa aneh dan bilang kalau ia hanyalah seorang pegawai magang, jadi tidak ada alasan baginya untuk bertemu CEO seperti Jung Woo. mendnengar hal itu Yeo Jin tidak menjawab, aura wajahnya seakan tidak suka.

AeRa mendapat telpon dari Min Young dan tampaknya Min Young ingin menitip sesuatu pada AeRa. setelah menerima telpon AeRa bilang ke Yeo Jin kalau ia tinggal dengan seorang teman, Yeo Jin yang mendengar hal itu lalu bilang kalau sepertinya AeRa tidak tinggal dengan orangtuanya.


AeRa yang mendengar hal itu lalu bilang kalau orang tuanya memang di Seoul tapi ia sudah lama hidup sendirian, ia bahkan menikah lebih awal karna ia ingin bebas, seru AeRa keceplosan.

Yeo Jin yang mendengar hal itu pura pura kaget, apa AeRa sudah menikah? AeRa yang mendengar hal itu jadi tidak enak, ia lalu bilang kalau ia memang sudah menikah tapi ia sekarang sudah bercerai.

Yeo Jin lalu bilang kalau hal itu tidak perlu disembunyikan, perceraian bisa saja terjadi karna mungkin memang tidak jodoh, dan lagi sepertinya AeRa bukan membutuhkan seorang teman tapi lebih membutuhkan seorang kekasih, Yeo Jin lalu tanya apa AeRa punya kekasih?.

AeRa yang mendengar hal itu lalu bilang kalau ia tidak punya kekasih. Yeo Jin tidak percaya ia lalu bilang kalau AeRa kan cantik jadi tidak mungkin tidak punya, pasti banyak yang mengejar ngejar AeRa. AeRa berkata kalau itu dulu kalau sekarang mana ada, ia hari ini malah habis ditolak............. AeRa terdiam ia kembali keceplosan.

Yeo Jin yang sudah terlanjur mendengar hal itu penasaran, ia terus bertanya pada AeRa tapi AeRa yang sudah sering keceplosan, tidak mau berkata lagi, ia bilang kalau itu bukan apa apa.

AeRa lalu bilang kalau ia hampir sampai, ia berterima kasih. Sebelum turun Yeo Jin berkata pada AeRa jika AeRa merasa terganggu atau semacamnya, AeRa boleh cerita padanya seperti terakhir kali mereka diatap.

Saat AeRa sudah benar benar keluar dari mobil, senyum yang selalu Yeo Jin tebar ketika AeRa berada disana segera lenyap, ia memasang wajah tajam.
Didalam mobil Yeo Jin sepertinya tidak bisa menghilangkan bayangan AeRa dari pikirannya. ia lalu tanya pada sekertarisnya, bagaimana jika dua orang yang sudah putus kembali bertemu dan bahkan mereka hampir tiap hari bertemu?.

Sek. kim yang mendnegar hal itu sedikit terkejut dengan pertanyaan Yeo Jin, tapi kemudian ia berkata untuk apa menemui orang yang sudah putus hubungan dengan kita kalau kita masih saja bertemu berarti hubungan mereka belum sepenuhnya berakhir.

Seung hyun berkunjung kerumah Jung Woo, di ruang tengah mereka ngemil sambil mengobrol. dan sepertinya Seung Hyun menceritakan bagaimana keadaan keluarganya, karna Jung Woo menanyakan apa Seung Hyun membersihkan studio sendirian. mendengar hal itu Seung hyun menjawab kalau ia tidak sendirian, ia membersihknnya bersama seorang wanita.
Jung Woo yang mendengar hal itu lalu bilang kalau Seung hyun belum lama kembali kekorea, tapi ia sudah mendapatkan wanita, kali ini wanita seperti apa?.

Seung hyun yang mendapatkan pertanyaan itu tampak berfikir keras,
sambil membayangkan Seung Hyun menjawab

"dia sangat fantastik"

"Dia ramah hingga membuat orang yang pendiam mau berbicara. dia punya pemikiran untuk berkorban demi memberikan manfaat bagi orang lain"

"dia juga wanita yang tahu bagaimana caranya untuk membela dirinya sendiri, saat tidak ada keadilan dan dia juga wanita pintar yang tidak mau mengulangi kesalahan"

"Tapi lebih dari itu, saat seorang pria goyah, dia adalah wanita yang tau bagaimana cara membantu mereka"

Jung Woo yang mendengar hal itu lalu bilang apa ada wanita yang seperti itu? Seung Hyun yang mendengar hal itu mengangguk angguk mengiyakan.


"Dia pasti hebat jika kau menyukainya, apa dia cantik?"tanya Jung Woo

Seung hyun yang mendengar hal itu kembali tampak berfikir tapi kali ini pikirannya itu sampai membuat dahinya berkerut. melihat hal itu Jung Woo seperti mendapatkan jawabannya, ia lalu bilang kalau wajah bukanlah segalanya.

"Apa kau tau wanita yang harus dihindari oleh pria?" tanya Jung Woo serius

Jung Woo lalu membayangkan kelakuan kelakuan AeRa padanya
"cantik tapi licik, cantik tapi pendendam, cantik................"

siapa yang sebenarnya kau katakan? ujar Seung hyun memotong perkataan Jung Woo
"mantan istrimu?"seru Seung hyun

""aku seharusnya bertemu dia saat kalian masih menikah. aku menyesal sekali"sesal Seung hyun

JUng Woo yang mendengar hal itu lalu bilang kalau tidak usah membicarakan orang yang tidak ada disini. ia lalu berkata pda Seung hyun kalau lebih baik ia melihat wajah wanita Seung Hyun yang begitu fantastik itu.

Saat Seung Hyun pulang semua ruangan terlihat gelap hanya satu ruangan yang masih terlihat terang yaitu kamar ayahnya sendiri.

Seung hyun lalu masuk kekamar ayahnya, ia lalu duduk disebelah ayahnya dan bilang apa ayahnya merasa lega sekarang, tapi walau bagaimana pun ayahnya seharusnya tidak menyentuh lukisan ibunya. Ayah yang meskipun matanya terpejam bilang ke Seung Hyun untuk diam.
Seung Hyun lalu memijit mijit dahi ayahnya, dan bilang kalau ayahnya tidak boleh terus seperti ini, jika ayahnya terus seperti ini maka ayahnya akan cepat tua. setelah mengatakan hal itu Seug HYun pergi dari sana sementara ayah tersenyum.

Song Hee mendapat penghargaan dari perusahaan karna ide yang ia berikan untuk kontes pesan, semua orang yang ada disana bertepuk tangan tapi ketika manager tim membacakan ide yang Song Hee kirimkan pada perusahaan, manager tim berhenti ditengah jalan ketika membacanya karna apa yang manager tim baca adalah ide dari AeRa, Seung hyun yang mendengar hal itupun mengakui jika itu ide AeRa.

Tapi disini manager tim bersikap tidak adil, ia seperti menganak tirikan AeRa karna manager tim bilang kalau AeRa hanya memberikan temanya saja sedangkan Song Hee yang menyelesaikan ceritanya. setelah mengatakn hal itu manager tim langsung membubarkan semuanya dan bilang kalau jangan ada yang berbicara dibelakang karna itu tidak baik.
AeRa yang tau kalau itu memang ide ceritanya merasa di tusuk dari belakang. sementara Song hee walaupun sudah ketahuan seperti itu ia masih mencoba meninggikan harga dirinya dan berkata pada AeRa untuk berbicara padanya sebentar.

Song hee mengaku pada AeRa bahwa itu memang ide dari AeRa tapi ide dari AeRa hanya lah menjadi sebuah ide biasa jika itu terus dipegang AeRa. yang menjadikan ide itu menjadi bersinar adalah dirinya, karna ketika ia memiliki ide untuk mengrim ide itu baru lah ide itu menjadi luar biasa jadi peran AeRa disini hanyalah seorang Hobae yang membantu Sunbaenimnya.
pokoknya ia hanya akan mentraktir AeRa karna hal ini setelah mengatakan hal itu Song Hee pergi tanpa merasa bersalah. AeRa yang diperlakukan seperti itu tidak terima, ia lalu menarik Song hee kearahnya,

AeRa mengunci Song Hee dengan tubuhnya, ia bilang kalau Song hee sudah mencuri privasi dirinya, cerita itu tidak untuk dijual, tapi ia tidak akan menganggap hal itu sebagai pencurian jika Song Hee meminta maaf pada nya. Song Hee yang mendengar hal itu awalnya tampak ketakutan tapi kemudian ia memberanikan diri dan bilang kalau ia tidak mencuri privasi dari AeRa, AeRa seharusnya tau kalau disini orang orang akan memakan AeRa hidup hidup jika AeRa tidak memakan orang orang tersebut terlebih dahulu dan orang orang akan memanggil AeRa dengan sebutan bodoh jika AeRa marah ketika orang lain mengambil barang AeRa.
mendengar hal itu AeRa jadi malas berdebat pada Song Hee, ia lalu berlalu tapi Song Hee sepertinya sudah besar kepala, ia memanngil AeRa lagi dan bilang kalau AeRa harus meminta maaf padanya karna sudah berkata kasar padanya dan menyebutnya pencuri.

AeRa yang mendengar hal itu jelas tidak mau, ia lalu bilang kalau bukan ia yang seharusnya meminta maaf lalu berjalan pergi.

Song Hee yang melihat hal itu tidak mau melepaskan AeRa ia lalu memelintir tangan AeRa hingga AeRa berteriak kesakitan. AeRa yang tidak terima lalu membalas dan tanpa disengaja hingga membuat Song Hee terjatuh.
dan lebih parahnya itu di ketahui oleh Jung Woo yang saat itu sedang lewat.

Dan atas kejadian itu Jung Woo menyalahkan AeRa, ia meminta AeRa untuk mengikutinya. Song hee yang mendengar hal itu ketakutan, ia bilang kalau ia tidak apa apa. tapi tampaknya Jung Woo sudah terlalu marah atas kelakuan AeRa, ia berteriak pada AeRa untuk segera mengikutinya.

JUng Woo terlihat begitu kesal, AeRa yang melihat hal itu lalu meminta maaf pada JUng Woo karna Jung Woo harus melihat hal itu. Jung Woo yang sudah terlalu kesal langsung menuduh AeRa, apa AeRa tidak bisa bekerja lebih tenang, AeRa kemarin bilangkan kalau ia akan bekerja dengan tenang.
AeRa yang mendengar hal itu berusaha membela diri dengan bilang kalau ia melakukan hal itu karna ada alasannya dan lagi ia memang ingin bekerja dengan tenang. Jung WOo bilang kalau AeRa selalu saja menggunakan perasaan, ia pikir AeRa sudah berubah tapi apa? masih tetap egois.

AeRa yang di katakan seperti itu tidak terima, ia bilang kapan ia egois? Jung Woo menjawab nya "selalu" Jung Woo bilang ke AeRa bahwa memang 100% yang memasukkan AeRa disini adalah dirinya tapi sekarang ia mulai ragu karna AeRa akan membuat pegawai lain tak nyaman, sebagai CEO Jung Woo lalu memberikan ketegasan kalau AeRa akan mendapatkan teguran dari perusahaan dan ia sama sekali tidak mau tau alasan kenapa AeRa bertengkar.


AeRa yang mendnegar hal itu tidak terima, AeRa merengek kalau ia melakukan semua itu karna ada alasannya. Jung Woo yang mendengar hal itu tidak mau tau, ia berteriak dengan tegas pada AeRa kalau ia adalah CEO perusahaan ini, dan pegawai magang tidak boleh seperti ini dengannya.
Secara tiba tiba Yeo Jin masuk, Jung Woo yang melihat hal itu lalu meminta AeRa keluar. Yeo Jin lalu tanya apa yang sbenarnya terjadi. jung WOo menjawab kalau AeRa menyebabkan masalah. mendengar hal itu Yeo Jin tanya apa masalahnya menyangkut perusahaan?
Jung WOo menjawab kalau itu memang tentang perusahaan, memangnya apalagi. Jung Woo juga bilang kalau AeRa bertengkar dengan seniornya.Yeo Jin yang mendengar hal itu lalu bilang kalau JUng Woo sudah turun tangan pasti masalah yang disebabkan AeRa sangat buruk. Bukannya menjawab Jung Woo malah bilang kalau ia berfikir AeRa memang tidak seharusnya lulus masa magangnya karna kelakuannya pada senior, setelah mengatakan hal itu Jung Woo pergi.

AeRa mengomel sendiri kalau sebenarnya Jung Woo itu sudah ditolong 2 kali olehnya, waktu JUng Woo punya ide sms gratis itu adalah idenya begitu juga ide kali ini. bukankah seharusnya Jung Woo berterima kasih padanya karna bagaimanapun ia adalah penyokong besar perusahaan ini.

Saat AeRa masuk, Song Hee terus menatap dirinya seakan ingin mengoreksi apakah AeRa mengatakan yang sebenarnya pada CEO atau tidak.
AeRa mendapat teguran lagi dari manager tim karna berada di luar terlalu lama, manager tim berkata kalau semua kelakuan AeRa tercatat di evaluasi nanti.


Song Hee dengan sengaja mengitim pesan pada AeRa dengan berkata apa AeRa lega setelah menceritakan semuanya? AeRa yang mendapat pesan seperti itu kesal karna Song Hee selalu saja menganggunya.
AeRa lalu membalas kalau ia sama sekali tidak mengatakannya tapi Song Hee tidak percaya, AeRa yang mendapat pesan seperti itu lalu bilang lagi kalau ia tidak peduli Song Hee mau percaya atau tidak.

Yeo Jin menelepon manager tim meminta aplikasi lamaran para pegawai magang. ketika manager tim memberikannya pada Yeo Jin tanpa ditanya Manager tim terus saja memuji kinerja Seung Hyun, ia terus merepet kalau Seung Hyun memberikan distribusi yang banyak pada tim mereka.
Yeo Jin yang mendnegar hal itu hanya melihat kearah manager tim. tanpa Yeo Jin tanggapi Yeo Jin meminta manager tim untuk pergi.

Yeo Jin tampak berfikir keras ketika melihat aplikasi AeRa yang sudah kusut, Yeo Jin lalu teringat malam pembicaraan saat AeRa mabuk dan berkata pada Jung Woo kalau pada masa sulit Jung Woo waktu itu, istrinya banyak mambantu Jung Woo tapi Jung Woo yang mendengar hal itu bilang kalau mantan istrinya tidak berhak mengatakan itu.

AeRa terlihat murung di mejanya, sementara Song Hee seperti terus mengawasi gerak gerik AeRa. Song Hee lalu menghadap tim managernya, berpura pura baik dengan menwarkan makan malam yang akan ia belikan. mendengar hal itu tentu saja manager tim senang, ia lalu memanggil AeRa.

Dan ternyata maksud manager tim memanggil AeRa adalah dengan sengaja meminta nya untuk kerja lembur ia tidak mau mengajak AeRa untuk makan malam bersama. setelah ia mengatakan hal itu ia mengajak yang lain nya untuk pergi makan.

Semua staf marketing ikut untuk makan bersama kecuali AeRa. Supervisor Kang yang berada disana merasa tidak enak meninggalkan AeRa sendirian dikantor. Seung Hyun lalu bilang kalau sebaiknya mereka mengajak AeRa saja setelah makan dia bisa kembali kekantor lagi.
Manager tim yang mendengar hal itu seakan akan membela AeRa tapi sebenarnya ia berniat sebaliknya, ia bilang kalau mereka ini naik mobil jadi akan susah baut AeRa kembali kekantor dan lagi kalau dia(manager tim) mempunyai pekerjaan yang belum selesai maka akan sulit baginya untuk menelan makanan.

Pintu lift terbuka, semua orang sudah masuk kecuali Seung hyun yang melamun. supervisor Kang lalu memanggil Seung Hyun untuk masuk, Seung Hyun tersenyum lalu ikut masuk.


AeRa sendirian berada di kantor saat perutnya lapar dan ingin memesan jajangmyun via telpon tapi ternyata mungkin untuk via pesan antar sudah tidak dilayani lagi.

akhinya mau tidak mau AeRa harus keluar kantor dan terpaksa membeli mie instan. saat akan naik lift ia bertemu dengan Jung Woo.

Dengan ogah ogahan AeRa masuk ke lift tersebut tanpa menyapa Jung Woo.

Jung Woo memulai obrolan mereka, ia tanya mengapa AeRa masih berada disini pada jam segini. Aera yang ditanya seperti itu lalu bilang kalau ia memang selalu kerja lembur, perusahaan ini bisa berdiri karna orang orang yang bertalenta seperti dirinya.
Jung Woo yang mendengar hal itu tidak setuju, bertalenta? AeRa menambahkan kalau produk sms gratis itu kan insipirasinya dari dirinya. memang Jung Woo yang membuat produk tapi Jung Woo mendapatkan inspirasi dari dirinya. Jung Woo yang mendengar hal itu terdiam seperti membenarkan pernyataan AeRa.

Jung Woo lalu bilang kalau ia hanya mengakui satu hal pada AeRa yaitu sifat AeRa yang sesuka hati, mendengar hal itu AeRa kesal ia lalu berteriak pada Jung Woo kalau Jung Woo adalah CEO busuk.

Jung Woo yang mendengar hal itu hanya bereaksi seperti baru mendengar sebuah kotoran lalu membuangnya.

Jung Woo lalu teringat ketika AeRa yang masih menjadi istrinya marah marah karna tagihan mereka membengkak. AeRa lalu berteriak pada nya untuk membuat sesuatu yang berguna seperti mengirim sms gratis.

AeRa ngomel ngomel sendiri melihat sikap Jung Woo kepadanya, berpura pura rendah hati cuihhhh. Seung Hyun yang ada disana lalu mengendap endap kearah AeRa sambil menguping. ia lalu tanya dengan AeRa siapa yang AeRa maksud, AeRa yang tidak tau kedatangan Seung Hyun kaget, ia lalu tanya kenapa Seung Hyun tidak ikut makan malam. Seung Hyun yang mendnegar hal itu lalu beralasan kalau ia lupa jika harus mengirimkan sebuah laporan pagi pagi sekali.

AeRa bercerita pada Seung Hyun kalau yang lainnya begitu kejam padanya, mereka sama sekali tidak menawarkan apakah mereka ingin mengajaknya atau sekedar berbasa basi bilang kalau mereka harus menunda makan malamnya karna masih ada anggota mereka yang harus kerja lembur, tapi ia percaya pada Seung Hyun.
Seung Hyun yang mendnegar hal itu lalu tanya kenapa?

AeRa menjawab kalau mereka adalah rekan kerja, itulah mengapa ia percaya pada Seung Hyun. Seung Hyun yang mendengar hal itu sedikit kecewa, ia lalu berusaha menghibur dirinya dengan berkata kalau mereka ini memang teman kerja.
Tanpa disangka ternyata Jung Woo melihat Seung hyun dan AeRa, mungkin tujuan awal Jung Woo adalah melihat AeRa yang sedang sendirian tapi nyatanya Seung hyun menemaninya dan mereka terlihat begitu akrab.


Jung Woo berbicara sendiri kalau tadinya ia ingin mentraktir AeRa karna ingin berterima kasih tapi ternyata situasinya berbeda, sudah berubah, Jung Woo lalu menghibur dirinya sendiri kalau ini lebih baik karna ia bisa menghemat uangnya, hehehhehe kecewa ya mas kwkwkwkwkkwkw.

Jung Woo tercengang ketika melihat wajahnya di layar komputer, ia di daulat untuk menjadi seorang model perusahaannya sendiri. ini dilakukan karna mereka harus menghemat anggaran mereka, jadi model yang seharusnya brat pitt di ganti menjadi CEO mereka sendiri.

Jung Woo yang mendengar hal itu tertawa terbahak bahak dan bilang kalau ia sama sekali bukan model yang baik, Yeo Jin yang mendengar hal itu tersenyum, ia malah setuju dengan konsep yang di buat.
ditambah lagi seorang sutradara yang begitu mendukung Jung Woo untuk melakukan hal ini.

Sang sutradara dan para krunya memperlihatkan Jung Woo konsep konsep yang akan mereka pakai, sekali lagi ketika JUng Woo melihat semua itu ia tertawa terbahak bahak dan berkata dengan tegas kalau ia tidak akan pernah menggunakan pakaian yang semacam itu.

Tapi ternyata perkataan Jung Woo hanya lah angin lalu karna saat ini yang ia lakukan berbanding terbalik dengan apa yang ia katakan, Sek. Gil yang melihat Jung Woo pun tidak bisa lagi menahan tawanya...

Jung Woo menggunakan baju superman lengkap dengan celana pendeknya wkwkkwkwkwk. Sek. Gil yang melihat Jung Woo terus tertawa, sementara Jung Woo merasa salah tingkah sendiri, ia lalu bilang kalau ia melakukan hal ini untuk kebaikan perusahaan.
Sek. gil yang mendnegar hal itu lalu bilang memangnya ia mengatakan yang sebaliknya? Sek. Gil lalu memberikan tablet pada Jung Woo mungkin itu adalah semacam vitamin untuk membuat tubuh menjadi sedikit ramping. Jung Woo lalu tanya mana gadis yang akan syuting bersama nya kenapa belum datang juga.

Yang baru saja di bicarakan datang, tapi Song hEE datang dengan wajah tertutup karna tau kalau dirinya akan syuting bersama CEO mereka, Song hee melakukan peeling wajah dan tampaknya hal yang ia lakukan sudah berlebihan dan membuat semua jerawat muncul di wajahnya.
Saat sutradara datang Song Hee memohon untuk ia bisa tetap syuting, jaman sekarang kan teknologi sudah canggih jadi nanti sutradara bisa mengeditnya. Sutradara yang mendengar hal itu tampaknya tidak setuju, ia lalu bilang kalau sutradara alvatarpun tidak mau melakukannya.

Semua lampu dinyalakan dan superman penyelamat bumi pun datang....... bersama? sang Julietnya... hehehehehe (Romeo kali hiihiih)

Jung Woo kaget ketika melihat sang Julietnya datang,
dengan ogah ogahan sang juliet bilang kalau ia adalah pengantinya....

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar