Senin, 21 April 2014

Drama Korea Cunning Single Lady Episode 14 Part 1



Di atap aera Dan yeo jin berbicara. Aera tidak menyangka kalau yeo jin lah yang menyuruh sek.Kim untuk melakukan itu. Yeo jin berusaha memberikan penjelasan tapi aera tidak mau mendnegar, aera bilang kalau yeo jin sudah menghancurkan semua kerja keras mereka selama ini.

Mendengar Hal itu yeo jin tidak terima Ia bilang kalau yang menghancurkan semua ini bukan dirinya melainkan aera, aera merusak Jung woo Dan perusahaan,  Ia sudah pernah bilang kan kalau hanya Ia yang bisa melindungi mimpi Jung woo, Ia juga sudah pernah meminta tolong pada aera Dan mengaku kalau Ia menyukai Jung woo.
Aera mengatakan kalau meskipun JUng Woo hanya mempunyai rasa berslah ataupun penyesalan pada dirinya itu adalah urusan mereka berdua(kami) jadi yeo jin tidak perlu ikut campur. Yeo jin mengejek kata "kami" yang digunakan aera untuk dirinya Dan Jung woo, yeo jin bilang aera mengatakan Hal seperti itu seakan aera sudah kembali menikah dengan Jung woo, atau jangan jangan aera memang berfikiran seperti itu?.


Aera diaam sejenak Ia lalu bilang kalau Ia memang berfikiran seperti itu , apa Ia salah dengan berfikiran seperti itu, entah itu rasa bersalah atau penyesalan karna Jung woo mengatakan cinta padanya t itu memapi hal itu membuatnya tergoyah. Apa alasaan yang membuat mereka tidak bisa kembali? Mereka sudah pernah menjalaninya satu Kali Dan kedepannya mereka bisa lebih baik lagi.

Yeo jin mengejek apa menurut aera mereka(aera dan JUngWoo) bisa melakukan Hal yang lebih baik jika memiliki kesempatan kedua? Bukankah itu adalah Hal konyol untuk aera katakan?

Aera yang mendengar Hal itu seperti menyadari sesuatu, Ia bilang kalau Ia sudah mengerti sekarang kalau orang yang memang benar benar menghancurkan semuanya adalah yeo jin, yeo jin terus mengatakan kalau Ia(aera) selalu menambah rasa bersalah Jung woo padanya tapi sebenarnya tidak, yeo jinlah yang menambah rasa bersalah Jung woo karna hutang dengan alasan yeo jin membantu Jung woo ketika dia dalam keadaan sulit.

Apa yeo jin sebegitu takutnya? Bukankah rencana yeo jin berjalan dengan lancar?
 

Mendengar Hal itu yeo jin tidak terima Ia melayangkan tangannya kearah aera tapi dengan gesit aera menahannya, terjadilah tahan menahan antara aera Dan yeo jin, yeo jin terus berusaha untuk memukul aera tapi terus ditahan oleh aera. Hingga akhirnya yeo jin kalah stamina, kaki sebelah yeo jin melemah, penglihatan yeo jin juga melemah Ia terduduk Dan akhinrnya pingsan.

Aera kaget dengan keadaan yeo jin Ia bingung kenapa yeo jin bisa tumbang dengan sendirinya.
begitu juga Jung woo yang saat itu baru tiba, Jung woo Tanya apa yang sedang terjadi, aera bingung menjawabnya tanpa menunggu waktu lama Jung woo mengendong yeo jin.





Jung woo membawa yeo jin kerumah sakit, disana Jung woo baru mengetahui kaki palsu yeo jin ketika dokter menjelaskan bahwa Ada peradangan yang cukup parah di kaki robot/palsu yeo jin karna Ia terus melewatkan pemeriksaan rutinnya.



 Jung woo bertemu seung Hyun diluar ruang rawat yeo jin, seung Hyun Tanya bagaimana keadaan kakaknya, Jung woo menjawab kalau kakaknya sedang tidur, Jung woo lalu Tanya kenapa seung Hyun tidak mengatakan Hal ini sebelumnya, apa seung Hyun takut jika Ia menyesal kalau Ia mengetahuinya.

Seung Hyun yang mendengar Hal itu lalu bilang apa Jung woo pernah merasa menyesal. Jung woo menjawab kenapa seung Hyun mengatakan Hal seperti itu. Seung Hyun bilang kalau kakaknya mungkin tidak ingin dikasihani karna keadaan kakinya. Jika dia tinggal disampingmu dia akan terus melindungimu Dan memberikanmu segalanya Dan berfikir Kau akan mencintainya.



"Ayah, noona Dan aku. Ketika aku memikirkan Hal ini, sepertinya kami semua Sama dalam Hal cinta."

"kalau ibu meninggalkan Ayah Dan hyung meninggalkan noona lalu apa yang akan terjadi padaku?" Tanya seung Hyun menoleh kearah Jung woo.

"aku sudah mengatakan padamu tentang aera. Kalau aku akan memulai kembali dengannya" ujar Jung woo Tetap pada pendiriannya.



Seung Hyun kesal Ia berdiri Dan mengeaskan pada Jung woo, "aku tidak peduli lagi, apakah Kau mau mengulang kembali atau tidak."

"apakah Kau benar benar harus melakukan Hal ini? Aku Dan aera...  Apa Kau bilang, aku akan melakukan yang terbaik untuk melindungi kami berdua? Tapi......tidak alasan untuk melindungiku, karna aku sudah dicampakkan olehmu"

Jung ikut berdiri, seung Hyun melanjutkan kata katanya "jika Kau mau melinduingi aera, Kau harus memberikan semua yang Kau punya karna aku akan melakukan apapun untuk menjaganya agar tetap disisiku. "



Saat aera kembali kerumah min young aera heran kenapa Rumah tersebut ksong Ia lalu mendengar suara tangis min young. Min young menangis di toilet sambil memegang alat test kehamilan, Ia bilang kalau sepertinya Ia Hamil satu bulan, aera yang mendengar Hal itu kesaal Ia memukul mukul min young karna tidak bisa berhati hati. Aera lalu mengambil alat tes kehamilan itu Dan tercengang bilang kalau min young tidak Hamil.



Min young tetap menangis, Ia lalu bilang keaera kalau Ia menangis bukan karna sedih Ia hanya terkejut kerna Hal ini begitu mendadak Ia Hamil dengan soo chul oppa , " jika memikirkan oppa Dan bayiku, aku sangat bahagia"tangis min young.

Aera yang mendengar Hal itu raut wajahnya berubah, aera menegakkan kepalanya keatas tidak ingin air mata yang sudah hampir keluar jatuh kepipinya. Min young minta maaf karna Ia malah mengingatkan aera, aera tersenyum berusaha menenangkan dirinya Dan min young untuk tidak menangis. Tapi airmata aera tetap keluar,


sementara itu Jung woo yang berada di depan Rumah aera Dan min young mencoba menghubungi aera tapi nomor yang dihubungi tidak aktif.

Jung woo mencoba mengetuk pintu Rumah mereka tapi ternyata pintu itu tidak di kunci, Jung woo memanggil nama aera Dan min young tapi tidak Ada jawaban, saat masuk Jung woo malaah mendengar suara isak tangis.



"bayiku...... Adalah harapanku. Sungguh aku benar benar ingin melindungi bayiku tapi aku kehilangan bayiku"

Min young meminta aera untuk melupakan Hal itu, aera menjawab bagaimana Ia bisa melupakan bayinya "bahkan jika aku lupa, bayiku akan menjadi terlalu menyedihkan"

Min young mencoba menghibur aera jika bayi yang meninggal dalam kandungan, akan langsung pergi ke orang tua yang lain yang lebih baik. Aera mengangguk sedih, Ia tidak bisa menahan air matanya.

Jung woo terduduk lemas mendengar perkataan aera, Ia tidak mengetahui Hal itu Sama sekali.
 



"meskipun ini sulit bagiku, karna aku mencoba untuk menahan semuanya , bayiku juga pasti mengetahui ini juga,"

Hati Jung woo seakan teriris berkali Kali lipat ketika min young mengatakan pada aera kalau bayi aera tidak bisa kembali, aera sibuk membayar hutang Dan bekerja, aera bahkan tidak punya waktu untuk istirahat.

"karna aku seorang ibu, seharusnya aku bisa menjaga bayiku"
"min young ah.... Aku...... Mau tidur dari semua kelelahan setiap hari ini, aku bahkan tidak bisa memperdengarkan bayiku musik yang bagus Dan karna aku tidak bisa memberitahu Jung woo, aku bahkan tidak bisa membuat bayiku mendengar suara ayahnya bahkan satu kalipun.

Mungkin seharusnya aku memberitahunya jika aku melakukannya....jika aku melakukannya, Jung woo sii............. Aera tidak bisa melanjutkan kata katanya Ia menangis tersedu begitu juga min young yang juga ikut sedih Dan Jung woo yang berausaha menahan suara tangisnya diluar agar tidak terdengar.

Min young adalah orang pertama yang keluar dari toilet Ia kaget melihat Jung woo yang terduduk disna, Dan dari raut wajah Jung woo min young tau kalau Jung woo sudah mendengar semuanya.



Jung woo membuka pintu toilet aera melihat kearahnya, keduanya hanya bisa saling menatap sedih, aera memalingkan wajahnya kembali Jung woo masuk Dan langsung memeluk aera Jung woo berulang Kali mengucapkan kata maaf, keduanya menangis bersama.




 Aera berbaring ditempat tidurnya, sementara Jung duduk di lantai memungungi aera,
"aera ya....... Aera ya.." panggil Jung woo.

"ya? "

"maafkan aku. Aku akan melakukan yang lebih baik. Bahkan kalau bagiku itu memalukan untuk mengatakan Hal ini setelah sekian lama tapi ini adalah satu satunya Hal yang aku pikir bisa aku lakukan "

"Jung woo sii.... "

"ya...katakan"

"jangan baik padaku, aku.....hatimu....hatiku..... Aku tidak yakin, tidak bisa terlalu yakin aku takut"

"aera ya..... Aku......."

" kita adalah orang yang pernah gagal sebelumnya. Aku tidak pernah ingin gagal lagi, cukup sekali.....untuk terluka"

 "aku tidak mau menyakitimu lagi, aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian"

"Jung woo sii maaf kan aku, Kau pernah memintaku untuk menunggu Dan melihatmu"

Jung woo mengajak aera untuk saling berhdapan ketika berbicara tapi aera tidak mau, aera bilang kalau Ia nyaman berbicara seperti ini karna Ia tidak bisa melihat wajah Jung woo.

"apa yang bisa aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan?"Tanya Jung woo pada aera bingung harus berbuat apa lagi.

 "jangan melakukan apapun, cukup tinggalkan aku sendirian" Jung woo terdiam dalam diamnya Ia menangis.

Sementara min young sibuk menguping tapi dari tempatnya berada. Tidak terdengar apapun.




Sebelum pergi jung woo menatap aera yang tertidur, aera ya...... Baiklah aku akan melakukan yang Kau minta jika Kau ingin aku meninggalkanmu sendirian, aku akan melakukannya jika ini lebih nyaman bagimu untuk tidak melihatku , aku akan melakukannya"

"hanya saja jangan tinggalkan aku" Jung woo pergi saat Jung woo pergi aera membuka matanya, Ia tidak tidur.

Yeo jin akhirnya siuman ketika seung Hyun menjaganya, pertama Kali yang diingat yeo jin ketika bangun adalah Jung woo, seung Hyun yang mengerti bilang kalau Jung woo sepertinya kembali lagi kekantor tadi dia berada disini Dan menunggui yeo jin. seung Hyun meminta kakaknya untuk istirhat karna kata dokter yeo jin terlalu memaksakan diri tapi yeo jin tidak mau Ia bilang kalau Ia harus secepatnya keluar Dan pergi kekantor. Seung Hyun yang melihat kakaknya begitu gigh ingin pergi kekantor akhirnya angkat bicara, kenapa kakaknya seperti ini, apa kakaknya takut meninggalkan Jung woo Dan aera bersama, Ia sudah taau semuanya, hubungan antara Jung woo Dan aera. Dan tentang Jung woo yang menykai aera, tapi kakaknya tidak perlu khawatir karna Ia adalah orang yang sangat tidak ingin Jung woo Dan aera bersama lagi, Sama seperti yeo jin.

Perushaan Jung woo sedang dalam perbincangan karna kejadian kemrin saat mereka ingin menyiarkan acara Cara menilai barang mewah Dan palsu Dan tepat pada saat akan ditayangkan mereka mengumumkan permintaan maaf karna tidak jadi disiarkan. Disaat genting seperti ini song hee masih sempat sempatnya memanas manasi manager Tim kalau aera akan di tegur karna ketika itu Ia Lah yang bertangung jawab, tapi Kali ini manager Tim tidak memakan pancingan song hee Ia malah membentak song hee karna malah mengurusi Hal tersebut. Supervisor kang mencoba menenangkan aera Ia bilang kalau ini begitu mustahil karna aera yang sebagai pegawai magang di salahkan atas kejadian ini. Telpon aera berdering Dan ternyata itu dari hrd hotel shilla, supervisor kang menyuruh aera untuk melanjutkan pembicaraannya ditelpon.
Aera keatap ternyata hotel shilla sudah memutuskan untuk menerima aera, mereka menanyakan kapan aera akan mulai masuk, lebih cepat lebih baik. Aera yang mendengar Hal itu mengatakan kalau Ia akan menyelesaikan beberapa urusan dulu disini baru Ia akan melapor ke sana.


Aera mengakhiri telponnya Dan saat Ia menoleh kebelakang Ia melihat Jung woo yang saat itu Juga sedang melihatnya keduanya hanya saling lihat Dan berjalan kearah masing masing.


Diruang rapat aera menjadi satu satunya terdakwa disana, rapat dimulai tanpa yeo jin yang sedang sakit. Disna para petinggi lainnya di perusahaan d & t menyalahkan aera, mereka menganggap kalau Hal ini memang disengaja. Manager Tim yang menjelaskan perkaranya dari awal tidak setuju jika petinggi lainnya menyebut ini sebgai kejadian yang disengaja. Petinggi lain mengungkapkan alasannya mereka bilang kalau orang yang bertanggung jawab atas acara ini adalah seorang pegawai magang jadi bisa saja kalau penanggung jawab mempunyai dendam Dan ingin membalasnya.


Jung woo mecoba membela aera Ia bilang kalau aera dihasut oleh perusahaan musuh atau mempunyai dendam aera tidak akan mengatakan kalau tas itu palsu. Karna orang yang memberitahu mereka kalau tas itu palsu adalah penanggung jawab itu sendiri yaitu aera. Dari pada mencari orang yang salah dalam kasus ini lebih baik mereka mencari Cara memperbaiki Citra perusahaan mereka yang sudah buruk.

Sekertaris Kim masuk di belakangnya seseorang mengikuti, dia adalah kook seung Hyun. seung Hyun duduk di kursi yang seharusnya yeo jin duduki, secara resmi seung Hyun mengatakan kalau hari ini Ia yang akan mengantikan yeo jin karna sakit. Semua orang yang Ada disana kaget, tapi tidak untuk aera, aera kaget tapi tidak cukup kaget melihat seung Hyun seperti itu. Sementara seung Hyun Dan Jung woo saling bertatapan.

Semua orang yang Ada di department marketing membicarakn seung Hyun, supervisor kang baru menyadari antara kook yeo jin Dan kook seung Hyun, Ia lalu bilang kalau manager Tim mereka pasti sudah mengetahuinya. Manager Tim bilang memangnya kalau Ia tau kenapa, Ia tidak suka pada orang yang menjilat orang yang berkuasa dari belakang. Sementara song hee menyesal karna tidak memperlakukan seung Hyun lebih baik lagi.

Kali ini seung Hyun masuk ke departemnt marketing dengan dikawal sejumlah orang, semua yang Ada disana langsung bersiapsiap


Seung Hyun bilang kalau mungkin ini akan terasa aneh karna seorang pegwai magang tiba tiba menjadi seorang direktur tapi mulai hari ini Ia sementara akan mengantikan kakaknya menjadi direktur, semua yang Ada disana bilang kalau mereka tidak keberatan. Seung Hyun bilang Ia harap tidak Ada yang mengabaikannya ketika mereka bertmu di lift terutama Na aera siii.... Ucp seung Hyun melihat kearah aera yang sedari tadi bersembunyi di mejanya. "
 

Aera berdiri dari kursinya seung Hyun lalu bilang,
"tolonglah berhenti mengabaikanku Dan mulai lihat aku" ucap seung Hyun tegas . Aera bingung tidak mengerti tapi ketika seung Hyun mengerakkan alisnya aera mengangguk Dan keduanya pun keluar. semua yang Ada disana kaget song hee lalu bilang apa jangan jangan seung Hyun akan memindahkan aera ke departemnet yang lebih bagus karna mereka teman satu magang.

Seung Hyun mengajak aera ke atap, karna aera tidak mau hanya berdiri seung Hyun menarik aera untuk duduk disebelahnya,


Apa Kau marah?"Tanya seung Hyun

"tidak"jawab aera singkat tanpa melihat seung Hyun

 "apa Kau benar benar terkejut?" Tanya seung Hyun lagi, aera menoleh. Seung Hyun lalu bilang " aku meminta maaf telah menipumu. Didepanmu, aku ingin menunjukkan diriku tanpa prasangka "

Aera mengangguk mengerti,

" jika aku bisa, aku ingin tetap sebgai rekan magangmu sampai akhir" ujar seung Hyun .
 

 "apa tidak Ada sesuatu lagi yang Kau sembunyikan dariku? "


"Ada satu Hal lagi, yang tidak aku katakan pdamu."ujar seung Hyun perlahan.

"aku mengenal CEO cha dengan baik. Maksudku sangat dekat, kami seperti kakak beradik sungguhan sejak aku muda, seperti hubungan keluarga "

Aera yang mendengar Hal itu jadi teringat kata kata yeo jin saat wawancaraa di atap yang mngatakan kalau Jung woo adalah guru dari adiknya.

"Dan juga aku tau kalau Kau adalah mantan istri .... Maksudku aku tau kalau Kau mantan istri Jung woo. Sebenarnya aku benar benar bingung Dan berusha keras selama ini tapi aku sudah memutuskan "meskipun Jung woo hyung sangat berharga bagiku jika aku harus memilih diantara kalian berdua, aku akan memilihmu"tegas seung Hyun.
 

Jung woo berada dirumah presdir kook, sepertinya presdir kook yang mengundangnya untuk minum the. Jung woo bicara Ia bilang walaupun yeo jin tidak Ada dikantor mereka msih bisa berbisnis jadi Ia harap presdir kook mau menyingkirkan seung Hyun. Presdir kook lalu bilang jika Ia menuruti kehandak Jung woo dengan menyingkirkan seung Hyun lalu diperusahaan tidak akan Ada wakil dari keluarganya Dan tidak akan Ada yang melindungi Dan membicarakan uangnya. Jung woo meminta presdir kook untuk meninggalkan seung Hyun sendirian karna seung Hyun bisa mengurusi dirinya sendiri jika seung Hyun terus menjadi direktur dari seorang pegawai magang maka ini tidak akan baik untuk pegawai lainnya. Predir kook hanya diam mendengar Hal itu, Ia menutup rapat rapat mulutnya.


Jung woo tau kalau presdir kook tidak setuju dengan dirinya, Jung woo bilang kalau maksud presdir kook hanya untuk meningkatkan investor tidak apa apa, predir kook bisa mengunakan kekuasaannya sementara Ia akan mencoba mencari investor lain Dan mengurusinya, di perusahaan tidak hanya presdir kook yang berinvestasi.

 Seung Hyun muncul Ia mengatakan kalau Ia sudah mengurusi investor investor yang lainnya, mereka akan mengadakan rapat besok jadi Jung woo harus bersiap siap Dan bukannya malah berleha leha disini.  Jung woo tertawa mendengar semua itu, Ia lalu berdiri Dan menatap seung Hyun lalu pergi.

Presdir kook tertawa, Ia bilang kalau seung Hyun memanglah anaknya. Seung Hyun bilang kalau ayahnya jangan terlalu menikmati Hal ini.

Saat rapat seung Hyun benar benar menyudutkan Jung woo, Ia mempengaruhi para investor atau petinggi yang Ada di sana untuk Jung woo membuat keputusan karna semua uang para petinggi sedang di pertaruhkan sekarang. Uang tersebut Jung woo gunakan untuk membuat permainan baru tapi sepertinya Hal itu tidak akan terjadi seung Hyun Dan yang lainnya meminta Pertanggung jawban Jung woo, Jung woo bilang kalau permainan yang baru itu akan segera jadi Dan akan segera dirilis jadi para investor tidak perlu khawatir karna mereka akan segera melihat hasilnya.


Seung Hyun memotong Ia bilang kalau merilis permainan tersebut bukanlah hasilnya tapi profit yang sudah menjadi target merekalah yang di sebut sbgai hasilnya tapi yang jadi pertanyaan apakah Hal itu bisa dilakukan Jung woo.


 Jung woo terdiam, Ia lalu memutuskan untuk mempertanggung jawabkan Hal tersebut, Ia meminta waktu 3 bulan Dan di akhir tahun Ia akan mengembalikan semua uang para investor. Seung Hyun tersenyum Ia bilang kalau Jung woo mengambil keputusan yang begitu berani, mereka menyetujuinya.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar