Senin, 21 April 2014

Drama Korea Cunning Single Lady Episode 7 Part 1




Yeo Jin shock setelah mendengar pembicaraan antara Jung Woo dan AeRa, Yeo Jin kembali keruangannya dengan lemas, sekarang ia tau alasan kenapa AeRa mengamuk di mobil JUng Woo, alasan Jung Woo begitu tidak mau mengangkat AeRa menjadi karyawan tetap, ya iya tau sekarang.

ada sebuah kilasan Yeo Jin menarik paksa kalung yang sedang ia pakai dan kalung tersebut mirip dengan kalung yang diberikan Jung Woo.

Sek. Gil memasak makanan yang kuahnya di berikan ibu mertua Jung Woo pada Jung Woo, masakan yang dimasak Sek. gil terlihat begitu lezat, Sek. Gil lalu menawarkan Jung Woo untuk makan bersamanya, Jung Woo lalu bilang kalau ia sedang menjaga tubuhnya akhir akhir ini. Sek. Gil yang mendengar hal itu lalu bilang kalau JUng Woo tidak mau, ya sudah ia akan memakannya sendiri.

Jung Woo yang mendengar hal itu hanya bisa melirik kearah Sek. Gil sambil meminum air putihnya sebagai makan malam nya tapi ternyata air putih tersebut tidak bisa membuatnya mengalihkan makanan yang tersaji di depan sek. Gil, Jung Woo kemudian mendekat.

Sek. Gil bertanya lagi apa Jung Woo mau? Jung Woo melirik kearah makanan itu lagi lalu memegang perutnya dan bilang kalau ia tidak selera makan.

Tapi ternyata perkataan itu berbanding terbalik dengan kenyataan ketika kita melihat Jung Woo menyuapkan sesendok besar makanan kedalam mulutnya dan mengatakan kalau ini memang begituuuu lezat.

Sek. Gil yang melihat tingkah Jung Woo berdecak geleng geleng kalau Jung Woo seharusnya berterus terang jika ia ingin makan. Jung Woo yang mendengar hal itu lalu bilang kalau masakan ibu mertuanya memang selalu luar biasa.

Sek. Gil tanya apa ini tidak sedikit berlebihan, secinta cintanya seorang ibu mertua pada menantunya, mana ada seorang ibu mertua yang melakukan hal ini setelah anaknya bercerai dengan suaminya?. Jung Woo yang mendengar hal itu lalu bilang kalau ibu mertuanya itu dermawan, Sek. Gil tidak tau kan kalau mertuanya itu selalu memberikan makanan pada mahasiswa mahasiswa yang miskin yang datang ke restorantnya dan merasakan kelezatan makanannya.

Sek. Gil yang mendengar hal itu lalu bertanya lagi kalau begitu mantan istri Jung Woo juga jago masak dong, kata orang bilang kemampuan memasak itu genetik. Jung Woo berkata kalau keduanya tidak berbeda, tapi mantan istrinya itu tidak lah sangatlah boros

Sek. gil lalu bertanya "apa? kenapa?"tanyanya tertarik

Jung Woo menjelaskan ketika mantan istrinya membuat sup buncis yang simple, mantan istrinya tersebut bahkan bisa menghabiskan uang $15 untuk membeli bahan tersebut dan membutuhkan waktu selama 2 jam untuk memasaknya. Jung Woo melanjutkan kalau mantan istrinya itu seperti anak kecil, ia begitu boros, kalau dipikir pikir lebih baik mereka itu makan di luar saja tapi meskipun ia menawarkan seperti itu mantan istrinya bersikeras kalau ia akan membuatnya sendiri.

Sek. gil yang mendengar kan hal itu hanya bisa mengangguk anggukkan kepalanya, sementara Jung Woo yang tidak di tanya lagi malah terus mencerocos tentang mantan istrinya tersebut, ia bahkan berceirta pada Sek. Gil kalau waktu itu ia sempat melihat mantan istrinya memasak dan tau mengapa memasak memakan waktu yang begitu lama?. ternyata mantan istrinya itu selalu mengambil gambar ketika ia selesai memotong buncis, dan bahan bahan yang lainnya, itu lah sebabnya kenapa hal itu memakan waktu sampai 2 jam.


Sek. gil yang mendengar hal itu lalu tanya, kalau Jung Woo pernah mengatakan kalau mantan istrinya selalu membuatkannya sarapan tanpa pernah lupa kan? JungWoo yang mendengar hal itu terdiam, itu.......

Flashback
Hri itu Jung Woo sepertinya bangun kesiangan dan otomatis Jung Woo akan telat pergi kekantor. setelah berpakaian rapi jung Woo langsung memakai sepatu dan akan pergi tanpa terlebih dahulu sarapan. AeRa yang melihat hal itu tetap menyempatkan diri untuk menyuapi suaminya, ia tidak ingin jika suaminya tidak sarapan.

Flashback End
Mengingat hal itu JUng Woo berkata pelan kalau mantan istrinya memang melakukan hal itu, Sek. Gil yang mendengar hal itu lalu bilang kalau wanita seperti itu sangatlah jarang.


Malam hari nya saat semua orang tidur AeRa termenung sendirian di depan televisi, Min Young yang terbangun dari tidurnya tanya ada apa dengan aera, apa aera bertengkar dengan Jung Woo, AeRa yang mendengar hal itu mengeleng.

Min Young lalu tanya lagi apa AeRa sudah meminta maaf pada Jung Woo? AeRa kan bilang padanya kalau AeRa ingin minta maaf pda Jung Woo. AeRa yang mendengar hal itu mengangguk, melihat hal itu Min Young tampak bersemangat, ia tanya lagi ke AeRa apa Jung Woo menerimanya? apa JUng Woo bilang kalau ia tidak apa apa?

AeRa hanya diam, Min Young yang melihat reaksi AeRa seperti itu lalu tanya, apa permintaan maaf AeRa ditolak oleh Jung Woo?. mendnengar hal itu AeRa langsung melirik tajam pada Min Young.

Min Young tidak habis pikir, apa mungkin seseorang menolak permintaan maaf dari orang lain. tanpa menjawab Min Young, AeRa bilang kalau Jung Woo berkata kalau Jung Woo sudah terlalu sakit karnanya.

Min Young yang mendengar hal itu tidak terima ia memukul meja dengan kedua tangannya dan bilang, "apa? bagaimana denganmu? apa kau tidak sakit hati?"

"ini sama sama menyakitkan untuk kedua belah pihak. sejujurnya, mengapa kau bercerai?" seru Min Young berapi api

"hari itu.........." seru min Young ingin menegaskan tapi belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya AeRa berkata kalau itu sudah cukup, untuk apa membicarakan masa lalu.

Tim Pemasaran sedang melakukan rapat, saat rapat AeRa terlihat kurang mengerti tentang kata kata yang di gunakan oleh karyawan lainnya seperti "Deviation & Fee" dan akibat hal itu AeRa di tegur oleh manager tim. Seung hyun yang melihat hal itu berusaha membantu AeRa dengan menjelaskan nya pada AeRa.

Song Hee yang melihat hal itu lalu menceramahi AeRa kalau mungkin di waktu wawancara tidak terlalu di tanya soal pendidikan tapi jika AeRa sudah masuk kesini seharusnya AeRa mempelajari hal itu. AeRa yang mendnegar hal itu menunduk minta maaf begitu juga Seung hyun.

AeRa menoleh kearah Seung Hyun yang ikut minta maaf bersamanya pdahal inikan bukan salah Seung hyun.

Supervisor Kang berusaha menyemangati AeRa, tapi AeRa sepertinya menyadari kesalahannya kalau ia memang kurang mengerti hal tersebut. Supervisor lalu bilang kalau mereka semua belajar sepanjang perjalanan mereka bekerja juga jadi jangan khawatir, karna ia sudah di bentak oleh manager tim selama lima tahun.

AeRa lalu bilang kenapa mereka harus mengatakannya menggunakan bahasa nggris apa tidak bisa dengan bahasa korea saja, Supervisor Kang yang mendnegar hal itu setuju, ia bilang kalau permasalahan mereka adalah bahasa inggris.

AeRa lalu tanya kapan istri dan anak anak supervisor kang kembali. supervisor kang yang mendengar hal itu jadi sedih, ia bilang kalau istrinya dulu bilang kalau mereka akan kembali setelah belajar bahasa inggris tapi mereka malah tinggal disana lebih lama untuk melanjutkan sekolah menengah mereka. AeRa yang mendnegar hal itu ikut sedih , ia lalu menyemangati supervisor kang.

Seung hyun menghampiri AeRa ketika melihat supervisor kang pergi, ia tanya kenapa supervisor kang pergi padahal ia ingin menghiburnya.

AeRa lalu tanya menghibur bagaimana, Seung hyun lalu menunjukkan jeruk yang sudah ia hias, ia bilang klau ia akan menghibur dengan ini. AeRa yang melihat hal itu kagum, ia lalu tanya apa keluarga Seung hyun melakukan bisnis jeruk?

Seung Hyun yang mendnegar hal itu protes jika dalam satu keluarga ada yang bisa menari, apa mereka membuka bisnis tari? apa jika dalam satu keluarga bisa bernyanyi mereka akan membuka bisnis karaoke? AeRa yang mendengar hal itu tertawa, ia bilang kalau pikirannya hanya sedikit berbeda. AeRa lalu mengambil jeruk itu dari tangan Seung Hyun lalu memakannya.

Seung Hyun yang melihat hal itu lalu protes kenapa AeRa memakannya, AerA ini benar benar tidak tahu seni. AeRa yang mendnegar hal itu lalu bilang kalau ia memang tidak tau seni, yang ia tau Seung hyun tidak boleh bermain main dengan makanan, makanan kan seharusnya dimakan.

AeRa memakan 1 buah jeruk itu dengan 2 kali kunyah, Seung Hyun yang melihat hal itu tersenyum.

Saat Jung Woo naik kelantai atas menggunakan lift tanpa sengaja ia melihat Seung hyun dan AeRa dibawah sedang bercanda tawa, melihat hal itu sepertinya JungW oo gelisah.

Semua tim pemasaran sedang makan bersama, manager tim yang ada disana tidak membuang kesempatan ini, ia lalu membicarakan pekerjaan tentang kompetisi pesan yang waktu itu ada di papan kantor mereka, Manager tim bilang klau tim bisnis sudah mempunyai ide, masa mereka kalah dengan tim tersebut.

semua yang mendnegar hal itu langsung menunduk, pura pura sibuk makan karna tidak mau di tanya soal ide. Supervisor Kang yang berpura pura sibuk makan akhirnya ditanya oleh manager tim, ia lalu mau tidak mau menceritakan kalau pernah terjadi kesalahan mengirim sms oleh sorang laki laki, ia mengirim sms pada seorang wanita dan bertanya "dimana kamu sayang?" dan ternyata si laki laki salah mengirim sms ke no istrinya yang ada di samping dirniya sedang tertidur. tidak ingin ketahuan istrinya laki laki itu lalu memasukkan ponsel istrinya di dalam toilet, semua orang yang mendnegar hal itu tertawa.

Song Hee lalu ikut cerita kalau ia dulu mendapatkan sebuah sms yang mengatakan apa ia sedang mencari pekerjaan? Song Hee lalu bercerita kalau ia menganggap pesan itu sebagai spam tapi ternyata itu dari F&T yang mengatakan kalau lamarannya di terima disana.

semua orang yang mendnegar hal itu tertawa, begitu juga dengan AeRa tapi senyum AeRa berbeda dengan yang lain. Seung Hyun yang melihat hal itu lalu tanya, apa AeRa juga mempunyai sebuah ide.

Flashback
AeRa merasa bosan dirumah sendirian, saat sedang begong melamun tidak ada kerjaan AeRa mendapatkan pesan singkat dari ibunya yang mengatakan kalau ibu dan ayahnya akan berlibur menikmati musim semi dan baru akan pulang besok.

AeRa yang melihat hal itu mendapat kesempatan, ia lalu segera mengirim pesan singkat pda Jung Woo yang berisi "oppa malam ini rumahku kosong, cepat datanglah"


Jung Woo datang kerumah AeRa dan AeRa sudah menyiapkan makanan untuk Jung Woo, AeRa bahkan menyuapi Jung Woo. tiba tiba pintu rumah terbuka dan itu adalah ibu yang berteriak melihat tingkah anaknya.

AeRa kaget begitu juga Jung Woo, AeRa tanya kenapa ibunya ada disini. Ibu marah besar ia bilang apa mereka berdua mau menyebabkan masalah sebelum mereka berdua menikah "Oppa malam ini rumahku kosong, cepatlah datang" seru ibu membaca pesan singkat yang AeRa kirim.

mendnegar hal itu AeRa kaget karna ternyata ia salah mengirim sms. akibatnya AeRa mendapatkan pukulan dari ibunya, Jung Woo yang melihat hal itu berusaha membantu AeRa dengan cara menghalangi ibu.

Semua yang ada disana tertawa, Seung hyun lalu bilang kenapa AeRa tidak mencoba untuk megusulkannya. AeRa yang mendengar hal itu tersenyum mengeleng sedangkan Song Hee bilang kalau itu sangat kuno sekali. Seung Hyun yang mendnegar hal itu membela AeRa kalau ia menyukai ide itu.


Yeo jin dan Jung Woo sepertinya sedang memilih ide ide yang di berikan oleh pelanggan mereka dan karyawan mereka tentang kontes pesan yang mereka adakan. dan disalah satu ide itu sepertinya Yeo Jin menyukai salah satu ide itu yaitu ide yang sama yang di ceritakan AeRa pada teman teman se tim nya (tapi belum tau kalau ini ide yang dikirmkan oleh AeRa atau bukan karna mungkin saja ada orang lain yang memiliki cerita yang sama)

Jung Woo yang mendnegar hal itu tertawa, ia bilang kalau setiap orang pasti pernah melakukannya ketika mereka muda. mendnegar hal itu Yeo Jin bertanya apa Jung Woo pernah melakukan hal itu? mendnegar hal itu Jung Woo hanya tersenyum mengingat.

Yeo Jin lalu mempunyai usul karna pengguna mereka rata rata anak muda maka akan lebih baik jika mereka menggunakan ini. Jung Woo yang mendengar hal itu lalu mendapatkan sebuah ide kalau mereka bisa menggunakan kata "kesalahan kata" untuk upgrade.

Jung Woo lalu tanya bukankah pertemuan dengan investor mereka hari ini, tapi sepertinya ia tidak bisa datang karna ia juga mempunyai pertemuan lain, jadi bagaimana ini?. Yeo Jin yang mendnegar hal itu lalu bilang kalau biar ia saja yang menemui investor , ia bisa mengatasinya kok. Jung Woo yang mendnegar hal lalu bilang kalau ia sudah selesai dengan urusannya ia akan langsung ke tempat Yeo Jin.


Yeo jin dan investor bertemu, mereka berdua saling memperkenalkan diri. Investor itu memperkenalkan dirinya sebagai Robert Kim sedangkan Yeo Jin memperkenalkan dirinya sebagai direktur Marketing perusahaan D&T. setelah saling memperkenalkan diri investor Kim mempersilahkan Yeo Jin untuk duduk terlebh dahulu dan dengan sengaja melihat kearah kaki Yeo Jin.

Yeo Jin dan investor Kim membicarakan banyak hal, lalu Yeo Jin bilang kalau ia banyak mendengar kalau investor Kim sangat tertarik dengan perusahaan mereka D&T. Investor Kim yang mendengar hal itu lalu bilang sambil tersenyum kalau Yeo Jin sepertinya mempunyai informasi yang salah. karna disini ia sama sekali tidak tertarik dengan D&T tapi ia tertarik dengan direktur Marketingnya Kook Yeo Jin.

Dan sepertinya pertemuan itu adalah atas dasar permintaan Presdir Kook, karna sekarang ia sedang membahasnya dengan direktur Oh.

Yeo Jin yang mendnegar hal itu lalu bilang kalau sepertinya ada kesalah pahaman karna ia datang kesini tanpa mengetahui hal ini sama sekali. Investor Kim yang mendnegar hal itu lalu bilang kalau intinya mereka sudah bertemu.

Yeo Jin lalu langsung to the point jika ia tidak ingin menikah dengan investor Kim, ia sudah memiliki orang yang akan menikah dengannya, Investor Kim yang mendnegar hal itu lalu bilang kalau alasan Yeo Jin menolaknya karna kekurangan yang dimiliki Yeo Jin lupakan saja, karna ia sudah benar benar tau keadaan Yeo Jin yang sekarang.

Mendengar hal itu Yeo Jin terdiam, ia langsung melirik kaki sebelah kanannya dan mencengkramnya. begitu juga investor Kim yang tersenyum melihat Yeo Jin. Investor Kim melanjutkan kalau tidak akan ada banyak laki laki yang bisa menghandle Yeo Jin jadi ebih baik terima tawarannya untuk menikah.

Yeo Jin yang mendnegar hal itu terlihat kesal kepercayaan dirinya seakan turun tapi hal itu tidak berlangsung lama ketika ia melihat Jung Woo sudah muncul disana.



Yeo Jin langsung merangkul Jung Woo dan mengatakan pada visitor kim bahwa Jung Woo adalah orang yang akan menikah dengannya. JungWoo yang baru datang kaget ia hanya melonggo binggung sedangkan investor kim tidak bisa berkata apa apa lagi, ia lalu pamit untuk pergi.

saat ia melewati Jung Woo, investor Kim berbisik kalau Jung Woo pasti mendapatkan jumlah yang pantas karna mau menerima wanita seperti Yeo Jin.

Jung Woo yang mendnegar hal itu tidak terima ia lalu memukul investor Kim.

Presdir Kook mendapat surat dari istrinya, Direktur Oh bilang kalau air mata presdir Kook akhirnya membuahkan hasil karna sekarang akhirnya istri presdir Kook akan segera kembali. menerima hal itu presdir Kook terlihat bahagia, ia bilang kenapa harus pake surat seharusnya telpon saja.

tapi keceriaan itu segera menghilang ketika ia membuka surat tersebut.

Presider Kook mengamuk di suatu ruangan yang penuh lukisan, ia berteriak pada Direktur untuk menelpon istrinya dan memintanya secepatnya untuk kembali kesini. Presdir lalu mengambil surat yang ada dikantongnya lalu merobeknya. Direktur Oh lalu memungut kertas itu dan ternyata itu surat persetujuan perceraian.

AeRa dan Seung hyun sedang bekerja diluar kantor, karna perasaan AeRa sepanjang hari ini buruk maka Seung hyun mengajaknya untuk beristirahat dulu. Seung Hyun lalu tanya pada AeRa kenapa AeRa sepanjang hari ini terlihat tidak bersemangat, apa ini harinya? AeRa yang mendnegar hal itu langsung memelototi Seung hyun.

Seung Hyun yang menerima hal itu lalu membuat kemungkinan lain apa ini karna supervisor Kang? Song Hee atau malah manager tim mereka? AeRa berkata memangnya dia ini anak kecil. Seung Hyun yang tidak punya pemikiran lain lalu berkata apa karna CEO mereka? AeRa langsung menjawab ya, Seung Hyun lalu berkata kalau itu serius dan mereka tidak bisa menyuruh CEO mereka untuk keluar dari perusahaan. Mendengar hal itu AeRa mengiyakan dan bilang kalau ia tidak tau sampai kapan ia dapat bertahan tapi ia akan berusaha sebaiknya.

Mood Seung Hyun berubah ketika ia mendapat telpon dari direktur Oh, AeRa yang melihat Seung Hyun akan pergi bertanya kemana Seung Hyun akan pergi.

Seung hyun mengajak AeRa ke studio ibunya dan studio itu begitu berantakan. AeRa lalu tanya apa ibu Seung Hyun seorang pelukis, Seung Hyun menjawab kalau ibunya bukan seorang pelukis tapi ini ia lakukan sebagai hobi. Seung hyun lalu bercerita kalau studio ini menjadi kacau seperti ini kalau ayahnya sudah datang kesni. AeRa awalnya tidak mengerti tapi ia lalu mencoba mencairkan susana kalau ia sedang suntuk jadi untuk menghilangkan hal itu lebih baik mereka beres beres studio ini.

dan sesi beres beres pun dimulai......
Yeo Jin mengompres tangan Jung Woo ia terlihat khawatir karna tangan Jung Woo terlihat memerah. Jung Woo yang diperlakukan seperti itu merasa risih ia menarik tangannya.

Jung Woo lalu bilang kenapa Yeo Jin tadi hanya duduk saja tidak bisakah Yeo Jin membuka matanya lebar lebar seperti saat Yeo Jin rapat dengannya? jika Yeo Jin melakukan hal itu ia yakin orang itu akan kapok.

JUng Woo bilang kalau Yeo Jin tidak seharusnya diperlakukan seperti tadi, Yeo Jin yang mendengar hal itu lalu bilang kalau Jung Woo tidak benar benar tau tentang dirinya. Jung Woo yang mendnegar hal itu lalu bilang benarkah? tapi ia tau dengan jelas satu hal dari Yeo Jin, kalau Yeo Jin adalah orang yang bisa ia percaya.

mendengar hal itu Yeo Jin tersenyum ia lalu bilang kalau ada keadaan yang Jung Woo tidak tau tentangnya, jika Jung Woo mengetahui hal itu, apa Jung Woo akan tetap menjaganya seperti ini?. Jung Woo lalu berkata kalau ia tidak tau keadaan seperti apa yang Yeo Jin maksud tapi ia akan berusaha mengerti.

Yeo Jin tersnyum lalu bilang kalau ia sudah lama ingin tahu mengapa Jung WOo sampai bercerai karna menurutnya Jung Woo bukanlah orang yang mudah untuk dibuang, Jung Woo yang mendnegar hal itu hanya menunduk diam. Yeo Jin yng melihat reaksi Jung Woo lalu meminta maaf kalau ia sudah keterlaluan.

Jung Woo tersenyum kalau ia tidak apa apa,

"apa kau tau kepercayaan itu seperti selembar kertas. sekali saja ter-remas dan kusut maka ia tidak akan bisa kembali sempurna lagi"seru Jung Woo

Saat membereskan ruangan AeRa tanya apa alasan ayah Seung HYun sampai semarah ini karna ibunya mengambil seluruh uang bisnis ayah Seung Hyun? mendnegar hal itu Seung Hyun hanya bisa mengerutkan dahinya. AeRa lalu melanjutkan kalau tidak akan mungkin ayah Seung hyun melakukan ini tanpa alasan yang pasti, ini pasti karna maslah yang besar yang disebabkan oleh anggota keluarga.

Seung Hyun hanya diam, meliht hal itu AerA lalu bilang kalau di keluarganya juga seperti itu, setiap ayahnya gagal dalam berbisnis pasti ibunya selalu melempar semua barang yang ada dan alhasil ia dan kakaknya lah yang harus meletakkan barang barang itu ketempat semula, tapi walaupun begitu ia tumbuh dengan cantik dan bersinar seru AeRa bangga memuji dirinya sendri.

Seung Hyun tersenyum ia lalu bilang kalau ia malah iri pada AeRa karna bisa hidup dengan keluarga yang begitu ramai, AeRa yang mendengar hal itu lalu bilang kalau Seung hyun mengatakn iri lagi padanya untuk yang kedua kalinya pasti Seung hyun bilang kalau ia ingin hidup di rumah kami.

Seung hyun yang mendnegar hal itu lalu bilang memangnya ia tidak boleh?

AeRa sedang mengepel lantai saat ia melihat Seung hyun yang sedang memasang lampu. AeRa melihat kalau Seung Hyun kesusahan untuk mengapai tempat lampu, kursi yang Seung hyun gunakan terus saja bergoyang. melihat hal itu AeRa tanpa pikir panjang langsung memeluk kaki Seung Hyun dan hal itu tentu saja membuat Seung Hyun kaget dan salah tingkah.

Tapi sepertinya yang merasakan hal itu hanya Seung Hyun karna tanpa merasa malu sedikitpun AeRa terus memeluk kaki Seung Hyun tanpa melihat ekpresi Seung Hyun yang sudah sangat sangat salah tingkah.(lagunya keren pas scene ini, sukaaaaaa)

Jung Woo ignin mengembalikan tempt makan yang diberikan ibu mertuanya kemarin, ia bilang ke Soo Chul melalui telpon kalau ia akan mengembalikannya melalui sekertarisnya. Soo Chul yang mendnegar hal itu tidak setuju, ia meminta Jung Woo memberikannya oada AeRa saja, kan irit bensin.

AeRa kena teguran dari manager tim karna terlalu lama keluar dari kantor, AeRa yang mendnegar hal itu lalu mencoba menjelaskan tapi sepertinya manager tim tidak ingin dengar, tapi sikapnya berubah ketika melihat Seung Hyun, apalagi saat Seung hyun berbicara, manager tim langsung bilang Excellent dan membolehkan mereka berdua untuk kembali ke mejanya masing masing. AeRa yang melihat hal itu sampai terheran heran meliht sikap manager tim mereka.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar