Selasa, 12 November 2013

Drama Korea That Winter, The Wind Blows Episode 2 Part 1


 photo w2a.jpg
Episode 2 dimulai dengan kejadian Episode 1 sampai pertemuan Oh Soo dengan Pengacara Jang. Oh Soo yang merasakan kehidupannya makin terancam akhirnya memutuskan berbohong. Ia mengatakan ia mengingat pengacara Jang meskipun pengacara Jang sudah cukup tua. Pengacara Jang terlihat senang mendengarnya. Lalu tiba-tiba Jin Sung datang dan mulai memarahi Soo yang tiba-tiba menghilang dari rumah sakit.
Tak ingin rencananya terbongkar, Soo segera mendekati Jin Sung untuk menutup mulutnya. Tapi Jin Sung terus mengomel, ia kemudian menyadari ada pengacar Jang di sana dan bertanya siapa ajushi itu, kenapa malam-malam ada di rumah orang. Soo berusaha menutup mulut Jin Sung dan menyeretnya ke dalam rumah.


 photo w2b.jpg
Pengacara Jang mengikuti mereka. Oh Soo mengurung Jin Sung dalam rumah dan berkata pada pengacara Jang agar pergi saja, malam ini tak baik untuk bicara. Tapi pengacara Jang tidak mau pergi. Oh Soo mengatakannya lagi dan akan menelpon pengacara Jang, ia masuk ke dalam rumah. Jin Sung masih cerewet dan bertanya siapa ajushi itu, karena ia takut ajushi adalah orang kiriman Bos Jang atau Bos Kim. Oh Soo tak diberi kesempatan menjelaskan dan menutup mulut Jin Sung dengan paksa. Sementara itu pengacara Jang masih diluar menggedor-gedor pintu rumah Oh Soo. Tapi karena didalam sudah sunyi, akhirnya pengacara Jang bicara. Ia mengatakan kalau Oh Soo pasti sudah tahu ayahnya meninggal 1 tahun lalu. Dan ia yakin Oh Soo pasti kecewa kenapa ia baru mencari Oh Soo sekarang.
Jin Sung terkejut dan akan bicara, tapi Oh Soo menutup mulutnya lagi.
Pengacara Jang melanjutkan, ayah Soo punya alasan kenapa baru mencari sekarang, dan juga adik Soo, Young, sedang menunggunya.
Oh Soo terkejut. Dan ingat percakapannya dengan Soo tentang ari nama Soo, serta saat kecelakaan yang menimpa Soo dan saat itu Young juga ada di sana.


 photo w2-1.jpg
Pengcara Jang berkata kalau ayah Soo memang salah memisahkan mereka, tapi Young tidak bersalah. Ia ingin Soo memikirkan Young. Young tidak bisa melihat, ia buta. Dan hanya Soo lah satu-satunya keluarganya.
Pengacara Jang memanggil Soo lagi dan menggedor pintu. Tapi Soo tak membukanya dan berteriak kalau ia akan menelpon pengacara Jang nanti.
Pengacara Jang pun mengerti dan pergi.


 photo w2-2.jpg
Setelah mendengar Pengacara Jang pergi, Oh Soo melihat ke jendela, sementara Jin Sung masih bingung dengan apa yang terjadi.
Setelah yakin pengacara Jang pergi, Soo panik sendiri. Ia membongkar barang milik Oh Soo, mencari sesuatu. Sementara Jin Sung hanya memperhatikannya dengan bingung. Oh Soo menemukan apa yang ia cari, dompet milik Oh, ia melihat KTP dan foto keluarga Oh. Ia juga menemukan mainan lama dan beberapa artikel presdir Oh yang dibukukan oleh Oh.
Soo terduduk lemas melihat semuanya. Awalnya ia tak yakin, kini ia percaya kalau Oh memang adalah putera presdir Oh.


 photo w2-3.jpg
Jin Sung masih bingung, Oh mengeluarkan kartu nama pemberian pengacara Jang. Jin Sung heran, apa ini? Pengacara PL Group?
Oh Soo dengan lemas mengatakan kalau Oh beneran putera presdir PL group. Jin Sung tidak percaya akan hal itu. Soo menjelaskan kalau pria tadi datang mencari Oh Soo dan mengatakan kalaua ayahnya sudah meninggal.
Jin Sung terkejut, tapi ia bertanya, lalu apa yang kau lakukan? Oh sudah meninggal. Kau sudah memberitahunya?
Soo menggeleng. Jin Sung bertanya lagi, kenapa Soo tidak memberitahunya. Oh Soo berkata ia juga tak tahu. Ia memutuskan berpura-pura menjadi Oh.
Jin Sung terkejut, APA??!


 photo w2-4.jpg
Waktu berlalu. Kita melihat Soo sedang berolahraga dan masih memikirkan rencananya.
Sementara itu Jin Sung menjemur pakaian di rumah dan berteriak pada Hee Sun, iya. Kami memang gila, lalu kenapa? Kau tahu Soo hampir mati? Apa salahnya berpura-pura menjadi kakak seorang gadis kaya?! Kau ingin mengomel? Ya! Lakukanlah!
Hee Sun tersenyum dan bertanya, kau pikir aku akan melakukannya?
Jin sung memaksa Hee sun melakukannya saja. Mereka beradu mulut. Jin Sung mengatakan kalau Hee Sun dan kakaknya mengganggu kehidupan Soo baik saat Soo hidup maupun sudah mati nanti, lalu kenapa mereka tidak membunuh Soo saja. Apa yang sudah dilakukan soo pada Hee sun sampai Hee sun selalu mencampuri urusan Soo.
Hee Sun berkata kalau Soo membuang kakaknya. Tapi Jin Sung berkata, apa masalahnya dengan itu? Soo kan tidak membunuhnya.
Hee Sun kesal dan akan memukul Jin Sung. Tapi Jin Sung menahannya. Ia berkata, apa masalahnya putus dengan seseorang saat mereka sedang pacaran? Itu hal yang biasa.
Hee Sun makin kesal dan hampir menangis. Jin Sung juga kesal melihat hal itu, ia melepaskan tangan Hee sun.


 photo w2-6.jpg
Soo datang dan Jin Sung melepaskan kekesalannya dengan menendang baskom. Ia naik ke lantai dua sambil mengomel, apa kau tahu apa yang gadis ini katakan? dia bilang ia akan pergi ke PL group dan mengatakan kalau kau adalah Oh palsu, dan ketika kau mati di tangan Mu Chul, maka ia akan mengantarakan bungan ke pemakamanmu.
Hee Sun berteriak, laporkan saja Mu Chul kepolisi!
Jin Sung, melapor ke polisi? Mereka tak akan peduli! Kau mengatakan itu karena kau tidak tahu bagaimana Mu Chul? Nicknamenya adalah heaven & Earth, karena tak ada yang tahu apa yang bisa ia lakukan! Polisi? Kenapa tidak kau sendiri yang melakukannya?
Oh Soo tidak peduli dengan pertengkaran mereka. Jin Sung mengatakan kalau soo ditikam seminggu yang lalu lalu di hajar di hari berikutnya. Apalagi yang harus terjadi agar kamu paham, dasar psyco!!
Jin Sung kesal dan masuk ke dalam rumah.

Hee Sun hanya menghela nafas dan bertanya pada Soo, kau sungguh ingin hidup? Kau takut kematian?
Oh Soo mengingat lagi saat ia di tusuk waktu itu.
Hee Sun berteriak, jika kau takut lalu bagaimana dengan kakakku? Kau tidak peduli dengan hidupmu. Bahkan jika kau mati sekarang, tak ada yang kau sesali. Apa alasanmu tetap hidup sebagai seorang penipu? Kau punya penyesalan jika kau mati? Kau sudah dibuang oleh orangtuamu sejak kau lahir. kenapa? Kau ingin bertemu ibumu dan balas dendam?


 photo w2-8.jpg
Oh Soo diam saja dan ia teringat kejadian saat ia masih sekolah. Seorang anak memberikannya uang, anak itu mengatakan uang itu dari seseorang. Soo melihat wanita itu. Soo mengejarnya dan berteriak, Jika aku ibuku maka berhenti disitu. Jika kau ibuku maka berhenti.
Wanita itu kabur dan masuk ke dalam taksi sementara Soo kecil mengejarnya sambil menangis dan berteriak, Aku tidak meminta apapun. Aku tidak akan meminta uang! Aku hanya ingin hidup denganmu!
(sediiiiiiiiiiiiiiiiiiihhhh).


 photo w2-7.jpg
Oh Soo berkata, Dia membuangku dibawah pohon dan sekali ia datang untuk melihatku. Ia memberiku uang 58 dolar. Aku? Kau pikir aku punya rasa sayang padanya? Tidak sama sekali.
Hee sun : LAlu kenapa? Jika kau tak punya alasan hidup, kenapa? Semua yang kalu lakukan hanya memperlihatkan wajah memelas makanan tiga kali sehari.
Oh Soo berkaca-kaca dan membalas, apakah harus ada alasan besar kenapa seseorang ingin hidup? Aku tak punya alasan untuk hidup. Aku hidup karena aku bangun setiap pagi. Aku hidup karena aku bernafas. Kenapa? Pria yang tak punya alasan hidup harus mati?
Hee Sun terdiam. Oh Soo melanjutkan, Jika hidup seperti ini memalukan, maka sekarang aku benar-benar sangat malu. Tapi tetap saja, aku ingin hidup karena aku hidup.


 photo w2-9.jpg
Lalu kemudian Mu Chul sudah ada di gedung sebelah memanggil Soo dan mengatakan kalau ia sudah mengingatkan jangan biarkan Hee Sun ada di sekitar Oh Soo.  Soo dan Hee sun hanya menghela nafas melihat Mu Chul. Soo ingat kejadian saat kakak Hee Sun meninggal dan berkata, Jika Hee Joo lebih mencintai Moo Chul dibanding aku, Lalu apa kau fikir dia akan tetap hidup?
Hee Sun terdiam. Oh Soo menghela nafas dan menyuruh Hee Sun pergi.
(WOW. Apa jangan-jangan dulu Moo Chul juga menyukai Hee Joo? Tapi Hee Joo lebih mencintai Soo??? Menarik. Setidaknya Moo Chul tak akan menyakiti Hee Sun).


 photo w2-11.jpg
Young sedang olahraga dan mendengarkan pengacara Jang bicara. Pengacara Jang berfikir Oh Young akan senang saat ia menemukan kakak Young, ternyata reaksinya biasa saja. Pengacara Jang berkata, ayahnya sangat memikirkan Young dan takut Young kesepian. Young berkata ia sungguh tak mengerti ayahnya, jika ayahnya khawatir ia akan kesepian, seharusnya ia tak bercerai. Ia mengerti ayah dan ibunya bercerai, ayahnya lebih memilih Nyonya Wang dibanding ibunya, dan juga ibunya memilih Soo dan meninggalkan rumah. Aku tak butuh Soo oppa lagi. Aku punya sekretaris Wang yang lebih dipilih ayahku dibanding ibu dan oppa. Dia 24 jam disampingku.
Nyonya Wang yang ada disana diam saja. Sementara Pengacara Jang meyakinkan Young lagi. Young berkata ia pikir sekretaris Wang tak akan suka kalau oppa-nya kembali ke rumah. Ia bertanya pendapat Nyonya Wang.
Nyonya Wang berkata, kenapa aku harus tidak senang Oh Soo kembali?
Young bertanya, sungguh? melihat aktingmu, aku jadi ingin segera menemui kakakku.
Young lalu meninggalkan Nyonya Wang dan Pengacara Jang.


 photo w2-12.jpg
Oh Soo ada di cafe bersama seorang pria. Oh Soo memberikan sebuah note dan pria itu memeriksanya. Kemudian pria itu memberikan Soo uang. Kemudian Hee Sun datang dan memperlihatkan sebuah foto, sepertinya itu foto Oh kecil. Kemudian kita melihat Jin Sung membeli sebuah mobil dan mereka berkumpul di cafe itu.
Hee sun memutuskan membantu mereka. Jin Sung kagum dengan keahlian Hee Sun mengumpulkan informasi. Ia gemas dan mulai menjamah kepala Hee Sun dan bertanya apa isi kepala Hee sun. Hee sun dengan santai menjawab kalau isi kepalanya adalah otak. Jin Sung tersenyum.
Jin Sung bertanya apa itu satu-satunya foto Oh?
Hee sun menjawab begitulah. Ia memilih foto itu karena terlihat mirip dengan Soo waktu SMP. Selain itu Oh tak punya foto SMP karena Oh keluar dari SMP-nya saat kelas 3. Itu adalah satu-satunya foto saat ibunya sudah meninggal.


 photo w2-13.jpg
Jin Sung bertepuk tangan untuk Hee Sun. Tapi ia masih penasaran kenapa tiba-tiba Hee Sun mengubah pendiriannya. Hee sun melihat Oh Soo dan berkata kalau ia tak bisa melihat seseorang mati karena uang dan dendam adalah hal yang berbeda.
TApi Jin Sung berfikiran lain, kau melakukan ini bukan karena aku menyukai Soo?
Hee sun memandangi Jin Sung dengan kesal.
Jin Sung : KAu adalah milikku. Meskipun itu Soo, Aku tak bisa menyerahkanmu padanya.
Jin Sung berkedip pada Hee Sun. Hee Sun menghela nafas dan terlihat kesal.


 photo w2-14.jpg
Mereka mulai mempelajari siapa saja yang akan banyak bertemu dengan Oh Soo nanti dan Hee sun bertugas menjelaskan. Mulai dari nyonya Wang, sekretaris PL yang merupakan ibu tiri Young dan Oh. Hee sun mengucapkan selamat karena sekarang Soo punya ibu. Lalu Soo menunjuk Pengacara Jang. Hee sun menjelaskan kalau pengacar Jang berteman akrab dengan presdir dan dia adalah tangan kana presdir. Ia juga sangat akrab dengan Oh kecil. Oh Soo kemudian menunjuk seorang wanita, Hee sun berkata itu Lee Min Suk, ibu Oh dan Young.

Sementara itu Myung Hoo menelpon Nyonya Wang, apa mereka yakin kalau pria itu adalah Oh Soo asli. Nyonya Wang mengatakan kalau pengacara Jang sudah bertemu langsung dengan Oh Soo. Myung Hoo ingin Nyonya Wang memverifikasi-nya jika mereka sudah bertemu.

Soo, Jin Sung dan Hee Sun menaiki mobil baru mereka dan berkeliling. Mereka singgah di depan PL group. Jin Sung terlihat senang, gedung itu akan menjadi milik Oh Soo nantinya. Hee sun melihat Oh Soo dan berkomentar, Kau menjadi kaya. 
Oh Soo tak bicara, ia hanya memperhatikan gedung PL group itu.
Jin Sung berkata 7.8 juta itu hanya candaan bagi mereka. Akan mudah mendapatkan uang itu.
Hee Sun berkata, Orang bilang, orang kaya itu pelit. Aku pikir akan sulit mendapatkannya.


Myung Ho masih menelpon Nyonya Wang, masalah tes DNA nanti, dan saat itu mobil Soo dkk bertemu muka dengan monil Myung Ho. Myung Ho kesal karena jalan itu satu jalur. Sementara itu Jin Sung nggak mau kalah. Mereka berdua keluar dan sempat adu mulut. Soo keluar dari dalam mobil dan minta maaf karena mereka tak melihat tandanya.
Jin Sung tak suka Soo minta maaf dan terus mengoceh, sementara Soo melihat ada banyak CCTV disana. Saat Jin Sung hendak memukul Myung Hoo, Soo menghentikannya. Akhirnya Jin Sung masuk lagi kedalam mobil dan Soo meminta maaf lagi.
Jin Sung memundurkan mobilnya dan Myung Ho pergi. Jin Sung masih tak suka mereka harus minta maaf dan Hee sun memukul kepala Jin Sung. Hee sun berkata siapa tahu pria itu adalah eksekutif perusahaan. Bagaimana jika pria itu di sini untuk bertemu dengan anak presdir?
Oh Soo masih memandangi kepergian Myung Hoo dan berkata sebisa mungkin mereka harus menghindari pria itu.


Oh Young ada di kamarnya memandang keluar jendela saat Nyonya Wang menyiapkan tempat tidur Young. Pengacara Jang mengirim pesan pada Nyonya Wang bahwa Oh soo sudah menghubunginya dan akan datang Jumat siang.
Nyonya Wang terlihat sedang berfikir dan meninggalkan kamar Young.


Sementara itu Young masih ada di dekat jendela dan ia teringat kenangan 14 tahun lalu, saat Ibunya dan Soo meninggalkannya. Young kecil menangis memanggil ibunya dan berlari ke arah taksi yang di tumpangi ibunya dan Soo. Sedangkan soo menangis juga dan memanggil adiknya.
Young menghela nafas dan menutup jendelanya.


Di rumah, Oh Soo dengan latihan meniru tulisan Oh sementara Jin Sung bicara mengenai adik Soo yang buta, maka akan mudah bagi Oh Soo karena Young tak akan mengenalinya. Oh Soo mengatakan kejadian satu tahun lalu, ia yakin Young tidak akan mudah tertipu.
Jin Sung mengatakan itu sebabnya mereka mempersiapkan semuanya. Akan mudah karena kematian Oh tidak dipublikasikan. Dan lagi mereka sudah membuat ID palsu dan SIM palsu. Serta dokumen palsu bahwa Oh Soo bekerja di restoran italia. Hee Sun tersenyum dan memberikan selembar kertas pada Jin Sung, ada juga denah rumah keluarga Oh saat Oh Soo kecil masih tinggal di sana.
Lalu mereka melatih ingatan Oh Soo tentang keluarga Oh dan juga Hee sun mengingatkan, kalau Soo ingin uang itu, maka Soo harus baik pada adiknya Young.
Jin Sung mulai tertarik dan menceritakan bagaimana Oh Soo memikat wanita, bla bla bla. Dengan mandi di shower lah, dengan minum lah, dengan tersenyum de el el. Tapi Hee sun langsung mematahkan Jin Sung dengan mengatakan kalau gadis itu buta. HAHAHAHA. Sepertinya Jin Sung melupakan kenyataan itu. Jin Sung tersedak dan berkata sekarang ia malah berharap gadis itu tidak buta. HAHHAAHHA.


Pembicaraan mereka terputus ketika panci pemanas air berbunyi. Mereka akan makan ramen dan Jin Sung baru ingat kalau Oh Soo punya luka bakar di lengannya saat masih kecil dan adiknya pasti ingat hal itu. Oh Soo terkejut.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar