Selasa, 12 November 2013

Drama Korea That Winter The Wind Blows Episode 9 Part 2


Image Hosted by ImageShack.us
Pengacara Jang bertemu dengan seorang pria dan kaget saat pria itu mengatakan kalau Joo Moo Chul adalah pembunuh bayaran yang diincar oleh pengacara Son dan Jaksa Lee. Pria itu berkata, Ketika istri Detektif Lee jatuh sakit, dia mulai bekerja sama dengan Jo Moo Chul. Dan foto Oh Soo yang ada padamu benar-benar penjudi dari kawasan Cheongdam-dong. Ada mendiang Oh Soo yang impiannya adalah menjadi seorang koki masakan Italia. Dan Oh Soo dari PL Group memakai 7 Milyar Won uang Bos Kim.
Pengacara Jang terkejut, 7 milyar won?
Pria itu melanjutkan, Bos Kim sponsor dari mantan kekasih Oh Soo, Jin So Ra. Ada rumor bahwa Jo Moo Chul mendapat perintah dari Bos Kim untuk mengawasi Oh Soo.

Image Hosted by ImageShack.us
Lalu Joong Tae dan istrinya juga mengatakan Hee Sun memberitahu Young bahwa Soo membutuhkan uang 7.8 Milyar Won dan mendekati Young.
Pengacara Jang terkejut. Mereka juga mengatakan kalau Soo kemudian datang dan mengatakan itu tidak benar.
Pengacara Jang menarik nafas dalam. Joong Tae yakin Oh soo meminjam uang milik penjahat itu. Pengacara Jang lalu pergi dan Joong Tae mengatakan ia akan berusaha mencari fotonya bersama Oh Soo.

Image Hosted by ImageShack.us
Moo Chul menemui Jin Sung dan berkata ia kerestoran Jin Sung dan melihat punggung ayahnya sakit. Jin SUng kesal dan menyuruh Moo Chul memikirkan ayahnya saja. Moo Chul bertanya kenapa Jin Sung sangat membencinya, padahal dulu Jin Sung begitu menyukainya. Moo Chul mengajak Jin Sung bekerja sama.
Tapi Jin Sung mengatakan ia tak ingin bergaul dengan pembunuh. Jin Sung akan pergi tapi kata-kata Moo Chul menghentikan langkahnya. Moo Chul mengatakan jika bukan karena Oh Soo, dia tak akan seperti itu.
Jin Sung menatap tajam pada Moo Chul, ia meminta suatu saat mereka bertarung tanpa pisau, ia tak akan kalah. Jin Sung kemudian pergi dengan kesal sementara Moo Chul tertawa.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Mi sedang jalan dengan pakaian barunya dan akan masuk ke sebuah toko, tapi ia tidak jadi masuk karena Hee sun keluar dari toko itu. Hee Sun menyapanya dan menyuruhnya mendekat, tapi Jin Mi menolak. Hee Sun melihat pakaian Jin Mi dan bertanya dari mana Jin Mi mendapatkan uang.
Jin Mi dengan sombong berkata ia meminjam uang dari Lee Seul, tapi kemudian ia memperbaiki kalimatnya dan mengatakan ia bekerja untuk mendapatkannya.
Hee sun tertawa dan berkata kalau kerja Jin Mi hanya nongkrong di Klub Cheongdam-dong, mana mungkin ia punya waktu untuk bekerja. Kata-kata Hee Sun tepat dan Jin Mi kelihatan gugup.
Jin MI kesal karena Hee Sun menyuruhnya mendekat lagi dan mengatakan kalau Hee Sun itu lucu. Hee Sun merasa tersinggung dan mendekati Jin Mi.
Jin Mi mencoba menghindar tapi Hee Sun menangkapnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung tiba saat Hee Sun dan Jin Mi bertengkar dan saling jambak rambut. Bukannya melerai ia malah tertawa melihat keduanya saling berteriak. HAHHAHAHA.
Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung dan seseorang, aku rasa itu adalah Dong Il, mengikuti seseorang yang dikatakan Dong Il sebagai adik nyonya Wang. -Tunggu! Dong Il ini, lha? kok wajahnya nggak asing ya? aduuuuuuuuh pernah main dalam drama apa sih?!-
Dong Il mengatakan ia akan mengikuti wanita itu lagi dan meninggalkan Jin Sung.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung lalu menemui Hee Sun yang duduk di motor tak jauh dari sana. Ia mengatakan kalau Hyung-nya mulai gila. Hee Sun bertanya kenapa? karena Young?
Jin Sung kesal dan ia mendapat telpon dari Soo. Jin Sung berteriak, dimana Soo sekarang? Kenapa Soo bisa lupa dengan janjinya pada Dong Il.
Soo minta maaf ia mengatakan ada masalah yang harus ia selesaikan.
Jin Sung kecewa dan bertanya, kau terlalu sibuk memperhatikan Young, kau tidak bisa meluangkan waktumu?
Soo merasa tak enak, tapi tak ada yang bisa ia katakan, ia hanya bisa menjawab kalau untuk saat ini memang begitu. Soo menutup telponnya membuat Jin Sung mengamuk dengan kesal.

Image Hosted by ImageShack.us
Hee Sun yang sedari tadi melihat menyuruh Jin Sung berhenti saja. Malam ini mereka tak usah menunggui Myung Ho. Tapi Jin Sung mengatakan seberapa kesalnya ia, pekerjaan tetaplah pekerjaan. Ia naik ke atas motor dan menawarkan helm pada Hee Sun, apakah Hee sun mau ikut atau tidak. Hee Sun mengatakan ia akan ikut karena Jin Sung, kesetiaan Jin Sung begitu menyentuhnya.
Jin Sung tersenyum senang, ia mengatakan kalau semakin hari tampaknya Hee Sun semakin suka padanya.
Hee sun mengejek Jin Sung dengan memainkan mulutnya. Lalu mereka pergi.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo sedang diluar menunggu Young. Young datang dengan taksi. Nyonya Wang melihat mereka, nyonya Wang ada di belakang Soo, menelpon adiknya. adiknya mengaku kalau ada yang mengikutinya juga ada yang mengawasi adik bungsu mereka. Nyonya Wang meminta adiknya jangan khawatir dan ia menutup telponnya.
kemudian ia mengirim pesan pada So ra untuk bertemu.

Image Hosted by ImageShack.us
Young melewati Soo karena tak melihatnya dan Soo mengikutinya dari belakang.
Image Hosted by ImageShack.us
Myung Ho tiba di rumahnya dan Jin Sung serta Hee Sun sudah ada disana. Hee Sun bertanya, apa wanita itu akan datang. Jin Sung mengatakan ia tak tahu dan mereka harus menunggu. Jin Sung hendak turun dari motor tapi Hee sun menahannya. Ia memeluk Jin Sung dari belakang dan mengatakan untuk tetap seperti itu, karena ia kedinginan.
Jin Sung tersenyum, ia berkata aku mencintaimu. Siapa tahu kata-kata itu bisa membuatmu lebih hangat.
Hee Sun awalnya kaget, tapi kemudian ia tersenyum. Ia berkata setelah selesai membantu Oh Soo, ia mengajak Jin Sung berpacaran.
Jin Sung mengatakan kalau ia akan tinggal di desa, karena ayahnya tak akan bisa terus bekerja di restoran dengan kaki seperti itu.
Hee Sun tersenyum, ia berfikir Jin Sung tidak menyukai ayahnya. Jin Sung mengatakan bagaimanapun ia membencinya, ia tetap ayahnya. Tapi kemudian Jin Sung mengajak Hee Sun pergi bersama.
Hee Sun berkomentar ia hanya mengatakan ingin berkencan, tapi Jin Sung malah ingin tinggal bersamanya. Kau pikir aku gila mau pergi ke desa? Jelas-jelas aku seorang gadis kota. Aku tak mau ke desa.
Jin Sung tertawa dan menyuruh Hee Sun memikirkannya lagi.

Image Hosted by ImageShack.us
Hee Sun kemudian melihat wanita itu datang. Jin Sung melihatnya juga. Mereka berdua tersenyum senang melihat wanita itu datang ke rumah Myung Hoo.
Hee Sun kemudian memegang pipi Jin SUng dan menciumnya 2 kali. Jin SUng shock dengan hal itu. Hee Sun kesal dan menyuruh Jin Sung tersenyum. Hhehehheh.
Kemudian Jin Sung tersenyum dan mencium Hee Sun lagi. Ia menarik selimut dan menutupi wajah mereka berdua.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo kelihatan sangat menderita di cuekin oleh Young. Ia makan sendirian malam itu di meja makan. Karena Young sudah makan diluar dan nyonya Wang juga cuek padanya.
Image Hosted by ImageShack.us
Nyonya Wang menyiapkan teh untuk Young di kamar Young dan kaget saat nyonya Wang mengatakan ia ingin melakukan tes DNA darah dengan Soo. Kenapa tiba-tiba?
Nyonya Wang mulai bicara panjang lebar mengenai rumor dan bla bla bla. Tapi intinya ia mengatakan kalau Soo pernah ke kamar Young dan menyentuh brankasnya. Young terkejut dan bertanya apa ada yang hilang. Nyonya Wang berkata jika Soo punya tambahan waktu saat itu pasti ada yang hilang. Lagipula sejak awal ia memang meragukan Soo adalah kakak kandung Young. Jadi ia pernah melakukantes DNA secara diam-diam, meskipun hasilnya mereka adalah saudara kandung, tapi ada yang aneh dengan sampelnya. Dan mereka menyarankan melakukan tes lagi dengan sampel darah.
Tapi Young mengatakan kenangan bukan sesuatu yang bisa di karang-karang. Soo bahkan mengingat kenangan yang hanya mereka berdua yang tahu. Young mengatakan jika benar oppa ada di kamarnya ia ingin tahu motifnya.
Nyonya Wang tampak senang karena Young belum percaya seluruhnya pada Soo. Ia juga minta Young mengunci pintunya dan Young mengerti.
Nyonya Wang mengatakan kalau ia juga akan mengawasi Soo. Nyonya Wang lalu keluar dari kamar.

Image Hosted by ImageShack.us
kemudian Young mendapat telpon dari Soo Min yang bertanya dari siapa Young emndapatkan pil itu, karena pil itu biasanya digunakan untuk Eutanasia pada hewan.
Young sangat terkejut mendengarnya. Suatanya mulai bergetar. Saat itu pintu kamarnya di ketuk. Soo min memberikan penjelasan kalau itu racun mematikan, jadi tak sembarang orang bisa mendapatkannya. Ia menanyakan lagi siapa yang memberikannya.
Mata Young memerah dan hampir menangis. Pintunya di ketuk lagi jadi ia mengatakan pada Soo Min jangan memberitahu siapapun. Ia kemudian menutup telponnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo masuk ke kamar dan mendekati Young, ia bersyukur Young tidak sakit hari ini. Soo mengatakan bagaimana pun Young tetap harus ke dokter dan ia mengenal dokter terbaik di Korea. Tapi Young menolak. Soo memegang pipi Young dan mengatakan itu bukanlah migran biasa. Young segera berdiri dan menuju pintu. Ia menyuruh Soo keluar.
Soo berdiri dan mendekati Young mengatakan jika tumor otak Young kambuh, maka Young harus di operasi dengan begitu tumor dan mata Young---
Tapi Young memotong perkataan Soo dan bertanya, apa segalanya akan lebih baik setelah operasi? Kedengarannya mudah.
Soo tertawa pahit, Jadi seperti ini rasanya memiliki adik. Jika pacarku yang melakukan ini, aku pasti akan sangat marah. Tapi karena kau adikku, sifat asliku tak keluar. Berterima kasihlah pada langit bahwa kau adikku. Jika kau pacarku kau berada dalam masalah besar.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo mendekatkan wajahnya untuk mencium Young. TApi Young memalingkan wajahnya. Soo berkata, Ini hanya ciuman selamat tidur Oppa pada adiknya.
Soo kemudian mencium pipi Young dan mengucapkan selamat malam. Ia meninggalkan Young.
Setelah Soo pergi, Young segera menutup pintu dan menguncinya. Soo menghentikan langkahnya dan melihat ke arah pintu yang tertutup. Sementara Young masih di balik pintu, memegang gagang pintu dengan erat. Ia menahan kesedihannya.

Image Hosted by ImageShack.us
Pasangan mesra kita begadang semalaman di tempat yang sama. Ih, pasti dingin buanged.
Hee Sun mengatakan paling bagus makan cokelat manis setelah begadang semalaman. Jin Sung mengambil cokelatnya dan mengatakan kalau rasa manisnya bukan berasal dari cokelat, tapi karena Hee Sun bersamanya.
Jin Sung memasukkan satu cokelat ke mulutnya dan menjulurkannya pada Hee Sun, Hee Sun tersenyum melihatnya. Lalu mereka di ganggu dengan munculnya Myung Ho dan wanita itu membuat mereka fokus memotretnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young sedang sisiran di kamarnya dan mengingat apa yang dikatakan Hee sun padanya tentang Oh Soo. Lalu Young menemui Nyonya Wang dan bertanya jika Soo yang sekarang bukan Oppa-nya lalu apa yang terjadi dengan oppa kandungnya.
Nyonya Wang kaget dengan pertanyaan itu, ia ingat kalau Oh Soo satunya sudah meninggal. Nyonya Wang kemudian bertanya, Young tahu ada 2 Oh Soo bukan? Aku yakin Oppa kandungmu adalah Oh Soo yang satunya.
Young mengatakan jika mereka menemukan Oh Soo satunya, maka kebenaran akan terungkap.
Tapi nyonya Wang tetap menyarankan tes DNA. Young mengatakan tes DNA akan merugikan perusahaan, jika ada cara yang lebih mudah mengapa mereka harus mengambil resiko?
Young kesal dan kembali ke kamarnya. Nyonya Wang menghela nafas, tak tahu bagaimana cara mengatakan yang sebenarnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Nyonya Wang kembali sibuk dengan dokumennya dan menemukan ada yang aneh. Ia kemudian menelpon pengacara Jang menanyakan tentang merger dengan akuisi perusahaan Hyun Soo.
Pengacara Jang berkata ia baru mendengarnya dari para pemegang saham. Ia menemui mereka setelah rapat. Pengacra Jang menutup telpon lalu ia menelpon seseorang, menyuruhnya melakukan tes sidik jari.

Image Hosted by ImageShack.us
Young membongkar tasnya dan menemukan apa yang ia cari. Kartu nama pemberian Myung Ho, milik Moo Chul.
Soo akan pergi kesuatu tempat dan melihat sebuha taksi parkir dekat mobilnya. Young lalu keluar dari rumah dan Soo mendekatinya. Soo memegang tangan Young dan Young menepisnya seperti di episode kedua. Young minta maaf seharusnya ia tidak mengayunkan tongkatnya, tapi ia terlalu sensitif sekarang.
Sopir taksi bertanya apa Young akan pergi. Young meminta sopir taksi menuntunnya karena ia buta. Tapi Soo menahannya dan bertanya kenapa Young seperti itu, kalau Young marah maka katakan alasannya! Kau tahu aku akan segera pergi. Kenapa kita memainkan permainan ini disaat waktu kita sudah tak lama lagi?
Young mengatakan ia mengerti dan mengajak Soo bicara lain waktu karena ia harus menemui seseorang sekarang. Young kemudian di tuntun naik ke dalam taksi sementara Soo masuk ke mobilnya dan pergi dengan kesal.

Image Hosted by ImageShack.us
Young meminta sopir taksi mengetikkan nomer yang tertera dalam kartu nama itu. Young kemudian menelpon Joo Moo Chul dan mengajaknya bertemu untuk menanyakan tentang Oh Soo penjudi Cheongdam-dong.
Moo Chul senang mendengarnya dan mengatakan ia baru saja akan membicarakan Oh Soo. Tapi ia sangat sibuk dan meminta Young datang ke klub. Young mengerti, ia akan datang ke alamat yang tertera di kartu nama.
Moo Chul tampak senang dan menyadari sesuatu. Ia membuka dompetnya dan melihat ia punya 2 kartu nama. Ia lupa dulu ia memberikan kartu nama yang mana. HAHHAHAHA.

Image Hosted by ImageShack.us
Sopir taksi menurunkan Young di sebuah jalan karena itu jalur searah dan ia tak bisa mengantar Young kesana. Young sendirian dan mencoba berjalan. Untung ada seorang anak SMA yang membantunya. Tapi tempat yang dituju Young sudah bangkrut. akhirnya ia menyuruh anak itu menelpon nomer panggilan terakhirnya dan anak itu mengatakan tempat pertemuan bukan disana melainkan di Klub Black Jack di ApGujeong.
Anak SMA itu menawarkan akan memanggil taksi. Tapi Young mengatakan ia akan berjalan saja jika memang memungkinkan untuk berjalan. akhirnya anak itu menunjukkan arahnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Hee Sun, Jin Sung dan Soo bertemu. Mereka melihat foto Myung Ho dan wanita itu. Jin Sung menyuruh Soo cepat mengancam Myung Ho dan akhiri semuanya sekarang. Tapi kemudian Soo mendapat telpon, Dari Mi Ra yang mengatakan Young bersikap aneh. Karena teman mereka Soo Min menelpon dan mengatakan Young memiliki pil Eutanasia.
Soo terkejut mendengarnya.
Hee Sun heran melihat sikap Soo.
Lalu Soo mendapat pesan dari Moo Chul yang mengatakan akan bertemu adik palsu Soo di klum Apgujeong.
Soo makin terkejut. Ia berfikir dan berdiri dengan panik. Ia segera pergi meninggalkan Jin sung dan hee sun yang heran.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo melaju dengan mobilnya dan terlihat khawatir. Young berjalan menuju klub Black Jack.
Image Hosted by ImageShack.us
Young menuruni tangga dan bertemu beberapa orang yang mempromosikan klubnya. Salah seorang pria sadar Young buta dan mengajak Young ke klub mereka. Tapi Young menanyakan alamat klub black Jack. 2 pemuda datang dan pria itu memberitanda kalau Young buta. 2 pria itu membawa Young dan mengatakan akan mengantarnya ke klub Black Jack. 2 pria lainnya mengatakan kalau Black Jack ramai malam ini dan membuat Young mengikuti 2 pria lainnya. Mereka berempat mengerjai Young.
Image Hosted by ImageShack.us
Soo ada di sekitar sana. Panik. Ia menelpon Young. Tapi Young tidak mengangkatnya. Ia juga tidak melihat Young karena Young ada di bagian atas jembatan.
Image Hosted by ImageShack.us
4 pria itu membawa Young ke basement kayaknya. Mereka ingin merebut tas Young tapi mendengar suara ponsel Young yang berbunyi Oppa menelpon. Young berteriak meminta mereka mengembalikan ponselnya. mereka boleh mengambil semuanya tapi kembalikan ponselnya.
Image Hosted by ImageShack.us
Salah seorang dari mereka menyekap Young.
Lalu tiba-tiba Soo datang, ia mengambil botol dan memukul kepala pria yang membekap Young. Ia terlihat sangat marah. Tangannya berdarah. Ia memegang kepala pria itu dan menyeretnya didinding. 3 pria yang lain ketakutan dan kabur.

Image Hosted by ImageShack.us
Young yang masih shock, menunduk, ia meraba lantai untuk mencari ponselnya, ia menemukan botol kecil itu dan menggenggamnya. Ia mencari ponselnya lagi dan menemukan tasnya. Soo mendekatinya dan menggenggam tangannya sambil memanggil nama Young.
Young menepisnya. Young berdiri dan melangkah pergi. Soo menghalanginya dan Young menamparnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young menangis dan berkata pada Soo, pasti sangat mudah. membodohi gadis buta. Pastinya mudah bagimu.
Soo akan memeluk Young, tapi Young mendorongnya. Soo terluka. Young menangis ,Pil eutanasia?
Young terjatuh lemas. Ia menangis.
Young : Kenapa kau tak bisa membunuhku? Kenapa kau tak bisa membunuhku? Disaat mudah melakukannya. Disaat aku tak bisa berbuat apa-apa. Kenapa kau tak bisa membunuhku? Kenapa?
Young berteriak sambil menangis.
Oh soo sangat terluka. Ia menangis.

Image Hosted by ImageShack.us

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar