Selasa, 12 November 2013

Drama Korea That Winter, The Wind Blows Episode 4 part 1


 photo w4-1.jpg
Oh Soo masih di ruangan bawah tanah sambil melihat-lihat isi ruangan. Ia melihat lonceng milik Young yang ada di meja, saat akan menyentuhnya, ia mendengar suara pintu terbuka, pertanda ada yang masuk. Young menuruni tangga saat Oh Soo panik dan bersembunyi. Young mengambil loncengnya dan menyadari ada seseorang di ruangan itu, Young bertanya, siapa yang ada di ruangan ini?
Tapi Oh Soo tak menjawab. Oh Soo diam saja. Young menyimpulkan itu hanya perasaannya saja dan melangkah pergi. Saat Oh Soo akan kluar terdengan bunyi dan Young berbalik lagi. Oh Soo terdiam sementara Young mencoba mendengar lebih jelas. Lalu tiba-tiba terdengar suara kucing mengeong dan Young merasa kalau kucing itulah yang membuat suara. Young keluar.

 photo w4-2.jpg
Di rumah sakit, dokter mengatakan pada Myung Ho kalau tes DNA menunjukkan mereka bersaudara 99%. Myung Ho sangat kesal dan melemparkan hasil tes itu. Doketr mengatakan lagi kalau ada hal yang aneh.
Sementara itu Oh Soo terkurung di dalam rumah kaca.

 photo w4-3.jpg
Jin Sung mendapat masalah di kantor polisi. Ia terlihat marah pada 2 orang dan mengatakan kalau mereka berdualah yang menabrak ayahnya di penyeberangan. Ia mengatakan mereka memberikan keterangan palsu, karena ayahnya adalah orang yang jujur. Tapi 2 orang itu mengejek, kaki ayah Jin Sung cacat, tak mungkin bisa mengendarai motor. Wajah Jin Sung langsung merah, ia marah dan mulai berteriak akan memukuli mereka, dan para polisi mencoba menahannya. Ayah Jin Sung juga ada di sana (kakek Kang San, wkwkkwkw). Lalu ibu dan adik Jin sung datang mengatakan mereka sudah membawa uangnya. Jin Sung makin kesal karena ternyata mereka meminta tebusan bahkan memanggil ibunya. Jin Sung kembali emosi dan ingin memukuli mereka.
 photo w4-4.jpg
Di saat itu pula, Oh Soo mencoba menghubungi Jin Sung. Tapi tentu saja Jin Sung tidak mengangkatnya. Lalu ia menghubungi Hee Sun, dan tidak di angkat juga. Oh Soo masih di ruangan bawah tanah sambil menonton video Oh Young. Ia kemudian mengirim sms. Lalu video memperlihatkan Oh Young kecil setelah di operasi yang merekam dirinya sendiri mengadu pada ibunya betapa ia membenci nyonya Wang. Sambil menangis memarahi sekretaris Wang. Ia mengadu pada ibunya kalau di Jepang, Nyonya Wang tidak membawanya ke rumah sakit, dan ia di suruh berbohong pada ayahnya. Tapi saat ia mengatakan pada ayahnya, ayahnya tak percaya karena ia tak bisa melihat. Sebenarnya aku bisa melihat sedikit. Aku pikir sekretaris Wang akan menyembuhkan mataku jika aku berbohong pada ayah bahwa aku tidak bisa melihat. Aku berbohong tapi dia tidak mau menyembuhkan mataku. Dan dia selalu berbohong bahwa aku ada di rumah sakit. Ibu, sebelum aku benar-benar tidak bisa melihat, kembalilah. Kembali ke rumah dan lihat aku!
Oh Young kecil menangis dalam video sementara Oh Soo memperhatikan dengan banyak pikiran di otaknya. Kemudian ia di kagetkan oleh telpon masuk ke Handphone-nya.

 photo w4-5.jpg
Dan Hee Sun sudah ada di pintu pagar rumah keluarga Oh.
 photo w4-6.jpg
Menunggu Hee Sun, Oh Soo melihat-lihat lagi foto yang ada di dinding. Ia mengambil sebuah foto dan ingat sebelumnya ia bertemu dengan seseorang bernama Jong Tae yang mengaku sebagai mentor Oh.
Kemudian matanya lebih meneliti lagi pada foto itu dan merasakan ada keanehan, ia melihat luka Oh kecil dan ingat luka Oh besar di lengannya. Dan ia merasa ada yang aneh (apa ya? aku juga kurang tau, apa mungkin lukanya beda? ).

 photo w4-7.jpg
Lalu ia dikagetkan dengan kehadiran Hee Sun yang memang sengaja mengagetkannya. Hee Sun berkata kalau kucinya sudah tua, ia bahkan membukanya hanya dengan tangan kosong. Hee Sun yang tadi mengambil foto dari tangan Oh melihatnya dan menyadari apa yang membuat Soo terkejut, lukanya di tangan kiri?
Hee Sun juga kaget, tapi ia membuatnya menjadi santai dan merobek foto itu. Ia menyimpannya di sakunya dan mengatakan kalau semuanya selesai.
Oh Soo menanyakan tes DNA dan Hee Sun menjawab dengan bangga, tentu saja berhasil, meskipun hampir gagal.

 photo w4-9.jpg
Kita Flashback ke kejadian di rumah sakit, saat Eun JI eh Hee Sun menabrak Myung Ho. Hee Sun mengatakan kalau ia hampir gagal dan pertama kali dalam hidupnya ia ingin mati. Rupanya, setelah mereka tukaran amplop itu, Myung Ho memeriksa amplopnya dan isinya adalah kaset, sejak awal, Myung Ho salah ambil amplop di mobilnya. Dan Jin Sung memanggil Hee Sun, mereka cepat-cepat ke mobil Myung Ho, membukanya dan menukar isinya. Tentu saja Myung Ho tidak sadar, saat dia kembali, amplop yang diambil isinya sudah tertukar.
(btw kok mobilnya nggak ada alarm ya, hahhahaha).

 photo w4-10.jpg
Hee sun tersenyum puas dan Oh Soo membelai rambut Hee Sun dengan gemas, hehehheh. Lalu Hee Sun melihat sekitar dan melihat gambar Young kecil menangis yang di pause. Sementara Oh Soo membereskan video dll, Hee sun bertanya, apa kau menonton itu selama kau disini?
Saat ia bertanya Hee Sun mengambil 2 buah foto kaktus di dinding.

 photo w4-11.jpg
Oh Soo tak mendengarkan. Saat akan keluar, Hee Sun menahannya dan berkata Jin Sung mengatakan kalau gadis itu cantik. Meskipun dia secantik kakakku, kau tidak melihatnya sebagai seorang wanita bukan? Berhati-hatilah, aku akan mengawasimu.
Dengan gaya cute-nya Hee sun mengingatkan Oh Soo. Dan Oh Soo hanya tersenyum melihatnya. Sebelum pergi Oh soo memperhatikan foto Oh dan Young kecil.
(suer, adegan ini ekspresi Hee Sun kok cute banged yak??? HHAHHAHAH).

 photo w4-12.jpg
Pagi harinya, Oh Soo di kamar Young memasang lonceng di jendela (kayak lonceng summer yang sering di drama jepang lho, kalau angin bertiup dia bunyi).
Nyonya Wang melihatnya. Sementara itu Oh Soo memanggil Young untuk memperlihatkannya, tapi Young di kamar mandi sedang kesakitan. Karena Young tak menjawab, Oh Soo pergi melihatnya. Sementara Young mengunci pintu kamar mandi. Oh Soo khawatir dan mengetuk pintu. Young membuka pintu dan bertanya ada apa. Oh soo berkata karena Young tidak menjawab makanya ia khawatir ada sesuatu terjadi. Dengan dinginnya Young menjawab, bukankah kau berharap sesuatu terjadi?
Young berjalan menuju tempat duduk dan Oh Soo memperhatikannya.

 photo w4-13.jpg
Young duduk sambil membaca dengan huruf braile. Soo mendekatinya dan berkata ia mendengar suara mengerang di kamar mandi, apa Young sakit?
Young menyuruhnya keluar dan berkata, kau mengkhawatirkanku atau kau berharap aku sakit?
Oh Soo merasa tersinggung. Young berkata, hari itu saat aku mengatakan aku akan meninggalkan asetku untukmu jika aku mati, apa kau berpikir dua kali tentang itu? Ketika mataku benar-benar sakit, Ketika aku menderita tumor otak, aku mengabaikanku. Dan sekarang ketika aku mengatakan aku baik-baik saja, kenapa kau terus bertanya seolah-olah kau mengharapkan sesuatu terjadi padaku?!
Young berteriak keras sambil mengatakan itu. Tapi ia juga menangis.

 photo w4-14.jpg
Oh Soo melihatnya dengan penuh arti. Ia lalu membunyikan bel itu.
Soo : Bunyi lonceng. Tak ada alasan khusus, hanya bunyi lonceng. Kita akan hidup bersama selama 2 bulan, setelah aku pergi, aku pikir lonceng akan tetap berbunyi.
Oh Soo ingin melanjutkan kata-katanya, tapi sepertinya ia merasa Oh Young tak akan mendengarkannya, akhirnya Oh Soo memutuskan keluar dari kamar Oh Young. Oh Young menggigit bibirnya, entah itu menahan sakit, menangis karena sedih atau menahan perasaannya.

 photo w4-16.jpg
Oh Soo keluar rumah dan terkejut melihat Hee Su ada di sana dengan gerobak bunganya. Sementara Nyonya Wang melihatnya dan memanggil ajumma kenapa membiarkan orang asing masuk. Ajumma mengatakan kalau gadis itu mengatakan Oh Soo sudah memberinya izin. Oh Soo tentu saja kaget karena dia tidak tahu menahu soal hal itu.
Hee sun tanpa rasa gugup sedikitpun memperkenalkan diri sebagai Moon Hee Sun dan mengatakan kalau dirinya sudah sebagai adik bagi Oh Soo. Hee Sun tak lupa mengedipkan mata pada Oh Soo yang masih shock, anggap saja begitu. HAHHAHHAHA.
Nyonya Wang berkata harusnya Oh soo mendiskusikannya dulu dengannya.
Tapi OH Soo tanpa melihat wajah Nyonya Wang mengatakan kalau ini adalah keinginan Young. Jika nyonya Wang merasa tidak nyaman, maka hentikan saja.
Oh Young mulai membantu Hee Sun sementara nyonya Wang melihat Young yang ada di jendela dan segera pergi.

 photo w4-15.jpg
Setelah nyonya Wang pergi, Oh Soo memarahi Hee Sun. Apa yang sebenarnya kau lakukan?!
hee Sun tak peduli dan melihat Young, ia bertanya pada Young dengan setengah berteriak, apa kau ingin menanamnya bersama-sama?
Young tak menjawab sementara Hee Sun berbisik pada Oh Soo, kalau ia ingin berteman dengan Young. Hhehehhehe.
Soo beneran terlihat khawatir.

 photo w4-18.jpg
Jin Sung ikutan membantu dan memarahi Hee Sun, ia mengatakan Hee Sun stupid, psycho, pervert. Wkkwkkwkw. Aku hampir kehilangan akal sehatku kemarin gara-gara ayahku, sekarang aku memancingku lagi? KAu ingin melihatku mati menderita?
Jin Sung masih ingin melanjutkan kata-katanya saat ia mulai batuk-batuk karena ternyata Young sudah berjalan di hadapan mereka.
Hee Sun mencoba bersikap ramah dan menyapanya, tapi Young tidak membalas. Membuat Hee Sun sedikit bingung.

 photo w4-19.jpg
Oh Soo ada di rumah kaca sedang menanam bunga dan ia mendengar suara pintu terbuka dan melihat Young. Ia berkata pada Young, diam. tutup mulutmu. Jangan katakan apapun. Kecuali jika kau ingin melihat kesabaranku. Aku akan memperjelasnya, tempan ini bukan hanya milikmu. Ini adalah tempat ibu dan tempat ibu adalah milikku juga. Aku juga tak tahu tentang apapun, tapi kita membagi kisah dengannya.
Young kemudian mulai bicara, aku ingin masuk.
Oh Soo diam saja, ia hanya menatap Young. Suara Young mulai bergetar dan mengatakan ia ingin masuk.

 photo w4-20.jpg
Young mulai masuk menggunakan tongkatnya. Tapi kemudian ia tersandung sapu pembersih dan hampir terjatuh, tapi Oh Soo menolongnya. Hee Sun dan Jin Sung mendengar suara gaduh dan mengintip.
Oh Soo mengatakan pada Young, kau seharusnya meminta tolong. Ia menyuruh Young mengatakan, tolong aku.
Young mengatakannya dan Oh Soo tersenyum, Ok, aku akan menolongmu.
Soo kemudian menggendong Young dan menaruhnya di tempat duduk.

 photo w4-21.jpg
Duo yang lagi mengintip serius menyaksikan hal itu. Jin Sung bicara, kau cemburu, psycho?
Hee Sun tersinggung dan memandang Jin Sung dengan kesal. Tapi kemudian memperhatikan duo yang lainnya :D
Jin Sung berkata kalau Hee Sun itu adalah pasangannya.
Hee Sun kesal dan tak mendengarkan apa yang dikatakan Jin Sung, atau mungkin mendengarkan, ia masuk ke rumah kaca mendekati Oxygen Couple, diikuti JIn Sung.

 photo w4-22.jpg
Oh Soo mengatakan pada Young kalau banyak benda di sana dan ia minta Young duduk saja. Oh Young bicara, aku tahu jika kau datang kau akan menjaga tempat ini.
Oh Soo membenarkan kata-kata Young, ia ingin Young tidak memanggilnya 'kamu' tapi 'oppa'.
Oh Young tidak mengatakannya.
Ia meraba bunga yang ada di sampingnya dan menemukan yang ia kenali. Bukan bunga sih, lebih seperti daun yang tebal. Young mengatakan kalau itu adalah lamb's ear. Telinga biri-biri. Dan wajah Young kelihatan senang. Oh Soo melihat ke arah bunga itu. Young berkata, Ibu menggodanya dengan bunga itu, dan mengatakan kalau telingaku mirip dengan itu. Aku mengatakan padanya kalau telingaku lebih cantik dan menangis. Bagaimana kau bisa ingat?

 photo w4-23.jpg
Oh Soo melihat ke arah Hee Sun dan Hee Sun memperlihatkan foto bunga itu. Oh Soo menjawab, bagaimana aku bisa lupa?
Kemudian Soo memandang Jin Sung dan memberi petunjuk.
Oh Soo mengerti dan mulai bicara, hal yang kau suruh aku untuk membelinya --
Young memotong, tidak mudah membelinya di hari seperti ini bukan?
Oh Soo bingung dan memandang Jin Sung lagi, sementara Jin sung sibuk memberi petunjuk. Oh Soo berkata, tidak mudah membelinya. Lupakan saja itu untuk sekarang, haruskah kita menanam bunga? Seperti yang kita lakukan sebelumnya?
Oh Young tersenyum dan mengiyakan. Oh Soo menggendong Young lagi dan Hee Sun kelihatan tidak suka.

 photo w4-24.jpg
Oh Soo dan Oh Young mulai menanam bunga berdua. Oh Soo yang menunjukkan / mengarahkan tangan Young untuk bekerja, sesekali Oh Soo juga menggodanya. Mereka lebih terlihat akrab dan gembira dari sebelumnya. Setelah selesai menanam bunga, waktunya menyirami tanaman. Oh Young sedang menyirami dan Soo ingin membantunya, tapi airnya tidak menyala. Ia minta Hee Sun mengeceknya. Oh Soo tersenyum dan mengatakan mungkin sedang rusak. Saat Oh Soo memeriksanya dan mengarahkan ke wajahnya, Hee Sun yang ternyata tadi menahan airnya, melepaskannya sehingga Oh Soo tersiram air.
 photo w4-25.jpg
Jin Sung mulai menyirami mereka dan Hee Sun juga. Oh Soo melindungi Young dan membalas Jin Sung & Hee Sun. Keempatnya terlihat sangat berbahagia, terutama bagi Young yang jarang tersenyum. Rupanya adegan itu dilihat oleh nyonya Wang. Aku bisa melihat ia tersenyum, sedikit.
 photo w4-26.jpg
Setelah capek bercanda, keempatnya duduk dan minum teh. Soo mengambilkan teh untuk Young. Soo menyarankan Young untuk ganti baju, tapi Young menolak. Jin Sung garu-garuk kepala melihat Young dan Soo. Sementara Hee Sun kelihatan kesal, ia berdiri dan mengatakan kalau bajunya juga basah.
Soo tidak mendengarkan Hee Sun, ia hanya menatap Young yang akan minum teh, menyuruhnya meniup dan meminumnya sedikit demi sedikit.
Jin Sung berbisik pada Hee Sun sambil tersenyum, dia tidak mendengarkanmu sekarang.
Hee Sun kesal, dan meninggalkan mereka.

 photo w4-28.jpg
Hee Sun menuju pintu rahasia itu dan berkata kalau itu terlihat seperti pintu. Oh Soo yang melihatnya terkejut dan batuk-batik sementara Jin sung tak mengerti. Young juga kelihatan kaget. Oh Soo berkata itu hanya dinding dan Hee Sun melihatnya sambil tersenyum puas. Hee Sun kembali mendekati mereka dan bicara informal pada Young, ia bertanya siapa nama Young dan Hee sun memperkenalkan dirinya, Moon Hee Sun, 23 tahun.
Jin Sung mencoba menghentikan Hee Sun. Tapi Hee Sun terus berbicara, kau tidak melihatku karena aku seorang florist tanpa pendidikan bukan?
Oh Soo melihatnya dengan kesal dan memperingatkan Hee Sun. Jin Sung juga mulai bersuara. Oh Soo berkata kalau Young bukan teman Hee Sun, tapi unni Hee sun.
Hee Sun tidak suka memanggilnya Unni. Hee Sun berkata satu-satunya kakaknya adalah Moon Hee Joo, mantan Soo.
Young tersenyum dan bertanya, kau terdengar seperti gadis yang ceria. Apa kau (Soo) berkencan dengan kakaknya?
Oh Soo kalang kabut dan mengalihkan pembicaraan mengajak Young kembali ke kamar karena mulai kedinginan.

 photo w4-30.jpg
Saat akan pergi, Hee Sun mulai bicara lagi, kakakku meninggal. Ketika kakakku meninggal, kakakmu Oh Soo menangis seperti seorang bayi.
Oh Soo dan Oh Young berhenti. Oh Soo kelihatan kesal.
Jin Sung memegang tangan Hee Sun untuk menghentikannya. Hee Sun melepaskannya dan menuju Oh Soo, menarik tangannya, dan memasang wajah sedih. Ia berbisik, aku seorang teman atau musuh?
Oh Soo terlihat kesal. Hee Sun tidak memperdulikannya dan mengajak Young bicara, mengajak Young berteman. Bahkan meminta nomer telponnya.
Young mengiyakan. Jin Sung kesal setengah mati sambil memukul-mukul dadanya. Sementara Hee Sun tersenyum senang menunjukkan wajah menang di hadapan Oh Soo. Oh Soo hanya menghela nafas kesal menahan amarahnya. Sementara Jin Sung yang aku kira akan menarik Hee Sun pergi, malah melewati mereka dan pergi sendiri dengan wajah kesal.

 photo w4-31.jpg
Nyonya Wang bertemu dengan Myung Ho dan melihat hasil tes DNA. Ia bertanya apa yang aneh dari itu. Myung Ho sedang melihat sesuatu, yaitu tulisan tangan Oh asli dan tulisan di catatan Oh Soo. Myung Ho mengatakan kalau sikat gigi yang digunakan untuk test DNA telah digunakan terlalu lama. Sekitar 10 bulan yang lalu. Tidak ada kerusakan dalam DNA, tapi sikat giginya sudah lama tidak di pakai.
Nyonya Wang kurang mengerti maksudnya. Myung Ho berkata kalau mereka harus mencari tahu hal itu. Myung Ho mengatakan kemungkinannya tapi nyonya Wang mengatakan Oh Soo tak akan mengizinkan hal itu.
Lalu Myung Ho bertanya lagi, bagaimana jika ia melihat Oh Soo menulis surat. Sangat aneh jika seorang pria memiliki nama yang sama.

 photo w4-32.jpg
kemudian ada pertemuan bisnis antara nyonya Jang dengan seseorang, yang ternyata JIN SO RA!!! OMG!
So Ra menerima proyek dari PL Group. So Ra mengatakan ia senang menerima pekerjaan itu makanya ia meninggalkan filming-nya di US.
So Ra kemudian juga menyapa Myung Ho. Entah aku saja yang berfikir terlalu jauh atau tidak, aku merasa semua mata yang ada di sana cukup waspada. Mereka saling melirik waspada, ada apa gerangan?
So Ra menghentikan percakapan untuk melihat pesan di ponselnya. Ia terkejut, ada pesan dengan gambar Oh Soo disana. So Ra terlihat terkejut dan Nyonya Wang bertanya ada apa? So Ra mengatakan bukan apa-apa, ia melihat ponselnya lagi dan membaca pesannya, itu dari Moo Chul yang mengatakan ia tahu di mana Oh Soo berada. Apa kau tak ingin melihatnya?

 photo w4-35.jpg
Oh Young sedang makan malam bersama pengacar Jang. Mereka membicarakan tentang 'apapun penyebabnya'. Oh Young mengiayakan. Oh Young mengatakan jika ia mati maka pengacar Jang boleh membagi asetnya untuk pusat komunitas dan Oh Soo. Ia juga mengatakan akan menyisihkan untuk nyonya Wang.
Pengacar Jang sedikit khawatir dan bertanya, kenapa buru-buru sekali. Young terllau muda untuk mengkhawatirkan soal warisan. Dan lagi Young belum percaya sepenuhnya pada Oh Soo.
Oh Young tersenyum, jika aku mati, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi bukan? Anggap saja ini tes untuk Oh Soo.

 photo w4-34.jpg
Pengacara Jang mulai khawatir. Ia bertanya apa Young merasa sakit. Dengan cepat Young menjawab kalau ia baik-baik saja.
Kemudian Young bertanya lagi, kenapa pengacara Jang tidak menyatakan perasaannya pada nyonya Wang?
Pengacra Jang terkejut. AKU JUGA! WKKWKWKKW.
Young mengatakan ketika mata tidak bisa melihat, maka kemampuan lain akan muncul. Dan ia tahu pengacara Jang menyukainya. Tapi pengacara Jang menyangkal hal itu, karena kedekatannya dan ayah Young. Tapi kelihatan memang kalau pengacara Jang menyukainya karena ia bertanya dengan khawatir, kau tidak mengatakan hal itu pada nyonya Wang bukan? Young tertawa mendengar hal itu dan mereka melanjutkan makannya.

 photo w4-36.jpg
Jin So Ra menelpon Moo Chul dengan wajah khawatir. Moo Chul tersenyum melihat ponselnya dan tidak mengangkatnya. Ia malah berfikir bagaimana cara memanfaatkan So Ra.
 photo w4-37.jpg
Sementara itu Jin Sung dan Oh Soo sedang dalam perjalanan pulang dan mereka membicarakan masalah gantungan kunci. Mi Ra berlari menghampiri mereka dan bertanya ada apa dengan Young, seharusnya ia pergi ke pesta di cafe Joong Tae, tapi tiba-tiba ia tak mau pergi. Dan jika Young tak pergi maka ia tak bisa pergi. Mi Ra kemudian membujuk Soo agar mau membujuk Young ke pesta. Tapi wajah Oh Soo terlihat bingung dan Mi Ra bertanya, apa kau tak mau karena kau tak akur dengan Joong Tae?
Mi Ra terlihat kesal dan meninggalkan Soo yang masih kebingungan.

 photo w4-38.jpg
Jin Sung terlihat khawatir. Ia mengatakan Soo tidak boleh bersama dengan pemilik Cafe itu / Joong Tae. Karena Oh kecil terlihat dekat dengan pemilik cafe itu. Jin Sung menyuruh Soo jangan pergi. Soo masih berfikir apa yang harus ia lakukan. Sementara Jin Sung terus bicara betapa dekatnya pria itu dengan Oh dan pria itu akan mengetahui luka si tangan Soo palsu, karena ada di sisi kanan.
Tapi Oh Soo berfikir lain, ia akan pergi karena ia tak bisa menghindari pria itu terus menerus karena mereka tetangga. Soo yakin pria itu tak akan mengingatnya, itu 20 tahun yang lalu. Ia yakin ini adalah kesempatan terakhirnya untuk memecahkan teka-teki Young. JIka tidak bisa juga, maka ia benar-benar harus cepat dekat dengan Young. Yang paling penting adalah dekat dengan Young.
Jin Sung mengangguk tanda setuju. Oh Soo yakin dan menyuruh JIn Sung mengatakan pada Mi Ra kalau ia akan pergi ke pesta.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar