Selasa, 12 November 2013

Drama Korea That Winter, The Wind Blows Episode 3 Part 2



 photo w3-28.jpg
Pagi harinya Young dan Mi Ra olahraga bersama. Soo mengikuti mereka dari belakang. Nyonya Wang melihat hal itu dan curiga. Di dekat jalan Mu Chul sudah ada di sana memperhatikan Young. Soo berhenti dan bicara padanya. Mu Chul bertanya kenapa Soo belum membunuh Young, bukankah jika adik mati maka warisan akan jatuh ke tangan kakaknya? Atau karena Soo menganggap Young sebagai wanita?
Soo mengatakan kalau Young mati, maka akan dilakukan investigasi, maka ia akan tertangkap.
Mu Chul tersenyum, ia tahu kalau Soo pintar, bahkan sudah memikirkan berbagai kemungkinan seperti itu.
Soo berkata bahkan saat Hee Joo mati, ia makan, tidur dan bernafas, ia juga hidup dengan baik. Senyum Mu Chul langsung berubah.
Soo kemudian melanjutkan lari paginya.

 photo w3-29.jpg
Di rumah, nyonya Wang masuk ke kamar Oh Soo dan mencari sesuatu. Ia membuka dompet Oh soo dan melihat sim dan ID card.

 photo w3-30.jpg
Mu Chul melaju dengan mobilnya dan melewati Mi Ra & Young. Mu Chul marah-marah karena mereka menghalangi jalan. Mi Ra kesal, jalanan begitu luas, kenapa mereka yang disalahkan. Young minta maaf dan mengatakan kalau ia buta. Mu Chul mengerti, wanita buta yang tak bisa melihat apa-apa. Agasshi, dunia ini megerikan, berhati-hatilah.
Mu Chul mengedip ke arah Oh Soo dan ia melaju dengan mobilnya. Mereka melanjutkan lari paginya.

 photo w3-31.jpg
Nyonya Wang masih membongkar lemari Oh Soo. Ia mecari tulisan tangan Oh Soo untuk mencocokkannya dengan tulisan di surat Oh Soo asli. Mirip. Lalu tiba-tiba Oh Soo masuk ke kamarnya dan nyonya Wang segera menutup lemari. Oh Soo terkejut nyonya Wang ada di kamarnya.
Nyonya Wang membuat alasan ia kekamar untuk mengambil pakaian Soo yang akan dicuci.

 photo w3-32.jpg
Seperginya Nyonya Wang, Oh soo mendapat pesan video di ponselnya, yang memperlihatkan nyonya Wang membongkar lemarinya dan mencocokkan tulisan. Soo membuka lemari dan mengambil note nya dan ingat bagaimana ia dulu belajar menulis tulisan yang sama dengan Oh. (WOW, BTW yang ngirim video itu siapa? CCTV yang dipasang Soo?).

 photo w3-33.jpg
Sarapan pagi dimeja makan minus Oh Soo. Jin Sung masih penasaran dan bertanya, aku sangat penasaran, kau benar-benar tak bisa melihat apapun? apapun? semuanya? Soalnya ada beberapa orang yang bisa melihat sedikit saja.
Nyonya wang menjawab kalau Young buta total. Tak bisa melihat apapun.
Young memperhatikan nona Wang dan memang kita bisa melihat kalau Young bukan buta total, ia sedikit bisa melihat walaupun tak jelas.
Tapi Jin Sung masih penasaran dan bertanya lagi dan lagi. Nyonya wang menyuruh Jin Sung berhenti, ia merasa terganggu.

 photo w3-34.jpg
Oh Soo muncul dengan tas-nya dan berkata ia juga merasa terganggu dengan sikap Nyonya Wang. Soo bertanya apa yang dicari nyonya Wang di kamarnya. Soo mengeluarkan barang-barangnya seperti passport, dompet, artikel ayahnya, dll dihadapan Nyonya Wang. Ia ingin bicara dengan nyonya Wang berdua.
Young yang mendengarnya tersenyum.

 photo w3-35.jpg
Soo dan Nyonya Wang bicara berdua. Nyonya Wang berkata ia juga tidak bisa mempercayai Soo. Saat Young kehilangan penglihatannya ia juga merasa sedih. Dulu Young anak yang manis dan punya banyak teman, tapi sejak ia buta semuanya berubah. Nyonya wang mengatakan kalau Young dari keluarga kaya, dan teman-temannya mulai macam-macam, awalnya hanya boneka, kemudian tas, cincin, kalung, ia bahkan minum bersama temannya.
Oh Soo bertanya apa salahnya dengan minum. Nyonya Wang berkata kalau Young buta. Oh Soo mengatakan, meskipun buta, Young seharusnya tidak dikurung di rumah dan dilarang melakukan apapun. Ia merasa khawatir dengan Young jadi ia akan ada disisi Young dan menjaganya. Soo mengatakan ia akan mengajak Young keluar. Tapi Nyonya Wang  tetap melarangnya. Nyonya Wang pergi dan mendapatkan telpon dari Myung Hoo tentang tes DNA.

 photo w3-36.jpg
Sementara Soo menelpon uri Hee sun yang mengikuti mobil Myung Soo dari belakang. Hee Sun berkata ia menunggui hotel Myung Soo semalaman. Hee sun bertanya dimana Jin SUng. Soo sudah menyuruh Jin sung siaga 24 jam di rumah sakit dekat perusahaan. Hee Sun memuji otak Soo.
Oh Soo akan pergi saat seseorang memanggilnya, kayaknya itu manager Shin deh. Tapi ia mengatakan namanya, namanya Joong Tae. Ia bilang kalau dirinya sudah lama tak melihat Soo sejak kecil dan dulu ia adalah tuan Soo. Soo tak mengerti.

 photo w3-37.jpg
Sementara itu Pengacara Park terkejut karena Young memutuskan menulis sesuatu. Young ingin menjadikan Oh Soo sebagai penjaganya. Tapi Nyonya Wang masuk dan menolaknya. Ia sudah menjaga Young selama 21 tahun, padahal sejak dulu ia sudah menganggap Young anaknya, tapi Young sama sekali tidak menganggapnya. Mereka sempat bertengkar tentang hal itu. Bahkan Young merasa ia tak berguna, tidak kompeten karena semuanya dilakukan oleh Nyonya Wang. Dan yang membuat ia menjadi seperti itu adalah Nyonya Wang.
Oh Young hampir menangis. Kali ini ia mengatakan tentang kematian ayahnya, Ayah meninggal secara wajar, kau pikir aku mempercayainya? Aku kehilangan penglihatan karena tumor otak? Jadi tak ada yang bisa dilakukan? Apa kau pikir aku mempercayai semua itu?!
Young menahan kesedihannya dan pergi keluar kamar. Saat membuka pintu, Soo sudah ada disana. Soo terkejut dan bertanya lagi, Young menderita tumor otak???

 photo w3-39.jpg
Nyonya Wang ingat kejadian saat Young pertama kali kehilangan penglihatannya waktu kecil. Young menyangka Nyonya Wang adalah pelayan rumahnya dan memegang tangannya, mengatakan kalau matanya tak bisa melihat saat ia bangun pagi ini.
Kemudian Nyonya Wang terlihat bicara dengan pengacara Jang, aku harus meninggalkan rumah dan memulai hidup baru? Tidak. hidupku sudah dimulai beberapa tahun yang lalu. Ketika Young berpikir aku bukan sekretaris melainkan pelayan, dan memanggilku lalu menyentuh tanganku dengan lengan kecilnya, saat itu aku bukan pengasuh, tapi seorang ibu.
Nyonya Wang menuju piano milik ibu kandung Young & Soo dan berkata, Untuk pertama kalinya sejak datang ke rumah ini, aku tidak iri pada pemilik piano ini.
Nyonya Wang meminta pengacara Jang mengawasi jangan sampai Young menulis surat itu (surat yang menyatakan kalau ia mengganti penjaga / surat warisan), bukan untuk warisannya, tapi ia melakukan ini untuk Young. Dengan begitu aku akan meninggalkan rumah ini.

 photo w3-40.jpg
Young pergi bersama Oh Soo. Young mengatakan Oh Soo kelihatan terkejut. Apapun alasannya, ia akan mati nanti, tanpa peringatan pun ia akan memberikan semua warisannya pada Oh Soo dan ia akan menulis surat wasiatnya. Tapi dengan syarat, bahwa Soo harus membunuhnya.
Oh Soo terlihat terkejut, tapi ia setuju, ia menyuruh Young menulisnya dan ia akan membunuh Young.
Soo : KAu masih meragukanku bukan? Tak peduli berapa kali aku mengatakan aku mencintaimu, aku datang hanya untukmu dan aku memikirkanmu, kau, masih ragu dan berfikir aku datang hanya untuk uang. KAu harus menulisnya dan lihat bagaimana aku nanti, OK.
Oh Soo tak percaya Young menyetujuinya. Ia tertawa pahit dan mengatakan kalau Young sungguh lucu. Young ingin bicara lagi dan Soo menyuruhnya berhenti membicarakan hal yang tidak masuk akal. Ia ingin Young pergi bersamanya untuk kencan.
Young kemudian bertanya apakah Soo sudah menemukan janjinya, apa Soo sudah membawanya. Soo mengalihkan pembicaraan. Ia tak ingin membicarakan hal itu lebih dahulu. Kemudian Soo berfikir mengenai tumor otak yang dialami Young. Ia masih tak peraya akan hal itu.

 photo w3-41.jpg
Soo dan Young pergi kencan ke suatu tempat yang ramai. Ada dance jalanan dan mereka melihat itu. Young sempat di tabrak oleh penonton dan ia memegang erat lengan Soo. Soo bertanya apa Young takut? Gadis yang siap mati dan kau takut?
Young di tabrak lagi dan ia makin mendekati Soo. Soo melihatnya dan mengatakan agar Young menikmati musik. Ia akan memeluk Young dari belakang dan melindunginya.
Soo kemudian memeluk Young dari belakang dan Young masih tampak takut, ia masih memegang tangan Soo. Soo berbisik padanya ternyata bukan hanya dia yang menggertakkan gigi, Young juga. Ia menyuruh Young tenang dan menikmati musik, karena ia ada disini, maka Young akan baik-baik saja.
Young mengerti dan melepaskan tangannya. Tapi ia di tabrak lagi meskipun Soo melindunginya. Soo mengerti dan mengajaknya pergi karena terlalu banyak orang disana.

 photo w3-42.jpg
Mereka main tembak hadiah. Oh Soo mencobanya namun gagal. Young bertanya apa Oh Soo menang. Oh Soo membuat alasan kalau jarak hadiahnya terlalu jauh. Tapi pasangan disebelah mereka bisa menembak hadiahnya. Soo kesal melihatnya. Oh young tersenyum. Soo memuji dirinya sendiri lagi dan Soo mencoba sekali lagi, tapi masih gagal. Soo melempar senjatanya dengan kesal dan ia membeli pelurunya lagi. Young tertawa.
Young mengatakan ia juga ingin mencoba. Soo memperbolehkannya dan mengajari Young caranya. Soo membantu Young mengarahkan senjatanya dan kaget saan Young berhasil mengenai hadiahnya. Mereka tertawa bahagia ^^

 photo w3-44.jpg
Kemudian mereka main lempar balon air. Oh Soo menjadi sasarannya dan Young yang akan melempar. Penonton mengarahkan Young untuk melempar kekiri sementara Soo mengatakan ke kanan. Soo mulai khawatir dan mengomentari kalau permainan itu seharusnya tidak di lakukan di musim dingin. HAHHAHAH. Iya juga sih.
Young menetapkan sasaran dan mengenai Oh Soo. Wajah Oh Soo beneran basah kuyp 3 kali kena.

 photo w3-46.jpg
Setelah selesai, Young menawarkan membersihkan wajah Soo. Meski Soo menolak, Young tetap melakukannya. Soo kelihatan tidak enak hati, sementara Young tersenyum teringat kejadian waktu kecil saat dirinya bermain dengan Soo dan Young membersihkan rambut Soo.

 photo w3-47.jpg
Jin Sung dan Hee Sun membuntuti Myung Ho ke rumah sakit. Hee Sun lah yang berperan penting. Ia mengikuti Myung Ho sampai ke toilet pria. Hhehehhhe.
Hee Sun mencoba membuat adegan tabrakan dan menukar amplop yang isinya bahan tes DNA itu. Berhasil, ia bisa menukar amplopnya saat mereka tabrakan. Tapi ternyata Myung Ho sadar dan mengatakan kalau amplop mereka tertukar, karena amplop milik Myung Ho ada label perusahaannya. Hee sun terkejut dan akhirnya ia harus menukarnya lagi. Hee Sun merasa kecewa.

 photo w3-49.jpg
Myung Ho menemui dokter yang akan melakukan tes DNA dan memberikan amplop itu. Dokter mengatakan hasil tes DNA dapat dilihat hari itu juga. Myung Ho mengerti.

 photo w3-50.jpg
Soo dan Young ada di sebuah cafe. Young memegang sesuatu, seperti, lonceng kecil yang biasanya ada di pohon natal. Young bertanya kenapa ibu tak pernah mengunjunginya. Soo mencoba menjawab ia selalu ingin mengunjungi Young, tapi ibunya selalu berkata, kapan-kapan.
Soo juga mengatakan ibu pergi terlalu cepat, dan juga tak tahu kalau Young buta.

 photo w3-51.jpg
Nyonya Wang menelpon Myung Hoo, ingin tahu hasil tes DNA. Myung Ho mengatakan kalau tes nya lebh lama dari perkiraan mereka. Myung Ho mengatakan jika terlambat ia akan memberitahukan hasilnya besok di perusahaan.

 photo w3-52.jpg
Malam harinya, seperti biasa Young keluar rumah dan Oh Soo melihatnya dari jendela kamarnya. Malam itu Oh Soo memutuskan mengikuti Young. Oh Soo mengikuti Young dari belakang dan melihat Young masuk ke sebuah rumah kaca. Oh Soo mengintip dan melihat ada ruangan lain di rumah kaca itu. Oh soo menunggu sampai subuh, menunggu Young kembali. Setelah Ia memastikan Young pergi, Oh Soo membuka kunci rumah kaca itu dengan kawat dan masuk ke dalamnya.

 photo w3-53.jpg
Oh Soo masuk ke ruangan itu yang ternyata menuju ruangan bawah tanah. Dan ada rumah kecil disana, seperti kamar tepatnya, wow, tempat rahasia Young cantik. Disana ada kursi, meja, ada lemari, ada buku-buku, kamera, handycam, proyektor dan beberapa kaset. Oh Soo tertarik dengan kaset rekaman itu dan kemudian kita dibawa flashback memperlihatkan ruangan rahasia itu dulunya milik ibu Young. Ibu Young juga yang membuat video rekaman itu di setiap momen, Young dan Oh Soo.
Kembali ke masa sekarang, Soo menonton rekaman itu dan tersenyum melihat betapa akrab dan bahagianya Oh Soo dan Oh Young sewaktu mereka masih kecil, saat mandi bareng, main piano dan liburan ke pantai. Saat-saat bahagia bersama ibu membuat Soo terharu. Aku juga terharu lho...

 photo w3-54.jpg
Oh Soo melihat rekaman tahun 1991, saat ibu meninggalkan Young. Oh Soo memutar video itu dan melihat Young kecil didepan kamera dan menangis. Young kecil berkata kalau ia tidak diperbolehkan datang kesini lagi karena ruangan itu milik ibu. Tapi ia datang. Young berkata kalau ayahnya dan ibu berpisah karena ia tak mendengarkan ibunya. Ia ingin ibunya kembali dan menjemputnya.
Kita bisa melihat Young kecil yang menulis judul video itu sambil menangis. Oh Soo yang melihat itu teringat bagaimana Young yang ingin mati, saat di subway, saat di mobil bersamanya dan juga saat Young bertanya kenapa ibu tidak mengunjunginya.

 photo w3-56.jpg
Young kembali ke kamar dan teringat lonceng-nya tertinggal di rumah kaca.

 photo w3-57.jpg
Myung Ho dirumah sakit masih menunggu hasil tes DNA. Dokter datang dan membawa hasilnya. Myung Ho segera membuka dan membacanya. Ia terkejut melihatnya.

 photo w3-58.jpg
Oh Soo masih di dalam ruang rahasia sementara Young berjalan ke arah rumah kaca. Young hendak membuka gembok saat ia sadar gemboknya tidak terkunci. Oh Soo mendengar suara langkah kaki dan ia bersembunyi di balik lemari.
Young masuk dan menemukan bel-nya. Lalu ia sadar ada orang di dalam ruangan itu.
Young : Siapa itu? Yang ada dalam ruangan ini sekarang.
Oh Soo terlihat panik, tapi ia mencoba tenang. Oh Soo kemudian perlahan keluar dari tempat persembunyiannya..

 photo w3-59.jpg

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar