Rabu, 28 Agustus 2013

Drama Korea I Miss You Episode 8 part 1




Jung Woo mengatakan kalau hanya menjadi teman rahasia itu tidak cukup menarik, bagaimana kalau mereka menjadi kekasih rahasia? Soo Yeon terkejut dengan ajakan Jung Woo dan dia terdiam menatap jung Woo. Dan Jung Woo terus mendekat pada Soo Yeon. 
Namun Soo Yeon mendorong Jung Woo menjauh dan mengatakan kalau lelucon ini terlalu berlebihan. Jung Woo  mengatakan pada Soo Yeon  untuk tidak bicara dan kemudian ia membawa Soo Yeon  pergi secara paksa dengan meletakkan lengannya di bahu Soo Yeon. Jung Woo juga  mengatakan padaSoo yeon kalau dia sekarang sudah menjadi gila.  
Hyung Joon melihat  Jung Woo membawa pergi Soo Yeon  dan itu membuatnya  gelisah sehingga dia langsung keluar dari mobil untuk mengejar mereka tapi kakinya tiba-tiba sakit dan ia tidak bisa bergerak. Ia hanya bisa melihat  Jung Woo membawa Soo  Yeon pergi dengan mobilnya. 
Di dalam mobil, Soo Yeon bertanya kemana mereka akan pergi? Jung Woo mengatakan kalau dia ingin mengajak Soo Yeon ke restoran yang sangat bagus pemandangannya kalau dilihat malam hari, jadi sampai menunggu waktu malam hari tiba, dia ingin menghabiskan waktu bersama, dan dia bertanya pada Soo Yeon, kira-kira apa yang bisa mereka lakukan bersama. Tapi Soo Yeon tidak setuju, dia meminta Jung Woo menghentikan mobilnya, dia juga mengingatkan Jung Woo kalau dia hanya meminta Jung Woo untuk menjadi temannya saat di berada di Seol. Jung Woo menjawab kalau Soo Yeon sudah  memilih teman yang tepat, Jung Woo juga sudah  memikirkan apa yang harus dia lakukan dengan Soo Yeon selama 14 tahun terakhir ini. Makan malam bersama, nonton film, pergi ke taman bermain. Sementara Jung Woo mengoceh, Soo Yeon hanya melihat ke luar jendela. Setelah itu Jung Woo bertanya, apakah itu semua sudah cukup, bukannya senang, Soo Yeon malah marah. Jung Woo pun mengucapkan kata-kata yang sama dengan yang diucapkan Soo Yeon malam itu, “Mari kita berteman”.  
Hyung Joon terus melihat teleponnya, mungkin dia berharapSoo Yeon menghubungi dirinya. Kemudian scene beralih pada Ibu Hwang yang sedang membicarakan sesuatu dengan  sekretaris Nam. Ibu Hwang  memberitahu Sekretaris Nam tentang Harry dan Zoe yang ternyata adalah pasangan kekasih, dimana Harry yang menjadi sponsor untuk Zoe. Dengan cepat sekretaris Nam dapat menebak kalau Zoe itu adalah Lee Soo Yeon. Ibu Hwsang beranggapan kalau  mereka bisa mendapatkan salah satu dari mereka, pasti satunya juga akan ikut. Ibu Hwang  mengatakan pada Sekretaris Nam untuk mewujudkan keinginannya itu. 
Jung Woo membawa Soo Yeon ke restoran yang sering ia kunjungi  dan dia bertanya apa yang Soo yeon ingin pesan.  Soo Yeon memesan  anggur yang sangat mahal. Soo Yeon kemudian bertanya apakah dia besok sudah  bebas, karena dia besok akan pergi ke Hong Kong untuk membeli beberapa hal. Jung Woo mengatakan kalau Soo Yeon adalah tipe gadis yang dia suka. 
Jung Woo meraih tangannya dan mengatakan kalau dia  tidak peduli, kalau Soo Young harus  pergi ke Hong Kong atau ke tempat lain, karena  ia tidak akan membiarkan Soo Yeon  pergi lagi. Soo Yeon mencoba untuk menarik tangannya dan memberitahu  Jung Woo  untuk melepaskannya. Jung Woo mengatakan kalau hari ini mereka bisa makan bersama, besok mereka bisa berbelanja, dan mereka dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan bersama. Dia juga mengatakan kalau mereka harus pergi ke taman bermain untuk naik ayunan bersama. 
Soo Yeon menarik tangannya secara paksa  dan itu membuat Jung Woo teringat saat  tangannya yang  berdarah dan mereka saling berpeganggan tangan sebelum pemerkosa menyeret Soo Yeon pergi. Soo Yeon langsung menampar Jung Woo karena sudah bersikap keterlaluan padanya dan mengatakan kalau seharusnya Soo Yeon tidak mendekatinya dari awal. Jung Woo  tertawa dan mengatakan kalau  tamparan itu sangat bagus  dan dia mengatakan cukup untuk hari ini mereka bersama. Jung Woo berjalan pergi  dan kita bisa lihat,  kalau  tangan Soo Yeon  gemetar. 
Soo Yeon juga pergi  ke mobilnya dan mempercepat langkahnya. Ibu Hwang melihat Jung Woo, sehingga dia memperingatkan Jung Woo untuk tidak muncul di dekat tokonya lagi. Jung Woo pun lalu menunjukkan gambar-gambar yang Ibu Hwang kirim untuk  Soo Yeon dan Jung Woo pun memperingatkan Ibu tirinya itu  untuk menjauhnya. Awalnya Ibu Hwang berpikir Zoe akan menghubungi pengacaranya, bukan langsung pergi ke kantor polisi. Ibu Hwang pun  bertanya-tanya apa hubungan Jung Woo dengan Zoe. 
Soo Yeon mengendarai mobilnya  dan dia teringat  kembali pada pertemuannya dengan Jung Woo, dia juga teringat saat  Jung Woo kecil memintanya untuk berteman dengannya yang merupakan Lee Soo Yeon putri sang pembunh. Soo Yeon kemudian menelpon  Hyung Joon yang mengatakan kalau Hyung Joon terluka dan dia sedang istirahat ditempat tidurnya. Mendengar Hyung Joon terluka, Soo yeon langsung bergegas pulang.
Jung Woo menelpon  Soo Yeon tapi Soo Yeon tidak mengangkatnya. Setelah itu, Hyung Joon yang balik menelpon Jung Woo. Hyung Joon meminta kabar terbaru dari  otopsi jenazah Perawat Hye Mi. Untuk membicarakan itu, Jung Woo meminta  waktu untuk bertemu namun Hyung Joon mengatakan kalau kakinya terluka. Jung Woo meminta untuk bertemu secapatnya. 
Eun Joo ada di rumah saat Ah Reum datang  membawa pakaian untuk kakaknya. Jung Woo pulang dan Ah Reum bercanda mengatakan  kalau dia di sini untuk memeriksa keadaan kakaknya apakah Unni dan ahjumma menganiaya dirinya. 
Ibu Soo Yeon pulang dan bertanya mengapa jung Woo  ingin makan sup ayam, dia bertanya  apakah Jung Woo sedang  tidak enak badan. Jung Woo beralasan kalau  hatinya terasa kosong jadi dia ingin diperhatikan. Karena itu  mereka berempat membuat pesta sendiri di rumah, mereka bernyanyi dan menari bersama. 
Soo Yeon pulang dan bergegas ke kamar Hyung Joon dan menemukan dia beristirahat di tempat tidur.
Dokter pergi  dan memberitahu Soo Yeon kalau kaki Hyung Joon sangat lemah dan dia tidak diizinkan untuk sepeda lagi. 
Hyung Joon bertanya bagaimana pertempuran Soo Yeon dengan ibu Hwang? Soo Yeon  mengakui kalau  dia bertemu dengan Jung Woo dan itu menyebabkan dia tidak bertemu dengan Ibu Hwang. Soo yeon terkejut, setelah begitu lamanya waktu terlewat, sepertinya Jung Woo masih belum bisa melupakan dirinya, dan itu membuatnya masih berasa bersalah. Soo Yeon  bertanya apakah Hyung Joon  ingin mendengar sebuah kebenaran dan Hyung Joon mengatakan untuk mengungkapkan semuanya. 
Soo Yeon mengatakan kalau pada awalnya ia ingin menghukum Jung Woo  namun semua itu menyebabkan ketidakbahagiaan untuk dirinya sendiri karena dia benci mengingat kalau  ia adalah putri dari seorang pembunuh. Soo Yeon mengakui kalau dia sudah melupakan kalau dirinya adalah Soo yeon.  Jika bukan karena Hyung Joon 14 tahun yang lalu, dia pasti sudah mati setelah ditinggalkan Jung Woo. Soo yeon ingin mengatakan pada Jung Woo kalau semua itu sudah terlambat, tapi setelah Soo Yeon berpikir lagi tentang hal itu dan akhirnya dia menyadari kalau dia tidak perlu mengungkapkannya. Sekarang setiap orang memiliki kehidupan mereka sendiri-sendiri. Soo yeon pun mengatakan kalau kematian Lee Soo Yeon adalah yang terbaik untuk semua orang. (oooooooh... andai Soo Yeon tahu apa yang terjadi... kalau semuanya sangat menderita kehilangan dia..) 
Soo yeon meminta Hyung Joon memujinya karena bisa melewati semua itu dengan baik. Hyung Joon mengulurkan tangannya untuk memegang tangan Soo Yeon dan memberikannya  dukungan emosional. Soo Yeon lalu mengubah topik pembicaraan dan bertanya apakah pesta yang akan Hyung Joon adakah akan tetap dilaksanakan, bukankah kaki Hyung Joon terluka.  Hyung Joon mengatakan kalau kliennya mengatakan akan datang, jadi Hyung Joon akan tetap mengadakan pesta itu. Soo Yeon mengatakan kalau  dia akan meninggalkan Seoul setelah pesta dan dia akan menunggu Hyung Joon. (waaaah,,, beneran bakal pergi kah Soo Yeon?)
Jung Woo sedang mencuci pakaian di rumah dan dia menjepit rambutnya dengan jepit jemuran. Ah Reum yang menghabiskan malam di rumah Jung Woo terus mengajak JungWoo untuk pulang.  Jelas saja Jung Woo gak mau, dia malah bertanya pada  Ah Reum sebagai seorang wanita, apakah Soo Yeon akan membencinya.  Ah Reum mengatakan kalau dia tidak tahu, tapi jika itu adalah dirinya, maka dia ingin balas dendam pada JungWoo. Karena pertemuannya dengan Jung Woo sudah mengubah hidupnya dan membawa bekas luka yang tidak akan pernah hilang. 
Jung Woo setuju dan mengatakan kalau Soo Yeon akan  melakukan hal yang sama seperti yang Ah Reum katakan. Tapi Ah Reum cepat mengatakan kalau Soo yeon tahu  Jung Woo belum hidup dengan baik baik selama bertahun-tahun pasti dia tidak akan melakukan balas dendam.  Jung Woo mengatakan kalau Soo Yeon memang harus membencinya dan ingin memukulnya sampai-sampai dia menolak untuk mengenalinya lagi. Jung Woo mengatakan  semua hal yang Soo Yeon lakukan padanya dan Ah Reum bertanya apakah oppa nya sudah gila. Eun Joo keluar dan memberitahu Ah Reum untuk pulang karena dia begitu berisik. Hmmmm...... Eun Joo tidak suka pada semua wanita yang dekat dengan Jung Woo sepertinya. Hahhaha.....
Jung Woo dan Eun Joo berencana untuk mengunjungi pemakaman Detektif Kim pada  akhir pekan ini. Eun Joo mengatakan pada Jung Woo kalau  wanita yang dia temui itu bukan Soo Yeon dan Eun Joo menyuruh Jung Woo berhenti menemuinya lagi, karena itu adalah yang terbaik untuknya. (hmmm... Untuk Jung Woo apa untuk Eun Joo) 
Jung Woo pergi ke kantor polisi dan bertanya tentang penyelidikan tentang pembunuhan pemerkosa. Namun semua rekannya tidak ingin memberi tahu Jung Woo tentang  Informasi penyelidikan. Jung Woo terus membujuk seniornya untuk memberitahunya. Seniornya pun  mengatakan pada Jung Woo tentang ponsel  dan Zoe. Jung Woo ingat kalau ponsel  Zoe telah dicuri. Jung Woo langsung  berlari ke ahjumma pembersih dan langsung mengajaknya ngobrol. 
Kakak si pemerkosa tiba di kantor polisi (hmmm.... penculik 1 kah itu) dan menyebabkan keributan ketika ia melihat Jung Woo. Polisi meyakinkannya kalau  si pembunuh akan tertangkap. Kakak pemerkosa itu menuduh Jung Woo pelakunya tapi polisi mengatakan kalau  Jung Woo memiliki alibi. 
Kakak pembunuh iitu tiba-tiba mengatakan kalau pelakunya mungkin saja adalah  Lee Soo Yeon. Mendengar itu, Jung Woo sangat marah dan mengatakan ia tidak diperbolehkan untuk mengatakan seperti itu. Jika ia mengatakan sekali lagi Jung Woo akan membuat dia merasakan rasa sakit yang Soo yeon rasakan, bahkan sampai seribu kali lipat.  

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar