Rabu, 28 Agustus 2013

Drama Korea I Miss You Episode 8 part 2



Ibu Hwang bersama suaminya CEO Han sedang makan malam bersama, namun hubungan mereka tetap tidak berubah walau sudah 14 tahun bersama, hubungan mereka tetap dingin satu sama lain. Tiba-tiba sekretaris ayah Jung Woo datang (ini adalah sekretaris kedua CEO Han, dan bukan sekretaris Nam). Saat sekretaris itu datang Ibu Hwang langsung pergi, namun dia tidak pergi begitu saja, karena dia menguping pembicaraan suaminya dengan sekretarisnya.  Sekretaris melaporkan kalau penarikan uang dalam jumlah besar terus dilakukan. CEO Han pun menanyakan keberadaan Sekretaris Nam, karena dia sudah menyuruh sekretaris Nam untuk membujuk pelanggan itu agar tidak melakukan penarikan dalam jumlah yang besar.  
Ternyata Sekretaris Nam bertemu dengan Hyung Joon. Sekretaris Nam  berkomentar kalau begitu sulitnya  masuk ke dalam rumah Hyung Joo  yang begitu luas. Hyung Joon mengatakan kalau rumah ini adalah rumah yang dipersiapkan ibunya untuk dirinya bahkan ibunya sudah menukarnya dengan nyawanya untuk memberikan semua ini pada Hyung Joon, tentu saja ia tidak akan membiarkan siapa pun mudah memasukinya. Sekretaris Nam mengungkapkan kalau dia sudah mengetahui semua tentang Hyung Joon dan Soo Yeon. Karena itu dia ingin Hyung Joon memberinya uang untuk tutup mulut. Hyung Joon mengatakan keserakahan selalu motivasi untuk mendapatkan uang dan Hyung joon pun memberitahu Sekretaris Nam untuk membawakannya buku rahasia CEO Han yang berisi keuangan perusahaannya terlebih dulu baru dia akan memberikan pada sekretaris Nam uang. 
Tepat pada saat itu, CEO Han menelpon Sekretaris Nam dan memintanya  untuk mengatur pertemuan dengan Hyung Joon, untuk dirinya dan istrinya yang  juga tertarik bertemu dengannya. Hyung Joon mengatakan kalau semuanya  akan semakin menarik dan dia pun setuju untuk bertemu dengan mereka. 
Soo Yeon sedang  belanja pakaian untuk Hyung Joon, untuk dipakainya dipesta ketika Jung Woo muncul dan menawarkan diri untuk mencobanya. Soo Yeon mengabaikan keberadaan Jung Woo  dan terus  melanjutkan berbelanja. Jung Woo ingin bertanya tentang ponselnya yang hilang ketika Soo Yeon mengambil satu pakaian dan memotretnya dan mengirimkannya pada Harry, diapun menelpon Harry dan mengatakan kalau dia sudah mengirim gambarnya.  Jung Woo hanya  bisa melihat betapa bahagianya  Soo Yeon  berbicara dengan harry dan itu membuat Jung Woo tertunduk. 
Soo Yeon mengambil satu pakaian untuk Hyung Joon, dia juga membelikan Hyung Joon sebuah scraf, karena dia khawatir Hyung Joon akan masuk angin. Jung Woo akhirnya memilih pergi karena Soo Yeon tidak menghiraukannya  dan saat Soo Yeon berbalik, dia sudah tidak menemukan Jung Woo, dari ekspresinya, kelihatan sepertinya dia berharap Jung Woo masih bersamanya. 
Soo Yeon pun meninggalkan toko dan Jung Woo ternyata menunggu di luar dan terus  meminta untuk berbicara pada Soo Yeon. Namun Soo Yeon tetap mengabaikannya, tiba-tiba ponselnya berdering dan ternyata itu sms dari Jung Woo yang meminta waktu 5 menit saja untuk bicara. Dia melihat Jung Woo mengikutinya ke dalam mobil. Soo Yeon akhirnya mau bicara dengan Jung Woo, Jung Woo  bertanya di mana Soo Yeon  kehilangan ponselnya karena dia akan menyelidikinya. 
Soo Yeon tidak menjawab, dia langsung mengendarai mobilnya meninggalkan Jung Woo. Dan tepat pada saat itu, Jung Woo mendapat sms  dari Hyung Joon yang memintanya  bertemu. Karena itu, Jung Woo  mengikuti Soo Yeon pulang dan mereka berjalan ke rumah bersama-sama. Hyung Joon sedang berada  di lantai dua dan melihat Soo Yeon dan Jung Woo  datang  bersama-sama. Hyung Joon langsung meminta Jung Woo untuk datang padanya untuk berbicara. 
Jung Woo bertanya pada Hyung Joon tentang kecelakaan mobil dan Hyung Joon mengiyakan kalau semua itu memang terjadi. Jung Woo mengatakan tentang  ketakutan yang berlebihan  yang dilakukan Soo Yeon dan Hyung Joon mengatakan kalau Zoe memang mempunyai rasa ketakutan seperti itu dari  kecil. Hyung Joon  menjelaskan kalau  mereka mengalami kecelakaan sebelumnya dan itu yang menyebabkan kakinya terluka. Dan itu membuat Zoe jadi trauma dengan kecelakaan mobil, dan tidak lama kemudian mereka diadopsi. 
Hyung Joon mengatakan itu terjadi ketika mereka berusia 3 atau 4 tahun sehingga ia tidak terlalu ingat. Jung Woo beralih ke hal-hal pribadi dan mengatakan kalau Zoe  sangat mirip dengan seorang gadis yang ia kenal. Jung Woo juga mengatakan kalau gadis itu  menolak untuk mengenalinya, itu adalah hal yang wajar karena  ada alasan yang cukup kuat yang membuat gadis itu melakukan hal tersebut, karena dia masih sangat marah padanya. Dia tahu gadis itu  membencinya, setelah semua yang terjadi. 
Hyung Joon mengatakan pada  Jung Woo untuk melakukan  tes DNA, jika Jung Woo masih tidak percaya, dan Harry tidak akan keberatan. Soo Yeon berjalan mendekati mereka dan mengatakan kalau dia akan melakukannya kalau  Harry ingin dia melakukannya. Soo yeon juga mengatakan kalau dia akan melakukan karena harry, karena Harry yang sudah menyelamatkan hidupnya. Ketika ia kecil, dia mengalami  kecelakaan mobil, dan hanya Harry  yang menyelamatkannya. Dan pada saat itu dia  kehilangan kesadaran dan tidak bisa merasakan apa-apa. Dan hanya  Hyung Joon yang memegang tangannya dan membuatnya bangun. Soo Yeon juga  mengatakan kalau Harry tidak meninggalkannya. (jelas banget kalau itu adalah untuk menyinggung Jung WOO yang meninggalkan Soo Yeon sendirian pada malam itu). 
Soo Yeon mengatakan pada Jung Woo, kalau ia mungkin terus teringat pada suara Soo Yeon, tetapi baginya, dia tidak akan pernah lupa suara Hyung Joon yang selalu ada untuknya. Sampai hari ia meninggal dia tidak akan melupakannya. Zoe pun bertanya apakah Jung Woo masih  menunggu Lee Soo Yeon? Jika dia masih menunggunya, dan Soo Yeon  tidak datang, itu berarti Soo Yeon sudah melupakannya. Zoe pun langsung menawarkan diri untuk pergi tes DNA.
Jung Woo berdiri dan mengatakan kalau  itu tidak perlu. Dia sudah menunggu sampai 14 tahun dan ia masih bisa menunggu lebih lama lagi. Dia ingat semua  tentang Soo Yeon, tentang  108 langkah dari rumahnya ke lampu jalan. Bahkan kalau mereka berjanji bertemu, dan disaat Jung Woo tidak datang  Soo Young  tidak akan menyerah. Jung Woo menyebut Zoe  salah -  yang menyuruhnya untuk berhenti menunggu, kalau Soo Yeon  belum datang, itu  bukan karena dia tidak mau datang, itu berarti Soo Yeon masih dalam perjalanan. Jung Woo  mengakhiri percakapan dan pergi  dengan air mata di matanya. 
Soo Yeon tidak percaya karena Jung Woo masih ingat segalanya, sementara Hyung Joon hanya melihat mereka tanpa bisa berkata apa-apa.
Jung Woo pergi ke garasi parkir dan terus berpikir apakah Zoe adalah Soo Yeon. Tepat pada saat itu, dia mendengar polisi mendiskusikan siapa kira-kira yang memiliki alasan untuk membenci si pemerkosa dan seniornya mengatakan kalau orang itu adalah  Lee Soo Yeon, yang mungkin masih hidup. 
Mereka menyelidiki lebih lanjut dan berpikir kalau SOO Yeon adalah tersangka utama. Mereka ingin mengetahui  catatan telepon Zoe dari Perancis untuk membandingkan dengan catatan ponsel. 
CEO Han dan sekretarisnya menunggu Hyung Joon di sebuah restoran dan ternyata Hyung Joon masih dirumah dan dia menelpon CEO Han dan mengatakan kalau dia tidak bisa datang menemuinya, Hyung Joon berbohong dengan mengatakan kalau dia baru saja mengalami kecelakaan mobil. CEO Han kesal mendengarnya dan  Hyung  Joon dengan  santai meminta maaf padanya. (hahahha... pertempuran antara saudara tiri ini sudah dimulai...).
tepat pada saat itu Soo Yeon datang membawakan Hyung Joon segelas jus, tapi Hyung Joon menyuruhnya diam  karena dia masih menelpon. 
Ternyata catatan ponsel menunjukkan kalau pemerkosa menelpon  ibu Soo Yeon,  Jung Woo yang mendengar itu langsung mengatakan pasti sudah terjadi  suatu kesalahan. 
Ibu Soo Yeon menangis dan memberitahu polisi untuk menangkapnya. Dia tidak ingin banyak orang mati lagi. Terlebih lagi, dia khawatir pada  Jung Woo, ibu mengatakan kalau dia sudah seperti anaknya dan jika terjadi sesuatu padanya dia tidak akan bisa hidup lagi. 
Jung Woo melihat rekaman CCTV dan melihat seorang wanita mengendarai mobil yang mengenakan topi bisbol, dan itu adalah Soo Yeon. Jung Woo  mulai menangis menyadari semuanya. 
Hyung Joon masuk ke kamar rahasia, yang didalamnya terdapat foto ibunya dan banyak file yang ada disana dan banyak juga rekaman  CCTV dari setiap sudut  rumah. Dia melepas kalungnya yang sudah ibunya berikan padanya  dan dia menangis ketika dia teringat bagaimana ia lolos dari anjing dan saat melihat ibunya terkunci dirumah sakit. Hyung Joon langsung pergi keluar saat Soo Yeon memanggilnya. 
Hyung Joon berjalan keluar dan Soo Yeon datang dengan membawa dua pasang sepatu, dan dia meminta pendapat Hyung Joon. Hyung Joon sebenarnya ingin memberi Soo Yeon  hadiah karena hari ini adalah hari terakhirnya di Seoul. 
Hyung Joon  melepas kalungnya  dan menempatkannya di leher Soo Yeon. 
Hyung Joon kemudian mendekatkan dirinya pada Soo Yeon untuk  menciumnya namun  Soo Yeon sedikit bentuk  dan memungkinkan dia berpaling dari hadapan Hyung Joon. 
Hyung Joon tersenyum dan berkata dia baik-baik saja, ia akan menunggu Soo Yeon  setiap saat. (ternyata Soo Yeon tidak sepenuhnya menerima cinta Hyung Joon, mungkin juga malah belum menerimanya)
Pesta dimulai dan CEO Han  datang untuk melihat  Hyung Joon. Sekretaris berkata kalau Harry ternyata lebih mudah dari yang diperkirakan. Ketika Hyung Joon  berbalik, CEO Han terkejut melihat Harry yang ternyata  adalah anak muda yang hampir menabraknya dengan  sepeda.
Ia melihat kalau  kaki Hyung Joon terluka dan berjalan menyambutnya. Kedua pria itu berjabat tangan dan Hyung Joon menyebutkan kalau  namanya adalah  Harry. 
Hyung Joon duduk bersama  Soo Yeon dimana dia menaruh kakinya yang terluka dipangkuan Soo Yeon. Hyung Joon  menyeringai dan Soo Yeon  bertanya mengapa? Hyung Joon mengatakan padanya untuk melihat ke kiri dan dia melihat CEO Han  menatap mereka. Soo Yeon bertanya, pria itu siapa, dia begitu menakutkan?  Hyung Joon bertanya apakah Soo Yeon  ingin dia pergi memberi CEO Han  pelajaran. Namun Soo Yeon mengatakan kalau itu  tidak terlalu mengganggunya dan ketika sesuatu membuat dia takut maka dia akan memberitahunya.
Senior  Jung Woo memeriksa catatan telepon dan mengatakan kalau nomor terakhir yang dihubungi pemerkosa adalah rumah Hyung Joon, beralih ke pesata lgi, dimana CEO Han  terus menatap Hyung Joon dan Zoe, dan kamera akan terus berfokus pada kalung kunci yang dia kenakan. Hyung Joon tiba-tiba membawa  Zoe pergi ketika dia meliihat Jung Woo muncul.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar