Senin, 19 Agustus 2013

Drama Korea Don't Look Back episode 15 part 2


Young Joo sedih mengetahui putrinya diculik, dia segera pulang ke rumah, berharap jika Yi Hyun menelponnya.

Part 2

Bang Jin bertanya pada detektif Na apa taksi dan mobil yang dinaiki Yi Hyun sudah ditemukan? Rekannya menjawab sudah. Bang Jin bertanya dimana lokasinya? Rekannya menjawab kalau dia sedang meminta bantuan kantor polisi setempat.
Bang Jin juga berpesan, agar detektif Na bergerak diam-diam. Detektif Na menjawab tentu saja,jangan khawatir. Setelah percakapan usai, Bang Jin tiba-tiba teringat Yi Soo yang ditemuinya tadi dan terlihat terburu-buru. Yi Soo bahkan bilang kalau dia ga punya waktu banyak saat ini. Bang Jin bergumam dan bilang kalau Yi Soo sudah tahu jika Yi Hyun diculik.

Bang Jin langsung menelpon Hae Woo yang sudah sampai di Giant Hotel, dan bertanya Hae Woo pasti tahu nomer teleponnya Yi Soo kan?
Bang Jin juga bilang kalau Hae Woo sudah tahu kalau Kim Joon adalah Yi Soo kan? Hae Woo terdiam karena kaget. Bang Jin berkata lagi, kalau dia hanya berfikir bahwa Yi Soo tahu dimana Yi Hyun disekap.

Hae Woo berkata dengan hati-hati kalau Yi Soo biar dia yang menemuinya. Bang Jin kesal dan membentak Hae Woo,untuk mengatakan saja berapa nomer telepon Yi Soo. Hae Woo berkata kalau mereka gegabah maka Yi Hyun akan semakin dalam bahaya besar. Bang Jin kaget dan bertanya apa maksudnya? Hae Woo menjelaskan kalau Yi Soo sedang diancam sekarang. Maka dari itu mereka harus berhati-hati. Bang Jin tak percaya jika ini malah semakin rumit untuknya. Hae Woo berkata lagi kalau diantara mereka, Yi Soolah yang sangat ingin menyelamatkan Yi Hyun. Jadi Yi Soo ga akan mungkin melakukan hal yang akan membahayakan yi Hyun. Tolong agar Bang Jin percaya saja pada Yi Soo untuk saat ini. Bang Jin dengan geram menjawab kalau dia ga bisa percaya pada bajingan itu.

Hae Woo masih memohon, dan Bang Jin bertanya apa Hae Woo tahu apa yang sudah Hae Woo lakukan? Hae Woo sudah tahu oleh tersangka pembunuhan, namun Hae Woo menyembunyikan dan bahkan melindunginya. Kali ini Hae Woo berkata dengan masih membela Yi Soo, kalau bukan Yi Soolah pembunuhnya. Bang Jin yang semakin kesal, berkata kalau Hae Woo ga mau ngasih tahu, maka biar dia yang cari tahu sendiri. Percakapanpun diputus Bang Jin.
Hae Woo kembali focus pada pencariannya terhadap Yi Soo, dan dia semakin dalam melangkah.




Yi Soo yang sudah mendapat apa yang dia inginkan. Langsung pergi, dan Yoshimura berkata kalau dokumen itu bisa disalin kapan saja. Langkah Yi Soo pun terhenti, dan menoleh menatap Yoshimura. Yoshimura berkata kalau dia tahu alasan Chairman Jo menyuruh Yi Soo memberikan dokumen ini, karena dia yakin Chairman Jo hanya ingin memastikan bahwa dialah yang mengirim dokumen itu pada Kang Hee Soo. Yi Soo menjawab bahkan jika memang seperti itu, dia tetap harus membawa dokumen ini.
Yoshimura bertanya apa tidak apa-apa Yi Soo pergi sendiri? Yi Soo tidak menjawab dan langsung melangkah pergi.



Di depan pintu Young Hee dan sekretaris Yoshimura masih menunggu. Young Hee yang terlihat cemas langsung bertanya Kim Joon mau kemana? Sedangkan sekretaris Yoshimura langsung masuk melihat keadaan tuannya. Kim Joon hanya menjawab kalau nanti dia akan menghubungi Young Hee. Young Hee hanya menatap kepergian CEOnya itu dengan wajah sangat khawatir.
Yoshimura dari dalam kamarnya melihat sorot kekhawatiran Young Hee.



Hae Woo cemas menunggu dan berkali-kali melihat ponselnya dan melihat kearah mana Yi Soo bergerak. Saat Lift terbuka keluarlah Eui Sun yang membuat Hae Woo kaget lalu bertanya kenapa ayahnya ada disini?Tapi kemudian Hae Woo memilih masuk lift untuk segera menyusul Yi Soo. Tepat saat pintu lift menutup, mata Hae Woo menagkap sosok Yi Soo yang sudah berjalan keluar.


Yi Soo sudah melangkah keluar, dan Hae Woo hanya melihatnya. Tapi kemudian dia langsung ikut keluar, Eui Sun yang melihat itu terpana heran. Eui Sun bergumam siapa yang dikejar Hae Woo itu? Bukankah itu si bajingan? Sekretaris Yoo membenarkan hal itu.

Hae Woo berteriak tunggu pada Yi Soo yang sudah akan masuk ke mobilnya. Hae Woo bertanya apa yang harus dia lakukan untuk menyelamatkan Yi Hyun? Yi Soo menjawab kalau Hae Woo hanya akan menjadi hambatan saja. Yi Soo yang akan masuk ke mobil, dicegah Hae Woo dengan menarik lengannya. Hae Woo berkata kalau Yi Soo ga boleh pergi sendiri, karena Yi Soo bisa dalam bahaya nantinya. Yi Soo menjawab kalau itu ga masalah. Hae Woo bertanya emang Yi Soo pikir, apa yang bisa Yi Soo lakukan jika sendiri? Yi Soo menjawab kalau memang Hae Woo ingin membantu maka jangan ikut campur.


Saat Hae Woo sudah akan menyusul Yi Soo dengan mobilnya, Hae Woo ditelepon Joon Young yang mengabarkan kalau kondisi ayahnya sudah melewati masa kritis. Hae Woo menjawab dengan sedikit terburu kalau itu bagus, syukurlah. Joon Young bilang walaupun begitu ayahnya tetap harus mendapat pengawasan. Hae Woo sudah ingin mengakhiri percakapannya, tapi Joon Young masih bicara kalau ayahnya juga sudah di pindah ke kamar biasa. Joon Young juga mengajak Hae Woo untuk menjenguk ayahnya bersama-sama setelah pulang kerja, karena Joon Young akan menjemput Hae Woo.
Hae Woo meminta maaf karena ada hal mendesak yang harus dia lakukan, jadi nanti dia akan menghubungi Joon Young lagi. Walau kecewa, namun Joon Young mencoba mengerti.


Dong Soo yang melihat Hae Woo langsung memanggilnya, saat itu Hae Woo sudah mulai masuk ke mobil. Tapi sepertinya Hae Woo ga mendengar sehingga dia terlanjur melajukan mobilnya, dengan Dong Soo yang mengejar di belakang mobil Hae Woo.


Yi Soo menuju ke pantai yang dibilang penculik Yi Hyun. Dia menelpon Soo Hyun dan bertanya Soo Hyun ada dimana? Soo Hyun menjawab kalau dia akan segera sampai. Yi Soo berkata kalau begitu nanti dia akan menguhubungi Soo Hyun lagi. Kemudian Yi Soo mematikan ponselnya.


Hae Woo yang berniat mengikuti Yi Soo melihat ponselnya, yang sudah disetting agar bisa melacak keberadaan Yi Soo. Karena tiba-tiba, Yi Soo tidak bisa di deteksi lagi. Hae Woo semakin panik, kemana dia harus mencari Yi Soo jika keadaannya seperti ini? Tiba-tiba Hae Woo teringat kalimat Yi Soo yang mengatakan kalau yang ditakutkan penculik itu bukan Yi Soo tapi dirinya. Hae Woo mencoba menerka-nerka siapa yang dimaksud Yi Soo?
Kemudian Hae Woo menelpon Bang Jin, dia bertanya apa Bang Jin punya salinan foto hitam putih itu?Foto Jo In Suk bersama Sang Gook?


Sang Gook terlihat sedang asik dengan permainannya. Dia memang terlihat seperti orang yang hanya, peduli pada dirinya sendiri.


Yoshimura terlihat bersama Young Hee. Dia bertanya kenapa Young Hee ga segera memberitahunya kalau Yi Hyun diculik? Young Hee berdalih kalau dia ke bar hotel itu ya untuk memberitahu Yoshimura. Tapi karena Yoshimura ga ada, makanya dia datang kesini. Karena Yoshimura sedang bersama orang lain, maka dia harus berhati-hati dengan ucapannya kan? Yoshimura bertanya apa Young Hee mencoba mengulur waktu Kim Joon? Young Hee menjawab kalau ini adalah situasi yang cukup sulit, makanya dia berhati-hati. Yoshimura bertanya benarkah? Dia seolah tidak percaya dengan keterangan Young Hee. Young Hee membenarkannya.
Yoshimura menyuruh Young Hee pergi, tapi Young Hee berkata kalau bahaya bagi Kim Joon jika dia dibiarkan sendiri. Young Hee berharap Yoshimura mau membantu Kim Joon. Tapi Yoshimura berkata kala Kim Joon pasti bisa menemukan jalannya sendiri. Young Hee masih bersikeras dengan berkata kalau situasinya tidak cukup baik bagi Kim Joon. Kim Joon pasti akan sangat kesulitan.
Yoshimura menjawab kalau Kim Joon pasti bisa menyelesaikannya, jadi biarkan saja.


Joon Young berpapasan dengan ayah mertuanya. Eui Sun bertanya kalau dia dengar ayah Joon Young sudah sadar? Joon Young membenarkan. Eui Sun bertanya lagi, apa itu artinya ayah Joon Young sudah bisa beraktifitas seperti biasa lagi? Joon Young menjawb kalau ayahnya belum bisa bicara atau menggerakkan tubuh. Eui Sun bertanya lagi apa artinya itu lumpuh total? Joon Young sedikit kesal, dan menjawab kalau untuk itu mereka harus menunggu. Eui Sun malah seolah mengejek dengan berkata kalau itu seperti hidup, tapi tidak hidup. Joon Young malas berdebat, dan berkata kalau dia akan segera ke rumah sakit sekarang, kemudian tiba-tiba Eui Sun bertanya apa Hae Woo ga ikut? Joon Young menjawab kalau Hae Woo ada urusan mendesak. Eui Sun bilang kalau tadi Hae Woo pergi ke Giant Hotel. Itu cukup mengejutkan Joon Young membuatnya bertanya, apa maksudnya? Eui Sun menjelaskan kalau tadi dia datang ke Giant karena ada janji, dan bertemu Hae Woo disana.
Ini membuat Joon Young terpana. Joon Young berkata mungkin Hae Woo menemui Dong Soo. Dia masih membela istrinya, dan percaya Hae Woo ga macam-macam dibelakangnya.
Eui Sun bingung dan Joon Young bilang kalau Dong Soo adalah teman Hae Woo yang kerja di Giant Hotel.

Eui Sun tersenyum dan bilang kalau kayaknya itu orang lain, dan bukan Dong Soo. Joon Young bertanya memang siapa yang Eui Sun maksud? Eui Sun ga mau menjelaskan dan berkata kalau dia nanti juga akan mengunjungi ayah Joon Young.

Setelah ayah mertuanya pergi, Joon Young mengingat kembali peringatan CEO Moon untuk tidak terlalu mempercayai istrinya. Karena sepertinya hubungan Kim Joon dan Hae Woo tidak seperti hubungan teman biasa.


Yi Soo menelpon Soo Hyun dan bertanya apa Soo Hyun sudah sampai? Soo Hyun menjawab iya baru saja dia sampai. Soo Hyun keluar dari mobilnya. (kenapa bisa seganteng ini ya..hihihi)
Yi Soo meminta agar Soo Hyun bagaimanapun caranya bisa datang ke tempat itu, dan harus cepat. Saat Yi Soo akan menutup telepon, Soo Hyun memanggilnya Hyung, membuat Yi Soo mendengarkan dulu apa yang akan dikatakan Soo Hyun. Soo Hyun ternyata meminta maaf, karena ini semua adalah salahnya. Yi Soo tersentuh mendengarnya dan hampir menangis, tapi kemudian Yi Soo berkata kalau mereka ga punya waktu untuk kata-kata seperti itu.


Soo Hyun berada di sebuah tempat, ditemani dua ahjumma. Lalu Soo Hyun menemui petugas dan menyerahkan sebuah kertas. Petugas wanita itu meminta Soo Hyun menunggu sebentar.

Saat petugas wanita itu memeriksa kertas Soo Hyun dengan catatan di computer, wajah petugas wanita itu menyiratkan kalau dia bingung. Kemudian dia menatap Soo Hyun, dan mendekatinya. Pertugas itu bertanya apa benar Soo Hyun adalah cucunya Yang Seong Hee? Soo Hyun membenarkan dan bilang kalau dia baru saja datang dari Amerika.
Petugas wanita itu berkata apa ada cucu yang tidak terdaftar dalam catatan keluarga? Soo Hyun beralasan, karena dia tinggal di Amerika, maka namanya jadi tidak terdaftar.

Petugas wanita itu akan memeriksa wali Soo Hyun untuk memastika, tapi Soo Hyun langsung menjawab ga bisa. Membuat wanita itu yang sudah siap menelpon, melirik Soo Hyun heran. Soo Hyun berkata kalau kakeknya ga tahu dia ada di Korea.
Soo Hyun tahu petugas itu curiga, dan Soo Hyun mengatakan kalau sebenarnya dia sedang mencintai seorang wanita, tapi orang tua dan kakeknya ga setuju dia menikahi wanita itu. Petugas wanita itu tertarik dan bertanya apa alasannya? Soo Hyun menjawab kalau wanita yang dicintainya itu 7tahun lebih tua darinya dan punya seorang anak.
Petugas wanita itu berkata kalau sekarang banyak pasangan yang seperti itu.
Soo Hyun menjawab dia juga tahu, maka dari itu dia datang ke Korea tanpa memberitahu Ortu dan kakeknya.
Dan dia sangat rindu dengan neneknya, makanya dia datang langsung kesini setelah tiba di Bandara.
Dengan wajah memelas, Soo Hyun berkata jika tidak bisa, maka dia akan pergi saja.
Tapi kemudian petuga wanita itu bilang, kalau nenek Soo Hyun ada di kamar 307. (Soo Hyun mau bawa istrinya Young Bo, yang sedang perawatan karena Demensia.)
Soo Hyun senang karena diijinkan (Iyalah, wajah imut gitu mana bisa ditolak. )


Bang Jin menelpon detektif Na untuk melacak lokasi ponsel Kim Joon. Detektif Na menjawab kalau ponsel Kim Joon ga aktif, jadi ga bisa melacaknya. Bang Jin kemudian memutus pembicaraan karena sepertinya dia sudah berhasil menemukan lokasi pelanggan yang tertangkap CCTV di kafe tempat Yi Hyun kerja. Bang Jin segera melihat mobil hitam itu, yang ternyata kosong. Bang Jin tentu bingung, kemana lagi dia harus mencari. Kemudian Bang Jin melihat ke sekeliling, dan dia kemudian menoleh ke gedung yang ada dibelakangnya, sebuah tempat bermain game, Bang Jin kemudian teringat penjelasan teman kerja Yi Hyun tentang pelanggan aneh itu, yang seharian datang dan hanya bermain game, membuat Bang Jin yakin pelanggan laki-laki itu pasti ada di dalam. Bang Jin kemudian memutuskan masuk.


Joon Young datang ke kantor Bang Jin, dan melihat detektif Na melihat rekaman CCTV di perpus dengan wajah Kim Joon yang diperbesar. Joon Young tentu kenal. Detektif Na berkata kalau tadi itu sesuatu yang berkaitan dengan kasusnya. Joon Young bertanya kasus apa? Detektif Na menjawab kalau ini ga ada hubungannya dengan ayah Joon Young kok. Joon Young bertanya kalau kayaknya tadi Detektif Na baru selesai bicara dengan Bang Jin kan? Detektif Na membenarkan, dan bilang kalau ada kasus mendesak saat ini. Jadi dia ga bisa memastikan apa Bang Jin akan segera kembali.
Detektif Na bertanya apa kedatangan Joon Young untuk mengetahu perkembangan kasusnya ayah Joon Young? Joon Young membenarkan karena dia ga mendapat kabar apapun, makanya dia datang kesini. Apa benar detektif Na dan yang lain belum mengetahu siapa pelakunya? Detektif Na menjawab kalau dia dan tim sudah melakukan yang terbaik, tapi memang belum ada perkembangan apa-apa. Dia minta maaf sekali. Joon Young menjawab ga apa-apa kok. Joon Young pun kemudian memilih pergi.


Young Hee gelisah dan mondar mandir di kantor Yi Soo. Dia cemas akan Yi Soo. Bagaimana keadaan Yi Soo sekarang? Dong Soo datang dan bertanya kenapa dengan Young Hee? Sepertinya Young Hee sangat khawatir? Apa terjadi sesuatu? Dong Soo dengan gagahnya berkata katakan saja masalah Young Hee padanya, maka dia akan memecahkan semua masalah Young Hee.


Young Hee kemudian duduk, dan bertanya bagaiman Jika ternyata Han Yi Soo teman Dong Soo itu masih hidup? Apa yang akan Dong Soo lakukan?
Dong Soo yang awalnya bingung kemudian menjawab dengan tertawa menjawab kalau dia akan jalan-jalan bersama dengan Yi Soo, mencoba semua jenis makanan dan minuman. Berlibur, bahkan kalau bisa jalan-jalan ke luar negeri. Dan jika bisa mereka melakukan double date.
Memikirkannya saja membuat dia merasa sangat senang, dan hatinya jadi berdebar-debar, apalagi jika ini bisa menjadi nyata.
Dong Soo kemudian bertanya kenapa Young Hee tiba-tiba menanyakannya? Young Hee menjawab kalau dia hanya ingin tahu saja.
Dong Soo berkata tapi speertinya Young Hee sedang khawatir. Dong Soo kemudian ikut duduk, dan bicara serius dengan Young Hee. Dia bertanya apa akhir pekan nanti Young Hee mau jalan-jalan dengannya?
Dong Soo jadi gugup sekali, dan berkata kenapa dia jadi malu sendiri ya? Young Hee langsung berkata agar Dong Soo jangan menyukainya. Dia juga bilang kalau dia bukan orang yang baik. Young Hee langsung keluar, dan Dong Soo seketika itu menangis karena ditolak oleh Young Hee bahkan sebelum dia mengucapkan kata cinta.
Hahaha..


Bang Jin berhasil menemui pemuda aneh itu, dan langsung membawanya ke kantor, Bang Jin langsung menginterogasi pemuda itu dengan bertanya dimana Yi Hyun? Pemuda itu bingung dan bertanya siapa Yi Hyun? Karena geram, Bang Jin langsung menempeleng pemuda itu, membuatnya jatuh tersungkur. Tidak puas, Bang Jin langsung menghajar pemuda tersebut dan tidak peduli pada detektif Na yang mencoba mencegahnya.
Pemuda itu bertanya kenapa detektif menggunakan kekerasan? Bang Jin dengan membentak menjawab kalau dia bukan detektif, tapi dia ayahnya Yi Hyun. (Kereenn..^^)

Bang Jin mengancam kalau pemuda itu akan mati ditangannya jika ga mau memberitahu. Pemuda itu dengan takut-takut menjawab kalau dia benar-benar ga tahu, dia hanya pekerja paruh waktu. Bang Jin bertambah marah dan bertanya lagi dimana Yi Hyun dibawa? Pemuda itu menjawab kalau dia benar-benar ga tahu. Sungguh. Bang Jin berkata hukumannya minimal 5 tahun penjara untuk seorang penculik. Tapi jika terjadi sesuatu pada Yi Hyun, dia akan melakukan apapun dengan kekuasaannya untuk menghukum pemuda itu penjara seumur hidup
Dengan takut-takut pemuda itu menjawab kalau ada yang menyuruhnya. Bang Jin bertanya siapa orangnya, dan memerintahkan apa?

Pemuda itu menjawab kalau dia ga tahu siapa orang itu, dan dia hanya disuruh memberi kertas kecil pada Yi Hyun lalu pergi. Jika dia melakukan itu, maka hadiahnya adalah mobil. Bang Jin bertanya apa pemuda itu melihat wajah orang itu? Pemuda itu menggeleng dan berkata kalau orang itu pake topeng, jadi dia ga bisa liat wajahnya.
Bang Jin bertanya lagi, apa yang ditulis di kertas itu? Pemuda itu menjawab kalau dia ga tahu, sungguh. Bang Jin akan menghajar pemuda itu lagi, namun detektif Na menghalanginya dan bilang agar Bang Jin menyimpan tenaga. Bang Jin pun melepaskan pemuda itu.


Hae Woo menemui Bang Jin, Bang Jin bertanya ada hubungannya kan penculikan Yi Hyun dengan Han Yi Soo? Siapa yang Hae Woo curigai, ayah Hae Woo atau kakek Hae Woo? Hae Woo menjawab bukan ayahnya. Bang Jin berkata berarti itu artinya kakek Hae Woo?
Hae Woo menjawab kalau Bang Jin juga tahu itu, tapi mereka ga bisa berbuat apa-apa jika itu hanya sebatas dugaan saja. Bang Jin yang kesal, berkata jadi maksudnya, Hae Woo menyuruh dia hanya menunggu saja, sampai Yi Soo mengubungi mereka?
Hae Woo tidak menjawab dan berkata berikan saja salinan foto hitam putih itu padanya. Bang Jin bertanya apa yang sedang Hae Woo pikirkan? Hae Woo menjawab kalau dia akan melakukan sesuatu yang hanya dia yang bisa melakukannya untuk menyelamatkan Yi Hyun. Bang Jin bersikeras ingin tahu apa yang Hae Woo akan lakukan?
Hae Woo menggeleng dan bilang jangan menanyakan apapun padanya saat ini dan percaya saja padanya.
Bang Jin akhirnya menyerahkan salinan foto hitam putih itu.


Sang Gook menjenguk Hyun Shik, dan Hyun Shik masih terpejam. Da Joon Young dan juga ibunya disana. Sang Gook berkata kalau dia merasa bersyukur sekali Hyun shik sudah sadar, itu tandanya langit membantu mereka. (Iya,,entar langit juga akan menghukummu kakek..gemes deh aku ma kakek ini..)

Joon Young berkata kalau menurut dokter ini juga sebuah keajaiban. Sang Gook dengan oandainya bilang kalau itu juga karena Kepala Jaksa adalah orang yang baik. Ini benar-benar sebuah keberuntungan. Ibu Joon Young bilang kalau ini juga karena Sang Gook yang selalu peduli pada suaminya. Sang Gook membantah, bukan begitu, selama ini dialah yang selalu menyusahkan Hyun Shik, jadi mulai sekarang dia akan membayar hutang budi itu sedikit demi sedikit.(Apaaaa..?membalas dengan mencoba membunuh maksudnya? Hisss..*sabar Ay..puasa..^^*)

Sang Gook menggenggam tangan Hyun Shik, dan berkata agar Hyun Shik melakukan yang terbaik untu bisa bangun. Hyun Shik kemudian membuka matanya. Sang Gook masih berkata kalau dia yakin Hyun shik pasti bisa memenangkan situasi ini.
Bibir Hyun Shik bergetar takut karena tahu itu adalah Sang Gook.


Hae Woo sudah sampai rumah, Ny. Park langsung bertanya apa Hae Woo ga ikut ke Rumah Sakit? Hae Woo bertanya apa kakeknya ada? Ny. Park menjawab kalau kakek Hae Woo sedang menjenguk Kepala Jaksa, tapi akan segera kembali. Kakek Hae Woo bilang sedang dalam perjalanan pulang. Ny. Park yang melihat Hae Woo begitu khawatir bertanya ada apa? Apa terjadi sesuatu?Hae Woo tidak menjawab dan langsung masuk ke ruang kakeknya.


Yi Soo sudah sampai di pantai yang Kakek Choi inginkan. Pantai Gwang-jin. Hari terlihat sudah mulai gelap, walau belum terlalu. Yi Soo melihat mobil itu. Mobil Box besar yang dia yakin ada Yi Hyun didalamnya. Yi Soo langsung menghidupkan ponselnya, dan tidak lupa membawa pistolnya. Kemudia dia keluar dari mobil dan tidak lupa menyelipkan pistolnya itu di balik tubuhnya.
Yi Soo melihat dengan diam-diam dan ternyata tidak ada orang di dalam mobil itu.


Kemudian saat Yi Soo melihat ke sisi lainnya, masih dengan mengendap-endap, dia menocba menempelkan kupingnya ke dalam, untuk mendengar adakah suara di dalamnya. Suara Yi Hyun nya. Saat mencoba membukanya, Yi Soo memanggil-manggil nama Yi Hyun. Yi Hyun yang memang ada di dalam, kaget mendengar suara Oppanya. Yi Hyun ingin bicara tapi dia ga bisa, dan Yi Soo meminta Yi Hyun bertahan, karena dia akan mengeluarkan Yi Hyun. Yi Hyun menangis, dan Yi Soo masih mencoba membukanya.
Tepat saat itu, seseorang menodongkan pistol tepat di belakang kepala Yi Soo, membuat Yi Soo terkejut.


Bang Jin masih galau tentang keberadaan Yi Hyun, yang belum jelas sampai sekarang. Drtektif Na masuh dan berkata kalau lokasi ponsel Kim Joon sudah terlacak. Bang Jin bertanya dimana?


Kembali lagi ke Yi Soo.
Kakek Choi yang tahu pistol Yi Soo di belakang punggungnya, langsung mengambil itu, dengan pistol yang masih tertodong di kepala Yi Soo. Yi Soo sendiri tentu tidak berani melawan. Yi Soo berkata kalau dia sudah membawa apa yang kakek Choi minta. Jadi sesuai janji, Kakek Choi harus melepaskan Yi Hyun? Choi Byung Gi bertanya apa itu benar milik Yoshimura?
Yi Soo menjawab bukan, itu adalah miliknya.

Di dalam mobil itu, Yi Hyun mencoba bergerak maju. Tiba-tiba dia mendengar kalau si penculik meminta nyawa Yi Soo. Yi Hyun kaget.
Diluar Yi Soo menjawab kalau Byung Gi bisa mendapat nyawanya saat Yi Hyun dipastikan pulang dengan selamat. Dan saat itu, barulah Byung Gi bisa mengambil nyawanya. (Ini nyawa lo mas..bukan permen,,kok asal dikasih aja..-__-)

Byung Gi bertanya apa Yi Soo pikir dia akan menepati janji? Yi Soo menjawab tentu saja, bukankah Byung Gi orang yang professional.
Byung Gi menjawab kalau Yi Soo benar-benar berani, dan sedetik kemudian Byung Gi langsung memukul tengkuk Yi Soo, membuat Yi Soo terjatuh pingsan.


Yi Soo lama tak sadarkan diri, sampai langit sudah berubah hitam. Saat terbangun Yi Soo merasakan sakit di belakang lehernya. Dan dia melihat yi Hyun yang sudah bersama Byung Gi, dengan pistol yang diarahkan ke kepala Yi Hyun. Yi Hyun kaget karena Oppanya adalah Kim Joon, orang yang selalu menemuinya.
Yi Hyun langsung memanggil oppanya. (Tess..mulai jatuh air mataku.)

“Jadi kau adalah oppaku..”

Yi Soo membenarkan itu. Yi Hyun semakin menangis dengan tersedu-sedu. Dia bertanya kenapa baru datang sekarang? Kenapa tidak memberitahunya?

“Aku sangat..merindukan Oppa..”

Yi Soo akhirnya ikut menangis. Yi Hyun melanjutkan lagi kalimatnya, kalau Yi Soo ga tahu betapa dia merindukan Yi Soo.
Yi Soo hanya bisa meminta maaf pada adiknya itu. Dia salah, dan dia benar-benar minta maaf.
Yi Hyun menggeleng dan berkata tidak, Oppanya tidak salah. Yi Hyun akhirnya berkata kalau dia takut. Byung gi langsung menutup mulut Yi Hyun dengan kain.

Byung Gi meminta Yi Soo segera masuk ke mobil, dan menyuruh Yi Soo menyetir ke dalam laut. Yi Hyun kaget, karena Oppanya bisa mati. Yi Hyun menggeleng-gelengkan kepalanya tanda dia tidak setuju Yi Soo melakukan itu.
Yi Soo mengangguk dan berkata lepaskan Yi Hyun dulu. Byung Gi bilang kalau dia akan menepati janji. Yi Soo menjawab kalau dia ga percaya Byung Gi. Byung Gi menjawab kalau ga percaya maka adik Yi Soo ga akan selamat.
Yi Hyun terus menggeleng. Dan Byung Gi berkata masuk ke mobil sekarang juga.


Hae Woo menunggu kakeknya yang sedang dalam perjalanan pulang. Masuklah Sang Gook, dan berkata kalau dia dengar Hae Woo menunggunya. Ada apa? Hae Woo menatap kakeknya dan langsung menyerahkan foto hitam putih itu. Sang Gook melihatnya dan bilang kalau ini kan kakek Buyut Hae Woo. Hae Woo berkata benar. Sang Gook masih berpura-pura tenang dan berkata kayaknya dia baru pertama kali melihat foto ini. Dengan polosnya Sang Gook bertanya siapa yang bersama kakek buyut Hae Woo ini. Hae Woo menatap kakeknya dengan tajam dan berkata kalau itu adalah putra Jo In Suk. Kali ini Sang Gook baru kaget. Dia bertanya apa maksud Hae Woo? Hae Woo menjawab kalau seharusnya kakeknya lah yang paling tahu apa maksud dari kata-katanya.


Yi Soo mundur dengan perlahan ke belakang mendekati mobilnya. Yi Soo membalikkan badannya,tangannya mulai akan membuka pintu mobil.


Tepat saat itulah sebuah mobil datang, dan Yi Soo tersenyum senang. Dialah Soo Hyun, dan dia datang bersama seorang ahjumma, yang saat Byung Gi melihat wanita itu, dia sangat terkejut. Soo Hyun pun menodongkan pistolnya untuk menakuti Byung Gi. Kali ini posisi mereka sama.


Yi Soo berbalik dan berkata serahkan Yi Hyun. “Jika kau ingin menyelamatkan istrimu, lepaskan Yi Hyun.”

Byung Gi menjawab, masuk ke mobil, Sepertinya dia tidak terpengaruh dengan ancaman Yi Soo terhadap istrinya. Yi Soo kaget dan Byung Gi bilang kalau rencananya tidak berubah.


Kembali ke Hae Woo.
Sang Gook berkata kalau dia ga tahu apa yang Hae Woo bicarakan. Hae Woo tanpa basa-basi langsung meminta Yi Hyun dilepaskan.

“Jika Yi Hyun kembali dengan selamat, aku tidak akan pernah lagi bertanya, bagaimana kakek hidup sampai sekarang. Dan apa yang kakek sembunyikan. Tapi jika sesuatu terjadi pada Yi Hyun, maka aku tidak akan memaafkan kakek. Jika Yi Soo tidak kembali, maka aku akan menemukan apa yang kakek sembunyikan. Apapun itu.”

Preview Episode 16

Yi Soo terlihat berbicara di telepon dan berkata kalau Orang itu adalah bukti yang bisa menghancurkan Chairman Jo. 


Yoshimura menyerahkan sesuatu pada Eui Sun dan berkata kalau isi didalam Flashdisk ini,akan menarik perhatian Eui Sun.

Yi Soo memeluk Hae Woo dan meminta agar Hae Woo tidak meninggalkannya.

Sang Gook berbicara ditelepon dan berkata “kau tak akan bisa lari dari Cinta.”


bersambung episode 16

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar