Senin, 19 Agustus 2013

Drama Korea Don't Look Back episode 11part 2


Sang Deuk membakar foto kuno dimana ada Jo In Suk dan tertulis di belakang foto In Suk sedang bersama Sang Deuk.
Kemudian Sang Deuk membangunkan anaknya, dan berkata rencana yang harus mereka kerjakan untuk menyelesaikan masalah ini.

Part 2

Keesokan paginya, Hae Woo dan Joon Young yang siap berangkat kerja dikejutkan dengan datangnya Bang Jin dan detektif Na di depan rumah mereka. Joon Young bertanya apa yang membawa Bang Jin kesini? Bang Jin menjawab kalau dia sedang menunggu CEO Jo.
Joon Young kembali bertanya ada apa memangnya?
Detektif Na kali ini yang menjawab kalau dia disini bersama Bang Jin untuk menyelidiki kasus pembunuhan.

Bang Jin beralih pada Hae Woo dan bertanya apa Hae Woo sudah memutuskan? Hae Woo bingung dan balik bertanya memutuskan apa? Bang Jin kemudian menjelaskan kalau CEO Jo menelponnya dan berkata akan meyakinkan Hae Woo. Hae Woo kaget dan bertanya apa ayahnya melakukan itu? Benarkah?



Lalu yang dinanti muncul juga, Jo Eui Sun keluar dengan santainya dan berkata maaf karena sudah membuat mereka menunggu. Eui Sun yang melihat Hae Woo berkata agar jangan khawatir. Asal Hae Woo tahu saja, dia yang menelpon Bang Jin untuk datang menemuinya. Eui Sun kemudian berkata pada Bang Jin untuk segera berangkat.
Hae Woo sendiri masih heran dengan apa yang ayahnya lakukan.



Han Yi Soo sedang berbicara di telepon dengan TEMAN nya. Dia berkata kalau dia sangat yakin Jo Eui Sun atau Jo Sang Deuk akan mengajukan banding dan mengubah opini public. Sang Deuk adalah orang yang pandai mencari jawaban lebih dari siapapun. 
Yi Soo bertanya apa TEMANnya sudah memeriksa kiriman yang dia berikan?
Kemudian dia berkata kalau selama 12 tahun ini dia selalu penasaran dengan orang itu. (Mungkin si Kakek Toko Buku Bekas itu..^^)



Seorang laki-laki tua keluar dari rumah, dia adalah Kim Han Myung.
Dan ada seorang pria tua juga yang menghampirinya dan bertanya apa benar dia adalah guru Kim Han Myung?
Kim Han Myung membenarkan dan bertanya ada apa? Pria yang mendatangi guru Kim Han Myung menunjukkan ID Cardnya yang tertulis bahwa dia seorang polisi.
Dan kalian tahu siapa yang menyamar menjadi polisi..
Kakek Tua Jahat itu..si pemilik toko buku bekas.

Guru Kim bertanya mengapa polisi ini datang menemuinya? Kakek jahat yang menyamar itu bertanya balik apa guru Kim kenal dengan detektif Oh Dong Jin?
Guru Kim menjawab iya. Dan si polisi gadungan berkata kalau detektif Oh dibunuh tadi malam. Guru Kim jelas kaget. Dan polisi gadungan itu berkata kalau dia datang kesini untuk mengajukan beberapa pertanyaan pada guru Kim.


Jang Young Hee terlihat sedang bertemu dengan Dong Soo, yang tadi menelponnya dan berkata ingin bertemu.
Dong Soo menunggu di lobi apartemen, dan kaget saat Young Hee menepuk pundaknya. Young Hee bertanya kenapa Dong Soo terkejut sekali? Dong Soo menjawab kalau dia hanya sedang memikirkan sesuatu yang buruk. Dia juga meminta maaf pada Young Hee karena sudah meminta Young Hee keluar untuk menemuinya.
Young Hee menjawab ga apa-apa, memangnya kenapa Dong Soo meminta bertemu?

Dong Soo berkata seperti yang Young Hee tahu, ultah Hotel Gaya benar-benar kacau kemarin. Ayah Hae Woo terlibat kasus dengan seseorang. 
Dong Soo bilang kalau dia tidak tahu yang lain, tapi Man Chul dan ayah Hae Woo, dan juga nama Han Young Man yang muncul, membuatnya berfikir ini berkaitan satu sama lain. 
Young Hee sedikit malas, namun masih sopan sehingga berkata “Lalu?”

Dong Soo menjawab kalau masalah ini tidak hanya cukup dengan kata lalu saja. Ini benar-benar penting.
Apa Young Hee sudah lupa dengan temannya yang bernama Yi Soo? Teman yang dia kubur di dalam hatinya? Young Hee mulai serius dan Dong Soo berkata kalau ayah Yi Soo bernama Han Young Man. 
Young Hee kaget, tapi Dong Soo tidak menyadarinya sehingga terus ngoceh kalau Ayah Hae Woo menyuruh ayah Yi Soo untuk…..
Kalimat itu tidak mampu dilanjutkan Dong Soo sehingga dia hanya berkata kalau ini namanya adalah pengkhianatan.
Joon Young, Hae Woo dan semua pasti sedang bingung sekarang.

Young Hee berkata apa itu bisa menyebabkan perpecahan? Dong Soo menjawab ga sih, tapi kalau sampai keluar di berita, dan Yi Hyun tahu berita itu, maka Yi Hyun pasti sangat sedih.
Young Hee bilang kalau dia tadi baca berita dan kata berita itu smeua rekayasa. Hotel gaya akan membuktikan kalau itu berita palsu. Jadi Dong Soo tenang saja. 

Young Hee bertanya apa Dong Soo menghubunginya hanya untuk hal ini? Dong Soo bilang kalau dia merasa frustasi dan tidak bisa tidur semalam, dia tidak bisa bertanya pada Joon Young atau Hae Woo, dan jika dia bertanya pada ayah Yi Hyun, maka pasti ayah Yi Hyun tidak akan memberitahunya apapun.
Makanya dia menghubungi Young Hee. Young Hee kan punya banyak kenalan, maka Dong Soo meminta agar Young Hee mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. 
Young Hee menjawab kalau dia tidak punya kenalan wartawan ataupun polisi. Dong Soo tetap meminta bantuan Young Hee, karena Young Hee lebih baik darinya dalam hal ini.
Young Hee hanya tersenyum dan berkata kalau dia akan mencobanya. Dong Soo senang dan berterima kasih.


Yi Hyun terlihat sedih sekali dengan apa yang dia dengar di pesta semalam. Benarkah ayah Hae Woo yang melakukan ini semua? Dia berharap itu bukan ayah Hae Woo unninya. Semoga saja..

Bang Jin yang ada di kantornya, dan sedang serius membaca buku, kaget saat Yi Hyun memanggilnya.
Dia terkejut mengetahui putrinya tiba-tiba saja datang ke kantornya. Yi Hyun mencoba menyapa ayahnya dengan riang sambil menunjukkan minuman yang dia bawa untuk ayahnya.

Merekapun duduk dan menikmati apa yang dibawa Yi Hyun. Bang Jin berkata kalau putrinya datang karena mengkhawatirkannya dan itu keren sekali.
Yi Hyun tertawa senang. Yi Hyun bertanya apa ayahnya akan lembur lagi? Bang Jin menjawab ya seperti itulah pekerjaannya.

Yi Hyun kemudian berubah serius dan berkata kalau kemarin pesta Hae Woo unni berjalan tidak baik. Bang Jin berkata kalau dia juga sudah mendengarnya dari Hae Woo semalam. 
Yi Hyun bertanya apa semalam Bang Jin bertemu dengan unninya itu?Bang Jin mengangguk dan bertanya kenapa emangnya?

Yi Hyun berkata kalau dia tidak yakin dengan apa yang terjadi. Tapi semalam ayah Hae Woo unni bilang kalau ayahnya..
Bang Jin kemudian tertawa membuat Yi Hyun tidak melanjutkan kalimatnya, kemudian Bang Jin berkata kalau itu tidak benar. Bukan seperti itu kejadiannya.
Bang Jin menjelaskan kalau semalam Hae Woo memberikan rekaman itu padanya, dan juga menceritakan semua. Yi Hyun bertanya jadi ayahnya mendengar semua? Bang Jin mengiyakan dan dengan bercanda berkata apa sih yang ayahnya ga tahu? Semuanya kan ada di genggaman ayahnya?
Yi Hyun senang dan bertanya sekali lagi, kalau semua itu tidak benar kan? Bang Jin mengiyakan.
Yi Hyun terlihat lega.

Bang Jin bertanya apa Yi Hyun khawatir jika semua itu benar? Yi Hyun menjawab iya, bahkan dia tidak bisa tidur dengan nyenyak semalam. Tapi sekarang dia sudah merasa lega.
Yi Hyun pun pamit pergi kerja, dan Bang Jin pun berkata agar Yi Hyun hati-hati dijalan..


Di ruang interogasi, ada Bang Jin, detektif Na, Eui Sun dan pengacaranya. Eui Sun berkata kalau kasus tabrak lari memang dia pelakunya. Bang Jin bertanya apa benar Eui Sun meminta Han Young Man untuk bertanggung jawab? Eui Sun menjawab tentu saja tidak. Dia tidak mungkin meminta Supir Han untuk melakukan itu. 
Bang Jin kemudian berkata kalau tidak masuk akal rasanya seorang pria berkeluarga seperti Han Young Man dengan sukarela menyerahkan dirinya atas kesalahan yang bahkan bukan dia yang melakukannya. Eui Sun berkata kalau dia sudah mencoba menghentikan Supir Han waktu itu, tapi supir Han tetap memaksa melakukannya dengan syarat dia menjaga anak-anak Supir Han.

Bang Jin bertnya apa awalnya Eui Sun menawarkan sejumlah uang pada Young Man?
Eui Sun menjawa, kalau dia memang sempat melakukannya. Tapi walaupun dia tidak menawarkan uang pada supir Han, sebagai sesama manusia, dia tetap akan menjaga anak-anak supir Han.
Bang Jin kemudian bertanya lagi, apa Han Young Man berubah fikiran tentang penyerahan dirinya?
Eui Sun menjawab tidak. Bang Jin kemudian bertanya lagi, apa Eui Sun diancam Jung Man Chul?Eui Sun membenarkan. Kemudian Bang Jin bertanya apa karena itu Eui Sun membunuh Man Chul?
Eui Sun mulai geram dengan pertanyaan ini. Kemudian pengacaranya berkata kalau tidak ada bukti untuk yang satu itu. Jadi dia meminta untuk mengulangi pertanyaan itu lagi pada kliennya.
Detektif Na kali ini yang berkata kalau pertanyaan itu karena mereka memiliki videonya. 

Eui Sun yang geram berkata kalau dia membunuh semua orang hanya karena mereka mengancamnya, maka pasti banyak yang mati karena itu. Pengacara Eui Sun meminta Eui Sun mengendalikan dirinya.
Pengacara Eui Sun kemudian berkata kalau waktu penahanannya sudah selesai, terlebih lagi, CEO juga mau bekerja sama, walaupun dia mengalami sedikit trauma.(Trauma apanya pak..^^)
Pengacara meminta agar ini diakhiri sekarang saja.


Hae Woo ditelepon Bang Jin yang mengabarkan kalau dia tidak menahan ayah Hae Woo. Hae Woo heran, tapi dia juga senang karena ini. Hae Woo berkata kalau yang meyakinkan ayahnya bukan dia, tapi kakeknya. Bang Jin bertanya seberapa banyak yang Hae Woo ceritakan pada Chairman?
Hae Woo menjawab kalau cepat atau lambat kakeknya pasti tahu, jadi dia memutuskan memberitahu tentang kasus tabrak lari itu.
Hae Woo kemudian bertanya apa Bang Jin menemukan sesuatu di ponsel detektif Oh? Bang Jin berkata kalau dia yang akan menangani kasus detektif Oh, jadi Hae Woo menangani kasus yang lain saja. Kemudian Bang Jin memutus percakapan mereka.


Datanglah Yi Hyun membawa minuman, namun Hae Woo kemudian menelpon Kim Soo Hyun.
Yi Hyun duduk dan mendengarkan saja.
Hae Woo berkata kalau dia ingin Soo Hyun memeriksa daftar panggilan di nomer detektif Oh di waktu dini hari, sebelum detektif Oh dibunuh. 
Setelah telepon selesai, Yi Hyun bertanya apa ini kasus pembunuhan lagi?
Hae Woo tersenyum dan berkata kalau Yi Hyun pasti terkejut kan kemarin? Yi Hyun menjawb sedikit. 
Kemudian Yi Hyun berkata tentang Soo Hyun. Apa kepala bagian sibuk hari ini?
Hae Woo heran kenapa Yi Hyun menanyakan Soo Hyun. 
Yi Hyun jadi salah tingkah dan berkata kalau Kepala Bagian hampir tiap hari datang ke kafe tempatnya bekerja. Jadi aneh saja kalau Soo Hyun tidak kelihatan hari ini.

Dengan lucunya Hae Woo berkata kalau dia akan menyampaikan pada Soo Hyun kalau Yi Hyun merindukan Soo Hyun. Yi Hyun malu dan bertanya memangnya tadi dia bilang begitu? Dia tidak bilang kalau dia merindukan Soo Hyun. (Iya juga ga apa-apa neng..^^)
Hae Woo menggoda lagi dengan berkata kalau dia merasa Yi Hyun benar-benar merindukan Soo Hyun deh.
Yi Hyun bersikeras kalau dia tidak merindukan Soo Hyun.
Kemudian Yi Hyun mengalihkan pembicaraan dengan bertanya apa Hae Woo kenal dengan laki-laki itu? Hae Woo bingung dan bertanya laki-laki yang mana? Yi Hyun menjawab laki-laki yang juga datang ke pesta Hotel Gaya kemarin? Laki-laki yang dia bilang juga sering datang ke kafe tempatnya bekerja ini.
Hae Woo kaget, dia tahu siapa yang dimaksud Yi Hyun.

Hae Woo bertanya kenapa Yi Hyun ingin tahu? Yi Hyun menjawab kalau dia hanya kagum saja. Hae Woo bertanya kagum kenapa? Yi Hyun menjawab dengan senyum kalau laki-laki itu mengesankan sejak pertama dia melihatnya. Makanya dia selalu senang setiap bertemu laki-laki itu.
Hae Woo hanya terdiam dan kemudian bertanya kenapa Yi Hyun bilang laki-laki itu mengesankan?
Yi Hyun menjawab dengan antusian kalau suara laki-laki itu enak didengar dann juga tampan. 
Apa Hae Woo kenal dengannya?
Hae Woo mengangguk membuat Yi Hyun bertanya siapa nama laki-laki itu? Hae Woo menjawab kalau nama laki-laki itu Kim Joon. 
Yi Hyun berkata kalau nama itu tidak cocok dengan orangnya.
Kemudian Yi Hyun bertanya lagi, apa tidak apa-apa Hae Woo ada disini? Apa Hae Woo tidak sibuk?
Dengan senyum manisnya Hae Woo berkata bahkan kalau dia sibuk, dia tetap akan datang karena merindukan Yi Hyun nya. 


Di Apartemen StarVille, Young Hee dan Kim Joon terlihat berjalan bersama. Young Hee berkata apa Kim Joon sudah tahu permintaan Chairman Yoshimura pada Hotel Gaya? Kim Joon menjawab kalau dia sudah tahu. Young Hee berkata syukurlah, dia khawatir saja kalau Kim Joon belum tahu. 
Kim Joon berkata kalau rasanya ini bukan gaya Sekretaris Jang untuk mengkhawatirkan hal semacam ini.

Kemudian langkah Kim Joon berhenti, membuat Young Hee kaget, ternyata Kim Joon melihat ada Nyonya Park disini. 
Nyonya Park menoleh dan melihat Kim Joon, dia lalu tersenyum. 


Kim Joon mendekati Nyonya Park, dan membungkuk hormat. Nyonya Park bertanya apa Kim Joon baik-baik saja? Kim Joon menjawab iya. Dia lalu bertanya apa yang membawa Nyonya Park kesini?
Nyonya Park berkata kalau dia bingung, apakah harus datang kesini atau bagaimana.Tapi dia memasakkan makanan untuk Kim Joon. Nyonya Park beralasan, kalau Kim Joon kan hidup sendiri, dan pasti tidak pernah memakan masakan rumah, jadi dia membawa sedikit untuk Kim Joon. Dia berharap Kim Joon bisa makan dengan baik.
Kim Joon terpana mendengar ketulusan dan perhatian Nyonya Park padanya. Nyonya Park langsung mengulurkan makanan yang dia bawa, namun Kim Joon yang masih terpana hanya diam membuat Nyonya Park langsung mengambil tangan Kim Joon untuk menerima makanannya ini. Setelah itu Nyonya Park langsung pulang dan Kim Joon mengucapkan terima kasih.

Young Hee langsung mengambil bungkusan makanan itu dan berkata kalau dia akan menyimpannya di kulkas.
Sedang Kim Joon masih terdiam memandangi kepergian Nyonya Park.
Young Hee yang akan menuju apartemen Kim Joon, tiba-tiba berhenti dan aneh melihat ekspresi Kim Joon pada Nyonya Park. 


Nyonya Park yang sudah keluar dari gedung apartemen Kim Joon, disapa Dong Soo yang melihatnya. Nyonya Park berterima kasih karena Dong Soo sudah mau memberitahukan alamat Kim Joon padanya. Dong Soo menjawab kalau itu bukan masalah. Dia bertanya kenapa Nyonya Park ingin bertemu Kim Joon? Nyonya Park menjawab kalau ada yang ingin dia berikan pada Kim Joon. 
Saat Nyonya Park berbalik akan pergi, tiba-tiba dia menoleh lagi pada Dong Soo dan bertanya tentang Kim Joon. Nyonya Park bertanya apa benar Kim Joon lah yang pertama kali menghubungi Dong Soo terkait pekerjaan? Dong Soo dengan senyumnya berkata kalau nona sekretarislah yang duluan menghubunginya menawari pekerjaan ini. Memangnya kenapa Nyonya Park menanyakan ini padanya? Nyonya Park hanya menggeleng dan berkata bukan apa-apa.


Hae Woo ditelepon Soo Hyun yang mengabarkan tentang daftar panggilan detektif Oh di rentang waktu sebelum dia dibunuh.
Soo Hyun bilang kalau kalau detektif Oh beberapa kali bicara dengan Bang Jin, dan juga dengan Kim Han Myung seorang ahli sejarah.
Hae Woo kaget dan mengulang kalimat terakhir Soo Hyun. Ahli sejarah?
Soo Hyun membenarkan dan berkata kalau detektif Oh juga menghubungi kantor “Meluruskan Sejarah Kita”


Bang Jin sudah sampai lebih dulu di depan ruangan guru Kim Han Myung. Tapi saat Bang Jin mengetuk pintu, Hae Woo memanggilnya. Bang Jin bertanya ada apa? Hae Woo dengan tersenyum menajwab kalau dia punya banyak waktu karena belum ada keputusan dari komite disiplin apakah dia sudah boleh menyelidiki kasus lagi atau belum?


Di lain tempat, Joon Young kaget dengan keputusan kakek mertuanya yang ingin mengadakan konferensi pers. Sang Deuk meminta maaf karena sudah membuat keputusan tanpa mendiskusikannya dengan Joon Young terlebih dulu.
Sang Deuk langsung berkata kalau waktunya sudah tiba, kemudian dia berdiri dan Joon Young langsung berkata kalau dia yang akan melakukannya, kakek mertuanya tidak perlu melakukannya sendiri.
Sang Deuk dengan wajah berdosa berkata kalau ini salahnya yang tidak bisa membesarkan anak dengan baik, dan tentu ini sebuah dosa. “Dan jika kau melakukan dosa..yang harus kau lakukan adalah meminta maaf”
Sang Deuk meminta agar Joon Young jangan khawatir, karena dia hanya melakukan yang benar.


Bang Jin dan Hae Woo sudah ada bersama guru Kim Han Myung. Guru Kim melihat kartu nama Bang Jin dan bergantian melihat dua orang di depannya ini. Bang Jin bertanya kenapa guru Kim seperti terkejut melihatnya? Guru Kim menjelaskan kalau tadi pagi juga ada yang menemuinya dan bernama Byun Bang Jin. Hae Woo dan Bang Jin berpandangan karena bingung. 
Bang Jin bertanya apa yang dikatakan orang yang menemui guru Kim pagi tadi? Yang mengaku-aku bernama Byun Bang Jin. Guru Kim menjelaskan, kalau detektif gadungan itu menanyakan apa yang ditanyakan detektif Oh Dong Jin padanya? Detekftif yang bernama Bang Jin itu juga menanyakan semua secara rinci.

Hae Woo dengan hati-hati bertanya apa guru Kim kenal dengan wajah orang itu? berapa usianya? Guru Kim menjawab kalau pria itu berusia sekitar 50 tahunan.
Hae Woo heran dan berkata berarti bukan pria muda? Guru Kim mengiyakan.
Guru Kim bertanya ada apa ini sebenarnya? Bang Jin langsung menjelaskan kalau sepertinya orang tadi pagi, mengaku-aku sebagai dirinya. Dia berjanji akan memeriksanya nanti.
Bang Jin bertanya apa tujuan detektif Oh menemui Guru Kim? Guru Kim menjelaskan kalau detektif Oh menanyakan apa dia punya foto pejuang kemerdekaan dan foto keluarga Jo In Suk?
Kali ini Hae Woo bertambah terkejut.
Guru Kim melanjutkan kalau Jo In Suk adalah ayah dari Jo Sang Deuk.


Jo Sang Deuk dengan wajah penuh penyesalan berdiri dihadapan para wartawan. Dia membungkuk dalam dihadapan para kuli tinta itu. Semua kamera mengarah padanya dan mengabadikan tiap gerakannya.
Sang Deuk lalu berpindah ke podium, dan meminum air putih yang disediakan disana, sebelum dia mulai berbicara. 
Setelah merasa cukup dengan basa-basi itu, Sang Deuk berkata tentang rumor yang muncul belakangan ini tentang putranya, dia ingin memberitahu yang sebenarnya pada mereka semua.
Putranya yang bernama Jo Eui Sun, adalah penyebab kecelakaan tabrak lari 12 tahun yang lalu, dan dia melarikan diri dari tempat kejadian.


Kembali ke guru Kim.
Bang Jin bertanya apa detektif Oh tidak mengatakan alasannya bertanya foto keluarga itu? Guru Kim menjawab kalau detektif Oh hanya ingin memeriksa sesuatu. Bang Jin bertanya lagi, apa detektif Oh Juga tidak bilang apa sesuatu itu? Guru Kim membenarkan. 
Hae Woo semakin penasaran bertanya apa guru Kim menemukan foto yang diinginkan detektif Oh? Guru Kim menjawab tidak, karena ada kebakaran, jadi tidak banyak foto yang tersisa sebelum Jo In Suk lahir.
Bang Jin berkata terjadi kebakaran? Guru Kim membenarkan dan berkata kalau satu-satunya foto yang tersisa sekarang adalah foto diri Jo In Suk, itu juga ditemukan dengan susah payah di Jepang.
Bang Jin bertanya lagi, apa detektif Oh menunjukkan foto itu pada guru Kim?
Guru Kim menggeleng dan berkata kalau orang yang menemuinya tadi pagi juga menanyakan hal yang sama berkali-kali. 

Hae Woo heran kenapa bertanya berkali-kali. Guru Kim membenarkan kalau orang tadi pagi menanyakan berkali-kali apa detektif Oh tidak menunjukkan foto itu padanya? Orang itu terus menanyakannya. Bang Jin kemudian berkata terima kasih pada guru Kim, dan meminta agar guru Kim memberitahunya jika mengingat sesuatu. 


Saat Bang Jin dan Hae Woo pamit, tiba-tiba ponsel Bang Jin Berdering, dan rekannya mengabarkan kalau Sang Deuk mengadakan konferensi Pers. Hae Woo yang mendengar itu, terkejut dan langsung menoleh pada Bang Jin.


Kembali ke konferensi pers Sang Deuk. Sang Deuk bilang kalu semua ini adalah kesalahannya. “Aku akan menerima..semua hujatan”

Sang Deuk menunduk, mengusap keringat di dahinya, wajahnya terlihat begitu menyesal, dia lalu berkata “Aku telah melakukan kesalahan yang tidak dapat dimaafkan keluarga korban. Jika aku bisa, aku akan berikan hidupku untuk menghapus rasa kehilangan dari keluarga korban. Jika aku memikirkannya,aku tahu aku, aku tidak dapat menghapus kehilangan dari keluarga korban. Tapi aku akan melakukan yang terbaik utnuk meminta maaf. Aku benar-benar meminta maaf.”


Yi Soo juga melihat tanyangan itu di apartemennya. Sang Deuk yang mencoba memberikan opini public bahwa dia dan anaknya adalah orang yang berani mengakui kesalahan walau itu dengan rentang waktu yang cukup lama. Yi Soo juga melihat tayangan Eui Sun yang membungkuk sangat dalam sebagai bentuk dari rasa minta maafnya, rasa penyelasannya. Yi Soo tahu itu hanya kedok, dia melihatnya dengan rasa tidak suka. 


Sementara itu, Eui Suh melihat pemberitaannya dnegan bangga dan tersenyum, seolah citra dirinya kembali baik. Berita menyebut bahwa semua salut atas tindakan berani keluarga Jo.
Nyonya Park yang mengantar minuman menatap sinis melihat Eui Sun dengan tingkah palsunya itu.


Di lain tempat, Young Joo juga melihat berita itu di tokonya. Tepat saat itu pula, Yi Hyun dan Bang Jin datang dan tentu melihat pernyataan maaf Sang Deuk dan Eui Sun yang jadi topic hangat media massa.


Yi Soo mematikan televisinya, dan menelpon Sang Deuk. Sang Deuk tersenyum senang mendapat telepon dari Kim Joon. Sang Deuk berkata kalau dia tiba-tiba kaget Kim Joon menelponnya.
Kim Joon berkata kalau dia sudah tidak bisa menunggu lagi makanya dia menelpon Sang Deuk. Sang Deuk bertanya apa maksudnya?

Kim Joon berkata kalau Sang Deuk mengakui kesalahan di depan public seperti tadi, membuatnya merasa terharu. Sang Deuk berkata kalau ini adalah saat-saat yang memalukan untuknya. Kim Joon bilang menyadari ini adalah hal memalukan dan tentu teramat sulit mengakuinya, tentu Chairman Jo termasuk orang yang pemberani. 
Sang Deuk merendah dengan berkata kalau dia tidak berhak menerima pujian seperti itu. Memang kejadiannya sudah lampau, tapi dia ingin melakukan yang terbaik sebagai manusia.
Kim Joon dengan tenang berkata kalau ada banyak manusia yang tidak bisa melakukan tugas mereka. Jadi menurutnya apa yang Sang Deuk lakukan bisa menjadi contoh bagi orang lain.
Sang Deuk bertanya apa saat ini Kim Joon sedang membuatnya merasa malu?

Kim Joon tersenyum dan menjawab tentu saja tidak. Dia benar-benar hanya terharu dengan keberanian Sang Deuk. Kim Joon berjanji akan mengunjungi Chairman Jo nanti.


Sementara itu, tanpa Yi Soo tahu, Young Hee dan Yoshimura sedang bertemu. Yoshimura berkata kalau seperti yang dia kira Chairman Jo tentu tidak akan mengecewakan orang lain. Young Hee bertanya apa maksud Yoshimura? Yoshimura tidak menjawab dengan gamblang, dia hanya berkata kalau hidup itu adalah pilihan. Setiap hari orang hidup dan membuat pilihan. Hidup berjalan dengan pilihan apa yang kita buat.
Yoshimura bilang kalau menurutnya tidak menarik saat orang harus membuat pilihan. Dia juga bilang, kalau dia akan tinggal di Korea sementara waktu. 


Hae Woo yang masih berada di kantornya, terlihat serius. Tapi kemudian dia memutuskan untuk pulang, karena hari ini cukup melelahkan untuknya. Saat itu Soo Hyun datang dan bertanya apa Hae Woo akan pergi? Hae Woo membenarkan, kemudian Soo Hyun bilang kalau mungkin besok saja Hae Woo melihat ini.
Hae Woo bertanya memangnya apa itu? Soo Hyun menjawab kalau ini rekaman CCTV Hotel Gaya.
Menurut Soo Hyun, Hae Woo tidak perlu melihatnya. Karena tidak ada hal yang mencurigakan didalamnya. Bahkan kepala keamanan hotel sudah memeriksa, dan karena ada banyak orang di pesta, jadi sulit menemukan sesuatu yag bisa dicurigai.
Lagipula laptop yang Hae Woo pakai ada di titik dimana tidak bisa tertangkap kamera CCTV.

Hae Woo berkata kalau siapapun orangnya,sepertinya orang itu sudah tahu letak CCTV Hotel. Soo Hyun membenarkan dan berkata bahkan petugas di lobi depan yang menerima rekaman itu, berkata kalau orang yang mengirim menggunakan helm untuk menutupi wajahnya.
Hae Woo duduk kembali membuat Soo Hyun bertanya apa Hae Woo tidak jadi pergi? Hae Woo membenarkan dan mulai memasukkan Flashdisk itu ke laptopnya untuk melihat rekaman CCTV itu.


Hae Woo melihat rekaman itu, dan kemudian focus pada saat ada Kim Joon yang berdiri agak jauh di depannya saat itu. Saat dimana dia mendapat telepon dari Soo Hyun yang mengabarkan kematian detektif Oh.
Hae Woo memperhatikan dengan seksama, dia kemudian mem pause rekaman itu saat melihat Kim Joon mengeluarkan sesuatu dari genggaman tangannya. Hae Woo penasaran dan ingin melihatnya lebih jelas, sehingga dia memperbesar gambar itu. Dan terlihatlah jika di genggaman tangan Kim Joon ada Hiasan Hiu yang sama seperti milik Yi Soo.
Melihat Hae Woo yang terkejut, Kim Soo Hyun bertanya ada apa. Tanpa menjawab apapun, Hae Woo mencabut flashdisknya dan segera pergi meninggalkan Soo Hyun yang heran menatapnya.


Hae Woo melarikan mobilnya dengan cepat menuju StarVille, menuju apartemen Kim Joon. Hae Woo terlihat bersedih, air mata hampir menitik di kelopak matanya.


Yi Soo yang sedang meminum obat untuk rasa sakit di bahunya, merasa aneh ada tamu yang malam-malam datang ke apartemennya. Dia melihat melalu intercom, kalau Hae Woo lah yang ada di depan apartemennya. Yi Soo jelas kaget. Dia meminum obatnya sambil berfikir haruskah dia bertemu dengan Hae Woo. Yi Soo sendiri kebingungan.


Hae Woo menunggu dengan sabar, dan saat Kim Joon membuka pintu apartemennya, dia bertanya kenapa Hae Woo datang ketempatnya? Hae Woo dengan gugup berkata kalau dia ingin bicara dengan Kim Joon sebentar. Lebih tepatnya dia harus bicara dengan Kim Joon sekarang juga.
Kim Joon menatap Hae Woo dan menyuruhnya masuk, tapi kemudian Hae Woo merasa tidak nyaman karena tidak siapapun di apartemen Kim Joon. 
Kim Joon melihat sikap canggung Hae Woo, terlebih Hae Woo langsung memegang cincin pernikahannya, tanda bahwa dia tidak mungkin berdua di rumah Kim Joon sedang dia sudah bersuami.
Hae Woo berkata kalau dia akan menunggu Kim Joon di taman depan.


Yi Soo menguatkan tekadnya untuk bertemu Hae Woo, dan saat mereka sudah berdiri berhadapan Kim Joon bertanya apa yang ingin dibicarakan Hae Woo dengannya?
Hae Woo yang matanya sudah berkaca-kaca langsung bilang “hentikan Yi Soo”

Kim Joon kaget, bagaimana bisa Hae Woo tahu dirinya adalah Yi Soo. Hae Woo berkata lagi “Tolong hentikan. Kau harus berhenti disini. Jika terlalu jauh, kau tidak akan bisa kembali, walaupun kau ingin. Kau harus berhenti Yi Soo.”

Dengan gugup Kim Joon berkata “Aku..aku tidak..mengerti apa yang kau bicarakan.”
Hae Woo bertanya kenapa Yi Soo harus menjadi seperti orang-orang jahat itu? “Katakan padaku..semua yang kau ketahui. Kita akan mengatasi semua ini dengan segera.”

Mata Kim Joon mulai memerah menahan tangis, dia kemudian berkata “Masyarakat..tidaklah seberkuasa seperti yang banyak orang katakan”
Hae Woo menjawab kalau dia tahu. Dia tahu kenapa Yi Soo melakukan ini semua.

Kim Joon langsung memutus kalimat Hae Wooo dan berkata kalau Hae Woo memang tahu, harusnya Hae Woo tidak menggampangkannya. Dan menurutnya tidak penting juga untuk Hae Woo tahu, karena bukti adalah yang paling penting. 

Hae Woo masih memanggil Kim Joon dengan nama Yi Soo, dan Kim Joon langsung menyela dengan berkata “Buktikan kalau aku Yi Soo. Dengan begitu, aku akan menjadi seperti yang kau inginkan. Menjadi Han Yi Soo”

Kim Joon langsung berbalik, karena tidak tahan dengan perasaannya, dan saat itu Hae Woo langsung berkata apa bedanya Yi Soo dengan orang-orang licik itu. “Karena mereka yang licik, kau juga menjadi licik. Tapi ini belum terlambat Yi Soo.”

Kim Joon marah, dan memandang Hae Woo dengan kesal, dia berkata kalau dia tidak mendengar perkataan orang lain. “Aku yang memutuskan kapan mulai, dan kapan akan berhenti.”

Dengan tegas Hae Woo berkata kalau dia akan menghentikan Yi Soo, bagaimanapun caranya.
Dengan sinis Kim Joon menjawab,,kalau itu tidak akan mudah.”Untuk menghentikanku..kau harus mengikutiku ke Neraka.”

Dengan air mata yang berlinang, Hae Woo menjawab “Jika kau bisa menemukan Han Yi Soo..bukan Kim Joon, aku bersedia mengikutimu sampai ke Neraka”


Preview Episode 12

Sang Deuk meminta agar Kakek Jahat mencari tahu benarkan Kim Joon adalah Han Yi Soo.



Eui Sun yang berteriak pada Joon Young, bahwa ayah Joon Young juga terlibat dalam menyembunyikan kasus tabrak lari 12 tahun lalu itu.



Seorang petuga memberitahu Hae Woo dan Bang Jin tentang foto yang dibelakangnya tertulis “Bersama Sang Deuk”



Yi Soo datang ke toko buku bekas, dan menatap tajam pada si Kakek Jahat itu.   



 bersambung episode 12

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar