Rabu, 05 Februari 2014

That Winter The Wind Blows Ep 10 -Part 1-



Image Hosted by ImageShack.us
4 Pria yang bekerja di klub membawa Young ke sebuah tempat. Mereka mengambil tas Young dan ponsel Young berbunyi. Young meminta ponselnya di kembalikan. Salah seorang dari mereka melihat ponsel Young dan ternyata Oppa memanggil. Young berteriak ingin ponselnya dikembalikan, tapi seorang pria membekap mulutnya. Tiba-tiba Soo muncul dan menarik rambut pria itu. Ia memegang botol dan memukul kepala pria itu. Ia mendorong pria itu ke dinding dan menyeretnya. Wajah Soo terlihat dingin, ia marah.
Temannya yang lain melihat kedatangan Soo. Mereka mulai takut, Tangan Soo berdarah dan bergetar dan segera kabur dari tempat itu. Soo melempar pria lainnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young gemetar dan ia merasa lemas. Ia menunduk meraba lantai mencari ponselnya. Ia terus mencari dan menemukan botol kecil itu, ia menggenggamnya. Soo melihat hal itu. Young panik lagi dan segera mencari ponselnya lagi. Soo menunduk dan menyentuh tangan Young sambil memanggil namanya. Tapi Young menepiskan tangan Soo sehingga Soo tampak terluka.
Young berdiri dan melangkah pergi. Tapi Soo menahannya dengan memegang tangan Young. Young menampar Soo.

Image Hosted by ImageShack.us
Young gemetar sambil menahan tangisnya. Ia berkata, Pasti sangat mudah. Membodohi seorang gadis buta. Pasti sangat mudah bagimu.
Soo merasa bersalah dan memeluk Young, tapi Young mendorongnya. Ia kemudian melemparkan botol itu. Young terduduk lemas.
Young : Pil eutanasia? Kenapa kau tak bisa membunuhku? Kenapa kau tak bisa membunuhku? Disaat mudah melakukannya. Disaat aku tak bisa berbuat apa-apa, Kenapa kau tak bisa membunuhku? Kenapa?
Young berteruak histeris dan menangis. Soo terluka melihatnya. Ia tak dapat berkata apa-apa. Ia juga merasa sedih dan menitikkan air mata.

Image Hosted by ImageShack.us
4 preman itu mengeluh dan mengatakan kenapa 'dia' harus muncul. Temannya satunya bingung, memangnya temannya itu mengenal pria tadi. Temannya mengatakan sebagai preman bagaimana mungkin dia tak kenal Oh Soo.
Lalu percakapan mereka terhenti saat Moo Chul muncul. Ia memanggil salah satu dari mereka.
Moo Chul pergi ke TKP dan melihat situasi di sana. Oh Soo dan Young tak ada disana lagi. Moo Chul tertawa mengetahui Oh Soo selangkah lebih cepat dari dirinya.
Tapi kemudian ia merasakan ada sakit di dadanya. Ia menahan sambil memegangi dadanya.
Hal itu dilihat oleh seseorang, aku rasa dia juga pekerja di bar itu.
-Karena terlalu banyak preman, aku lupa lupa ingat wajahnya, wkwkkwkwkw-

Image Hosted by ImageShack.us
Soo dan Young ada di sebuah cafe. Pelayan mengantarakan kopi dan Soo mengambilnya, ia memegang tangan Young untuk memberikan kopinya. Tapi Young dengan cepat menarik tangannya.
Meski merasa sedih, Soo membiarkannya. Ia diam saja.
Lalu Young mulai bicara, bertanya apa benar Soo butuh uang. Itu sebabnya kau datang padaku. Pastinya kau senang. Tanpa tahu apa-apa, aku memasukkan namamu ke dalam surat wasiat. Pastinya kau sangat senang. Kenapa kau tak membiarkanku meminum pil itu? Mudah saja melakukannya. Kenapa tidak? Apa kau masih punya sedikit hati nurani?
Soo diam saja. Ia yang sejak tadi berpandangan kosong akhirnya menatap Young.
Young terus bicara, Walaupun uang sangat menarik, melihatku tertawa dan dengan gembira berceloteh tentang Oppaku yang telah kembali apa kau kasihan padaku? Atau apa kau takut ketahuan setelah aku mati? Jika bukan itu...
Soo memotong perkataan Young, Jika Bukan itu, mungkin aku sangat mencintaimu.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo mengatakannya dengan wajah yang serius. Young sepertinya tidak percaya akan hal itu, karena wajahnya terlihat menyakitkan mendengar hal itu.
Soo mengatakan kalau pil itu adalah miliknya. Suatu hari aku berpikir sebenarnya kenapa aku hidup? Bagaimanapun aku memikirkannya, aku tak punya alasan hidup. Kenapa aku begitu berusaha keras untuk hidup? Meskipun aku mati, tak seorangpun yang akan sedih. Walaupun segalanya berakhir saat ini, aku takkan kehilangan apa-apa. Tapi, Setelah bertemu denganmu. Menghabiskan waktu bersamamu...
Soo mengatakan hal itu dengan suara bergetar dan hampir menangis. Young sendiri juga merasakan tangannya bergetar dan ia menyembunyikan tangannya.
Soo kemudian menghentikan kata-katanya, ia mengatakan kita hentikan saja.
Soo menunduk, kemudian ia mengatakan bagaimanapun ia akan meninggalkan segalanya dan semuanya akan berakhir.

Image Hosted by ImageShack.us
Young masih melihat Soo dengan wajah yang sama, sedih tapi marah. Ia bertanya apa Soo akan pergi?
Soo menjawab benar.
Young terlihat kecewa dan mengatakan kalau semuanya memang mudah dan cepat. Ia meminta Soo menjaga dirinya. Young berdiri dan segera pergi meninggalkan Soo.
Soo diam saja.
Young berjalan dengan tongkatnya dan sesaat ia merasakan sakit kepala lagi. Tapi ia terus berjalan menuruni tangga dan menabrak pasangan yang datang ke cafe itu.
Soo akhirnya tak tahan dan mengejar Young. Ia memeluk Young dari belakang tapi Young menepiskan tangan Soo.
Young menangis. Young berkata, Ini akan berakhir saat kau pergi. Bagimu segalanya berakhir saat kau pergi? Aku tinggal dan aku pergi, itukah akhirnya?
Young mulai terbawa emosi. ia berteriak menyuruh Soo pergi meninggalkannya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young akan melangkah meninggalkan Soo saat Soo menarik tangan Young lagi. Tapi ternyata Young pingsan. Soo panik melihatnya. Kebetulan ada telpon masuk dari Jin Sung dan ia menyuruh Jin Sung membawa mobil segera.
Image Hosted by ImageShack.us
Sementara itu Jin Sung panik di rumah sakit, menanyakan dimana ruang gawat darurat. Dibelakangnya, Oh Soo berlari menggendong Young dan Hee sun berlari menyusul mereka.
Image Hosted by ImageShack.us
Jin So Ra dalam rangka bertemu dengan nyonya Wang. Nyonya Wang sudah menunggu di sebuah cafe.
Ny. Wang bertanya pada So Ra, apa alasan Soo berbahaya bagi Young adalah karena Soo berhutang 7.8 Milyar Won? Kenapa Soo bisa berhutang sebanyak itu?
SO Ra dengan menyebalkan menjawab kalau dulu Soo adalah penjudi dan mengambil uang dari sponsornya. Batas waktu membayar hutangnya sudah dekat. Sekarang tinggal 3 hari lagi.
Ny. Wang mengatakan ia masih ragu bahwa Oh Soo adalah kakak kandung Young, ia malah lebih penasaran pada Oh Soo yang satu lagi.
So Ra tampak gugup, tapi ia mencoba menjawab dengan tenang, kalau ia tak tahu, yang ia dengar hanyalah Oh Soo satu lagi hidup di panti asuhan.
So Ra akan menjawab 'Harapan....', Tapi ia menggantinya dan mengatakan panti asuhan Borami.
Lalu seseorang masuk ke cafe, itu pengacara Jang. Ny. wang melihatnya dan mengatakan kalau ia ada janji dan akan mempertimbangkan permintaan So Ra.
So Ra tersenyum.

Image Hosted by ImageShack.us
So Ra sudah pergi dan kini ny. Wang bersama Pengacara Jang. Pengacara Jang melihat kepergian So Ra sementara Ny. Wang memeriksa dokumen. Pengacara Jang bertanya kenapa Ny. Wang bertemu dengan So Ra.
Ny. Wang menjawab kalau pengacara Jang tidak mempercayainya jadi ia tak perlu tahu.

Image Hosted by ImageShack.us
Young di periksa di sebuah rumah sakit dan Soo, Jin SUng serta Hee Sun ada di sana juga. Dokter mengatakan kalau Young harus segera di operasi. Soo sangat serius mendengarkan, ia bahkan mematikan ponselnya yang sedang berdering.
Lalu seseorang masuk ke ruang pemeriksaan, itu Sun Hee noona. Ia kemudian melihat hasil Scan otak Young, dan mengatakan Young tidak akan bisa di operasi dengan keadaan begitu.
Sun Hee lalu pergi meninggalkan ruangan itu. Soo terlihat menatap Sun Hee dan mengejarnya keluar.
Hee Sun kemudian berbisik pada Jin Sung, bukankah itu kakaknya Moo Chul?
Jin Sung menarik nafas dalam dan mengatakan kalau ia tak tahan dengan 2 bersaudara itu.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo mengejar Sun Hee dan menghentikannya. Ia minta Sun Hee mengoperasi Young. Tapi Sun hee menolak dan mengatakan kalau ia tak akan memainkan game dimana ia akan kalah. Soo berang, ia kesal karena Sun Hee mengatakan kehidupan seseorang adalah sebuah permainan.
Sun Hee bertanya, lalu apa judimu adalah permainan? Apa Moo Chul menjadi gangster adalah permainan?
Sun Hee meninggalkan Soo.
Hee Sun kemudian datang dan mengatakan kalau Young sudah sadar.
Soo kemudian berlari menemui Young.

Image Hosted by ImageShack.us
Kembali ke pertemuan Ny. Wang dan pengacara Jang.
Pengacara Jang berkata, Terakhir kali, aku bertemu dengan Direktur Lee yang merupakan anggota dari rapat pemegang saham rahasia. Lee Myung Ho telah mengakuisisi sebuah perusahaan yang pabriknya sudah tak beroperasi lagi. Para pemegang saham berpikir kaulah dalangnya.
Ny. Wang masih sibuk dengan dokumen dan mengatakan, Dia tak pernah melaporkannya padaku. Jika aku tahu, aku takkan memanggilmu untuk membahas ini.
Pengacara Jang bicara dengan hati-hati, Ada pembicaraan di antara para pemegang saham tentang Direktur Jung yang sangat loyal pada mendiang Presiden. Mereka ingin mengangkatnya sebagai Presiden baru.
Ny. Wang yang mendengar itu menjadi emosi, Kalau begitu bagaimana dengan Young? Mereka menegaskan ini demi kepentingan Young, karena Young menginginkan yang terbaik bagi perusahaan. Sadarlah Pengacara Jang! Mengatakan bahwa ini dilakukan demi Young, sebenarnya mereka ingin menyingkirkanku. Tanpa aku, mereka bebas melakukan apa saja. Direktur Jung loyal pada mendiang Presiden? Di dunia ini siapa yang lebih loyal pada mendiang Presiden selain aku? Mereka pasti bercanda.
Ny. Wang mengambil ponselnya dan menelpon Young dan meninggalkan pengacara Jang.

Image Hosted by ImageShack.us
Young sudah sadar di kamar rumah sakit. Soo datang menemuinya dan duduk di kursi. Young bertanya kenapa Soo tidak pergi, bukankah Soo mengatakan ia akan pergi? Mereka yang bisa melihat, berkata akan pergi sebagai senjata mereka. Kalian tak peduli pada orang buta sepertiku yang ditinggalkan sendirian, 'kan?
Soo diam saja, ia menunduk sedih.
Young kemudian bertanya, apa yang dikatakan dokter.
Soo menunduk dan dengan sedih ia mengatakan kalau tumor Young kambuh.
Young mengerti karena ia sudah menduganya. Tapi Soo mengatakan Young akan sembuh bila di operasi.
Young berkata, Itu yang mereka katakan saat umurku 6 tahun. 'Kau hanya perlu dioperasi. Kau hanya perlu dikemoterapi 20 kali saja.' 'Tak apa selama tak kambuh.' Bicara memang mudah.
Soo menatap Young dan hampir menangis. Soo mengatakan pada Young kalau ia boleh cemas. Dan menangis jika ingin menangis.
Tapi Young mengatakan ia tak akan melakukannya.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo berdiri dan berjalan menuju tempat tidur Young. Soo duduk di sisi belakang tempat tidur Young dan mulai berbaring. sebenarnya bukan berbaring, Soo seolah memeluk Young. Ia menggenggam tangan Young dan mulai menangis.
Akhirnya tangis Young pecah juga. Bagaimana pun ia menahannya tetap tidak bisa. Young menangis di pelukan Soo dan Soo menangis memeluk Young dari belakang.


Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung dan Hee Sun membuka pintu kamar inap Young dan melihat adegan itu. mereka melihat kedua pasangan itu dengan perasaan campur aduk tentunya.
Jin Sung akhirnya menutup kembali pintu kamar.
Mereka berdua pergi meninggalkan kamar Young. Jin Sung berjalan duluan dan Hee Sun di belakangnya. Jin Sung merasa tak tenang karena ia yakin hee Sun cemburu lagi.
Jin Sung menghentikan langkahnya dan mendekati Hee Sun.

Image Hosted by ImageShack.us
Hee Sun mengatakan kalau ia pernah melihat Soo menangis seperti itu sebelumnya. ketika dia memeluk jasad kakaknya Hee Joo.
Jin Sung mengangguk dan mengatakan ia mengingatnya.
hee sun menghela nafas dan menatap ke atas, mengatakan kalau perasaannya aneh. Ia tidak merasa marah ataupun kesal.
Hee Sun bertanya-tanya perasaan apa ini?
Ia meninggalkan Jin Sung yang masih berfikir dan menatap kepergian Hee Sun.
Jin Sung menghela nafas dan memikirkan sesuatu.
-Perasaan Kasihan kah?-

Image Hosted by ImageShack.us
ny. Wang bersama Pengacara Jang di dalam mobil.
Ny. wang menangis dan Pengacara Jang melihatnya sambil menyetir. Pengacara Jang menggenggam tangan Ny. Wang dan Ny. Wang menghapus air matanya.

Image Hosted by ImageShack.us
Mereka tiba di rumah sakit. Mereka membuka pintu dan membeku di pintu. Di tempat tidur, Young dan Soo sedang tidur berdua dalam posisi yang sama seperti tadi. Ny. Wang melihat mereka dan Pengcara Jang menawarkan diri untuk membangunkan mereka.
Ny. Wang melihat mereka dan melihat tangan Soo dan Young yang saling menggenggam. Ny. Wang memutuskan tidak mengganggu mereka dan melangkah keluar dari kamar. Pengacara Jang akhirnya menutup pintu.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo terbangun karena ada pesan masuk ke ponselnya. Pesan dari So ra yang mengingatkan kalau besok adalah hari terakhir dari 3 hari yang ia berikan. Ia ingin Soo siap-siap meninggalkan rumah itu.
Soo menyimpan ponselnya dan kembali memeluk Young. Young rupanya sudah bangun dan meminta Soo tidur di bawah saja karena ia yakin Soo tidak nyaman. Tapi Soo malah meminta mulai hari itu mereka akan tidur bersama-sama. Hingga ia pergi, mereka harus tidur bersama-sama.
Mereka berdua bicara sambil menutup mata dan masih menutup mata. Young mengatakan ada untungnya ia sakit, karena jika ia tak sakit, ia akan dimarahi jika ia meminta tidur bersama Soo.
Soo kemudian memegang lengan Young lagi dan Young tersenyum. Mereka tidur lagi.
AIIIIIIIIIIIIIIIIIHHHHHHHHHHHHHH.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung dan Soo bertengkar di tangga rumah sakit. Jin Sung kesal karena Soo mengatakan belum waktunya ia pergi dari rumah itu padahal sisa waktu Soo tinggal 26 hari lagi.
Jin Sung : Segera buat persetujuan dengan Lee Myung Ho sekarang. Kirimkan foto ini kepadanya, minta uang, lalu pergi.
Soo : Dia takkan memberikan sepeserpun padaku.
Jin Sung :  Bagaimana kau tahu itu? Seperti yang kukatakan sebelumnya, tak perlu pedulikan darimana Lee Myung Ho akan memperoleh 7,8 Milyar Won. Jika tak punya, dia akan menjual rumah keluarganya. Jika itu masih belum cukup, Dia cerdas, dia akan mencari cara untuk mendapatkan uang atau saham perusahaan.
Tapi Soo mengatakan mereka harus mendapatkan kelemahan ny. Wang dulu.
Jin Sung kehabisan kesabaran dan berteriak kalau Soo harus menyadari posisinya sekarang.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung : Dia akan tahu kau jatuh cinta pada Young. Ucapanmu, tindakanmu, caramu menatap. Sudah kuberitahu kau dengan jelas. Kaulah yang menerima hukuman mati, bukan Young. Pertama-tama kau harus hidup.
Soo kemudian bicara dengan nada yang sangat menyakitkan.
Soo : Aku akan hidup. Apapun yang terjadi, Bahkan jika aku terperangkap dalam selokan dan ditikam oleh Moo Chul, aku akan hidup. Ketika masih bayi, aku selamat ditinggalkan di bawah pohon saat musim dingin. Bahkan setelah mengambil uang dan mengkhianati orang tuamu, yang memperlakukanku seperti anak mereka sendiri, Aku hidup tanpa merasa bersalah sama sekali. Hee Joo, Ketika dia mati dihadapanku, aku tetap hidup. Aku akan menemukan cara untuk hidup. Aku memilikimu, Hee Sun juga ada, Aku punya begitu banyak alasan untuk hidup.
Dari matanya, kita bisa melihat bahwa Soo juga merasa sakit. Jin Sung hanya bisa menatapnya dan Soo meninggalkan Jin Sung.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung akhirnya akan meninggalkan tempat itu dan melihat Hee Sun ternyata ada di atas tangga. Jin Sung cukup kaget dan menatap Hee Sun, bertanya apa yang sedang dipikirkan oleh Hee Sun.
Hee Sun mengatakan sama dengan apa yang dipikirkan oleh Jin Sung.
Jin Sung kemudian mengambil ponselnya dan membuka gambar yang mereka ambil dan mengirimnya pada Myung Ho.
Myung Ho shock melihat gambar itu. Jin Sung jujur mengatakan namanya dan ia meminta uang 7.8 Milyar won dalam waktu 1 minggu.
Myung Ho tampak panik kemudian melihat Soo menuju De Chocolate Caffe.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung menghela nafas dan mengatakan kalau ini pertama kalinya ia tak mematuhi Hyung. Hee Sun mengatakan jika Jin Sung mematuhi Soo maka ia akan membunuh Jin Sung.
Hee sun mengatakan ia sudah kehilangan Oh Soo sekarang.
Jin Sung tersenyum dan bertanya apa Hee Sun cemburu?
Hee Sun menatap Jin Sung dan mengajaknya menangkap ny. Wang, kencan mereka akan di tunda dulu.
Jin Sung sangat senang dan melingkarkan lengannya ke pundak Hee Sun ^^

Image Hosted by ImageShack.us
Rupanya Soo bertemu dengan Pengacara Jang, Ny. Wang dan Myung Ho di cafe-nya Joong Tae.
Soo menatap tajam dan dengan yakin kalau ia tak akan memindahkan Young dari rumah sakit itu, baik itu perawatan maupun operasinya.
Ny. Wang tidak setuju, ia mengatakan Dr yang selama ini merawat Young adalah doketr terbaik di Korea, ia tak bisa membiarkan Young di rawat di rumah sakit yang ia bahkan tidak tahu namanya, ia akan segera mmeindahkan Young.
Soo marah dan mengatakan kalau ny. Wang hanya pegawai bayaran.
Myung Ho kesal dan Soo mengatakan kalau Myung Ho bahkan belum menikah dengan Young.
Ny. Wang dengan tenang bertanya, lalu kau siapa? Kau pikir aku percaya bahwa kau adalah Oppa aslinya? Tidak. Aku tidak percaya. Aku hanya pura-pura percaya bahwa kau adalah oppa kandungnya karena ia percaya.
Soo tersenyum menakutkan memandang Myung Ho dan Ny. Wang bergantian.
Soo berkata, Aku juga sama. Karena Young tak berkata apa-apa, aku berpura-pura kau adalah pengurus rumah, ibu tiri, dan wali yang baik. Kalian menyelidikiku? Aku juga menyelidiki kalian berdua. Ketika kita masing-masing memiliki bukti, mari bertemu lagi untuk menyelesaikannya. Hingga saat itu, Young akan menerima perawatan dari Dr. Jo di rumah sakit ini.
Myung Ho dan Pengacara Jang terlihat tidak tenang. Tapi ny. Wang terlihat cukup tenang.
Soo berdiri dan meninggalkan cafe itu. Pengacara Jang mengejarnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang kemundian menyiramkan air ke muka Myung Ho dan membuatnya kaget. Ny. Wang marah karena Myung Ho bermain-main dengan perusahaan.
Myung Ho heran dan tak mengerti maksudnya. Ny. Wang kemudian mengatakan tentang akuisi dengan perusahaan Hyun Soo. Myung Ho kaget. Ny. Wang kemudian berdiri dan mengatakan kalau pertunangan Myung Ho - Young dibatalkan.
Sesaat aku bahagia sangat mendengarnya, tapi kemudian Myung Ho berdiri dan mengatakan kalau Soo memerasnya. Ny. Wang berhenti.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo memperlihatkan foto Myung Ho dan istrinya pada Pengacara Jang. Pengacara Jang mengatakan ia mengerti kenapa Soo tidak menyukai Myung Ho, tapi kenapa Soo juga mencurigai Ny. Wang.
Soo mengatakan kalau Young buta bukan karena tumor otak. Ny. Wang memang merawat tumor otak Young sejak kecil, tapi mengabaikan matanya.
Tapi Pengacara Jang marah dan mengatakan meski ayah Soo memperlakukan Ny. Wang dengan buruk, tetap saja Ny. Wang menganggap Young seperti anaknya sendiri.
Soo mengatakan ia punya buktinya dan Pengacara Jang menyuruh Soo menunjukkan bukti itu padanya.
Setelah Soo pergi, pengacara Jang menelpon seseorang untuk menanyakan tes sidik jarinya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young berjalan di rumah sakit dan Mi Ra bertanya Young akan pergi ke mana, seharusnya ia tidur di kamar. Young mengatakan ia ingin bertemu dengan dr. Goo dan minta Mi Ra mengantarkannya.
Tapi kemudian dr. Goo datang menyapa mereka.

Image Hosted by ImageShack.us
Young dan dr. Goo bicara berdua.
Young bertanya pada dr. Goo, Jika ada salah seorang keluargamu yang berada dalam situasiku, Apa kau akan merekomendasikan mereka untuk dioperasi dan dikemoterapi sebanyak 10 atau 20 kali lagi?
dr Goo berkata kalau ia akan melakukannya.
Young bertanya lagi, Kalau begitu, apa semuanya akan teratasi? Aku takkan pernah sakit lagi dan tumornya takkan pernah kambuh lagi? Aku... pasti bertahan hidup?
 dr. Goo kelihatan ragu dan tidak menjawab.
Young mengerti jawabannya dan meninggalkan dr. Goo.
Young kembali berjalan dan bertemu dengan Mi Ra yang menanyakan apa kata dokter. Tapi Young tidak menjawab dan terus berjalan.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo dalam perjalanan menuju rumah sakit saat ia sadar kalau melihat Young ada di mobil. Soo mengejar mobil tersebut tapi tak bisa mengerjarnya.
Image Hosted by ImageShack.us
Young di dalam mobil bersama ny. Wang dan sopir mereka. Ny. Wang melihat Soo yang mengejar mobil mereka, tapi ia diam saja.
Young bertanya mereka akan pulang ke rumah bukan?
Ny. Wang mengatakan mereka akan pergi ke rumah sakit dr. Hyun.
Young terkejut karena tadi ny. Wang mengajaknya pulang. Young marah dan minta sopir menghentikan mobilnya. Tapi ny. Wang menyuruh sopir terus jalan.
Young kesal dan memutuskan untuk keluar dari dalam mobil sementara mobil masih berjalan. Sopir menyadari Young membuka pintu, ny. Wang menghentikan Young tapi Young terus melakukannya. Akhirnya sopir menghentikan mobilnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young keluar dari dalam mobil dan berjalan dengan tongkatnya. Ny. Wang mengejar dan menghentikannya. ia menampar Young dan berteriak, apa yang kau lakukan?!
Image Hosted by ImageShack.us
Soo menarik paksa Mi Ra masuk ke dalam mobilnya. Mi Ra bertanya kemana Soo akan membawanya. Soo mengatakan ia akan membawa Mi Ra ke dokter yang mengatakan kalau Young terkena R.P. Mi Ra terkejut bagaimana Soo bisa tahu. Soo mengatakan ia membaca diary Young.
Mi Ra ketakutan dan ingin memberitahukan kepada ny. Wang. TApi Soo berteriak menyuruhnya masuk ke dalam mobil.
Mi Ra akhirnya masuk ke dalam mobil dan mereka pergi.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang akhirnya membawa Young kembali ke rumah. beberapa pelayan yang sedang membersihkan rumah disuruh keluar. Young masuk ke dalam rumah dengan wajah dingin.
Setelah semua pelayan pergi, ny wang mendekati Young dan mengatakan kalau ia akan membuat Young di operasi. Tapi Young mengatakan ia tak akan di operasi, ia tak mau menerima perawatan apapun lagi.
Ny. Wang kesal, kenapa? Kau mau mati?
Dengan tenang Young membenarkan hal itu. Nyonya Wang kehilangan kesabaran dan menampar Young lagi. Kali ini Young terjatuh lemas.

Image Hosted by ImageShack.us
Nyonya Wang menunduk menatap Young dan berkata, Ini pertama kalinya aku memukulmu. Selama kita hidup bersama, kau berkali-kali menamparku. Tapi ini pertama kalinya aku memukulmu. Inikah balas dendammu padaku? Sejak kapan kau merencanakan balas dendam yang kejam ini? Sejak usiamu 6 tahun? Sejak pertama kali kau didiagnosa menderita tumor otak?
Young mulai menangis dan Nyonya Wang terus bicara, Kau juga berpikir aku memanfaatkanmu? Seperti orang lain disekitarmu? Membunuh ayahmu demi uangnya. Mengendalikanmu untuk mengambil alih perusahaan. Mencoba memaksamu untuk menikahi Lee Myung Ho yang tak layak untukmu. Mengendalikanmu seperti boneka untuk mendapatkan kursi Presiden. Itukah yang kau pikirkan tentangku?
Young kemudian mulai bicara, air matanya masih menetes, Tidak. Kau tidak serendah itu. Ada kalanya aku berpikiran seperti itu. Bahwa kau pasti bukan manusia. Bahwa kau pasti monster. Ada kalanya aku ingin membunuhmu jika aku mampu.
Nyonya Wang terkejut. Ia bertanya,  Jadi, Karena kau tak mampu melakukannya, kau ingin mati dan membalas dendam dengan cara itu?


Image Hosted by ImageShack.us
Young menangis dan suaranya mulai gemetar, Lalu suatu hari, aku berpikir, Ketika tak seorangpun ada di rumah, kau bisa mendorongku dari atas tangga dan aku akan mati. Aku bertanya-tanya kenapa kau tak melakukannya. Ketika aku tidur, kau bisa mencekikku dan aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku bertanya-tanya kenapa kau datang ke kamarku larut malam dan pergi begitu saja setelah meraba dahiku dan tanganku.
Ny. Wang menangis juga, ia berkata, Jika aku mengincar perusahaan, aku takkan mengajarkan braile padamu. Jika aku tak mengajarkan bagaimana cara menggunakan komputer untuk orang buta padamu. Kau akan menjadi orang tak berguna, ak mampu membaca dokumen apapun juga. Tapi aku mengajarimu. Bahkan ketika kau tidak mau belajar braile ditampar lebih dari selusin kali dalama sehari aku tak pernah menyerah. Aku yang membuatmu menjadi kau yang sekarang.
Nyonya Wang beneran menangis sedih mengatakan semua itu. Kata-katanya penuh emosi. Young juga merasakannya. Ia mengatakan kalau ia mengingat hal itu.
Young : 'Young, perusahaan ini adalah milikmu. Jika kau ingin menjaga apa milikmu, kau harus belajar meskipun kau tak mau. Hanya ini satu-satunya cara kau bisa bertahan di dunia yang mengerikan ini. Kau harus belajar.'  Aku ingat semua yang kau katakan.

Image Hosted by ImageShack.us
Nyonya Wang tersenyum sambil menangis mengetahui Young masih mengingat hal itu. Ia memeluk Young dengan penuh cinta dan menyuruhnya melakukan operasi. Ny. Wang berkata, Jika kau dioperasi, kau bisa hidup. Memang kenapa kalau tumornya kambuh lagi? Kita bisa melakukan operasi lagi.
Young menangis di pelukan nyonya Wang dan mengatakan ia lelah, ia tak mau di operasi. Young menatap nyonya Wang dan mengatakan ia ingin menikah. Ia ingin menikah sebelum Oppanya pergi dan ingin kelihatan cantik. Setidaknya Oppa-nya tak perlu khawatir jika ia sudah menikah nanti.
Nyonya Wang mengambil keputusan. Ia berdiri dan menghapus air matanya, Aku akan membiarkanmu memakai gaun pengantin. Sebagai wanita, kau ingin memakai gaun pengantin setidaknya sekali. Aku tak bisa menghentikan itu. Kita akan mempersiapkan pernikahan dan operasi di waktu yang sama.
Young kembali menolak di operasi. Tapi nyonya Wang mengatakan kalau Young harus di operasi. tak akan sulit baginya untuk membawa Young ke ruang operasi. Nyonya Wang mengambil tas Young dan menyuruh Young naik ke kamarnya.
Nyonya Wang pergi meninggalkan Young di ujung tangga. Young akhirnya menaiki anak tangga selangkah demi selangkah. Ia menangis.

Image Hosted by ImageShack.us

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar