Senin, 10 Februari 2014

Sinopsis One Warm Word Episode 15 Part 2






Jae Hak tetap menemani Mi Kyung saat datang ke rumah Min Soo. Dia mengetuk pintu namun tak ada sahutan dari dalam. Jae Hak pun mengira Min Soo mungkin sedang tidur. Mi Kyung melihat laci meja yang ada diluar dan ternyata ada kunci di dalamnya, itu berarti Min Soo tak dirumah. Diapun memberi tahu Jae Hak kalau Min Soo ga ada di rumah, jadi berhentilah mengetuk.

Jae Hak yang heran bertanya sendiri, kemana kira-kira tempat di dunia ini yang akan di datangi Min Soo? Mi Kyung tak menjawab, dia hanya berkata sambil membelakangi Jae Hak, agar Jae Hak pulang saja, dia akan menunggu Min Soo disini sampai Min Soo pulang.
Jae Hak berkata kalau dia hanya ingin membuat Min Soo lebih baik, tapi ternyata hasilnya malah berantakan seperti ini?

Mi Kyung tiba-tiba bilanh “Bahkan jika kau pria yang tinggal di tempat seperti ini, akankah aku bisa menyukaimu? Aku rasa aku tidak akan menyukaimu. Aku rasa tipe wanita seperti itulah aku. Jika kau adalah pria lusuh, maka aku pasti tidak akan menyukaimu. Apa kau kecewa mendengarnya?”

“Tidak” jawab Jae Hak.

“Wanita mana yang ingin hidup dengan pria yang lusuh? Tidak ada alasan bagiku untuk mengkritikmu.” Lanjut Jae Hak.

Mi Kyung pun bilang sepertinya apa yang psikiater katakan adalah benar. Jae Hak terkejut mengetahui Mi Kyung menemui psikiater. Mi Kyung kemudian menjelaskan apa yang psikiater katakan padanya.

“Dokter itu bilang, dalam rangka menahan penderitaan ini, aku menggunakan masa kanak-kanakku yang menyedihkan sebagai alasan. ”

Jae Hak menjawab jujur bahwa dia ga terlalu tahu tentang masa kanak-kanak Mi Kyung. Mi Kyung berkata apa dia harus menceritakan dengan bangga masa kanak-kanaknya itu? Lagipula dia juga ga ingin menceritakan hal itu pada Jae Hak.

Mi Kyung kemudian berbalik dan menatap Jae Hak, lalu dia berkata kalau Jae Hak harus berterima kasih pada ibu Jae Hak. Jae Hak bisa menjadi diri Jae Hak sekarang karena ibu Jae Hak mengambil alih semuanya.
Ibu Jae Hak sangat berarti baginya, karena ibu Jae Hak mengerti keinginan wanita seperti dia.
Jae Hak bingung dan bertanya apa maksud Mi Kyung?

Mi Kyung kembali membelakangi Jae Hak, dia sudah mulai hampir menangis. Mi Kyung kemudian berkata kenapa dari semua orang, Eun Young lah yang menjadi adik wanita itu? Kenapa Eun Jin tumbuh dalam keluarga seperti itu dan akhirnya berhubungan dengan Jae Hak. Sekarang dia akhirnya menyerah dari fantasinya tentang orang-orang dari latar belakang baik yang tentu akan memiliki kehidupan baik juga.

[**]

Na Eun Young sudah ada di rumahnya dan langsung mengirim SMS pada Min Soo. Eun Young menanyakan bagaimana keadaan bos Min Soo? Dia cemas dan menunggu balasan, tapi ternyata begitu ponselnya bergetar bukan Min Soo yang menelponnya, tapi Hyungbunya.
Sung Soo mengajak Eun Young keluar dan Eun Young menyanggupinya.

[***]

Kini, Sung Soo dan Eun Young sudah duduk berhadapan. Melihat Sung Soo hanya diam saja, padahal mereka sudah 10 menit duduk di tempat ini membuat Eun Young bertanya kenapa Sung Soo hanya diam, katakan saja apa yang ingin Sung Soo katakan.
Sung Soo kemudian bertanya apa benar Eun Young ingin menikah dengan Min Soo?

Eun Young membenarkan dan menjelaskan untuk itulah dia mengenalkan Min Soo pada Hyungbu dan Unninya, karena dia memang ingin menikah dengan Min Soo. Eun Young bertanya heran, kenapa memangnya, apa Hyungbu ga suka pada pacarnya? Sung Soo menjawab tegas bahwa dia ga menyukai Min Soo.

Eun Young heran dan bertanya bagaimana bisa? bukankah Hyungbu dan Min Soo baru saja bertemu? Terlebih Sung Soo juga yang menyetujui pertemuan ini. Lalu Eun Young melanjutkan kalimatnya, bahkan jika Sung Soo ga suka dengan Min Soo, Sung Soo ga bisa melarangnya, dia ga pernah ikut campur dengan urusan Sung Soo dan Eun Jin, jadi dia ingin Sung Soo juga ga ikut campur dengan masalahnya. Biar dia yang mengurus semua sendiri.

Sung Soo berkata mengingatkan Eun Young tentang kejdian di UGD. Bukankah saat itu Eun Young juga ikut campur dengan urusannya? Eun Young tertunduk mengaku salah dan langsung minta maaf pada Sung Soo. Sung Soo juga mengingatkan Eun Young bahwa ini adalah tentang membangun sebuah keluarga, jadi Eun Young harus benar-benar memikirkannya.

Eun Young menjawab dia tahu itu, makanya dia memilih Min Soo. Min Soo adalah pria baik, yang mampu membuatnya ikut menjadi baik. Bukankah keluarga dibangun karena adanya hubungan antara suami dan istri. Pondasi dasar sebuah keluarga juga terjadi karena ikatan antara suami dan istri tersebut, jadi dia tetap akan membangun keluarganya. Eun Young tahu ga akan ada lagi yang bisa dibicarakan, dia begitu kesal dan memilih untuk pergi saja.

[***]

Begitu Eun Young sampai di rumah, Min Soo menelponya dan Eun Young tentu senang. Dia bertanya apa tadi Min Soo menerima SMS yang dia kirimkan? Min Soo menjawab iya dia menerimanya. Eun Young mengajak Min Soo ketemu sekarang juga, namun Min Soo menolak dan bilang besok saja mereka ketemunya. Ada sesuatu yang harus dia katakan pada Eun Young.

Eun Young penasaran dan bertanya sesuatu apa itu? Min Soo tak menjawab dan Eun Young bilang ini adalah pertama kalinya dia marah-marah sama Min Soo. Min Soo hanya bisa meminta maaf. Dia tak berkata banyak, tidak ingin tepatnya.
Eun Young bertanya apa dipertemuan pertama tadi Min Soo langsung ga menyukai kakak dan kakak iparnya? Min Soo menjawab bukan begitu. Pokoknya dia besok akan menemui Eun Young.

Setelah telepon usai, Eun Young menatap ponselnya seolah itu adalah Min Soo, dia lalu berkata “Kau bilang kau mencintaku, tapi kenapa kau seperti ini? Jika kau mencintaiku, lalu apa masalahnya? Kita hanya perlu untuk terus saling mencintai. Kenapa kau seolah melangkah mundur dan membuatku takut.?”

[***]

Jae Hak mengantarkan Mi Kyung sampai di Officetel. Mi Kyung sudah masuk, namun Jae Hak menekan bel dan Mi Kyung pun keluar sambil bertanya ada apa lagi?
Jae Hak berkata jujur bahwa sangat aneh untuknya mengantar Mi Kyung kesini dan kemudian dia pergi sendiri?
Mi Kyung juga menjawab bahwa ini juga aneh untuknya.

Jae Hak pun bertanya lalu kenapa mereka harus seperti ini? Mi Kyung jujur berkata dia juga ga tahu, bukankah Jae Hak pintar, jadi cobalah Jae Hak menjelaskan padanya, kenapa semua jadi seperti ini? Tapi yang jelas dia rasa dia ga akan pernah bisa kembali ke rumah Jae Hak lagi. Apapun alasannya.
Jae Hak menatap kecewa dan tak mampu menjawab, dia hanya berkata agar malam ini Mi Kyung tidur yang nyenyak.
Setelah Mi Kyung menutup pintu Officetelnya, Jae Hak masih tertegun menatap pintu yang tertutup itu. Dia terdiam sangat lama. Hatinya sangat hampa tanpa Mi Kyung disisinya.


Di dalam Officetel, Mi Kyung langsung menghubungi Min Soo, yang mana nomer Min Soo tak aktif. Tapi kemudian masuklah pesan untuk Mi Kyung dari Min Soo yang berkata bahwa Min Soo hari ini hanya ingin tidur. Jadi Mi Kyung ga perlu mengkhawatirkannya.

Mi Kyung teringat lagi malam itu, Min Soo berkata bahwa Min Soo sangat mencintai Eun Young dan ingin menjadi bagian dari keluarga Eun Young yang begitu hangat. Mi Kyung juga teringat akan kalimat Min Soo yang bilang bahwa Min Soo selalu kehilangan apa yang Min Soo mau, sehingga Min Soo sangat takut mengharapkan Eun Young, walau Min Soo sangat ingin.

Mengingat itu membuat Mi Kyung menangis, diapun sangat bersedih. Sedih dengan hidup yang dialami adiknya. Dia sangat ingin menciptakan keluarga untuk Min Soo, karena sedari kecil Min Soo ga pernah mendapatkannya. Dia ingin mewujudkan keinginan Min Soo, tapi kenapa semua malah seperti ini?

[***]

Malam ini, setelah sampai di rumahnya. Min Soo tak segera masuk ke dalam, dia berdiri dan berkata “Aku mencintaimu, Eun Young”

[***]

Eun Jin yang selesai mencuci piring, di telepon ayahnya. Dae Ho ditemani Na Ra di kamar bertanya apa Eun Jin sudah ketemu sama Min Soo?
Eun Jin menjawab iya. Dae Ho bertanya lagi, lalu apa Eun Jin menyukai Min Soo?
Eun Jin menjawab, yang terpenting Eun Young menyukainya, jadi ga ada alasan untuk dia tak menyukai Min Soo.

Eun Jin tahu ibu ada di samping ayahnya sehingga dia mau ayah memberikan telepon itu pada ibu. Dae Ho memarahi istrinya yang tadi berbisik-bisik menyuruhnya tanya ini dan itu, Eun Jin jadi tahu dan ingin berbicara langsung dengan Na Ra.

Setelah telepon ada di tangan Na Ra, Eun Jin berkata kalau ada sesuatu yang ingin dia katakan pada Na Ra. Na Ra tahu itu adalah sesuatu yang buruk, karena dia paham dengan nada suara putrinya, Na Ra pun bertanya ada apa sebenarnya? Eun Jin hanya menjawab bisakah dia bertemu ibunya besok?
Na Ra pun setuju.


Ibu Sung Soo sudah mengepak pakaiannnya, karena besok pagi dia akan kembali ke desa. Yoon Jung menemani neneknya, dan nenek bertanya apa Yoon Jung ga suka berbagi kamar dengannya? Yoon Jung menjawab dia suka kok. Lalu nenek bertanya lagi, apa mereka harus berbagi kamar selamanya? Yoon Jung tersenyum dan bilang dia menyukai ide itu. Nenek mengelus rambut Yoon Jung dan memeluk Yoon Jung dengan sayang.

Masuklah Eun Jin, yang berkata biar dia saja yang mengurus pakaian ibu mertua. Eun Jin pun meminta agar Yoon Jung gosok gigi dulu.
Steelah hanya berdua, Eun Jin meminta agar ibu mertua tetap tinggal disini, karena sebulan lagi mereka harus kembali ke RS untuk kontrol. Ibu mertua ga mau, dan beralasan dia harus membual pada teman-temannya kalau dia sudah bisa berjaan tanpa rasa sakit.

Eun Jin kemudian bertanya kenapa ibu mertua selalu menolak setiap mau dibelikan ponsel? Ibu mertua menjelaskan kalau dia sudah tua, dan sulit untuknya belajar sesuatu yang baru.
Tiba-tiba Eun Jin meminta maaf karena dia sepertinya ga bisa melakukan sesuatu yang baik untuk ibu mertua walaupun dia sudah berusaha untuk itu.

Ibu mertua menjawab, bukankah Eun Jin bisa terus mencoba? Kenapa jadi khawatir dan bicara hal-hal tak berguna seperti ini. Eun Jin terpana mendengarnya, dia tak tahu bagaimana harus menjelaskan apa yang terjadi pada ibu mertuanya. Diapun hanya mampu menunduk.

[**]

Eun Young mondar mandir di rumahnya dengan gelisah, dia akhirnya menghubungi Eun Jin. Eun Jin yang masuk ke kamarnya memberanikan diri menerima telepon dari Eun Young. Eun Young berkata sebenarnya dia ga ingin menghubungi Eun Jin, tapi dia tak bisa menunggu lagi. Dia ga suka dengan sikap Hyungbu, yang berkata tidak menyukai Min Soo hanya setelah melihat Min Soo dan belum mengenal Min Soo lebih jauh. Apa seperti itu dibenarkan?
Eun Jin kaget dan bertanya apa Eun Young baru saja bertemu dengan Sung Soo?

Eun Young yang berapi-api membenarkan hal tersebut, dia kemudian menyalahkan Eun Jin yang bahkan tak menelponnya, padahal tadi Eun Jin lah yang meninggalkannya. Eun Jin hanya mampu meminta maaf.
Eun Young dengan konyolnya berkata “Apa menjadi tampan seperti Min Soo sangat berdosa, sehingga hanya dengan melihat wajah tampannya, maka semua berkata tidak suka.? Wajahnya memang tampan, tapi dia juga memiliki sikap yang baik.”

Eun Jin menjawab dia tahu itu kok. Eun Young masih marah dan bilang, jika Unni dan Hyungbu bercerai, bukankah itu berarti dia dan Sung Soo akan menjadi orang asing, tapi kenapa Sung Soo ikut campur dalam kehidupannya? Eun Jin mengingatkan Eun Young bahwa bagaimanapun Sung Soo ayahnya Yoon Jung.
Dia tahu Eun Young kesal, tapi jangan berkata sesuatu secara sembarangan.
Eun Young menyesal dan meminta maaf. Tapi dia benar-benar kecewa. Bukan saja pada Sung Soo dan Eun Jin, tapi juga pada Min Soo. Min Soo bahkan mengabaikannya dan tidak menghiburnya hari ini.

Eun Jin menyuruh Eun Young untuk istirahat saja, Eun Young menjawab kesal, bagaimana bisa dia beristirahat sedang suasana hatinya sedang kacau?


Sung Soo pulang ke rumah, dan Eun Jin langsung menghadangnya. Melihat Eun Jin melipat tangan di dada, Sung Soo tahu Eun Jin sedang kesal. Eun Jin bertanya apa benar Sung Soo menemui Eun Young? Eun Jin juga berkata dia ingin bicara dengan Sung Soo namun tidak disini. Dia bertanya apa Sung Soo tahu tempat dimana mereka bisa bicara tanpa didengar orang?

[***]

Kini, Eun Jin dan Sung Soo sudah ada di dalam mobil. Eun Jin langsung bertanya apa Sung Soo menemui Eun Young dan berkata bahwa Sung Soo ga suka pada Min Soo? Sung Soo membenarkan. Eun Jin bertanya kenapa Sung Soo mengatakan hal itu?
Sung Soo menjawab dia hanya ingin Eun Young mempersiapkan diri ketika hubungan Eun Young dan Min Soo berakhir, dia yakin setelah Eun Young mengetahui semuanya, maka Eun Young dan Min Soo akan putus.

Eun Jin kesal dan bertanya tapi kenapa harus mengatakan hal seperti itu, seharusnya Sung Soo membiarkan saja.
Sung Soo tak kalah marah dan berteriak, kalau ini juga bukan murni salah Eun Jin, wanita itu (Mi Kyung) bahkan berniat membunuh mereka dengan kasus tabrak lari itu.
Eun Jin meminta Sung Soo ga membesar-besarkan masalah, dan sekarang ga penting untuk mengetahui siapa yang salah. Kenapa Sung Soo ga bisa mengerti akan rasa sakit yang diterima Eun Young jika mengetahui hal ini?

Sung Soo malah terus membicarakan hal berbeda, dia berkata kalau sepertinya Eun Jin membela keluarga itu (Keluarga Jae Hak). apa ini artinya setelah mereka bercerai, Eun Jin akan menikah dan hidup dengan laki-laki itu?
Eun Jin kesal dan bilang dia hanya mencintai Sung Soo apa adanya, dan dia ga pernah sedikitpun memimpikan memiliki masa depan dengan Jae Hak bahkan ketika dia dan Jae Hak bertemu pertama kali.

“Cinta? Apa aku harus mempertaruhkan seluruh hidupku untuk itu? Aku tidak ingin melakukannya lagi” jelas Eun Jin.

Eun Jin menjelaskan kalau dia hanya ingin hidup sendiri setelah bercerai. Dia sudah tak menginginkan cinta antara lawan jenis, jika dia harus mempertaruhkan seluruh hidupnya seperti saat dia mencintai Sung Soo. Sekarang tujuannya hanya ingin membesarkan Yoon Jung. Itu saja.

Eun Jin mulai menangis, dia tahu ini salahnya tapi kenapa ini semua bertambah sulit untuknya? Ini tidak harus mengenai hidup adiknya. Apa yang harus dia katakan pada ayah dan ibunya. Dia begitu takut. Dia tentu akan mematahkan hati ibu dan ayahnya lagi, dia akan membuat kecewa orang tua dan adiknya.
Dia tidak ingin Sung Soo ikut campur, karena setelah mereka bercerai maka Sung Soo bisa tidak melihat dia dan keluarganya, tapi dia? Dia tetap harus melihat dan bertemu seluruh keluarganya.

“Aku benar-benar merasa seperti seseorang yang berpenyakit menular. Aku merasa penyakit itu menyebar karena aku.”

[***]

Sung Soo dan Eun Jin akan kembali ke apartemen mereka. Kini, mereka sedang menunggu lift. Sung Soo berdiri di belakang Eun Jin, dia menatap Eun Jin lama dan terngiang kembali kalimat Eun Jin ketika mereka di mobil tadi. Sung Soo ikut sedih, dan ingin menenangkan Eun Jin. Dia kembali mengulurkan tangannya untuk menyentuh pundak Eun Jin. Lalu kilasan masa lalu itu terjadi.


Flashback

Saat itu Sung Soo juga menyentuh pundak Eun Jin, dan Eun Jin menoleh menatap Sung Soo. Sung Soo tersenyum dan berbisik pada Eun Jin, agar mereka melakukan ciuman pertama mereka hari ini. Eun Jin bertanya kenapa harus hari ini?
Sung Soo menjawab, karena ini malam natal. Merekapun tersipu malu.


Saat itu mereka juga sedang menunggu lift, dan saat lift sudah terbuka, Eun Jin dan Sung Soo melangkah ke dalam. Disna mereka saling berpandangan seolah isyarat jika nanti di dalam lift ini mereka bisa melakukan ciuman pertama di malam natal.
Merekapun tersipu malu sambil tersenyum.

Namun, itu hanya keinginan mereka saja, karena tiba-tiba ada orang lain yang ikut masuk ke dalam lift. Menyadari mereka batal ciuman, Eun Jin dan Sung Soo pun menunduk kecewa.
Setelah lift menutup, Sung Soo menggenggam tangan Eun Jin, namun Eun Jin malu karena ada orang yang bersama mereka, sehingga dia melepas pegangan Sung Soo. Sung Soo berbisik heran dan bertanya kenapa?

Tapi akhirnya Sung Soo senang, karena orang yang ikut bersama mereka, turun di lantai yang berbeda dengan dia dan Eun Jin. Sehingga kali ini mereka pasti berdua saja di dalam lift.
Tidak menunggu lama, begitu pintu lift bergerak menutup, Sung Soo langsung menarik Eun Jin dan mengecup bibirnya.


Mereka berciuman sangat lama, suasana di dalam lift pun terasa romantis dengan hiasan natal dan lampu-lampu yang menyala.


Flashback End
[***]

Sung Soo mengingat kenangan itu. Dan kini di dalam lift, dia dan Eun Jin hanya berada dalam diam. Saat pintu lift terbuka, Eun Jin sudah bersiap melangkah keluar, namun tiba-tiba Sung Soo menarik tangan Eun Jin. Sung Soo langsung memepetkan (bahasa lainnya apa ya? hihihi) tubuh Eun Jin di dinding dalam lift, dan Eun Jin mencoba melepaskan diri sambil bertanya kenapa?

Sung Soo kemudian bertanya, bukankah dulu dia meminta Eun Jin putus dengannya ketika dia gagal mendapat pekerjaan karena dia merasa rendah diri. Tapi, Eun Jin menahannya dan malah mengajaknya menikah. Eun Jin melakukan semua persiapan untuk pernikahan mereka. Bahkan ketika Yoon Jung lahir, Eun Jin juga yang susah payah membesarkan seorang diri. Apakah itu semua benar?

Eun Jin bukannya menjawab dan malah berkata bahwa Sung Soo membuatnya bergetar. Sung Soo kemudian bilang dulu dia berjanji bahwa dia akan mengurus Eun Jin, dan hanya akan mencintai Eun Jin seorang, tapi ternyata dialah yang berubah.
“Jika dulu aku tidak berubah, kita tidak akan menjadi seperti ini. Jika kau tidak bahagia, aku rasa aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri”

Eun Jin meminta Sung Soo tidak menyalahkan diri sendiri. Dia tidak pernah menyesal mencintai Sung Soo.
Kemudian Eun Jin pun berlalu.

*kecewa, kirain Sung Soo mau nyium Eun Jin. Hihihi

[***]

Malam ini setelah selesai menjenguk ibunya di RS, Jae Hak pulang ke rumah. Dia di ruang kerjanya, dan sibuk dengan miniatur pesawat yang sedang dibuatnya.
Tiba-tiba ingatannya melayang pada apa yang Min Soo katakan.
Min Soo berkata bahwa pernikahan belum tentu berakhir karena perselingkuhan, tapi pernikahan yang rusak adalah hasil dari perselingkuhan.
Mengingat semua itu, membuat Jae Hak menghancurkan miniatur yang sudah dibuatnya. Dia melampiaskan pada miniatur pesawat itu

[***]

Pagi ini, Min Soo sudah memutuskan sesuatu saat dia bertemu Eun Young nanti. Dia menguatkan diri ketika dia sudah sampai di depan pintu rumah Eun Young.
Eun Young membuka pintu dan senang sekali karena Min Soo datang lalu Eun Young pun mempersilakan Min Soo masuk.

Setelah ada di dalam rumah, dia dan Min Soo duduk berhadapan. Eun Young bertanya Min Soo pasti nyesel kan dengan kejadian kemarin makanya Min Soo datang sepagi ini ke rumahnya? Min Soo hanya diam.

Tiba-tiba Min Soo berkata “Eun Young, mari kita putus.”

Eun Young terkejut tak percaya lalu Min Soo menjelaskan kalau lebih baik jika mereka putus. Eun Young bertanya kenapa? Min Soo menatap sinis pada Eun Young dan bertanya apa menurut Eun Young alasan seorang pria meminta putus pada wanitanya? Itu tandanya perasaan si pria sudah berubah.

Eun Young menjawab, ini sangat ga masuk akal, bagaimana mungkin perasaan seseorang bisa berubah begitu cepat dan sangat tiba-tiba? Pasti ada alasan lain, katakan saja padanya.
Min Soo menjawab ga ada alasan lain, diapun berdiri dan akan pergi.
Eun Young ikut berdiri dan berkata dia ga sebodoh itu, pasti ada alasan lain. Apa Min Soo pikir, Min Soo bisa memperlakukan dia seenak Min Soo hanya karena dia sangat mencintai Min Soo?
Bahkan jika mereka putus, maka Min Soo harus memberi alasan yang jelas padanya.

Min Soo menatap Eun Young lekat dan memberanikan diri berkata “Aku tidak mencintaimu”

Min Soo berlalu, tapi Eun Young langsung berkata kalau Min Soo berbohong. Dia tahu dan yakin itu. Min Soo menghentikan langkahnya, dan Eun Young tanpa menatap Min Soo mengingatkan Min Soo akan kalimat Min Soo malam itu yang akan tetap mencintainya walau dia membenci Min Soo. Min Soo hanya mampu menahan tangis, dan kembali melanjutkan langkahnya.


Eun Young bergegas mencegah Min Soo, dia bertanya kenapa Min Soo seperti ini? Apa dia melakukan kesalahan? Kenapa Min Soo membuat semuanya semakin sulit. Katakan padanya agar mereka bisa melewati semua itu bersama-sama.
Min Soo hanya mampu menatap Eun Young, dan menyingkirkan tangan Eun Young yang sedang memegang tangannya.

“Apa ini takdir yang kau katakan? Apa takdir itu akhirnya melewati kita, sehingga kau harus kehilangan lagi? Apakah takdir itu adalah hari dimana kedua kakak kita bertemu?”

Min Soo menjawab tidak. Eun Young bertanya jika tidak, lalu apa? Jelaskan padanya!!!
Min Soo ikut membentak Eun Young dan bilang bahwa alasan yang dia katakan tadi adalah yang sebenarnya.

“Baiklah, aku akan membuatnya jelas. Kau dan aku putus karena ini adalah pilihanku. Aku tidak akan terseret oleh takdirku lagi.”

Eun Young terpana mendengarnya, diapun bertanya apa ini artinya semua memang keputusan Min Soo? Min Soo dengan tegas menjawab iya.
Min Soo pun berlalu dan Eun Young tak bisa menahannya lagi, karena perasannya hancur seketika.


Setelah Min Soo keluar, Eun Young tak mampu menahan tangisnya. Dia bahkan menyumpahi Min Soo agar semoga kaki Min Soo patah ketika dalam perjalanan pulang. Kemudian Eun Young kembali menangis tanpa henti.

Sementara diluar, Min Soo juga tak kalah bersedih. Dia juga menangis tersedu. Dia tak ingin seperti ini, tapi dia juga tahu hubungannya dengan Eun Young tak mungkin bisa diteruskan.
Dia berjalan pulang masih dengan air mata mengalir deras di pipinya.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar