Kamis, 06 Februari 2014

Sinopsis Prime Minister And I Episode 9 Part 2


Joon Ki mengatakan kalau sekarang Yool banyak berubah, sekarang ia sudah menyempatkan diri untuk bermain dengan anak anaknya. Yool yang mendnengar hal itu tanya apa Joon Ki kesini hanya untuk mengatakan hal itu.

Yool bilang kalau mereka kesini karna Woo Rii ingin bermain disini. Joon Ki tersenyum ia bilang kalau Woo Ri memang selalu kesini ketika Na Young masih hidup dan ketika itu Yool terlalu sibuk untuk bersama keluaganya.

Menndengar hal itu Yool terdiam, ia seakan baru tau jika Na Young sering mengajak anak anaknya kesini.
Da Jung menanyakan pada Yoon He bagaimana dengan boneka kodoknya, Yoon He yang mendengar hal itu bilang kalau dia itu orang sibuk. Man Se yang ada bersama mereka menimpali kalau ayah nya juga orang sibuk tapi ayahnya juga membantu ahjumma da jung untuk membuat boneka itu.

Yoon He kaget mendnegar bahwa orang yang sesibuk PM pun ikut membantu membuat boneka kodok itu, lalu dengan wajah yang iri Yoon He bilang kalau Da Jung dan Yool kan pasangan baru jadi pasti lagi senang senangnya tinggal dan melakukan hal bersama sama.

Da jung ngeles kalo mereka tidak seperti itu tapi lagi lagi Man Se bilang kalau mereka berdua(ayah dan ahjumma da jung) memang lagi senang senangnya tinggal bersama, bahkan kemrin malam ia memergoki ahjumma da jung dan ayahnya yang sedang berciuman.

Yoon He kaget, sedngkan da jung yang melihat kecerewetan Man Se langsung menutup mulut Man Se dan mengajaknya pergi. Yoon He berkata sebal bagaimana Da Jung bisa memamerkan hal itu padanya, hahahahhaha
Yool mengajak keluarganya untuk segera pulang tapi Man Se menolak, ia masih ingin main. Da Jung yang berada didekat Man Se akhirnya meminta Yool untuk menunggu sementara ia menemani Man Se untuk berkeliling setelah itu baru mereka pulang.
Tapi naasnya ketika Da jung bergerak menyusul Man Se ia jatuh, Yool yang melihat hal itu segera berlari kearah Da jung, membantunya.
Yoon He yang melihat itu dari kejauhan terlihat mencibir betapa mesranya kedua orang itu, Yoon He juga mengatakan bukankah suaminya bilang bahwa mereka berdua menikah bukan karna cinta tapi lihatlah mereka sekarang. Joon Ki yang sedang bersama istrinya akhirnya ikut menoleh, Joon Ki yang melihat hal itu juga kaget, apalagi ketika melihat Yool yang tersenyum mesra pada da jung.
 Hee chul memberikan foto foto yang ia ambil dari reporter Byun, ia bilang kalau ia yakin In Ho berada di sisi nunannya Da Jung. Hee chul juga bilang kalau ia bisa mengatasi reporter Byun nantinya tapi ia tetap meminta In Ho untuk berhati hati.
 In Ho bertemu dengan Hye Joo, Hye Joo yang mengikuti reporter byun dan Joon Ki belum mengetahui apa rencana mereka sebenarnya. lalu hye Joo menganti topik pembicaraan, ia tanya apa In Ho sudah menyatakan perasaannya pada da jung.

n Ho tidak menjawab ia hanya diam saja lalu bilang mengapa Hye Joo jadi menanyakan hal itu. Hye Joo yang melihat ekpresi dan jawaban In Ho yang seperti itu menyimpulkan kalau In Ho sudah mengatakannya. Hye Joo terkesima, ia tidak menyangka kalau In Ho benar benar mengatakannnya, Hye Joo lalu mengangkat tangannya ia mengaku kalah. Hye Joo lalu tanya dari mana In Ho mendapatkan keberanian itu.
 In Ho menelpon Joon Ki, ia ingin bertemu. Joon Ki yang menerima itu bilang kalau ia akan bertemu In Ho setelah ia memeriksa jadwal nya.
Saat akan pulang Man Se mengajak paman nya kapan kapan kerumah ia akan menunjukkan kamarnya, Joon Ki yang emndnegar hal itu bilang tentu saja. Da Jung lalu membawa mereka pergi dari sana,

Joon Ki lalu bilang pada Yool, ia tau mungkin yool akan keberatan dengan hal ini tapi ia ingin mengundang keponak-ponakannya datang kerumah nantinya. Yool yang mendengar hal itu bilang kalau ia tidak apa apa, Joon Ki kan paman satu satunya bagi anak anaknya.

Joon Ki lalu beralih ke topik yang lebih serius ia bilang kalau tampaknya sekarang yool sudah melupakan Na Young karna wanita itu(da jung), Joon Ki terdiam beberapa saat seperti sulit untuk mengatakan apa yang akan ia katakan ini, Joon Ki bilang bukankah seharusnya Yool tidak melakukan hal itu? Yool yang mendnegar hal itu terdiam,
Yool merenung diluar rumahnya, saat ia masuk keruang kerjanya ia melihat sebuah gambar, memo dan segelas ice cream.
ini adalah ice cream stawbery kesukaanmu, PM. Makanlah dan kumpulkan kekuatanmu PM, Pow Pow!! PM Kwon Yool, Fighting!

Yool kembali mengingat perkataan Joon Ki yang bilang kalau Yool sepertinya sudah melupakan semua tentang Na Young istrinya, Yool terdiam dan ketika matahari pagi sudah terlihat ternyata ice cream da jung mencair digelasnya.
 Da Jung berlatih dengan anak anak, saat Yool datang Yool tanya kenapa da jung berada disini. Da Jung bilang kalau ia juga akan berlatih, kemarin Yool sendiri yang bilang akan mengajarinya. Yool bilang kapan? dimana? lalu dengan dinginnya Yool bilang kalau ia mengatakan bagus berlatih di cuaca dingin, ia tidak bilang kalau ia akan mengajari da jung.
Yool pun memulai latihannya, Da Jung yang secara tidak langsung sudah diminta Yool untuk pergi dari sana tidak mengindahkan Yool, Da jung malah ikut berlatih dan bersama sama dengan anak anak lainnya  bilang Hoyyy.... Yool yang melihat hal itu melirik tajam kearah da jung.(sikap Yool emang dingin tapi kalo diliat dari mukanya kenapa menurut author dia malah tersiksa ya, bersikap dingin pada da jung seperti itu)
 Yool kembali bersikap dingin pada da jung ketika da jung meminta Yool untuk makan terlebih dahulu, Da Jung yang tidak mengetahui apa apa mengapa Yool bersikap acuh padanya hanya bisa diam, menatap Yool.
Da Jung heran mengapa Yool bersikap dingin padanya, da jung berfikir apa Yool marah padanya. Na Ra yang berada di dekat da jung segera merapat lebih dekat dengan da jung ketika ia mendengar ocehan da jung. Na Ra dengan sikap yang begitu antusias bilang apa ahjumma da jung sedang merasa khawatir?

Da Jung tersenyum ia bilang kalau ia tidak sedang khawatir, Na Ra yang tadi nya begitu antusias terhadap da jung akhirnya cemberut ia bilang jika da jung tidak merasa khawatir maka sebaiknya da jung pergi dan tidak usah mendesah, heehhehehe kayaknya niat Na Ra tadi pengen ngasih nasehat pada da jung tapi malah berkata lain.
Man Se menanyakan hal yang tidak biasa pada da jung, ia tanya apa ia akan mendapatkan 11 poin t jika ia mempunyai Godolyi, Chodan dan Hongdan?(dalam permainan kartu) Da Jung yang mendapatkan pertanyaan seperti itu bingung tapi kemudian ia menyadari bahwa yang menanyakan hal semacam hal itu pasti ayahnya, da jung segera emngambil handphone yang ada di tangan Man Se.

Da Jung memarahi ayahnya karna bertanya hal itu pada anak kecil, ayah da jung yang mendnegar hal itu ngotot ia bertanya karna semua orang tua yang ada disana bilang kalau Godoly, Chodan dan Hongdan itu 13 point. Mnendengar hal itu da jung tersenyum ia lalu mengatakan kalau hitungan ayahnya memang benar 11 point, da jung lalu tanya apa ayahnya menelpon dirinya hanya ingin menanyakan hal itu?

Ayah da jung lalu bialng kalau tadi malam ia bermimpi tentang da jung, ia bermimpi jika da jung memakai gaun putih dan ia sedang dikejar kejar oleh serigala bermata biru, ayah da jung menyimpulkan jika mimpi itu adalah pertanda buruk, apa da jung baik baik saja?

da jung yang mendengar hal itu tertawa ia bilang kalau ia baik baik saja, itu hanya mimpi konyol ayahnya, ayahnya lebih baik menjaga kesehatannya. ayah da jung lalu menutup telponnya ia bilang kalau ia akan melanjutkan permainan mereka, Da Jung yang melihat kelakuan ayahnya itu bilang kalau ayahnya selalu khawatir tanpa alasan. sementara di RS saat ayah da jung bilang ia akan bermain bersama yang laiinya ternyata ia hanya sendiri, ayah da jung berbicara sendiri.
Yool kaget ketika mendapati da jung sudah ada di belakangnya(kayaknya tempat ini jadi tempat spesial untuk yool memikirkan sesuatu) ia tanya sejak kapan da jung ada disni. da jung bilang kalau ia sudah lama berada disini, da jung lalu tanya apa yool sedang ada masalah, jika iya dan masalah itu bisa dibicarakan padanya, ia mau mendengarkannya.
Yool yang mendnegar hal itu bilang tidak ada, da jung yang sudah merasa khawatir dari tadi akhirnya angkat bicara mengapa sepertinya sepanjang hari ini yool terus menghindar darinya, dan jika yool sedang berbicara padanya yool selalu marah, apa ia mempunyai salah, jika ia apa kesalahannya, ini aneh sekali.

yool hanya menatap da jung, ia lalu bilang kalau sebenarnya ia merasa tidak nyaman dengan da jung, da jung tanya mengapa. yool bilang kalau ia hanya merasa tidak nyaman pada da jung, awalnya ia begitu berterima akasih pada da jung karna baik terhadap anak anaknya tapi sekarang ia merasa hal itu sudah menjadi beban buatnya, mereka ini hanya kawin kontrak jadi ia harap da jun tidak perlu terlalu bekerja keras.

da jung terlihat kecewa yool mengatakan hal itu, da jung lalu dengan tegas mengatakan kalau ia tidak mau menuruti apa kata yool, da jung lalu berusaha tersenyum ia bilang kalau ia tau yool menagatakan hal ini karna yool khawatir terhadapnya, da jung lalu memegang tangan yool ia bilang kalau waktu itu ia sudah mengatakan kalau ia ini orang yang melakukan apapun sepenuhnya untuk saat ini, walau bagaimana pun ia adalah stri yool saat ini dan ia akan melakukan peran itu dengan benar jadi ia harap yool tidak perlu merasa tidak nyaman padanya.

Yool terus menatap da jung, ia lalu menghempaskan tangan da jung, yool bilang kalau da jung tidak mengerti apa maksud nya. da jung yang diperlakukan hal itu kaget, semnetara yool terus membombardir da jung, ia bilang apa situasi seperti ini menyenangkan buat da jung? berakting seperti ini, padahal ini adalah nikah kontrak, jika hal ini menyenangkan untuk da jung, tapi tidak untuk dirinya jadi da jung tidak perlu melewati batas itu.
Yool terlihat frustasi memikirkan da jung, yool lalu emngeluarkan sebuah pita dari jas nya, sementara da jung sepertinya ia shock dan sedih dengan perubahan sikap yool yang mendadak, tapi da jung berusaha menahan kesedihannya,
In Ho akan menemui Hye joo, tapi saat itu juga ia bertemu da jung. da jung sepertinya sedang menenagkan hatinya menyendiri. da jung sedikit kaget ketika melihat In Ho, kecanggungan diantara mereka berdua terus terjadi.
In Ho mendapakan sebuah pesan,
Yool yang sedang bekerja tanpa sengaja melihat perban di tangannya Yool terus melihat perban itu, lalu yool mengambil handphonenya, ia menekan speed dial 5 tapi ketika ia menekan tombol memanggil ia segera mengakhirinya,(punya da jung bukan ya speed dial nomor 5 itu)
 In ho memberikan dokumen pada yool setelah itu In ho meminta ijin pada yool untuk keluar selama 2 jam. sementara Yool kembali membuka hp nya, mempertimbangkan apa ia akan menghubungi da jung atau tidak
 Sementara da jung tanpa sengaja tertusuk jarum saat dia sedang menjahit boneka kodok (emmm pertanda buruk kah?), da jung kemudian mendapatkan sebuah sms.
Reporter Byun tampak mengawasi In Ho dari kejauhan, ia mengatakan pada yang ditelpon jika ia sudah menyiapkan semuanya jadi tidak perlu kahwatir.

Entah Hee Chul sengaja mengikuti kemanapun reporter byun pergi atau karna ketidaksengajaan, hee chul melihat reporter byun dan ia merasa jika reporter byun akan membuat masalah har ini.
 In Ho terlihat begitu serius memasuki sebuah lift dan ternyata in ho menuju sebuah kamar, in ho menekan bel kamar itu.
 dan betapa terkejutnya In Ho ketika melihat siapa yang membuka pintu itu, da jung.
 In Ho yang emngetahui ahl itu segera menyeret da jung kedalam, da jung menunjukkan sms yang di kirimkan in ho padanya yang mengatakan bahwa ada hal penting yang terjadi pada PM. In ho bilang kalau ia tidak pernah mengirimkan sms pada da jung, in ho berkesimpulan jika mereka di jebak.
dan ternyata semua ini adalah rencana mentri park, mentri park bahkan memanggil semua reporter, dan yang lebih mengejutkannya lagi sepertinya tujuan sebenarnya mentri park kali ini bukanlah in ho melainkan da jung, karna ia bilang kalau yool begitu berani melupakan adiknya na young, ia tidak akan memaafkan yool.
In Ho berfikir keras ia lalu bialng pada da jung agar mereka keluar terlebih dahulu jika perkiraannya benar maka akan ada banyak reporter disini.
 dan reporter Byun telah memanggil semua reporter yang ada, ia bilang kalau ia akan memberikan berita yang bagus untuk mereka semua.
 In Ho melihat ke sekeliling, dirasa aman ia mengajak da jung keluar,
Tapi sayangnya saat mereka mencoba lari melalui lift mereka hampir saja bertemu muka dengan para AB3. Da jung dan In Ho segera menyembunyikan wajah mereka karna mustahil bagi mereka untuk berlari dari sana.

da jung lalu bilang jika mereka harus berpisah dulu, ia akan naik ketangga darurat terlebih dahulu setelah itu baru in ho tapi in ho melarangnya ia bilang kalau ia tidak akan pergi tanpa da jung.
 Sementara itu reporter Byun bersiap siap untuk mendapatkan berita besar yang telah ia rencanakan
Da Jung dan In Ho mencoba lari melalui tangga darurat tap sayang pintu menuju tangga sudah terkunci rapat, dan keduanya tersontak kaget ketika melihat kerumunan reporter yang ada didepan mereka. Reporter Byun yang pertama kali melihat mereka, tanpa rasa bersalah sedikitpun reporter byun memanggil nama da jung.

da jung dan yool membeku, semua reporter menoleh kearah mereka, in ho yang tadinya mengenggam erat tangan da jung segera melepasnya.
 Reporter Byun megompor ngompori para wartawan yang lainnya mengapa bisa istri PM berada dihotel bersama staf PM. reporter yang lain lalu menanyai da jung apa yang sebenarnya da jung lakukan disini, siapa yang akan da jung temui.

in ho yang melihat itu semua segera melindungi da jung dengan tangannya ia lalu bilang kalau istri PM berada disini karna akan menemui seseorang. reporter byun terus mengompori para reporter lainnya ia bilang kalau da jung akan bertemu seseorang mengapa da jung tidak bertemu di kafe tapi malah di hotel, disebuah kamar.
Reporter Byun terus mendesak da jung, siapa yang akan da jung temui di kamar hotel, da jung akan menjawab tapi in ho bilang kalau da jung tidak perlu emngatakan apapun. in ho lalu bilang kalau reporter byun sudah sangat kasar sekarang.

Reporter Byun tidak memperdulikan perkataan in ho, ia terus mendesak da jung siapa sebenarnya yang ingin ditemui da jung selarut ini.
 In Ho terdiam tapi lalu pandangannya berubah jadi kaget, ia lalu menjawab pertanyaan reporter byun dengan tegas, kalau orang yanga akan ditemui adalah PM Kwon Yool.
 gantian reporter Byun yang tidak bisa mengatakan apa apa, Yool datang dari arah belakang ia tersenyum menghampiri da jung dan in ho. da jung yang melihat hal itu kaget, yool dengan wajah ramah bilang apa yang mereka lakukan disini, dia menyuruh istrinya datang kesini karna ingin memperingati hari 100 pernikahan mereka, apa hal ini juga harus ia beritahu pada semuanya.

para reporter terdiam mati kutu, apalagi reporter byun rasa rasanya reporter byun tidak punya muka lagi.
Yool berterima kasih pada in ho karna sudah melakukan tugasnya dengan baik, ia lalu mengajak da jung untuk pergi. In Ho yang melihat keduanya pergi seakan tidak suka, in ho tidak suka yool dengan seenaknya merebut da jung yang sedang ia lindungi.

reporter lainnya marah pada reporter byun yang memberikan informasi yang salah, mereka bialng apa peringatan 100 hari pernikahan mereka ini ada hubungannya dengan politik dan lagi apa mereka ini scandal news.
saat tiba dikamar yool tanya apa yang sebenarnya terjadi.
Diluar Hye Jo sudah menunggu In Ho, In Ho bilang kenapa Hye Joo bisa ada disini. Hye Joo bilang kalau ia mendapatkan informasi dari reporter skandal news Hee Chul, Hye Joo juga bilang kalau In Ho berhutang penjelasan padanya.

In Ho hanya diam saja, ia menuju mobilnya dan pergi.
 In Ho terlihat begitu kesal dengan apa yang terjadi dihotel, in ho sepertinya tidak terima kalau yool mengambil begitu saja da jung darinya.
 da jung menceritakan kronologi bagaimana ia bisaberada disini, ia bilang kalau in ho mensms nya drinya dengan mengatakan kalau sedang terjadi sesuatu pada yool makanya ia datang tapi ketika ia bertemu dengan in ho, in ho malah bilang kalau semua ini adalah jebakan dan ketika mereka kabr mereka malah bertemu dengan para reporter.

da jung ingin menjelaskan nya lagi tapi yool meminta da jung untuk berhenti, ia sudah tau bagaimana kejadiannya. Da Jung merasa bersalah ia bilang apa ia melakukan kesalahan lagi?, apa ia melakukan kesalahan lagi hari ini sehingga membuat yool berada dalam masalah.

Yool mendesah ia bilang bukan seperti itu, ia hanya leleah dengan situasi yang menganggu ini.
Da Jung yang mendengar hal itu hampir menangis, tadinya ia berfikir kalau yool bersikap dingin, karna yool marah terhadap dirinya yang selalu membuat masalah tapi sepertinya yool malah lelah dengan situasi yang ada, sepertinya yool lelah mengurusi da jung, da jung bilang kalau yool benar benar keterlaluan,

"saat aku dikerumuni banyak reporter, aku pikir aku sudah membuatmu dalam masalah atau merusak reputasimu, pikiran itu membuatku tertekan dan menyakitkan"

Yool mendekati da jung, ia meminta da jung untuk menghentikannya. tapi da jung terus berbicara
"tapi kau malah merasa lelah dan justru membuatmu terganggu"

yool meminta da jung untuk berhenti, "aku tidak mau, mengapa aku harus mengikutimu? aku ingin mengatakan apa yang ingin aku katakan. kau berfikir semua adalah salahku. kaarna itu kau marah pdaku! kalau kau begitu membenciku dan tidak suka padaku......"

Yool memeluk da jung seakan tidak ingin kehilangan da jung, tatapan mata yool seakan berbicara kalau hal yang sebenarnya menganggu bukanlah karna da jung yang selalu membuat masalah tapi yang sebenarnya adalah masalah hatinya sendiri, antara memlih untuk terus bersikap dingin pada dajung atau malah sebaliknya.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar