Kamis, 06 Februari 2014

Sinopsis Prime Minister and I Episode 13 Part 1


Setelah mengatakan hal itu suara da jung kembali terdengar, da jung terus menatap dalam pada yool, karna.................ketika cerita panjang ini berakhir, dia tidak harus meninggalkan Sultan. karna dia tidak ingin pergi meninggalkan sultan, karna.....dia sudah jatuh cinta padanya.
Pagi harinya suasana di meja makan tampak canggung, Yool dan da jung hanya makan sambil diam dan sesekali melirik satu sama lain. anak anak yang melihat hal itu terlihat curiga, Na Ra lalu berbisik pada kakaknya sebenarnya ada apa dengan suasana hari ini, Woo Ri yang mendengar hal itu hanya bisa bilang tidak tau.
Man Se si cerewet yang tidak tahan melihat hal tersebut lalu dengan polosnya bertanya pada ayah dan ahjumma da jung, apa mereka berdua sedang bertengkar?. Yool dan Da jung yang mendengar hal itu melirik satu sama lain, Yool lalu bilang kalau mereka tidak bertengkar, begitu juga dengan da jung ia bilang bertengkar apa, siapa yang bertengkar?.

Na Ra lalu melanjutkan kalau memang tidak kenapa hari ini keduanya terlihat aneh, keduanya sama sekali tidak berbicara. Man Se yang polos lalu bilang lagi mengapa keduanya bertengkar padahal mereka sendiri yang mengajarkan kalau ia tidak boleh bertengkar dengan temannya, tapi apa ini, segeralah berbaikan.

Woo Ri lalu angkat bicara ia berkata pada ayahnya dan da jung jika mereka memang sedang bertengkar itu tidak apa apa tapi tolong berikan mereka peringatan terlebih dahulu karna jika suasana terus seperti ini maka ia akan sakit perut karna tidak bisa mencerna makanan.

Da Jung yang mendnegar hal itu tersenyum janggal, ia bilang kalau mereka memang tidak bertengkar, mengapa mereka semua tidak percaya. Yool hanya diam, ia lalu segera menyudahi makannya dan pergi.
Da Jung mengejar Yool, ia bilang kalau ada sesuatu yang ingin ia bicara kan, tentang yang kemarin.......... Yool memotong perkataan da jung ia bilang apa ia mengatakan sesuatu? Jung lalu bilang ia tau kalau yool merasa tidak nyaman dengannya tapi da jung menunjuk kearah dalam rumah, anak anak.....

Yool lagi lagi memotong perkataan da jung kalau ia sudah telat jadi ia harus segera pergi. Da Jung yang mendengar hal itu hanya tersenyum, da jung tampaknya senang karna setelah ia mengatakan hal itu yool tidak segera menyuruhnya pergi dari rumah, atau dengan kata lain yool tidak menolak perasaannya(ini menurut author ya).
 In ho yang sedang menunggu kedatangan Yool diluar kembali memikirkan wanita yang ia lihat waktu itu di luar rumah sakit. ia berfikir kalau wanita itu sungguh terlihat seperti Park Na Young.
Sekertaris Bae tanya apa mentri Park tidak menemui In Ho. Mentri Park menjawab kalau ia sudah mengundurkan janjinya untuk bertemu dengan In Ho. Mentri Park lalu tanya apa sekertaris Bae sudah memeriksa rekaman kecelakaan yang ia minta.

Sekertaris Bae bilang kalau polisi sedang mencari rekaman CCTV itu dan hal itu cukup sulit karna rekaman itu sudah terjadi begitu lama. sekertaris Bae lalu tanya mengapa mentri Park mencari rekaman kecelakaan yang sudah begitu lama berlalu, mentri park hanya menjawab kalau ia hanya ingin mengecek sesuatu.

Sekertaris Bae lalu memberitahu mentri Park tentang Hye Joo yang mengundurkan diri, mentri Park yang mendengar hal itu jelas merasa kaget.
Sedangkan Yool ia mencoba menghubungi Hye Joo tapi ternyata nomor Hye Joo tidak aktif dan ketika Yool mencoba mengirim pesan suara Yool membatalkannya.

In Ho masuk keruang Yool, Ia tanya apa yang akan dilakukan yool dengan pengunduran diri yang dilakukan Hye Joo, apa yool akan membiarkannya saja?. Yool yang mendengar hal itu bilang kalau mereka harus menunggu.

In Ho yang mengerti maksud Yool kemudian kembali bertanya apa yool fikir hye joo akan kembali?, Hye Joo sudah melayani Yool semenjak istri pertama yool masih ada, pasti Yool sekarang merasa begitu berat menerima hal ini.

Yool yang mendengar hal itu tanpa memandang in ho bilang kalau pertemanan mereka berdua jauh dimulai sebelum hal itu terjadi.

 In ho lalu menanyakan sesuatu pada yool, ia tanya apa yool pernah membuat pengumuman orang hilang untuk mendiang istrinya dulu. Yool yang mendengar hal itu tanya, pengumuman orang hilang?

In Ho melanjutkan ia tau karna yool seharusnya melakukan hal itu 5 tahun yang lalu setelah yool melaporkan istrinya menghilang. ia hanya penasaran Yool jadi melakukannya atau tidak. Yool yang mendnengar hal itu lalu bilang jika ia tidak jadi melakukannya. Yool melanjutkan kalau ia yakin kalau istrinya sudah meninggal tapi sulit untuk dirinya menerima hal itu makanya ia terus menundanya dan akhirnya seperti ini.

In Ho menatap dalam yool ia lalu tanya jadi apa yool akan terus membiarkan hal ini, Yool terdiam lama merenung dan Yool lalu bilang tiidak, ia akan melakukannya sekrang. in Ho yang mendnegar hal itu hanya tersenyum kecut ia lalu bilang kalau Yool sekarang begitu sibuk jadi ia akan menyiapkan form aplikasinya.
Saat Hye Joo sedang berlatih ia kaget melihat da jung yang juga berada disana. sementara da jung ia yang memang niatnya datang kesana untuk mencari hye joo, kaget ketika hye joo menyapanya dari belakang dan bertanya sedang apa ia disana.

da jung yang kaget berusaha bersikap lembut pada hye joo dengan merangkul hye joo, hye joo yang melihat hal itu merasa aneh, ia tau kalau da jung sudah seperti ini pasti ada maunya.
Da Jung segaja mengajak Hye Joo makan setelah hye joo olahraga, da jung memesan semua makanan yang biasanya hye joo makan setelah olahraga yaitu, Tang Su Yuk, Kkan Pung Gi, dan Jja Jang Myun. Hye Joo yang melihat tingkah da jung bilang dari mana da jung mengetahui itu semua.

da jung yang mendengar hal itu bilang kalau ia mengetahui semua hal ini ketika ia menyelidiki hye joo. hye joo tersenyum ia bilang kalau da jung mengetahui semua hal ini ketika da jung sedang menyelidiki ada hubungan apa ia dan yool kan.

Da Jung tersenyum ia lalu bilang ketika ia menyelidiki hye joo ia tau kalau hye joo itu begitu setia, hye joo melakukan olahraga selama 8 tahun ditempat yang sama, hye joo juga melakukan perawatan rambut di satu salon yang sama selama 10 tahun dan juga hye joo makan direstaurant ini dari restaurant ini mulai dibuka, da jung lalu mengatakan mungkin dari semua orang yang ada hanya hye joo yang melakukan hal itu.

Hye Joo yang mendengar hal itu hanya bilang kalau ia memang seperti itu, begitulah ia. Da jung lalu tanya lalu mengapa sekarang hye joo berubah, mengapa hye joo mengundurkan diri. Hye Joo yang tau arah pembicaraan da jung lalu bilang kalau da jung kesini hanya ingin berusaha untuk membujuknya maka jawabannya adalah "tidak".

hye joo lalu berkata kalau sebenarnya hal itu(setia) tidak berlaku untuk itu saja, tapi juga berlaku bagi seseorang, ia menyukai seseorang selama 20 tahun, iya ia menyukai PM Yool seperti da jung menyukai PM Yool. makanya sekarang ia memilih mengundurkan diri, ia ingin mengakhiri cinta tak berbalasnya makanya ia ingin mengundurkan diri, jadi jika da jung datang kesini hanya ingin membujuknya untuk kembali maka jawabannya tetap sama tidak.

da jung yang mendnegar pernyataan hye joo kaget, ia tidak menyangka jika selama ini ternyata memang benar hye joo menyukai  Pm Yool. Hye Joo lalu berdiri dari kursinya, ia lalu bilang ada satu hal yang salah dari penyelidikan yang da jung lakukan yaitu ia memesan semua makanan ini bukan karna ia akan memakan semuanya, hal itu ia lakukan karna ia tidak ingin  merasa kalau ia sedang makan sendirian.
Dikantor Yool kembali mengingat mendiang istrinya Na Young, Yool mengingat kebersamaan Na Young dengan anak anak mereka, Yool juga mengingat kebersamaan dirinya dengan Na Young, saat mereka berdua membeli sebuah cincin.
Dan Yool juga mengingat ketika sepertinya ia menerima dokumen berupa foto foto istrinya Na Young besama kakaknya In Ho, Kang Soo.
In Ho sepertinya menemui seseorang, In Ho memberikan berkas berkas untuk melengkapi syarat untuk mencari orang yang hilang. orang yang ada didepan In Ho bilang kalau ia membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk membuat hal ini menjadi resmi.

In ho lalu meminta seseorang yang ada didepannya untuk menyelidiki apa ada catatan mengisi formulir imigrasi, membayar denda ataupun penggunaan kartu kredit. orang yang ada didepan in ho bilang kalau ini sedikit sulit tapi untuk apa in ho melakukannya.

In Ho lalu bilang hanya saja, jika orang(perempuan) itu masih hidup..... orang yang ada didepan in ho lalu bilang kalau itu tidak mungkin, kenapa orang itu tidak muncul jika ia memang masih hidup, kecuali dia memang menyembunyikan dirinya untuk menghindari sesuatu.
In Ho datang kerumah sakit saat pihak rumah sakit memberitahunya bahwa kondisi kakaknya mulai membaik dan sekarang ia boleh keluar dari ruang ICU. In Ho yang penasaran lalu tanya kepada suster yang menjelaskan tentang keadaan kakaknya tadi, apakah ada orang lain yang datang menjenguk kakaknya, seorang wanita.

suster yang mendengar perkataan In ho tampak berfikir, ia lalu bilang kalau tidak ada yang datang menjenguk kakak in ho selain in ho sendiri, setelah mengatakan hal itu suster itu pergi.
In Ho masih tampak merasa aneh, ia lalu bergumam sendiri bahwa wanita yang ia lihat tempo hari itu sangat lah mirip dengan Na Young. Hyung apa aku salah lihat? gumam In Ho pada kakaknya yang terbaring.
Saat da jung memebawakan cemilan untuk Na Ra, Na Ra sedang sibuk dengan komputer kecilnya. Da Jung yang melihat hal itu lalu mendekat, ia tanya mengapa akhir akhir ini Na Ra begitu bekerja keras untuk belajar. Na Ra yang ditanyai seperti itu langsung semangat ia bilang kalau ia harus ranking 1 disekolahnya, kalau ia ingin terlihat cocok dengan oppa Tae Woong ia harus melakukan hal itu karna oppa Tae Woong juga Ranking satu di sekolahnya, bukankah itu menganggumkan? seru Na Ra berseri seri mengingat Tae Woong.

Da Jung yang mendengar hal itu tampak senang ia bilang jika Woo Ri dan Na Ra sama sama berusaha keras untuk mendapat ranking 1 disekolahnya maka Yool akan sangat senang, ia pasti bahagia. Telpon Da Jung lalu berbunyi dan ternyata itu dari Yool.
Dan yool tampaknya meminta da jung untuk menemuinya di perpustakaan, Da Jung melewati setiap sudut rak rak buku yang ada di perpustakaan, satu, dua rak buku telah ia lewati dan tiga, da jung menemukan Yool yang tampak begitu serius memilih milih buku, da jung yang melihat hal itu hanya menatap yool dengan senyuman, terpesona.
Sangking seriusnya memilih milih buku Yool tidak menyadari kalau da jung sudah berada didekatnya. Yool yang menyadari da jung sudah ada di sampingnya kaget, ia tanya mengapa da jung tidak memberitahunya jika da jung sudah sampai disini, da jung yang mendnegar hal itu hanya tersenyum, ia bilang kalau yool sudah terlalu serius membaca buku itu makanya yool tidak emnyadari kehadirannya.

Da Jung kemudian tanya mengapa yool mengajaknya kesini, bukannnya menjawab yool malah mengajak da jung untuk makan terlebih dahulu. da jung yang melihat sikap yool merasa aneh.
Yool mengajak da jung untuk makan di kantin kampusnya dulu, Da Jung yang sedang makan bilang pada yool bahwa kenyataan kalo yool lulus dari kampus ini pasti yool sangat pintar waktu itu. Yool yang mendengar hal itu sambil terus menatap  da jung ia menjawab kalau ia dulu tidak pernah meninggalkan peringkat pertama.

Da Jung yang mendengar hal itu mengerutkan mulutnya dan bilang kalau yool pasti membual. Da Jung lalu bilang lagi kalau dulu ia memang tidak pernah menjadi orang di peringkat pertama tapi ia sama sekali tidak pernah meninggalkan makan siang.

Yool yang mendnegar hal itu hanya bisa menatap da jung sambil tertawa tipis, Yool dengan masih memandangi da jung tanya kapan cinta pertama da jung?, da jung yang lagi makan keselek ketika mendengar hal itu, ia tanya mengapa yool menanyakan hal itu pada saat sperti ini. Yool menjawab kalau ia hanya penasaran.
Da Jung kemudian memberitahu yool bahwa cinta pertamanya adalah Shim Dong Wook, ia bertemu Dong Wook ketika mereka masih TK dan berjanji akan menikah, tapi sayang anak itu malah pindah dan pergi meninggalkannya, lalu saat di kelas 4 SD ia juga punya cinta pertama, dia adalah seorang ketua kelas, Choi Seung Mi, Da Jung menceritakan bahwa waktu itu Choi Seung Mi begitu terkenal, da jung lalu menepuk dadanya dan bilang, kau tau?, orang yang begitu terkenal itu menyukai aku,seru Da Jung bangga, dan da jung juga bilang kalau asisten pendeta di gerejanya pun tidak luput, ahhh kerennya dia, seru da jung tersipu dengan begitu banyak pria yang menyukainya.

Yool yang mendengar hal itu hanya tersenyum pada da jung, Yool lalu tanya apa semua orang yang da jung sebutkan itu adalah cinta pertama da jung, kalau yang ia lihat, bukankah itu adalah cinta yang tak terbalas? mendengar hal itu da jung terdiam, heheheheh ketahuan bohong ya, wkwkwkkwwkkwkw.

Yool lalu bilang lagi, "bukankah cinta pertama adalah dimana dua orang yang saling menyukai satu sama lain?"

Da Jung berdeham ia bilang kalau sedari tadi itulah yang ingin ia katakan, da jung melanjutkan kalau cinta pertamanya yang sebenarnya adalah....... da jung lalu berhenti ia lalu bilang mengapa ia harus memberitahu yool tentang hal ini, apa yool sedang mewawancarainya?

Yool yang mendnegar hal itu lalu bilang, mewawancarai? baiklah anggap saja begitu, pertanyaan wawancara yang sebenarnya adalah, Nam Da Jung, mengapa kau menyukaiku? kau bilang kau meyukaiku kan? da jung yang mendengar hal itu kaget,

sedangkan Yool terus menatap da jung meminta penjelasan, mengapa da jung menyukainya. da jung terdiam menatap yool, dajung lalu bilang apa ini adalah alasan mengapa Yool memamnggilnya kesini?
Joon Ki dan Hye Joo minum bersama, Joon ki lalu bilang kalau ia tidak emnayngka semudah ini untuk meminta Hye Joo datang kesini, karna terakhir kali mereka bertemu, Hye Joo bilang kalau ia tidak akan pernah memaafkan nya.

Hye Joo buka suara ia bilang kalau ia sudah tau kalau Joon ki tidak terlibat dalam penusukan yang terjadi pada Yool, ia tau saat ia melihat tatapan mata Joon ki waktu itu, tapi karna waktu itu ia begitu marah, ia tidak bisa menghentikan mulutnya untuk diam.

Joon Ki yang mendnegar hal itu tersenyum, sementara Hye JoO bilang lagi kalau ia juga ingin meluruskan semuanya sebelum ia pergi. Joon Ki tanya mau kemana Hye Joo, Hye Joo bilang kalau ia hanya ingin jalan jalan, hye joo juga bilang kalau Joon ki tanya apa alasan ia mengundurkan diri, Hye Joo menajwab kalau ia mengundurkan diri karna ingin mengakhiri cinta tak terbalasnya pada Yool.
Da Jung dan Yool sudah berada di sebuah ruangan, disana ada sebuah piano, ditempat itu Yool mulai bercerita.
"Istriku adalah cinta pertamaku, dia sangat berbeda denganmu, sangat lembut dan begitu sensitif,sangat rapuh. Seperti dia tidak akan bisa hidup tanpaku. perpustakaan yang aku dan kau datangi bersama hari ini, di cafetaria, dan disini. semua tempat itu adalah memoriku bersama istriku. aku bertemu dengan istriku pertama kali disini, mengakui perasaanku padanya dan hari kelulusan recitalnya aku memintanya menikah denganku"
"perasaan yang kau miliki terhadapku bukanlah cinta, bagaimana aku menjelaskannya ya...........mungkin seperti kagum atau simpati. Seperti kau menyukai gurumu atau seorang pendeta"

Da Jung yang mendnegar hal itu menoleh pada Yool, dengan hampir menangis da jung berkata, "PM, bagaimana kau bisa seperti itu tanpa mengetahui perasaanku? dan juga, baiklah kita katakan saja bahwa itu adalah perasaan simpati atau kagum. Tapi kalau memang seperti itu, apa tidak boleh?"

Yool menimpali ia menoleh menatap da jung, "Nam Da jung, aku lebih tua darimu dan aku sudah pernah menikah sebelumnya. aku sudah pernah mengalami semua tentang cinta dari awal hingga akhir. Jadi aku tidak ingin lagi berangan-angan atau berkhayal.

Yool kemudian memalingkan wajahnya, tidak ingin menatap mata da jung "karna itu..........aku tidak ingin mencintai lagi"

Da Jung meneteskan air mata, dengan masih menatap Yool da jung bilang "karna Nyonya? karna kau.............masih mencintai istrimu?"
"kalau seandainya itu bukan....bagaimana kalau sebaliknya"
Joon Ki mengatakan pada HyE Joo jika Na Young sebenarnya memiliki pria lain, Hye Joo yang mendnegar hal itu terlihat marah, bagaimana Joon ki bisa mengatakan hal itu. Joon Ki lalu bilang kalau ini hanya seandainya, seandainya jika Na Young mempunyai pria lain. Hye Joo langsung membantah jika Na Young tidak mungkin mempunyai laki laki lain, bagi Na Young hanya Yool yang ada, dan Na young juga tidak pernah bertemu dengan orang lain kecuali ketika ia pergi kerumah sakit untuk mengatasi depresinya.

Joon Ki kemudian tampak berfikir ia bilang kalau memang hal itu terjadi pasti Hye Joo mengetahuinya kan, Hye Joo yang mendengar hal itu merasa aneh dengan sikap Joon Ki ditambah lagi ketika Joon Ki bilang "seandainya, seandainya saja Na Young memiliki pria lain, apa Yool akan memaafkannya?"
"Aku.........aku tidak akan bisa memaafkan istriku. dia mencintai laki laki lain dan itu sangat membuatku tertekan tapi tetap saja aku masih bisa memaafkannya. dia mencoba pergi ke amerika bersama laki laki itu dan meninggalkan aku dan anak anakku.........aku tidak bisa memaafkannya. tapi satu hal yang paling tidak bisa aku maafkan....adalah.....dia yang meninggalkan aku selama lamanya. kalimat terakhir yang ia katakan padaku adalah dia selalu merasa kesepian, kesepian. dia merasa kesepian sampai ingin mati, dan dia tidak bisa lagi menahannya. Tidak sekalipun ia meminta maaf padaku, dia bahkan tidak memberitahuku alasannya, dan dia pergi begitu saja setelah dia mengatakan bahwa dia merasa kesepian, aku tidak bisa memaafkannya. tidak...tidak aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri, karna membuatnya merasa seperti itu. aku membuatnya seperti itu dengan alasan aku  selalu bilang aku lelah, aku tidak pernah memperhatikannya, betapa besar rasa kesendiriannya dan betapa banyaknya ia seringkali menangis, aku benar benar tidak tau apa apa"
Da Jung yang mendnegar isi hati Yool menangis sementara yool terus berbicara, apa orang sepertiku pantas untuk mencintai orang lain lagi? kau bilang kau menyukaiku kan? aku sangat terkejut."

Da jung menoleh kearah Yool, "saat hatiku berdegup kencang bagaikan melayang, saat kau tersenyum padaku, aku rasa kau sangat cantik sekali. tapi............. aku tidak punya keberanian lagi, aku takut untuk mencintai seseorang lagi, aku takut membuat orang itu merasa kesepian lagi. aku sangat takut." seru Yool
Setelah mengatakan hal itu Yool menghela nafas panjang, ia lalu berdiri meninggalkan da jung sendirian, menangis.
Hye Joo dan Joon Ki berjalan berdua, Joon ki tanya kemana Hye Joo akan pergi. Hye Joo bilang kalau ia akan pergi kemana saja, membeli tiket tercepat dan terjauh. Joon Ki lalu bilang kalau Hye Joo sekarang ini pengangguran, Hye Joo lalu bilang kalau Joon ki juga pengangguran.

Joon Ki lalu bilang kalau pengangguran seperti dirinya tidak akan lama menganggur, Joon Ki lalu bilang ke Hye Joo semoga perjalanan Hye Joo menyenangkan. Joon ki lalu meminta satu hal pada Hye Joo, ia meminta Hye Joo untuk kembali. hye Joo yang mendnegar hal itu mencoba membual ia bilang bagaimana kalau ia tidak bisa kembali karna ada pria asing yang menahannya? Joon Ki harus ingat jika ia sudah berumur.

Telpon Hye Joo berbunyi, ia lalu bilang kalau ia dan In Ho janjian hari ini, saat di telpon Hye Joo bilang jika mereka sebentar lagi bisa bertemu sebelum ia pergi. Joon ki lalu bilang apa In Ho baru saja pulang dari rumah sakit, Hye Joo mengiyakan, ia lalu bilang jika mobil Joon ki sudah menunggu jadi lebih baik joon ki masuk.
Saat mobil joon ki pergi dan hye joo akan mulai berjalan, Hye Joo seperti baru teringat ia heran mengapa Joon ki tau tentang rumah sakit.
Saat akan pulang In Ho meminta salah seorang suster untuk lebih memperhatikan kakaknya karna walaupun kakaknya sudah membaik ia sering sekali berkeringat. Suster yang mendnegar hal itu tersenyum ia bilang kalau in Ho tidak perlu khawatir, karna nanti ada banyak orang sukarelawan yang akan memerhatikan kakaknya.

mendnengar hal itu in ho tanya sukarelawan dari mana, suster itu lalu menjawab kalau kebanyakan sukarelawan itu berasal dari kelompok keagamaan, khatolik dan kristen. In Ho yang mendnegar hal itu lalu tanya lagi apa diantara sukarelawan tersebut ada yang bernama Park Na Young.
Da Jung masuk keruang rahasia, di depan pintu ia kembali teringat kata kata yool yang tidak ingin memaafkan dirinya karna ia yang telah menyebabkan istrinya begitu merasa kesepian. dajung terlihat sanagt sedih ia merasa bahwa Yool begitu terluka selama ini, bahwa betapa sulitnya perasaan yool selama ini.
Na Ra, Man Se, Woo Ri dan Da Jung sedang ada disebuah toko, mereka sedang memilih milih pakain untuk mereka, Da Jung menunjukkan sebuah jaket pada Woo Ri ia bilang kalau ini pasti bagus jika Yool yang memakainya. Woo Ri yang melihat hal itu bilang kalau da jung tidak perlu membelikan baju untuk ayahnya toh ayahnya bilang untuk membeli keperluan mereka saja. Da Jung yang melihat sikap Woo Ri bilang walaupun seperti itu mereka masih tetap harus membelikannya.

Woo Ri sambil melihat lihat baju lalu bilang ke da jung sebelum da jung memikirkan baju untuk ayahnya lebih baik da jung memilih bajunya sendiri. Da Jung yang melihat sikap Woo Ri langsung menghampiri Woo Ri dengan tersenyum adn bilang sejak kapan Woo Ri mulai memperdulikannya. Woo Ri yang merasa malu menyangkal kapan ia peduli pada Da jung.

 Woo Ri lalu memberikan da jung satu baju, ia bilang kalau ini tampaknya bagus untuk Da Jung, da jung yang melihat ternyata Woo Ri memilihkan baju untuknya, menerima dengan senang hati, ia bilang karna ini adalah baju rekomendasi dari Woo Ri maka ia akan memakainya(wahhhhhh, Woo Ri semakin dewasa ya, suka suka sukaaaaa, jadi klo nggak ada Yool gantian Woo Ri yang jaga da jung dan adik adiknya, emmmmm senangnyaaaaaa, hahahahah jadi pengen klo udah nikah punya anak laki laki untuk yang pertama, hahahahhhaha. nah lohhhhh kok malah bahas diri sendiri wkwkwkkwkw, mian readerssss abaikan, hehehhehe)
Woo Ri mndapat telpon dari ayahnya, Woo Ri lalu menyampaikan pesan ayahnya jika hari ini ia tidak pulang kerumah karna ada dinas luar kota. Da Jung yang mendnegar hal itu tampak merasa aneh karna ketika pagi tadi yool akan berangkat, Yool sama sekali tidak memberitahunya.

 Entah dari mana datangnya Na Ra, Na Ra langsung mengintrogasi da jung, dengan tangan yang berada didagu Na Ra bilang kalau ini aneh mengapa ayah mereka mengatakan hal itu pada kakaknya, Na Ra lalu melirik Da Jung apa da jung kembali bertengkar dengan ayah mereka.

da jung yang mendengar hal itu jelas bilang kalau mereka tidak bertengkar, tapi Na Ra yang sudah seperti detekif bilang dengan mengacung acungkan tongkat yang ia bawa bahwa ia yakin jika da jung dan ayahnya sedang bertengkar, ia yakin sekali.
Yool tiba di penginapan, saat tiba di dalam Yool tanya apa kegiatannya selanjutnya , In ho lalu bilang jika rapat kantor sudah selsai semua tinggal satu wawancara lagi dengan reporter. dan tanpa Yool sadari ternyata da jung dan anak anak ada dilobi hotel tersebut.

Yool lalu sadar kalau ternyata ada da jung dan anak anaknya disana, ia tampak heran lalu memanggil Mna Se.
Man Se dan Na Ra langsung berhamburan memeluk ayah mereka, Yool kaget melihat kedatangan anak anak dan da jung, tapi dari ekspresi kekagetannya ia juga terlihat senang. da jung dengan malu malu lalu bilang pada Yool an In Ho pasti mereka kaget dengan kedatangan mendadak anak anak dan dirinya, Da Jung lalu menyuruh anak anak untuk memberi salam, sementara In ho terlihat begitu kaget sampai tidak bisa berkata apa apa.
Yool, da jung dan anak anak masuk ke kamar mereka, Na Ra dan Man Se terlihat begitu gembira begitu juga dengan Woo Ri. Yool lalu tanya mengapa da jung bisa berada disini, Da Jung lalu dnegan malu malu bilang kalau ia menelpon deputi Shim dan deputi Shim mengatakan kalau Yool sedang berada disni, makanya ia dan anak anak menyusul kesini.

Da Jung bilang kalau anak anak sedang libur dan mereka bosan berada dirumah makanya ia mengajak mereka kesini untuk melihat pantai jadi Yool bisa bekerja sementara mereka melihat pantai. Yool yang mendengar hal itu lalu bilang apa da jung kesini hanya ingin melihat pantai.

da jung tidak menjawab pertanyaan Yool ia malah menyodorkan Yool pakaian, da jung bilang kalau ia membelikan anak anak pakaian jadi ia juga membelikan Yool pakaian. setelah itu Da Jung mengajak anak anak untuk keluar,
Anak anak bermain dipantai sementara da jung malah memikirkan apa yool benar benar tidak nyaman karna mereka sudah datang kesini, tapi da jung berusaha berfikir positif jika yang dilakukannya adalah benar datang kesini.
dari belakang terdengar sebuah suara dan ternyata itu adalah In Ho. da jung yang melihat in ho tanya mengapa in ho ada disni bagaimana jika Yool mengetahuinya. In Ho bilang kalau Yool sedang berdiskusi dengan pejabat jadi bukan tempatnya untuk ikut campur. In Ho lalu tanya mengapa da jung kesini, da jung bilang jika ia sudah lama tidak liburan jadi ia ingin melihat pantai, dan juga melihat In Ho.

In Ho lalu bercanda, juga PM yool kan? da jung gugup ia lalu bilang kalau disini ia bisa melihat semuanya. In Ho pura pura kesal, ngambek ia bilang kalau da jung serakah sekali apa dia ini 1 + 1? (mungkin maksud in ho dia ini adalah bonus, da jung bisa melihat laut PM, dan juga dirinya) in ho lalu ngambek ingin pergi dari sana, tapi da jung menariknya ia bilang kalau ia akan membelikan in ho kopi. In Ho bilang lagi kalau ia buka orang gila tanpa kopi, Da Jung lalu bilang lagi ke In Ho untuk tidak ngambek, ia akan membelikan In Ho kopi jadi in ho tunggu disini.

In Ho tersenyum dan bilang kalau ia hanya bercanda, in ho lalu bilang kalau ia senang melihat da jung seperti ini(tertawa bahagia), Man Se lalu mengajak da jung untuk bermain bersama mereka.
Da jung, In Ho dan anak anak bermain di pantai mereka tampak begitu senang, mereka berfoto, bermain pasir, berkejar kejaran dan melakukan banyak ahl lagi, In Ho yang ada disana ikut merasa bahagia melihat da jung yang terus tersenyum.
Dan hal ini tidak akan lengkap jika tidak ada Perdana Mentri kita, Kwon Yool. Ya Kwon Yool akhrinya ikut bergabung dengan mereka dan Yool terlihat bahagia melihat keceriaan anak anaknya. Man Se menceritakan pada ayahnya jika mereka sudah bermain main dengan gembira, ia bilang jika mereka main tebak tebakan, mengambar dan juga ahjumma mengambil foto mereka.

Na Ra lalu bilang kalau lebih baik mereka kembali mengambil foto karna kan sekarang ada ayah mereka. Woo Ri yang mendnengar hal itu bilang pada NaRa kalau Na Ra ini lebay banget minta foto muluuuu. Na Ra yang mendnegar hal itu bilang kalau mereka sedang berlibur di pantai seperti ini akan lebih baik jika mereka mengambil foto bersama keluarga, Na Ra kemudian meminta Da Jung untuk memfoto mereka.
Man Se si cerewet protes mengapa da jung tidak di ajak, da jungkan juga bagian dalam keluarga mereka(hahhhaah, bagus man se good job), Da Jung dan Yool ayng mendnegar hal itu hanya bisa melirik satu sama lain.

Na Ra lalu bilang jika ahjumma da jung ikut lalu siapa yang memfoto mereka, man se yang ditanya seperti itu lalu kebingungan tapi kemudian ia tersenyum ceria begitu melihat in ho, Man Se meminta tolong pada In Ho untuk mengambil foto mereka. In Ho yang diminta pun tidak keberatan dengan tersenyum ia bilang kalau ia akan memfoto mereka.
Sekarang giliran da jung dan Yool yang malu malu, mereka kan mau foto tapi itu tuh da jung berdirinya jauhhhhhh bener... dan tau dong klo masalah dekat mendekati itu pekerjaannya siapa heheehheh, siapa lagi klo bukan si cerewet kita Man Se, Man Se kembali berkata kenapa da jung berdiri begitu berjauhan dengan ayahnya, man se lalu menarik tangan da jung dan mendekatkan nya pada ayahnya, hehheheheeh.

Da Jung dan Yool terlihat cangung berdekatan seperti itu, tapi Yool lalu berusaha mencairkan suasana dengan berkata tersenyummmmmm.......................
Dan foto keluarga baru da jung dan Yool pun akhirnya terekam dalam kamera........

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar