Rabu, 05 Februari 2014

Sinopsis Winter Winds Episode 12 Part 2


Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung dan Hee Sun bicara berdua di cafe. Hee Sun mengatakan kalau Young menyukai Soo sebagai pria. Jika Oh Soo bukan Oppa-nya, maka Young bisa mencintai dia sebagaimana yang dia inginkan. Itu lebih baik bagi mereka berdua. Apa masalahnya?
Tapi entah kenapa Jin Sung tidak setuju dengan ide itu dan malah marah meninggalkan Hee Sun, ia mengatakan jika Hee Sun melakukan itu maka itu juga akan berakhir bagi mereka.
Hee Sun mengejar Soo keluar dari cafe. Dan bertanya apa maksud Jin Sung, berakhir diantara kita?
Jin Sung lebih memperjelas, berakhir, dan Jin Sung mengajak Hee Sun putus. Hee Sun kesal dan meninggalkan Jin Sung. Tapi Jin Sung tak menahannya dan pergi berlawanan arah dengan Hee Sun.
hee Sun tambah kesal, ia berbalik dan berteriak, apa kau tidak akan menahanku?

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung menuju Hee Sun dan berkata, Oh Soo selalu mencampakkan orang seperti sampah. Dia selalu bilang kalau dia akan hidup seperti seonggok sampah. Dia akhirnya ingin hidup sebagai manusia untuk Young. Aku tak masalah dengan itu. Cobalah beritahu Young. Aku takkan menemuimu lagi.
Jin Sung pergi meninggalkan Hee Sun. Hee Sun berteriak dengan kesal, Baik, pergilah! Aku tak kehilangan apapun! Kau bisa hidup dengan baik hanya jika kau masih hidup!

Image Hosted by ImageShack.us
Soo tiba di tempat tujuannya. Jeshin Eye Center. Tapi tempat itu sudah tutup. Soo tampak kesal dan mencoba membukanya, Tapi tak bisa. Ia teringat apa yang dikatakan dr. Goo, Tidak benar bahwa pasien menjadi buta karena tumor otak. Jika mereka mengobatinya lebih dini, dia tak perlu hidup terperangkap di rumah.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang sedang menyiapkan tempat tidur untuk Young seraya bertanya kenapa Young menelponnya saat Young bersama Oppa-nya, selama ini tak pernah young melakukannya.
Young naik ke tempat tidurnya dan tidak menjawab, ia menyuruh ny. Wang meninggalkannya.
Ny. Wang melihat kunci rumah kaca di meja dan perlahan mengambilnya tanpa suara sambil bertanya apa yang dokter katakan hari ini.
Young menjawab kalau ia bisa di operasi dan akan menelpon untuk memberitahu tanggal operasinya. Ny. Wang mengatakan kalau itu berita bagus.
Young kemudian meminta ny. Wang mengunci pintu sebelum keluar. Ny. Wang terkejut, ia bertanya kenapa Young meminta pintunya dikunci? Bukankah Young ingin tidur bersama Oppa-nya?
Young tidak menjawa, tapi ny. wang tersenyum dan ia mengerti.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo tiba di rumah dan minum air putih. Ny. wang melihat dan menghampirinya. Ia mengatakan klau untuk pertama kalinya Young memintanya mengunci pintu kamarnya, apa terjadi sesuatu antara Soo dan Young?
Soo meneguk habis minumannya dan akan pergi, tapi ny. Wang menarik tangannya dan meminta Soo menjelaskannya.
Soo yang hari itu sedang emosian hampir memukul ny. Wang, ia menahan dirinya dengan ekspresi benci luar biasa -Kereeeeeeeen!!!!!-
Soo menyuruh ny. Wang diam dan berkata, Sekarang ini, aku berusaha keras untuk menahan semuanya. Jadi diamlah. Alasan Young menjadi buta adalah karena RP. Bukan karena tumor otak. Jika operasinya Young bermasalah dan Young tak bisa melihat dunia. Mata penipumu yang berpura-pura mencintai Young, jangan pernah menunjukkannya di depanku lagi.
Soo bergetar saat mengatakan hal itu karena ia menahan marahnya. Ia meninggalkan ny. Wang dengan kesal. Ny. wang kemudian melihat kunci rumah kaca dan pergi ke luar untuk melihatnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo ada di depan kamar Young, dan ia memegang gagang pintu. Tapi pintunya terkunci.
Young di kamarnya sedang membaca buku dan mendengar suara ada yang memegang gagang pintu. Ia diam saja. Soo berusaha membukanya sekali lagi, tapi tak mau terbuka.
Soo terlihat sedih dan terluka. Ia kemudian melepaskan tangannya dari gagang pintu saat mendengar suara ponsel berdering. Dan ia pergi dari sana.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang tiba di rumah kaca. Ia membuka pintu dan masuk ke dalam. Ia memperhatikan di sekitarnya dan melihat pintu ruang rahasia.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo masuk ke kamarnya dan mengangkat telpon. Aku kira itu dari So Ra, ternyata itu dari Young. Young bertanya kenapa Soo tidak mengatakan apapun. Soo mengatakan kalau ia ingin berada di samping Young.
Young tersenyum, ia menarik tangannya dan terdengar bunyi lonceng.
bunyi lonceng tersebut sampai ke kamar Soo, ia juga mendengarnya.
Young mengatakan kalau Soo ada di sampingnya.
Soo tersenyum. KYAAAAAAAAAAAAAA, i am die!!! @_@

Image Hosted by ImageShack.us
Young bertanya lagi, kenapa Soo tidak mengatakan apapun.
Soo menjawab kalau ia hanya ingin mendengar suara nafas Young.
Young berkata kalau diantara mereka tidak ada apapun. Soo terlihat kecewa, tapi pada akhirnya ia bertanya, apa ada sesuatu yang terjadi di antara kita? Apa ada sesuatu yang terjadi yang tidak aku ketahui.
Young tersenyum. Ia bertanya lagi, kalau begitu besok kita bisa saling menyapa dan tersenyum bukan?
Soo tersenyum dan mengatakan tiba-tiba ia ingin makan kue buatan Young dan mengajak Young makan ramen. Tapi Young mengatakan itu akan membuatnya gemuk dan menolak, ia mengajak Soo makan lain kali saja.
Akhirnya Young mengucapkan selamat malam dengan tenang. Kemudian Soo membunyikan lonceng di tangannya dan Young tersenyum. Mereka mematikan ponsel dan larut dalam pikiran  masing-masing.

Image Hosted by ImageShack.us
Nyonya Wang masuk ke dalam ruang rahasia dan terkejut melihat apa yang ada di sana. Ia melihat bahwa tempat itu penuh dengan kenangan Young dan ibunya. Ia melihat foto di tirai dan juga di dinding. Ia seolah melihat bahwa ibu Young ada di sana dan merawat tempat itu. Ia juga melihat video Young disana. Ia mencoba membacanya dan terkejut. Ia seolah melihat Young curhat di depan kamera bahwa kebutaannya bukan karena tumor melainkan RP.
Nyonya Wang tampak ketakutan ia mencoba bersikap tenang dan kembali melihat hal-hal yang tak ingin ia lihat. Ia juga mengetahui Soo meletakkan foto Oh disana. Ny. Wang melihat foto Oh dan mengambilnya. Ia sempat gugup dan hampir terjatuh. tapi ia bersandar di meja.
Pagi hari tiba dan ny. Wang masih di sana, ia menonton semua video Young sejak kecil.

Image Hosted by ImageShack.us
Pagi-pagi Soo sudah pergi dengan mobilnya.
Dan di ruang makan, Young bertanya kepada pelayan dimana kakaknya. Pelayan mengatakan kalau Kakak Young sudah tak ada sejak pagi.
Nyonya Wang yang ada di meja makan juga mulai bicara saat pelayan sudah pergi, menurut Young bagaimana ia membesarkan Young, karena menurutnya ia melakukannya dengan baik.
Young mengatakan kalau ny. Wang membesarkannya dengan baik,
Ny. Wang berkata Young adalah gadis yang keras, kuat, tidak berperasaan seperti dirinya, bahkan kadang-kadang kejam.
Young bingung dengan hal itu dan menatap ny. Wang, ia bertanya apa maksud ny. Wang.
Ny. Wang mengatakan kalau Young selalu lebih dari apa yang ia harapkan.
Ny. wang menghentikan pembicaraan dan mengajaknya makan.
Young masih bingung dan tak bisa berhenti menatap ny. Wang.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo pergi ke klinik dr. Kwak lagi tapi dr. Kwak sedang melakukan operasi. Jadi dia meninggalkan nomer ponselnya pada resepsionis.

Image Hosted by ImageShack.us
So Ra -orang yang paling tak ingin aku lihat di episode ini- menyiapkan uang di dalam sebuah tas. Buanyak juga tu duit. Ia mengirim sms pada Soo, meminta Soo datang ke bandara jam 10 malam ini, jika tidak maka Young akan tahu siapa Soo sebenarnya.
Tapi Soo tidak gentar dengan ancaman itu.

Image Hosted by ImageShack.us
Di rumah sakit lain, Sun Hee, dr. Goo dan dokter lainnya akan bersiap melakukan operasi. Entah kenapa pengacara Jang ada di sana untuk bertemu dengan Sun Hee noona. Tapi tidak di perbolehkan.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo masih menunggu di depan klinik dan akhirnya melihat wajah dr. Kwak secara langsung, ia tahu karena saat itu dr. Kwak menelponnya di luar klinik sementara ia melihatnya dari mobil. Rencana Soo sejak awal bukanlah untuk bicara dengan dr. kwak diklinik, tapi ia mengikuti mobil dr. Kwak.
Wah, wajah Oh Soo agak mengerikan, hikkkz.
Soo terus mengikuti mobil dr. Kwak, ia tersenyum sinis pada dr. Kwak.

Image Hosted by ImageShack.us
Di rumah sakit, ternyata para dokter tadi melakukan simulasi untuk operasi Young dan gagal. dr. Sun Hee tampak kesal sementara pengacara Jang tetap memohon untuk bicara padanya. dr. Goo menelpon Soo dan mengatakan akan hal itu, bahwa operasi simulasinya gagal. tumor otaknya tak bisa di operasi dan spesialis mata juga pesimis. Dr. Goo minta maaf dan mengatakan kalau ia tak bisa memberikan harapan terlalu tinggi. Pasien diabaikan terlalu lama.

Image Hosted by ImageShack.us
Wajah Soo tampak sedih, sangat sedih hingga akhirnya malah terkesan dingin. Ia terus melaju dengan mobilnya dan teringat saat ia bertanya pada Young, apa yang paling ingin Young lihat dan Young menjawab ia ingin melihat wajah Oppa-nya.
Soo menangis. Ia melihat dr. kwak dan dendamnya semakin besar. Ia akhirnya mencoba menghentikan mobil dr. Kwak caranya adalah dengan melemparkan botol kaca ke depan mobil hingga ban mobil pecah dan oleng. Hm...

Image Hosted by ImageShack.us
Soo keluar dari mobilnya dan menuju mobil dr. Kwak. Ia membuka paksa pintu mobil dan menarik dr. Kwak keluar. Tanpa peduli apapun, tanpa mendengar penjelasan apapun, Soo dengan penuh kebencian memukuli wajah dr. Kwak lagi dan lagi.
kenangan kembali membawa Soo ke pengunungan di mana mereka mendengarkan 1000 lonceng dari suara ranting yang membeku. Kata-kata Soo saat itu, 'Jika kau bisa melihat ini sekarang, aku akan sangat senang, Tapi apa yang benar-benar ingin kuperlihatkan padamu adalah kau, Young. Aku ingin kau melihat dirimu, melebihi segalanya. Kau sangat... sangat cantik. Mengagumkan.'
Saat Young mencium pipi Soo, Soo kembali kepada kenyataan bahwa ia tanpa henti memukuli wajah dr. Kwak. Sampai akhirnya dr. Kwak tidak sadarkan diri.
-OMG! Padahal aku ingin bakal ada penjelasan sebelum pemukulan, ternyata tidak diberi sedikitpun kesempatan. Aku menangis saat adegan ini, rasanya sediiiiiiiiiiiiiih-

Image Hosted by ImageShack.us
Malam harinya, Soo di depan pintu kamar Young. Young membuka sedikit dan memegang gagangnya, menyuruh Soo pergi. Tapi Soo ingin masuk dan Young tidak memperbolehkannya. Young mengatakan kalau mereka tak boleh tidur bersama.
Soo ingin membukanya lagi, tapi Young tidak melepaskan tangannya dari gagang pintu. Soo mengatakan ia hanya akan tidur di lantai.
Soo mengatakan hal itu dengan suara serak seperti akan menangis, menyayat hatiku ^^
Soo melanjutkan, dalam beberapa hari ini, bahkan jika kau ingin aku disini, aku akan pergi.
Soo akan membuka lagi tapi Young keluar dari kamarnya dan menutup pintu sambil terus memegang gagangnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo menatap Young dan memanggil namanya. Young berkata, Aku terus memikirkan oppa sebagai seorang pria.
Soo menatap Young.
Young mengatakan kalau ia merasa perasaan ini tak benar dan ia takut.
Soo hampir menangis dan mengatakan kalau semuanya akan berlalu.
Young juga hampir menangis dan mengatakan kalau ia selalu mengingat bagaimana bibir SOo menyentuh bibirnya.
Soo akan menangis, tapi ia menahannya, dan minta maaf.
Young mengatakan kalau Soo tak perlu minta maaf.
Soo mengatakan kalau itu tak akan terjadi lagi, jadi biarkan ia di samping Young.

Image Hosted by ImageShack.us
Young meneteskan air mata. Young kemudian menggenggam tangan Soo dengan kedua tanggannya. Ia mengatakan kalau Soo mungkin bisa melakukannya, tapi ia tak bisa melakukannya.
Soo menatap Young dengan tatapan terluka.
Young mengatakan kalau ia tak takut dengan perasaan Soo, tapi ia takut dengan perasaannya sendiri. Dan minta Oppanya membantu agar perasaan itu hilang dan memohon pada Soo agar kembali ke kamarnya.
AAAAAAAAAAAAkh, Soo tampak terluka.

Image Hosted by ImageShack.us
Young melepaskan genggaman tangannya dan masuk ke kamar. Soo dipintu kamar menangis. Young ada di balik pintu dan masih menangis.
Soo memutuskan kembali ke kamarnya, kemudian melihat ny. Wang disana. ny. Wang mendengar percakapan mereka.
Ny. Wang menatap Soo tajam dan menyuruhnya ikut dengannya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young mendengar suara ponselnya, ada yang menelpon. Ia menuju meja dan mengambil ponselnya. Ia sempat merasa sakit kepala, tapi tetap mengangkat telponnya.
Telpon itu dari JIn So Ra. OMG!
So Ra mengaku kalau ia adalah mantan pacar Oh Soo. Dan mengatakan kalau Oh Soo bukan kakak kandung Young, kakak kandung Young sudah mati.
Young yang mendengar hal itu langsung terkejut. Suaranya mulai bergetar dan tubuhnya gemetaran, ia bertanya apa maksud So RA.
So Ra menyuruh Young bertanya pada ny. Wang karena ny. Wang tahu semuanya. Ia juga menitip pesan agar Young memberitahu Soo kalau ia ada di Italia, tempat dimana pertama kali mereka liburan.

Image Hosted by ImageShack.us
Young Shock mendengar hal itu. Air matanya menetes. Ia masih tak percaya dengan apa yang ia dengar.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang membawa Soo ke ruang makan dan menamparnya dua kali dengan emosi. Soo menghentikan dan menangkap kedua tangan ny. Wang dan mendorongnya ke lemari buku dengan keras, bahkan tutup jam dinding terbuka. WOW.
Ny. Wang marah karena Soo berani menyentuh Young. Soo juga sangat marah, ia mengatakan kalau ia berharap bisa membunuh ny. Wang. Sekarang! Aku berharap aku bisa membunuhmu.
Ny. Wang mencoba melepaskan diri tapi tak bisa, Soo dengan penuh emosi berkata,  Tumornya Young tak bisa dioperasi. Mereka tak bisa mengobati matanya. Aku tak percaya kau mencintai Young. Kau hanya mencoba mencari alasan atas keberadaanmu yang tidak signifikan pada Young.
Ny. Wang mencoba melawan lagi dengan kata-katanya, Bagaimana denganmu? Bukankah kau mencoba mencari hadiah dari kehidupan sampahmu melalui Young? Matanya Young? Ya, aku yang melakukannya. Young juga tahu itu. Tapi kenapa kau berpikir kalau dia berpura-pura kalau dia tidak tahu? Karena dia membutuhkan aku.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo sangat emosi dan mengatakan kalau ny. Wang sudah gila.
Tapi ny. Wang berkata lagi,  Ini bukan apa-apa dibandingkan dengan yang kau lakukan pada Young. Apa kau bisa membayangkan bagaimana perasaannya Young bila dia tahu kalau kau bukan Oppa-nya? Kau mencuri kenangan Young dari ruang rahasia di dalam rumah kaca untuk berpura-pura bahwa kau adalah Oppa-nya. Kau pikir Young akan memaafkanmu? Kau pikir Young akan memaafkanmu yang berpura-pura menjadi Oppa-nya demi hutangmu?

Image Hosted by ImageShack.us
Tanpa mereka sadari, Young ada disana mendengarkan semuanya. Ia Shock dan tak dapat menahan tangisnya. Ia mengetahui semuanya, hal yang paling menyakitkan baginya. Young ingat bekas luka yang ada di dada Oh Soo sama dengan bekas luka yang ia lihat 1 tahun lalu, dengan orang yang membacakan surat untuknya.

Image Hosted by ImageShack.us
Orang itu mengatakan kalau Kakaknya sangat mencintainya.
Young terlalu shock sehingga ia melihat kilatan cahaya putih. Ia menutup matanya. Ia membukanya lagi dan terkejut.

Image Hosted by ImageShack.us

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar