Rabu, 05 Februari 2014

Sinopsis Winter Winds Episode 14 Part 1



Image Hosted by ImageShack.us
Soo menghentikan ciumannya. Young masih menutup mata karena syok. Ia mulai menjauhi Soo dan perlahan mendorong Soo. Soo tak sanggup menyentuh bahu Young. Ia juga merasa bersalah. Young menangis dan mengatakan kalau sekarang hubungan mereka benar-benar berakhir.
Young berjalan menjuhi Soo dan ia menangis.
Soo menatap kepergian Young dan menangis juga.

Image Hosted by ImageShack.us
Young duduk di perapian, diluar vila.
Soo memanaskan air di dalam dan mengkhawatirkan Young.
Soo berjalan keluar dan melihat Young duduk dekat perapian. Soo menyuruh Young masuk.
Tapi Young menolak, ia menyuruh Soo menelpon pengacara Jang. Tapi Soo menolak, ia mengatakan kalau mereka akan bersama malam ini dan besok mereka akan kembali ke Seoul.
Young masih bersikeras ingin menelpon pengacara Jang dan meminta ponsel.
Soo mengambil ponsel dari sakunya dan mematikan ponselnya. Young mendengarnya dan berteriak, apa yang kau lakukan!
Soo tidak memperdulikannya dan berjalan masuk ke vila.

Image Hosted by ImageShack.us
Mereka sekarang ada di dalam vila. Young masih bersikap dingin dan Soo menatapnya. Ia menyuruh Young berharap padanya dan pasti akan merasa lebih baik.
Young mengatakan kalau ia selalu mengunci diri di kamar sebagai orang buta, dan saat Soo datang, ada kebahagian dalam dirinya. Tapi ia tak bisa berterima kasih pada Soo. Tapi ia mengerti. Lagi pula ini adalah kesalahannya juga. Pertama kali ia dan Soo bertemu, ia sempat merasa ragu, seharusnya ia sudah mengetahuinya, kalau Soo palsu.
Young berkata lagi, ia benar-benar bodoh.
Soo menatap Young dan menghela nafas. Young berkata kalau ia benar-benar mengerti Soo bukan?
Soo mengatakan pada Young agar berhenti, dan menyuruh Young jangan menangis. Kau menderita tumor otak ketika berusia 6 tahun. Ibu yang kau tunggu tak pernah datang. Ayahmu ketakutan, tapi terlalu bergantung padanya. Dan akhirnya ia pergi. Orang yang kau cintai dan kau percayai sebagai kakakmu, adalah seorang penipu. Dan sesuatu yang tak pernah kau ketahui.
Young berkaca-kaca, ia hampir menangis, ia melemparkan gelas di tangannya dan menyuruh Soo berhenti.
Soo mengatakan meski Young tidak akan mengerti dirinya, tak masalah baginya. Tapi cintanya pada Young adalah hal sesungguhnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo berdiri dan berjalan keluar villa. Young masih di tempat duduknya menahan tangisannya.
Soo pergi ke dekat perapian di luar villa tadi dan ia mulai memandangi bintang sejenak, tapi kemudian pikirannya kembali memikirkan Young. sementara itu Young di dalam villa juga memikirkan sesuatu.

Image Hosted by ImageShack.us
Young tiduran di atas futon dan Soo duduk di sampingnya bersandar menatap ke langit-langit. Young menyuruh Soo pergi ke ruang tamu. Tapi Soo menolak. Ia mengatakan kalau Young adalah tanggung jawabnya sampai ia mengantar Young dengan selamat ke pengacara Jang.
Young mengatakan sangat menyedihkan bahwa Soo masih menjaganya bahkan disaat seperti ini.
Young kemudian berbalik ke arah dinding dan mulai memejamkan matanya.
Soo perlahan memperhatikan Young yang sedang tertidur. Aku yakin ia pasti memikirkan banyak hal. Wajah Soo terlihat sangat sangat sedih.

Image Hosted by ImageShack.us
Tengah malam, Young terbangun dari tidurnya. Ia hendak keluar dan saat melangkah, kakinya terhalang oleh kaki Soo. Ia menyadari Soo masih disana, tertidur sambil duduk.
Young perlahan menunduk dan mengambil selimutnya. Ia menyelimuti Soo yang sedang tertidur. Young kemudian mengulurkan tangannya menyentuh rambut Soo, dahi Soo, mata Soo, Hidung Soo dan bibir Soo. Young terlihat sangat menyayangi Soo dan ia hampir meneteskan air mata.
Young masih menatap Soo lalu ia menutup matanya. Membayangkan bagaimana wajah Soo -sepertinya-

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Mi, Ibu dan Ayah Jin Sung, dengan wajah yang sama menatap sesuatu. Rupanya Moo Chul dan 2 orang temannya sedang makan sup disana. Jin Sung kembali dari mengantar pesanan dan terkejut melihat ketiganya disana. Ayah langsung menarik Jin Sung dan mulai berbisik-bisik.
Moo Chul mengatakan kalau sup buatan ibu Jin Sung sangat enak. Ibu kesal dan menyuruh mereka cepat makan dan pergi. Moo Chul tertawa dan mengatakan pada temannya kalau ibu Jin Sung memang penuh cinta, menyuruh mereka makan lalu pergi, bukannya malah mengusir mereka.
Jin Sung menatap mereka dengan kesal.

Image Hosted by ImageShack.us
Salah satu teman Moo Chul tampak kesal, ia bertanya pada Moo Chul, kenapa Moo Chul tidak membunuh Oh Soo. Apa Moo Chul takut?
Moo Chul tertawa. Pria itu berkata ia menyukai Moo Chul karena ia kasar dan berdarah dingin.
Moo Chul masih dengan senyum di wajahnya dan memukul pria itu hingga terjatuh dari kursinya.

Image Hosted by ImageShack.us
teman Moo Chul yang satunya -lagi-lagi aku lupa namanya- memaksa pria itu duduk di kursinya lagi. Moo Chul kemudian bicara pada pria itu yang ternyata bernama Nam Sik, ia mengatakan seharusnya Nam Sik tidak minta tolong pada orang kasar dan berdarah dingin. semua orang pasti berdarah panas, itu karena mereka manusia.
Man Sik kesal dan meninggalkan restoran itu.
Moo Chul kemudian bicara dengan teman satunya dan mengatakan kalau ia harus segera mencari pekerjaan lain, misalnya canopy di bar atau di tempat konstruksi. Atau mungkin membuka restoran.
Moo Chul kemudian meminta ibu Jin Sung menjual restoran padanya agar ia bisa memberikannya pada temannya itu.
Jin Sung kehilangan kesabaran dan memukul Moo Chul.
Nam Jae ingin membantu, tapi Moo Chul menyuruhnya keluar.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung marah-marah tapi ayah dan ibu menahannya. Jin Sung kesal karena menurutnya Moo Chul tidak sopan pada ibunya. Tapi ayah menenangkannya dan mengingatkan kalau mereka tumbuh besar bersama-sama.
Moo Chul menatap Jin Sung dan mengatakan kalau Jin sung baik-baik saja, karena berani memukulnya demi keluarganya.
Jin Sung masih kesal dan akan memukul lagi, tapi dihalangi orang tuanya.
Moo Chul mengatakan pada ibu kalau ia kesana hanya untuk makan siang saja, karena ibu mengingatkannya pada ibunya.
-Aish, aku simpati pada Moo Chul, hikkkzzzz, jd BT sama Jin sung, HAHAHHAHA-

Image Hosted by ImageShack.us
Soo menggendong Young di punggung, mereka akan turun gunung. Soo menyuruh Young tidak banyak bergerak tapi Young ingin Soo segera menelpon pengacara Jang ketika mereka sampai di bawah.
Soo terpeleset dan hampir terjatuh, membuat Young khawatir. Soo mengingatkan Young jangan banyak bergerak.
Soo mengatakan kalau mereka akan bersama sampai malam, Young harus tetap bersamanya meski mereka akan putus. -Lha? kapan jadiannya? mungkin maksudnya berpisah kali ya, HAHAHHHA-
Young bertanya apa yang menbuat Soo begitu percaya diri?
Soo mengatakan kalau ia tak ingin menjadi orang yang payah.
Young mengatakan kalau Soo berhasil, karena sekarang ia terdengar sangat berani.
mereka melanjutkan perjalanan lagi.

Image Hosted by ImageShack.us
Mereka tiba di pasar dan Young menolak keluar dari dalam mobil, ia tetap ingin menelpon pengacara Jang. Soo mengambil ponselnya dan menelpon pengacara Jang, ia menyuruh Young memberitahukan kalau mereka akan pulang malam, jika tidak maka ia akan membawa Young pergi lebih jauh lagi.
Soo kemudian keluar dari dalam mobil sementara Young menelpon. Kita tak mendengarkan apa yang mereka bicarakan. Tapi di rumah ada Ny. Wang dan Myung Ho juga.
Dan pengacara Jang terkejut, Young mengatakan kalau mereka akan bertemu nanti malam.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang penasaran dan bertanya apa yang dikatakan Young. Pengacara Jang tidak mengatakan apa-apa. Ia berdiri dan menyuruh para pelayan berlibur untuk hari ini. Ny. wang bertanya lagi. Pengacaara Jang mengatakan kalau Young ingin mereka menyiapkan barang Oh Soo untuk pergi.
Pengacara Jang meminta ny. Wang berkemas juga.
Myung Ho terkejut. Pengacara Jang mengatakan kalau ia akan melakukan apa yang Young minta. Ia lalu pergi.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo dan Young berjalan-jalan di pasar. Kelihatannya Soo sangat bahagia, beda dengan Young yang masih memasang wajah dingin. Hehheeheh.
Mereka makan kacang disana, tepatnya sih Soo sendiri.
Mereka berjalan lagi dan Soo mulai menceritakan tentang dirinya.
Soo tersenyum dan berkata, Ketika aku di panti asuhan Makanan favoritku adalah mie kacang hitam mereka dijual di farmer's market. 30 anak kecil akan duduk dipinggir jalan. Dan mereka akan memakan mienya. Aku makan yang tercepat. Lalu kepala panti berkata padaku, 'Hey makan perlahan. tidak ada yang akan mencurinya.' Tapi aku tidak percaya. Aku selalu merasa jika seseorang akan mencurinya dariku.
Young kemudian milai bicara, Itu sama seperti diriku. Aku selalu merasa seseorang berbohong kepadaku sejak aku berumur 6 tahun. Merasa seseorang meracuni makananku. Bagaimana kalau seseorang mendorongku dari tangga? Bagaimana kalau seseorang macam-macam denganku? Aku selalu penuh curiga. Seperti hari ini

Image Hosted by ImageShack.us
Soo hanya bisa menatap Young, tapi kemudian perhatiannya teralihkan.
Ia melihat penjual sup kacang merah dan mereka duduk disana. Soo tersenyum melihat seorang anak dan ibunya makan sup bersama.
Young mengatakan ia tak mengerti kenapa Soo melakukan ini padanya.
Soo mengatakan kalau ia ingin bersama Young lebih lama lagi.
Penjual menghidangkan sup kacang merah panas di hadapan mereka dan Soo mengatakan kelihatannya enak -aku juga mauuuuuuuuu-
Soo memebrikan sendok pada Young tapi ia meletakkannya kembali, ia mengatakan kalau dirinya tak akan makan.
Soo tersenyum lalu memanggil anak kecil tadi dan memberikannya sup milik Young.
Soo tersenyum melihat sang ibu menyuapi anaknya.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo mulai menyendok sup-nya dan memakannya. Ia tersenyum dan mengatakan kalau sebenarnya ini pertama kali ia memakannya. Aku tidak tahu tentang makanan lain, tapi sup kacang merah terlalu panas buat anak-anak. Kau perlu tumbuh besar untuk bisa mengurus anak-anak. Jadi di panti asuhan, mereka tidak memasak sup kacang merah.
Soo terlihat sedih, ia makan satu sendok lagi dan mengatakan kalau rasanya benar-benar enak. Ia menyendokkan satu untuk Young, tapi Young menolak memakannya.
Soo tak bisa berbuat apa-apa lagi dan akhirnya memakannya.

Image Hosted by ImageShack.us
mereka sekarang ada di peternakan sapi. Soo mengatakan kalau ayah Jin Sung sangat menyukai sapi. Karena itu ia memeliharanya. Dia ingin tahu apa hidup akan lebih mudah ketika dia dipaksa menjual sapinya untuk bertahan hidup.
Young kembali mengatakan ia tak mengerti apa yang Soo katakan.
Soo tersenyum ia berbalik dan menatap Young. Ia mengatakan kalau dirinya tak pernah mengucapkan 'selamat tinggal' pada siapapun. Pada ibunya maupun Hae Joo. Aku ingin mengucapkan sampai jumpa padamu. Sedari kemarin sampai sekarang, Bagaimanapun aku berpikir aku tidak tahu bagaimana caranya.
Young dengan wajah dinginnya bertanya, Bagaimana kalau ucapan sampai jumpa yang sederhana?
Young kemudian meninggalkan Soo menuju mobilnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo terlihat terluka. Hikkkkz.
Kemudian ia mendapat pesan dari Moo Chul yang mengingatkan tentang jatuh tempo hutangnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung dan bos Kim lagi bicara. Jin Sung tak mengerti, apa untungnya bagi bos Kim jika Oh Soo mati. Mereka akan menang melawan bos Kim, tapi kenapa melarang mereka masuk ke casino?
Bos Kim tertawa dan tidak memperbolehkan Jin Sung masuk.
Jin Sung menahan bos Kim dan memintanya jangan menghalangi mereka masuk ke kasino lain.
Jin Sung kemudian meninggalkan bos kim yang didatangi oleh anak buahnya. anak buahnya heran kenapa bos Kim malah memberikan mereka modal. Bos Kim dengan licik berkata ia akan menghabisi Oh Soo dan Moo Chul.

Image Hosted by ImageShack.us
Young dan Soo tiba di rumah. Young langsung mencari pengacara Jang dan bertanya tentang permintaannya. Pengacara Jang mengatakan ia sudah melakukannya. Young mengerti dan mengatakan kalau semua orang yang akan pergi harus berkemas sekarang.
Young dengan dingin naik ke atas tangga meninggalkan semuanya yang berwajah khawatir.
Pengacara Jang menyuruh ny. Wang berkemas juga.

Image Hosted by ImageShack.us
Young, Myung Ho dan pengacara Jang bicara bertiga. Young minta maaf membatalkan pernikahan dengan Myung Ho.
Myung Ho bertanya apa alasannya, apa karena sekretaris Han? Itu hanya masa lalu. Myung Ho juga ingin Young menarik nama direktur Jung dan Lim dari nominasi presdir. Ia yakin mereka bisa menjalankan peusahaan dengan baik.
Young lalu berkata agar Myung Ho menggantikan posisinya debagai presdir di perusahaan dan pengacara Jang akan menwakili dirinya.
Myung Ho terkejut, sementara pengacara Jang mengangguk dan mengatakan kalau Young percaya Myung Ho akan menjalankan perusahaan dengan baik.
Meski ia mengerti, Myung Ho tetap ingin menikah dengan Young. Tapi pengacara Jang berkata Young akan fokus pada operasinya.
Young juga mengatakan kalau ayahnya sangat mempercayai Myung Ho.

Image Hosted by ImageShack.us
Pengacara Jang, Soo dan ny. Wang di ruang tamu. Pengacara Jang membuka koper berisi uang yang membuat Soo cukup kaget. Pengacara Jang berkata ia tak mengerti kenapa Young ingin memberikan itu pada Soo., tapi Young ingin Soo membawa uangnya.
Soo tampak terluka. apalagi saat pengacara Jang mengatakan kalau Young tak ingin mengucapkan sampai jumpa pada Soo.
Soo menutup kopernya dan mengatakan kalau ia sangat senang ada rang seperti pengacara Jang disamping Young,
Soo juga menatap ny. Wang dan memintanya menjaga dirinya.
Soo kemudian pergi membawa tas dan koper berisi uang.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo rupanya singgah ke kamar Young dulu.
Ia menatap setiap sudut kamar itu dengan wajah sedih. Aku suka permainan mata Jo In sung kalau dia lagi sedih, Hehehehe.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. wang kaget dengan apa yang diberikan Young padanya.
Ny. Wang tampak marah dan berkata, Apa ini bagianku? Kau akan tetap memberikan bagianku diperusahaan ini. Kau ingin menyingkirkanku dari 'meeting Shareholders' dan mencopot hak-ku sebagai penjaga yang sah. Jadi itu yang Young tinggalkan untukku?
Pengacara Jang dengan berat hati berkata,  Young bilang kalau dia tidak akan menuduhmu dalam menggelapkan dana perusahaan. Dia bilang bagaimana kau dengan sengaja menunda pengobatannya dimasa lalu. Dia ingin menutup semuanya.
Ny. Wang berang dan ingin menemui Young tapi pengacara Jang menahannya.
Young ada di sana ternyata dan menyuruh Ny., Wang menemuinya.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang dan Young bicara berdua. Ny. Wang tetap merasa tak adil jika Young akan membuangnya. Ia mendekati Young dan mulai bertanya.
Ny. Wang berkata, Apa kau sudah selesai menggunakanku? Kau sudah tau dari awal. Kalau aku menghancurkan matamu. Tapi kau tidak mengungkitnya. Kenapa?
Young dengan tenang menjawab, Aku masih muda. Ayah sedang sakit. Aku butuh seseorang menjalankan perusahaan.
Ny. Wang belum mengerti dan ia bertanya lagi, Kalau begitu kenapa kau membiarkanku menggelapkan dana perusahaan?
Young masih dengan ekspresi yang sama berkata, Ayah berkata padaku, Biarkan orang-orang disekitarmu mencuri sedikit darimu. Itu satu-satunya cara aku bisa memiliki orang-orang disekitarku.
Ny. Wang bertanya lagi, Apa kau juga percaya kalau aku membunuh ayahmu dan juga shareholder lainnya? Ayahmu menolak CPR. Tapi aku menyelamatkannya lebih dari 20 kali.Lalu suatu hari dia memberitahuku, Hentikan, Hae Ji. Ini terlalu berat untukku. Hentikan. Tanya Dr. Han. Periksa catatan rumah sakit tentang ayahmu. Dia menandatangani menolak CPR. Alasan kenapa aku tidak memberitahumu atau Jang dan menanggung semua kesalahan atas kematian ayahmu adalah untuk satu hal ini. Agar kau mencoba untuk bertahan hidup bahkan untuk membenciku.

Image Hosted by ImageShack.us
Pengacara Jang ada di luar dan mendengarkan percakapan itu.
Ny. Wang masih terus bicara, matanya berkaca-kaca, Hanya kau yang aku punya. Bahkan jika orang lain berpikir itu hanya sebuah obsesi, Kau satu-satunya yang ku punya. Bagian dari perusahaan? Aku tidak membutuhkannya. Aku bisa meletakkan posisi dewan direktur dan hanya menjadi penjaga sahmu. Aku menggunakan uang perusahaan karena benci pada ayahmu. Aku tidak mencuri sedikitpun ketika kau yang menjalankan perusahaannya. Aku membesarkanmu ketika aku berumur 26. Bahkan ketika orangtuaku tidak mengakuiku menjadi seorang gundik. Aku bahkan berhenti berharap untuk punya anak. Aku membesarkanmu. Kau adalah putriku. Young, biarkan aku...
Young memotong pembicaraan. Ia berkata, Aku minta maaf. Dan... terima kasih. Terima kasih atas jasamu yang sudah membesarkanku dengan baik. Aku sudah cukup kuat untuk melakukan semuanya. Tapi setelah aku sadar dari operasiku ketika aku membuka mataku aku tidak ingin melihat dirimu lagi.
Ny. Wang menatap Young dengan sedih. Young menangis dan berkata, Aku kehilangan mataku. Kau kehilangan diriku, yang mana kau mengabdikan hidupmu untuk mencintaiku seperti putrimu sendiri.Aku pikir itu impas.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang berdiri dan menahan tangisannya. Ia mencoba kuat dan berkata, Aku mencintaimu seperti putriku sendiri. Tapi kau memanfaatkanku hingga akhir. Aku harus pergi sekarang. Kenapa? Karena aku seorang ibu. Ibu sudah seharusnya kehilangan anak-anaknya.
setelah ny. wang pergi, Young sebenarnya juga merasakan kesedihan yang dalam. Ia berusaha menahan tangisnya agar ia tetap kuat.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang berkemas dan pengacara Jang menatapnya. Keduanya kelihatan sangat sedih.
-nikah aja deh, hhahhahah-

Image Hosted by ImageShack.us
Soo keluar dari kamarnya membawa koper dan koper uang. Ia melihat Young menaiki tangga. Mereka berdua berhadapan dan Soo berharap operasi Young berjalan dengan lancar.
soo juga mengatakan ia tak ingin Young berfikir kalau dunia menjadi busuk karena dirinya.
Soo kemudian melangkah pergi. Begitu ia melewati Young, langkahnya terhenti saat Young bertanya, seberapa buruk orang yang membunuh orang lain.
Soo berbalik dan mengatakan ia tak tahu, tapi berdasarkan hukum, 15 tahun.
Young bertanya lagi, apa itu kejahatan terburuk di dunia?
Soo menjawab kalau ia juga berfikir demikian.
Young bertanya lagi, kalau begitu, seberapa buruk ibu yang menelantarkan dirimu? Itu pasti lebih kecil daru keburukan seorang pembunuh.
Soo hanya menatap Young. Dan Young berkata lagi, itu juga pasti lebih kecil dari keburukan Soo meninggalkan Hee Joo. Aku ingin kau mengingat bahwa ibumu pernah kembali sekali. Aku juga ingin kau menghapus rasa bersalahmu karena kematian Hae Joo. Kau membenci dirimu dalam waktu yang sangat lama. Kau lelah atas hal itu.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo menatap Young dengan sedih. Ia tak bisa mengatakan apapun. Ia berbalik lagi dan melangkah akan pergi. Tapi langkahnya lagi-lagi terhenti. Saat Young mengatakan kalau ia mencintai Soo.
Soo terdiam. Young berkata, Aku pikir aku tidak bisa menahanmu selamanya  disampingku dan menyanyangimu. Kau tidak merasa bersalah sudah berbohong kepadaku. Itu pasti demi bertahan hidup bagimu. Aku pernah bahagia sekali.
Young hampir menangis. Ia kemudian melangkah meninggalkan Soo.

Image Hosted by ImageShack.us

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar