Rabu, 05 Februari 2014

Sinopsis Winter Winds Episode 15 Part 2


Image Hosted by ImageShack.us
perjudian akan di mulai. Dihadiri oleh bos-bos besar.
Aku nggak terlalu peduli mereka ngomong apa. HAHHAHAH. Mian ya. tapi intinya ada sedikit perdebatan antara Soo dan yang lain mengenai taruhan. Soo mengatakan kalau tujuannya adalah bos Kim, dan jika bos Kim kalah maka yang lain akan dapat bagian sedikit.

Image Hosted by ImageShack.us
Young ada di kamarnya. Ia tidur bersama Mi Ra. Tapi ia tak bisa tidur, ia mengambil ponselnya dan segera pergi dari sana diam-diam.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang menginap di penginapan kecil di desa. Ia membaca buku. Ia sudah menandai beberapa kalimat dan menulisnya dengan huruf braile.
'Perasaan ingin bertemu satu sama lain, memeluk dengan kasih sayang dalam hati kita. Mungkin lebih baik hidup berpisah satu sama lain, sampai perpisahan yang sebenarnya. Sampai saat itu kita akan menyadari cinta yang sebenarnya'

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang di kagetkan dengan telpon ke ponselnya. Ia lebih kaget lagi saat tahu Young yang menelpon. IA bertanya ada apa? apa sesuatu terjadi?
Young mengatakan kalau ny. Wang seharusnya tidak berkata begitu. Orang yang menyuruhmu pergi dari rumah dan menelponmu tengah malam begini, kau bahkan tidak mengutuknya dan malah bicara dengan nada khawatir. Jika kau bertanya seperti biasa, aku mungkin akan mengatakannya.
Ny. Wang tersenyum, ia bertanya ada apa? Apa Young susah tidur? Apa young takut akan operasinya besok?
Young mengatakan ia sedikit takut. Lalu ia bertanya apa yang ny. Wang lakukan setiap hari. Jangan bohong dan mengatakan kalau kau sedang di rumah.
Ny. Wang tersenyum. Young mengatakan ia tahu ny. Wang tak bisa pulang ke rumahnya karena ayahnya yang keras kepala. Jadi apa yang kau lakukan sepanjang hari?
Ny. Wang mengatakan ia tak bisa menjawabnya jika Young bertanya seperti itu. Ia menggunakannya untuk berbohong.
Young bercanda dan mengatakan kalau hidup ny. Wang sungguh menyedihkan.
Ny. Wang tersenyum. Ia mengatakan ia harus hidup lama agar bisa terus mendengar Young bercanda seperti ini. Ny. Wang menyuruh Young tidur dan setelah operasinya selesai, ia ingin ny.Wang menelponnya lagi nanti.

Image Hosted by ImageShack.us
Young menutup telponnya dan kelihatan sedih, ia akan menangis.
Young kemudian berjalan dan masuk ke kamar Soo. Ia ada di dekat kaca dan merasakan kehadiran Soo di sana. seolah Soo sedang bicara padanya. Young tersenyum.
Young kemudian naik ke tempat tidur Soo dan merasakah seolah Soo menegurnya kalau ia tak boleh masuk ke kamar pria lain seperti ini. Dan lagi karena mereka saudara mereka tak boleh tidur bersama dan juga tak boleh meminjam lengannya sebagai bantal.
Young mengerti dan menutup matanya.
Ia merasakan Soo mendekatinya dan tidur di sebelahnya lalu Soo mengulurkan lengannya untuk dijaikan bantal tidur Young. Tepatnya Young tidur di lengan Soo. Soo mengambil sebuah buku yang ada gambar 3D-nya -aku nggak tahu namanya apa, hahahha-

Image Hosted by ImageShack.us
Soo mengangkat tangan Young dan menyentuhkannya ke gambar itu, gambar gunung dan di puncaknya ada seorang pria, Soo menyebutnya pangeran.
Young mengatakan ia tahu, pria itu akan bicara dengan gema-nya sendiri.
Soo mengatakan kalau hal ini sangat menyedihkan, karena itu hanya gema, ia sendirian. Tapi kenyataannya ia memikirkan hal itu sebagai percakapan.

Image Hosted by ImageShack.us
Young menyadari kalau pria itu adalah dirinya sendiri. Bahwa malam itu ia sendirian. Dan semua hanya khayalannya saja.
Young menangis terisak. ia menangis sambil menutup matanya.

Image Hosted by ImageShack.us
Pengacara Jang ada di Gim Cheon, ia menelpon Young dan menanyakan tentang persiapan menuju rumah sakit dan ia ingin bicara dengan Mi Ra. Tapi Young mengatakan Mi Ra sedang sibuk berkemas dan bicara saja padanya.
Akhirnya pengacara Jang mulai bicara kalau kasus disana sangat rumit, ia berencana pulang menjelang sore, tapi ibu anak itu tak membiarkannya pulang.
Young tersenyum dan menyuruh pengacara Jang fokus disana saja, disini Mi Ra dan Jung Hyun unni menjaganya 24 jam. Juga ada Jung Tae.
Tapi pengacara Jang tetap ingin datang dan Young mengatakan kalau operasinya akan diadakan besok pagi, sorenya hanya akan dilakukan pemeriksaan saja.
Akhirnya Ajushhi setuju.
setelah menutup telpon, wajah Young tampak berubah.

Image Hosted by ImageShack.us
Mi Ra kembali dan mengatakan setelah pengacara Jang datang, ia akan pergi. Tapi Young tetap menyuruh Mi Ra meninggalkannya jam 1, karena MI Ra akan ada wawancara kerja. sementara pengacara Jang baru datang jam 4, makanya Mi Ra menolak.
Mi Ra berkata ia baik-baik saja, karena wawancaranya tidak begitu penting.
Tapi Young mengatakan ia juga teman Mi Ra, yang artinya ia tak akan membiarkan Mi Ra gagal wawancara karena dirinya.
Young kemudian mengambil sebuah kotak kecil di laci dan menberikannya pada Mi Ra. Hadiah. Sebuah kalung dan Mi Ra kagum melihatnya. Young mengatakan ia tak akan memberikannya jika Mi Ra tidak pergi wawancara. Lagi pula masih ada ajumma yang akan mengurusnya.
Mi Ra akhirnya mengerti. Young kemudian menanyakan tentang anak Joong Tae. Mi Ra mengatakan kalau mereka pergi ke rumah sakit untuk gastroenteritis, tapi sekarang baik-baik saja. Dan mereka akan datang sebelum operasi Young.
Mi Ra kemudian bertanya mengenai Young yang membawa semua buku brailenya, padahal Young hanya perlu membawa beberapa saja.

Image Hosted by ImageShack.us
Young kemudian masuk ke kamar mandi membawa ponselnya. Ia menelpon pihak rumah sakit, dan mengatakan ia akan datang jam 9. Young mengatakan ada urusan mendadak, tapi barangnya akan sampai siang nanti. Lagipula operasinya besok pagi dan ia juga sudah menjalani tes yang diperlukan. Tapi tetap saja mereka kahwatir karena Young harus melakukan beberapa tes lagi.
Young bersikeras ia akan disana tepat jam 9.

Image Hosted by ImageShack.us
Mi Ra pamit pada pelayan di rumah dan mengatakan kalau tuan Jang akan datang jam 4. Ia ingin pelayan ada didekat Young sampai pengacara Jang datang.
Mi RA kemudian pamit pada Young yang ada di tangga, ia mengatakan kalau ia akan melakukan wawancara dengan baik.
Young memberi semangat.
Pelayan mengantar Mi RA ke pintu depan. Young tinggal sendirian dan wajahnya kelihatan berubah. Young merencanakan sesuatu.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo di rumah sakit, dan terkejut karena perawat mengatakan Young mengundur waktu lagi, seharusnya Young datang jam 4, tapi ia mengundur sampai jam 9.
Soo merasa curiga, ia bertanya siapa yang merubah waktunya, tapi perawat tidak mau mengatakannya. Ia juga bertanya dimana dr. Jo dan dr. Go, perawat mengatan kalau mereka sedang melakukan operasi.
Soo bingung dan ia mulai berfikir.

Image Hosted by ImageShack.us
Di rumah, pelayan menyuruh sopir membuang semua buku braile yang di bereskan Mi Ra tadi, Young yang menyuruhnya.
Sopir kaget, tapi pelayan mengatakan meskipun itu dibuat oleh ny. Wang tapi setelah operasi Young tak akan membutuhkannya lagi.
Sopir mengerti.
Young turun dari tangga dan mengatakan kalau ia mendapat telpon dari pengacara Jang yang mengataakn kalau ia akan segera tiba.
Ia menyuruh ajumma pelayan pergi ke rumah sakit dan membereskan ruangannya. Setelah itu mereka boleh pergi liburan.
Pelayan heran dan mengatakan ia tak bisa meninggalkan Young sendirian. Tapi Young mengatakan ia bisa sendirian selama 30 menit sampai pengacara Jang datang.
Meski pelayan tak mau, Young tetap memaksa dan akhirnya mereka setuju.

Image Hosted by ImageShack.us
Young sendirian di rumah. Ia mulai berjalan dan masuk ke dalam rumah kaca. Young mengulurkan tangan untuk menyentuh bunga yang ada di sana. Ia menemukan bunga kuping domba dan teringat bagaimana ia membuangnya dulu.
Tapi Soo menanamnya kembali.
Young memegangi daun bunga itu dan ia menangis.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo masih menunggu di rumah sakit.
Ia kelihatan khawatir. Ia kemudian melihat pelayan dan sopir keluarga Oh membawa barang dan mengejarnya tepat saat ponselnya berbunyi.
Ia melihat itu Moo Chul, tapi Soo mengangkat sebentar dan mengatakan kalau ia akan menelpon nanti. Soo lalu mengejar pelayan dan sopir itu.

Image Hosted by ImageShack.us
Moo Chul heran dengan tingkah Soo. Ia akan menelpon lagi, tapi kemudian perutnya sakit lagi.
Moo Chul mengambil obat penenangnya dan meminumnya.
Moo Chul terlihat memikirkan sesuatu.

Image Hosted by ImageShack.us
Pengacara Jang dalam perjalanan kembali ke Seoul, ia menelpon Young. Tapi Young tidak mengangkatnya.
Young masih duduk di rumah kaca. Ia mendengar ponselnya berbunyi mengatakan kalau pengacara Jang memanggil. Tapi Young tidak mengangkatnya.
Young menggenggam kunci rumah kaca dan berdiri. Ia membuang kunci itu di antara bunga-bungan dan berjalan keluar, menutup pintu rumah kaca.

Image Hosted by ImageShack.us
Mi Ra dalam perjalanan wawancara mendapat telpon dari pengacara Jang. Wajahnya langsung berubah kahwatir dan segera berlari.

Image Hosted by ImageShack.us
Di toko bunga, Hee Sun memohon agar ia boleh ikut bersama Jin Sung.
Jin Sung menolak karena ia yakin Hee Sun akan meminta uang lagi dari Young. Hee sun mengerti dan meminta Jin Sung mengucapkan salam darinya pada Young. Jin Sung tersenyum, ia harap ia tidak akan di pukul karena mengicapkan 'hi' padanya.
Jin SUng mengatakan ia akan segera kembali dari menjenguk Young yang akan di operasi. Ia kemudian meninggalkan Hee Sun.
Mereka tak menyadari kalau Moo Chul ada disana memperhatikan Jin Sung.

Image Hosted by ImageShack.us
Mi RA sangat khawatir dan ia terus berlari sambil menelpon Young. Tapi Young tidak mengangkatnya.
Mi RA menangis sambil menyetop taksi.
Hari sudah gelap. Pengacara Jang terjebak macet. Ia mencoba menelpon Young lagi.

Image Hosted by ImageShack.us
Di rumah sakit dr, Joo terkejut saat tahu Young menelpon sendiri mengundur kedatangannya. Soo juga ada disana dan merasa khawatir.
Soo berfikir kemudian ia berlari dan kaget saat ada panggilan masuk ke ponselnya.
Dari Young.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo mengangkat telpon Young. Young dengan ekspresi biasa-biasa saja menyapa Soo. Soo mencoba bersikap biasa juga dan menyapa Young.
Young mengatakan ia minta maaf karena tak bisa menjawab telpon Soo waktu itu dan makanya ia menelpon balik. Young mengatakan kalau ia selalu penasaran apa yang dilakukan Soo. Ia bertanya apa Soo baik-baik saja.
Soo mengatakan ia baik-baik saja. Soo kemudian mencoba bicara seolah ia tak tahu apapun dan bertanya dimana Young sekarang, bukankah Young harus ke rumah sakit?
Young menjawab kalau sekarang ia ada di rumah sakit.
Soo terlihat serius dan mengatakan kalau ia sekarang di rumah sakit, ia bertanya lagi dimana Young berada.
Lalu suara jam di rumah Young berbunyi. Young mengatakan kalau ia ketahuan. Ia ada di rumah.

Image Hosted by ImageShack.us
Kalimat selanjutnya aku kurang bisa mengartikan karena sub-nya hilang, aigoooo, tapi kayaknya Young mengatakan sesuatu tentang operasi, bahwa ia takut untuk di operasi. Tapi Soo jangan khawatir karena Pengacara Jang dalam perjalanan menemuinya. Dan ia akan segera berangkat ke rumah sakit.
Young berbohong mengatakan kalau bel rumah berbunyi, pengacara Jang sudah ada di rumah.
Soo terdiam lalu dr. Jo mengatakan ia sudah menghubungi pengacara Jang dan mengatakan kalau ia tak bisa menghubungi Young.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo terlihat serius, ia mulai menyimpulkan sendiri dan pergi dari rumah sakit. Ia masih menelpon Young dan bertanya apa Young melihat videonya?
Tapi Young mengatakan ia tak melihatnya.
Soo dengan panik mengatakan kalau video itu berisi apa yang ingin ia katakan pada Young. Ia menyuruh Young ke rumah kaca dan melihatnya.
Tapi Young mengatakan ia tak ingin mendengarkan apapu dari Soo lagi.
-Kenapaaaaaaaa????????????? Video yang mana sih? Yang dulu? Emang ada kata-kata yang aneh ya???-

Image Hosted by ImageShack.us
Dengan dingin Young mengatakan kalau ia sudah mengerti Soo sejak awal.
Soo berteriak dan mengatakan meskipun tak ada yang ingin di dengar oleh Young, tapi ada yang ingin ia katakan.
Young menutup telponnya dan membuat Soo panik.
Soo mlali berlari keluar rumah skait dengan cepat. Ia mencari taksi. Tapi ia tak menemukannya. Aneh sekali, masa di depan ruam sakit ga ada taksi!!!!
Ia berlari ke tempat lain dan Moo Chul datang kesana membawa mobilnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young sendiri masih di rumahnya. Ia menuruni tangga menuju dapur. Ia menuju tempat pisau berada.
What the????

Image Hosted by ImageShack.us
Soo berhadapan dengan Moo Chul.
Moo Chul keluar dari mobilnya dan langusng memukul dan menedang Soo. Soo mengatakan kalau ia akan menyelesaikan urusan mereka lain kali, karena sekarang ada urusan mendesak tentang Young.
Tapi Moo Chul tetap memukulnya membuat Soo kesal, ia memukul Moo Chul balik dan menyudutkannya ke dekat mobil.
Aku merasa ada yang aneh sama Moo Chul, dan sepertinya benar kalau ia pucat, suaranya juga berubah. Apa ia menahan sakitnya?
Moo Chul kemudian mengatakan kalau Soo dan Young sangat bagus bisa bersama. Ia selalu penasaran seperti apa itu cinta. Hal yang disebut cinta.
Soo menatap Moo Chul dan melepaskan genggamannya dari kerah baju Moo Chul.

Image Hosted by ImageShack.us
Moo Chul masih berdiri dan mengatakan sesuatu pada Soo. Seperti biasa teksnya hilang, UGH!!!!
Moo Chul menggenggam tangan Soo dan memberikannya kunci mobilnya.
Moo Chul dengan langkah yang tertatih berjalan menjauhi Soo. Soo tidak menyadari hal itu dan mengatakan ia akan menelpon Moo Chul nanti dan mereka akan menyelesaikannya alin kali.
Soo pun pergi meninggalkan Moo Chul.

Image Hosted by ImageShack.us
Moo Chul berjalan tertatih, menahan rasa sakitnya. Lalu ia merasakan kehadiran seseorang. Tepat saja, itu si Nam Sik. Ia menusuk perut Moo Chul dengan pisau. HYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!
Moo Chul terlihat meneteskan air mata.
-UGGGGH!!! Bos Kim harusnya mati aja!!!-

Image Hosted by ImageShack.us
Soo melaju dengan mobilnya sambil terus berusaha menghubungi Young.
Soo mengatakan dalam hatinya kalau ia ingin mengucapkan permintaan maaf pada Young. Juga kata-kata 'Aku mencintaimu. Ini bukan akhir bagi kita, ayo bertemu lagi'.
Young ada di kamar mandi rumahnya. Ia menghidupkan shower dan duduk di lantai.
Sementara Soo tiba di halaman dan berlari memasuki rumah. Ia berlari sekuat tenaga mencari-cari Young.

Image Hosted by ImageShack.us
"Aku harus mengatakan pada Young, Maafkan aku. aku mencintaimu, ini belum berakhir antara kita, ayo kita bertemu lagi. Aku sangat ingin berlari ke arah dirimu. Kemudian semua kata-kata menjadi tak berarti. Aku hanya ingin mengatakan pada Young, dalam dunia yang penuh kesialan ini, aku pernah berfikir bahwa kehidupan bukan apa-apa. Ini hanya akan lewat begitu saja dan berakhir. Tapi kau adalah alasan terakhir aku hidup sebagai orang yangsebenarnya. Jika aku bisa menjadi alasan yang sama untukmu, Jika aku bisa menjadi alasan untukmu agar terus mencoba hidup".

Image Hosted by ImageShack.us
Di dalam bathtub kamar mandi, kita melihat darah menetes dari pergelangan tangan Young, mengalir menuju pembuangan air karena tersiram air dari shower.
Soo berlari ke lantai dua dan berhenti di depan kamar Young.
Waktu terasa melambat saat ia mendengar suara shower di kamar mandi.
Soo berlari ke kamar mandi dan melihat Young pingsan di dekat bath tub.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo panik menatap Young dengan tangan berdarah karena teriris pisau. Young tidak sadarkan diri.
Soo berlari mendekati Young. Ia memeluknya. Ia memanggil nama Young beberapa kali tapi tak ada sahutan.
Soo memeluk Young lebih erat, ia mulai menangis. Soo terus memanggil nama Young sambil memeluknya dan membelai wajahnya.

Image Hosted by ImageShack.us

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar