Rabu, 05 Februari 2014

Sinopsis Winter Wind Episode 10 Part 2



Image Hosted by ImageShack.us
Soo dan Mi Ra ada di rumah sakit yang dulu dikunjungi Young dan Mi Ra saat SMA. Mi Ra sedang melihat daftar nama dokter di rumah sakit itu dan mengingat ingat wajah dokter yang dulu mereka temui. Tapi Mi Ra tidak menemukannya. Soo bertanya lagi, nama dokter itu. Dan Mi Ra hanya mengingat kalau marganya, Kwak.
Soo pergi menemui seseorang di pusat informasi dan menanyakan kemana perginya dr. Kwak.
Soo sepertinya mendapat jawaban dan meninggalkan rumah sakit itu. Ia juga meninggalkan Mi Ra.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo mengendarai mobilnya dan mengingat apa yang dikatakan pegawai rumah sakit itu, kalau dr. Kwak sudah meninggalkan rumah sakit itu 10 tahun yang lalu dan membuka praktek sendiri. Tapi wanita itu tidak tahu dimana tempatnya.
-Mencurigakan, akankah ada sesuatu yang akan terungkap lagi? Misalnya ada tokoh jahat yang tersembunyi?-
Soo kemudian mendapat panggilan dari So Ra. Aish!

Image Hosted by ImageShack.us
Soo menemui So RA di bawah jembatan sungai Han.
Soo masuk ke dalam mobil So Ra dengan wajah kesal. Ia diam saja dan So Ra mulai berbicara dengan gaya yang sok cute dan sok baik.
Ia mengatakan kalau ny. Wang sudah tahu soo datang menemui Young demi uang, tapi ia tidak mengatakan kalau SOo bukan Oppa kandung Young. Rencananya ia akan mengatakannya kalau Soo tidak muncul hari ini. So Ra tersenyum dan mengatakan, tapi kau datang.
Soo menatap So Ra, Meskipun aku datang, kau bisa memberitahu Sekretaris Wang. Aku tak bisa berada disamping orang yang begitu tidak setia. Bahkan jika kau melakukan ini padaku, tak ada yang bisa kukatakan. Aku akan menerimanya sebagai balasan karena sudah mengacaukanmu. Tapi kau tak seharusnya melakukan ini pada Bos Kim. Dia membiayaimu dan menafkahi keluargamu. Dan dia mengurusmu sejak kau berusia 16 tahun, dan menjagamu.
So Ra hampir menangis. Ia masih merasa kalau apa yang ia lakukan adalah hal yang benar, Cinta berbeda dengan kesetiaan.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo dengan tenang menjawab, Aku orang yang tahu soal cinta. Apa yang kau rasakan terhadapku adalah obsesi. Cinta itu... sangat sederhana. Ketika satu pihak mengatakan sudah berakhir, maka itu sudah berakhir. Jika kau memaksa seseorang untuk mencintaimu kembali, itu obsesi. Cinta bukan kesepakatan, jadi tak ada pengkhianatan. Kau memilih untuk mencintai, jadi kau tak boleh membual ataupun bangga. Desakanmu tidak mengubah obsesimu menjadi cinta.
So Ra mulai kesal, Apa kau sebegitu menyukai Young? Begitu besar hingga meresikokan hidupmu?
Soo berkata, Semua orang menyadari kalau mereka akan mati. Kupikir sekarangpun bukan waktu yang buruk.
So Ra mengatakan kalau Young hanya menyukai Soo sebagai Oppa-nya. Jika dia tahu kalau kau bukan Oppa-nya, dia akan segera mengakhirinya.
Soo mengatakn ia tahu, jika saat itu tiba maka ia akan pergi.
Soo keluar dari mobil So Ra.
So Ra menangis dan keluar dari dalam mobilnya. Ia mulai berteriak pada Soo, bahwa ia akan memberitahukan semuanya pada ny. Wang. Tapi Soo tidak mendengarnya, karena ia sudah masuk ke dalam mobil.
Seorang mata-mata ada disana, ia menelpon seseorang.

Image Hosted by ImageShack.us
Myung Ho bertemu dengan ny. Wang dan menjelaskan kalau ia hanya bertemu dengan sekretaris Han hanya untuk perpisahan saja. Myung Ho menjelaskan panjang lebar yang intinya kalau Hyun Soo pasti akan berguna bagi Pl group nantinya makanya ia membelinya.
Ny. Wang mengatakan ia akan membiarkan penipu sekali lagi, dan mengancam Myung Ho untuk tidak melakukan seuatu di belakangnya lagi. Karena perusahaan adalah hidup Young.
Ny. Wang mengatakan pernikahan akan dilakukan setelah operasi. Tapi Myung Ho tidak setuju dan terus mengatakan kalau pernikahan hanya butuh waktu sehari sementara operasi dan masa penyembuhan membutuhkan waktu yang lama.
Ny. Wang memandangi Myung Ho dengan kesal, Myung Ho akhirnya mengerti ia salah bicara.
Nyonya Wang kemudian menyuruh Myung Ho mencari semua panti asuhan yang bernama Borami.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo masuk ke rumah saat Myung Ho akan pergi. Ny. Wang menemui Soo dan mengatakan kalau mereka akan menemui calon mertua Young besok, ia ingin ikut tapi Young ingin pergi bersama Soo. Soo mengatakan operasi lebih penting dari pada pernikahan. Ny. Wang tersenyum dan mengatakan untuk pertama kalinya mereka setuju pada hal yang sama, tapi Young lebih memilih perikahan dari pada operasi.
Soo menanyakan dimana Young dan ny Wang menjawab kalau Young ada di kamarnya.
Soo akan pergi tapi ia dihentikan oleh perkataan Ny. Wang kalau Jin Sung memeras Myung Ho.
Ny. Wang mengatakan kalau mereka sudah tahu mengenai wanita masa lalu Myung Ho, dan mereka tidak bisa memberikan uang itu.
Soo terkejut mendengarnya. Ny. Wang menyuruh Soo berhati-hati, Karena kau mendapat kepercayaannya Young, aku membiarkan hal ini. Tapi bila operasi berakhir, bahkan jika kau adalah Oppanya, itu juga berakhir untukmu.
Soo dengan tenang tapi nada mengancam mengatakan,  Selama Young dioperasi, aku tak peduli jika itu berakhir untukku. Tapi, Ketika aku berakhir, itu juga akan berakhir untukmu.
Soo meninggalkan Nyonya Wang yang terlihat tersenyum sinis -bagiku-

Image Hosted by ImageShack.us
Soo masuk ke kamar Young dan Young tersenyum. Young yang sedang membaca menghentikan aktifitasnya dan berkata, Apa aku terlihat begitu tak tahu malu? Apa aku terlihat begitu tak tahu malu hingga aku ingin menikah ketika aku tak tahu berapa lama aku akan hidup? Apa karena itu? Apa karena itu kenapa kau tak mau bicara padaku?Aku tak tahu apa itu akan menjadi pernikahan yang singkat atau tidak tapi bila dia akan menjadi pewaris dari perusahaan kita, kupikir bayaran itu sudah cukup. Tidak begitu?
Soo menatap Young dan berkata, Lakukanlah operasinya.
Young tersenyum, ia berkata lagi,  Wanita terlihat paling cantik ketika mereka memakai gaun pengantin. Tunggu saja.
Young meletakkan bukunya dan akan pergi. TApi Soo menahannya. Young tersenyum dan berkata biarkan waktu kita berlalu dengan menyenangkan, karena kita tak punya banyak waktu.
Young tersenyum dan meninggalkan Soo. sementara Soo memandanginya dengan khawatir.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Mi membuat masalah sehingga Hee Sun dan Jin Sung harus segera menemuinya di jalanan. Mobil pinjaman Jin Mi, milik ayah Lee Seul temannya menabrak mobil seorang pria. Jin Sung dan Hee Sun tiba saat Jin Mi dimarahi oleh pria itu. Jin Sung menghela nafas panjang, tak sepanjang helaan nafas Hee Sun.
Apalagi saat tahu mobil yang mereka tabrak seharga 20 juta won.

Image Hosted by ImageShack.us
Hee Sun dan Jin Sung serta Jin Mi ada di cafe. Jin Mi terus menangis dan mengeluh. Hee Sun kesal mendengarnya terus mengeluh dan menyuruhnya diam sementara Jin Sung sedang memikirkan solusinya.
Jin Mi masih saja menangis sehingga Hee Sun menyiram wajahnya dengan air.
Jin sung kemudian keluar dan Hee Sun mengejarnya.
Hee Sun menghentikan Jin sung dan bertanya apa yang akan Jin Sung lakukan. Jin sung mengatakan ia harus meminjam uang dari bos Kim, karena jika ayah dan ibunya tahu hal ini mereka akan pingsan.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin sung akan pergi dan Hee Sun menghentikannya lagi, ia pikir Jin Sung sudah gila karena aan meminjam uang dari pria itu. Jin sung berkata, lalu apa yang bisa aku lakukan, orang yang aku tahu punya uang hanya bos Kim?!
Hee Sun tak tahan lagi dan menamparnya. Hee Sun kemudian memeluk Jin Sung dan menyuruhnya tenang. Mereka akan memikirkan caranya dan memberitahu Oh Soo.
-masalah masalah dan masalah kok pada berdatangan sih???-
Lee Seul lalu datang dan mengatakan kalau mereka tak usah kahwatir. Oppa yang ia kenal sedang bernegosiasi dengan pemilik mobil. Hee Sun dan Jin Sung terkejut. Lee Seul lalu pergi.
Dilokasi. terlihat lah Moo Chul yang tersenyum senang. Jin Sung heran, ia tak mengerti apa yang terjadi dan mengejar Lee Seul.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo dan Young berangkat ke pedesaan untuk bertemu orang tua Myung Ho. Young terus bicara tentang orang tua Myung Ho, yang ia yakin adalah orang baik, karena mereka tinggal di desa. Young menanyakan pendapat Soo, tapi Soo diam saja dan terus menyetir.
Young mengatakan kalau mereka akan menikah sebelum Soo pergi dan bahkan mengajak Soo bulan madu bersama, JIn Sung dan Hee Sun juga.
Soo masih diam saat Young mulai membicarakan tentang undangan pernikahan dan juga Soo yang akan  menemaninya berjalan di altar nanti.
Young mulai kesal kenapa Soo tidak menjawabnya. Apa Soo akan membiarkannya berjalan sendirian di altar? Young ngambek mengatakan ia tak akan memaafkan Soo jika itu terjadi.
Soo tak tahan lagi dan akhirnya menghentikan mobil, membuat Young kaget.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo keluar dari mobil dengan kesal dan membuka pintu mobil di samping Young. Ia menyuruh Young dan mengajaknya membicarakan detail pernikahan sebelum bertemu dengan keluarga Myung Ho.

Image Hosted by ImageShack.us
Nyonya Wang ada disuatu tempat. Ia ingat apa yang ia bicarakan dengan So Ra, bahwa So Ra ingin ny. Wang membantunya dan Oh Soo untuk meninggalkan korea. Ia mengatakan ia bisa memberi Soo uang dan ia masih mencintai Soo. Ia ingin ny. Wang membantu mereka pergi dan mencarikan tempat yang aman. Mereka akn pergi diam-diam tanpa menimbulkan masalah dengan PL group.
-Wanita psikopat ini, handeeeeeeewh-
Kembali ke masa sekarang, rupanya ny. Wang ada di panti asuhan yang bernama Borami. seorang wanita datang membawa berkas dan mengatakan fotonya hilang. 2 bulan lalu ada seorang wanita yang datang, seorang wanita muda, jadi ia memperlihatkan itu padanya.
Ny. Wang merasa ada yang aneh dan ingat percakapannya dengan So Ra, yang sempat mengganti nama panti asuhan.
Ny. Wang akhirnya meminta wanita itu mencari lokasi panti asuhan Harapan di Korea.

Image Hosted by ImageShack.us
Nyonya Wang mendapatkan data mengenai panti asuhan Harapan yang ada di korea. ada banyak sekali dan ia mencoba menelpon satu per satu.

Image Hosted by ImageShack.us

Pengacara Jang dalam rangka menemui Joong Tae. Joong Tae dengan panik menemui Pengacara Jang dan menunjukkan foto Oh Soo kecil. Dan Joong Tae memperlihatkan kalau luka bakar Oh Soo ada di tangan kiri. Pengcara Jang terkejut. Joong Tae mengatakan kalau dia bukan Oh soo yang sebenarnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo dan Young sedang di cafe dan membahas mengenai wedding planner yang bagus. Tapi Soo tampak setengah hati dengan hal itu. Aku rasa dia tak suka Young menikah, tentu saja^^.
Soo mulai bertanya apa Young tahu kalau Myung Ho punya wanita lain?
Young mengatakan kalau itu dimasa lalu. Soo bertanya lagi apa Young tahu Myung Ho menggelapkan uang perusahaan?
Young mengatakan kalau itu tak akan mudah karena ada ny. Wang.
soo tampak kesal, ia memuji Young, Kau menakjubkan. Benar-benar mengagumkan.
Young kemudian bertanya, Ada apa dengan nada suaramu?
Soo : Cantik, baik, keren, pintar, kaya dan kau bahkan tak takut mati. Yah. Benar-benar...
Young menyuruh Soo berhenti menyindirnya.
Soo mulai kesal lagi dan berkata, Kau tidak menarik. Ada satu hal dari diriku yang lebih baik daripada dirimu. Aku bagaimanapun selalu ingin hidup.

Image Hosted by ImageShack.us
Young mengatakan kalau ia pikir Soo mengerti dirinya, tapi ternyata tidak.
Young berkata, Kau pernah bilang padaku kalau kau juga pernah ingin mati. Karena itu, kau bilang kenapa kau menyiapkan pil itu.
Soo mengatakan kalau ia menyimpan pil itu untuk mendorong dirinya sendiri agar lebih kuat. Berkat pil itu, ia lebih ingin hidup.
Young mengatakan kalau Soo bisa hidup seperti yang ia inginkan, tapi ia tak bisa, bahkan jika ia ingin hidup.
Young : Aku sudah bersiap-siap sejak aku berusia 6 tahun. Ketika waktunya tiba, aku ingin pergi dengan tersenyum seperti aku yang sekarang. Tak seharusnya aku berlama-lama. Bahkan di saat ketika aku sedang bersamamu. Tak peduli bagaimana senang atau nyamannya itu aku tak seharusnya berlama-lama. Aku tak seharusnya berlama-lama. Jika aku tak menyerah, aku akan menjadi menyedihkan. Jadi aku tak mau memohon. Aku sudah bersiap-siap sejak aku berusia 6 tahun. Jadi... jangan coba-coba menggoyahkanku. Jangan menaikkan harapanku.
Young mengatakan itu seolah hampir menangis. Soo hanya memandanginya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young mengajak Soo pergi dan ia berdiri.
Soo masih duduk dan menelpon Myung Ho. Ia mengatakan kalau ia dan Young ada di cafe dalam perjalanan menuju rumah Myung Ho. Ia ingin Myung Ho menjemput Young. Young terjkejut bertanya apa yang Soo lakukan.
Soo mengatakan ia akan meninggalkan Young dan menyuruh Young pergi sendiri. Ia berkata kalau Young benar-benar buruk dalam hal berbohong.
Soo berkata, Kau tak ingin mati. Kau ingin hidup. Kau hanya takut kalau kau akan terlihat menyedihkan jika kau mengakuinya. Tapi maaf sekali, bagiku, sekarang kau terlihat lebih menyedihkan.
Soo akan pergi tapi Young memegang tangannya dan memintanya pergi bersama. Soo menepiskan tangan Young, Menikmati waktu ini denganku hingga kau mati? Ini menyenangkan bagimu? Takkan terjadi sesuai keinginanmu. Kecuali kau beritahu aku kalau kau ingin hidup, sekarang takkan ada yang berjalan sesuai keinginanmu.
Soo kemudian pergi meninggalkan Young di sana yang terus memanggilnya memintanya pergi bersama.
Young menangis menyadari Soo benar-benar meninggalkannya sendirian.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo melaju dengan mobilnya, sendirian. Ia juga terluka, tentu saja, aku yakin hatinya juga sakit melihat orang yang ia cintai seperti itu.

Image Hosted by ImageShack.us
Moo Chul sedang main basket dan dikagetkan dengan kehadiran Soo yang langsung berlutut di hadapannya.
Soo meminta pada Moo Chul lagi untuk meyakinkan Sun Hee noona. Moo Chul terlihat kesal dan akan pergi, tapi Soo menghalanginya dan masih berlutut meminta Moo Chul membantunya, ia mengatakan kalau Young adalah gadis yang baik.

Image Hosted by ImageShack.us
Moo Chul kesal dan menendang Soo, bahkan kepala Soo. Ia terus menendang-nenadang Soo sampai Soo tak bisa bangun. Kemudian ia mulai memukuli wajah Soo lagi dan lagi sampai mulut Soo berdarah. HUAAAAAAAAAAAAAAA :'(
Soo tergeletak dilantai, masih sadar, tapi ia terlalu lemah untuk bangun.
Moo Chul memandanginya dengan kesal.
Meski begitu Soo tetap berusaha bangun meski ia sempoyongan,.
Soo mulai menangis. Ia mencoba menggenggam tangan Moo Chul dan meminta Moo Chul menyelamatkan Young.
Moo Chul tak mau mendengarkan itu dan melangkah pergi, tapi Soo memegang kaki Moo Chul dan memohon pada Moo Chul.
Moo Chul tak mau mendengarkan dan menedang Soo lagi. Ia pergi.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo mengatakan kalau ia akan datang lagi besok dan seterusnya.
Soo, Aku hanya perlu mati ditanganmu, kan? Tolong biarkan Young hidup. Tolong selamatkan gadis tak berdosa. Jangan buat dia seperti Hee Joo! Hyung. Hyung!
Moo Chul terus melangkah tanpa memperdulikan Soo yang terus memohon sambil menangis sedih. Hikzzz, Soo menangis dalem banged sih..
OMG! I want to cry now!!!

Image Hosted by ImageShack.us
Soo pulang ke rumah dengan wajah babak belur membuat pelayan terkejut.
Nyonya Wang juga melihatnya, krn ny. Wang ada di ruang tamu saat itu, tapi ia tidak memperdulikannya.
Nyonya Wang lebih sibuk menelpon beberapa panti asuhan bernama Harapan dan saat ia menelpon lagi, ternyata mereka punya anak bernama Oh Soo.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo masuk ke kamarnya dan ia tampak kelelahan. Ia bahkan tidak memperdulikan DOng Il yang menelponnya. Soo membuka jaketnya dan duduk di tempat tidurnya saat Young masuk, Soo kelihatan tidak suka.
Young merasa tersinggung dengan perkataan Soo yang seolah mengejeknya buta. TApi Soo mengatakan kalau Young menyakitinya, makanya ia juga melakukan hal yang sama.
Young dengan yakin mengatakan kalau ia tak pernah melukai Soo, tapi Soo mengatakan kalau itu adalah yang ada dipikiran Young. Soo menyuruhnya pergi ke kamar.
Tapi Young ingin bicara. Soo lagi nggak mood dan menjawab dengan ketus, bicara apa? Tentang omong kososng kalau aku akan merindukanmu detelah kau mati? Tentang bagaimana perasaanku melihat pernikahanmu, lalu pergi? bicara apa?
Young menjawab dengan tenang, hanya tentang pertemuan dengan keluarga Myung Ho saja. Orang tua Myung Ho terlihat baik.
Soo tertawa kecil mendengarnya, bagaimana kau bisa tahu ketika kau bahkan tak bisa melihat.
Pada akhirnya Young merasakan kalau Soo memang sedang tidak serius, jadi ia akan kembali ke kamarnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Young berbalik.
Soo berdiri dan mengatakan kalau ia terluka, banyak.
Young terkejut dan berbalik lagi ke arah Soo.
Soo mengatakan matanya terluka, bibirnya dan ia berdarah. Tapi, Young bahkan tak bisa melihatnya. Tidak, kau bahkan tak berusaha untuk melihat. Karena kau takut operasi. Kau mengabaikan mata dan otakmu.
Young mendekati Soo dan bertanya kenapa Soo terluka. Young mengulurkan tangannya untuk mengetahui dimana yang terluka.
TApi Soo menepiskan tangan Young dengan kasar. AIGOOO!
Soo masih kesal ternyata, Kau tak mau melihatku, bukan?
Young terdiam.
Soo bertanya lagi, kau bilang ingin melihatku, itu bohong bukan?
Young merasa terluka dan akhirnya membenarkan kalau ia berbohong.
Young akan pergi meninggalkan Soo, tapi Soo menariknya dan menyandarkan Young ke dinding.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo mengatakan kalau ia muak dengan kebohongan Young. Jadi ia akan pergi dari rumah ini.
Young mulai menangis, kenapa kau datang? Sejak awal kau sudah merencanakan ini?
Soo berkata dengan serius, ia tak pernah merencanakan hal itu. Tapi jika aku tahu kalau kau begini egois, sejak awal aku seharusnya tidak datang. Aku juga menyesal.
Young menangis mendengar hal itu, ia bertanya sebenarnya apa yang diinginkan Soo darinya.
Soo menjawab, kata-kata ingin hidup. Keinginan untuk hidup.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo memandangi Young dengan serius, namun kali ini matanya mulai berkaca-kaca. Young menangis lagi, Lalu apa yang akan berubah? Aku tak bisa hidup. Apa kau tidak berpikir aku akan merindukanmu? Tidak, aku akan merindukanmu. Sejak di hari kau datang, aku merindukanmu setiap hari. Lalu apa? Aku tak bisa melihat. Aku juga takut mati. Kenapa kau terus menerus membuatku lemah seperti ini? Kenapa kau terus menerus membuatku ingin hidup?
Young menangis. Soo menatapnya dan hampir menangis juga.

Image Hosted by ImageShack.us
_END_

Komentar :
AKH! Akhirnya, meski masih ragu, akhirnya aku tahu kalau nyonya Wang itu tulus menyayangi Young. Dan Young pun merasakan hal yang sama. Meski begitu kebencian itu masih ada dalam hatinya. Ya begitulah, karena masih banyak hal yang belum terungkap. Aku tiba-tiba kepikiran dengan kematian Presdir PL group. Saat itu jelas Ny. Wang yang tidak memanggil siapapun saat bel darurat bahwa presdir sedang sekarant berbunyi. Kenapa dia melakukan itu?
Aku mulai berfikir kalau ia melakukannya karena di suruh oleh presdir sendiri. Dan lagi, mengenai rekaman video Young itu, apa benar itu adalah yang terjadi sebenarnya?
Kok aku malah curiga sama Young?

Image Hosted by ImageShack.us
Di Episode ini nggak ada adegan yang membahagiakan, Hikkkz.
Kecuali saat mereka tidur bersama, tapi tetap saja bagiku itu hal yang menyedihkan. Siapa sih yang nggak sedih melihat adega seperti itu?
Young gadis yang kuat, sayangnya ia kuat dengan menutupi kesedihannya sendiri. Makanya ia terkesan egois dan arogan. Itu untuk menutupi kelemahannya. Pada akhirnya ia terbuka pada Soo, karena ia menyayangi Soo sebagai kakaknya. Aku nggak mau kebanyakan mikir apa jadianya kalau Soo nanti ketahuan bukan kakak kandung Young, oleh Young sendiri. Apa dengan mudahnya ia mengubah rasa cinta saudara menjadi cinta sebenarnya?

Image Hosted by ImageShack.us
Arah hidup Soo mulai berubah. Tentu saja. Ia tidak memikirkan dirinya lagi. Yang ada dalam pikirannya hanya bagaimana Young bisa bahagia. Sebegitukah cinta bisa merubah seseorang? Aku rasa begitulah. Dan aku senang setidaknya masih ada yang memikirkan keselamatan Soo. Hee Sun, Jin Sung dan Moo Chul. Meskipun Moo Chul ini masih meragukan sih, HAHHAHAA,
Aku suka bagaimana Soo mulai menjauh dari Young. Aku suka dia mulai bersikap dingin pada Young, karena dengan begitu maka akan terlihat nantinya Young begitu menyayangi Soo. Hehehhhehe. Di episode ini baru terlihat sedikit sih. Hm.....

Image Hosted by ImageShack.us
Di Episode ini kemesraan Jin Sung-Hee Sun kurang ya? Hhhehehehehe. Malah lebih ke masalah mereka. Aku senang karena Hee Sun menghabiskan hampir seluruh waktunya bersama Jin Sung. Karena dia selalu ada diman ada Jin Sung. Aku juga menyukai bagaimana Hee Sun menasehati adik Jin Sung. Sebenarnya nggak baik sih menasehati dengan cara menyiramkan air, tapi entah kenapa aku biasa aja tuh, soalnya BT juga dengan adiknya Jin Sung, nggak tahu apa kakaknya berjuang antara hidup dan mati tiap hari, dia malah sok jadi orang kaya, pake minjem mobil temannya lagi.

Image Hosted by ImageShack.us
Aku masih bingung dengan rencana Moo Chul nih. Aku kesal juga sih dia malah mendekati Jin Sung melalui Jin Mi. Rasanya nggak adil. Apa dendamnya sebegitu kuat? Kapan ya aku bisa melihat Moo Chul dan Soo tertawa bersama sebagai sahabat? Pengin liat lho, soalnya aku merasa mereka cocok jadi sahabat deh, sayangnya kemungkinan itu kecil sekaleeeee.
Hm.. Episode ini banyak adegan tampar penampar ya, wkwkkkwkw, baru nyadar...
Oia, udah dengerin OST Winter Wind yang dinyanyiin sama Tae Yeon belum???? Aku tersentuh dengan liriknya lho. Belakangan kalau mau mutar mp3 pasti lagu itu duluan yang aku putar. Rasanya dalem banged deh. Cocok dengan perasaan Oh Soo sama Young. Bagian yang aku suka adalah yang intinya bagaimana pun ia ingin kembali ke awal lagi, meskipun menyakitkan dan pasti akan menangis lagi dan lagi, tetap ingin kembali ke awal pertemuan mereka. Hm......

Image Hosted by ImageShack.us

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar