Rabu, 05 Februari 2014

Sinopsis Winter Winds Episode 12 Part 1



Image Hosted by ImageShack.us
Soo di dalam kamar Young dan melihat wajah Young tidur. Soo melihat benang yang terikat di tangan Young yang terhubung dengan lonceng dan ia menyentuhnya. Soo duduk di tempat tidur Young dan mulai menangis memandangi Young. Ia mulai mendekatkan wajahnya sambil teringat kata-kata Sun Hee bahwa Young tidak punya harapan lagi. Soo semakin mendekatkan wajahnya, ia menangis dan menutup matanya saat bibirnya menyentuh bibir Young.

Image Hosted by ImageShack.us
Tepat saat itu Young membuka matanya. Ia belum tertidur. Soo tidak mengetahui akan hal itu. Young merasa aneh dan mencoba melihat apa yang ada di hadapannya. Karena Young memang tidak buta total, ia melihat ada bekas luka di dada Soo. Hanya itu dan ia belum menyadarinya. Soo mengangkat wajahnya dan Young menutup matanya. Soo menangis lagi sambil mengingat ancaman So Ra padanya yang akan mengirim sms itu pada Young jika Soo tidak datang ke bandara. Air mata Soo menetes jatuh ke wajah Young. Young menyadarinya tapi ia tidak membuka mata.
Soo sudah tak tahan lagi akan kesedihan dalam hatinya dan ia berdiri meninggalkan kamar Young.

Image Hosted by ImageShack.us
Setelah Soo pergi Young membuka matanya. Ia masih shock akan apa yang terjadi tapi tak bisa banyak bergerak apalagi menggerakkan tangan kanannya karena jika bergerak maka lonceng akan berbunyi. Ia hanya bisa menutupi keterkejutannya dengan menggenggam tangannya.

Image Hosted by ImageShack.us
Nyonya Wang bersiap untuk tidur saat ia mendengar suara pintu yang terbuka dan tertutup. Karena penasaran ia melihatnya dari jendela. Ia melihat Soo berjalan menuju rumah kaca dan merasa curiga.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo ada di ruang rahasia di rumah kaca. Ia akan merekam video sendiri dan mulai merekam. Ia mencoba bersikap biasa saat seolah Young melihat video itu. Ia mengatakan saat Young melihat video ini maka Young akan tahu kalau ia bukan kakak kandungnya. Ia juga tak tahu harus menjelaskan dari mana.
Mata Soo tampak berkaca-kaca dan ia kesulitan mencari kata-kata yang tepat. Pada akhirnya ia mematikan kamera dan menenangkan diri.
Ia menghela nafas dan menahan air matanya. Ia kemudian menyalakan kamera lagi dan mulai merekam. -musiknya sedih buanged, cocok lha-
Ia mengeluarkan foto Oh SOo asli dan mengatakan kalau itu Oppa Young yang sebenarnya. Soo mengatakan, tidak seperti dirinya, Oppa Young orang yang menyenangkan, rajin, baik dan populer diantara para gadis.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo berdiri dan menjepit foto Oh di antara foto-foto yang ada di tirai jendela.
Soo kembali duduk dan mulai bicara, ia mengatakan kalau Oppa Young sangat mencintai Young.
Soo mengatakan hal itu dengan wajah sedih dan hampir menangis. Ia tak tahan lagi dan mematikan kamera. Ia sangat sedih dan mulai menunduk, sepertinya ia menangis lagi. Hikkkkzzzzzzz.

Image Hosted by ImageShack.us
Sementara itu Jin Sung mencoba mendapatkan pinjaman uang dari seseorang. Tapi orang itu tak mau meminjamkan Jin SUng dan mengatakan kalau ia tak punya uang. Jin Sung tahu pria itu berbohong. Mereka hampir bertengkar saat bos Kim dan rombongan datang.
Jin Sung berhadapan dengan Bos Kim dan bodyguardnya. Bos Kim ternyata menyuruh Jin Sung membunuh Oh Soo, dengan begitu Jin Sung akan mendapat banyak uang. Tapitentu saja Jin Sung menolak. Ia menolak dengan cara yang cukup membuat bos Kim kesal, karena ia mengatakan kalau bos Kim tidak bisa menilai orang itu sebabnya So Ra mencampakkannya.
Jin Sung memang terlihat meremehkan bos Kim hingga membuat bos Kim memukulnya.
Jin Sung tertawa dan memancing bos Kim lagi yang memang akan meledak kalau berhubungan dengan So Ra. Dan Jin Sung sengaja menyinggung kalau SO Ra tak akan meninggalkan Oh Soo demi bos Kim. Bos Kim tampak kesal dan menyuruh ketujuh bodyguardnya melawan Jin Sung.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung melawan 7 bodyguard bos Kim dan awalnya ia berhasil memukuli mereka namun tentu saja ia akhirnya hampir kalah karena ga mungkin 1 lawan 7 menang. Tapi aku kaget juga saat tiba-tiba Moo Chul muncul dan membantu Jin Sung. Mereka melawan 7 bodyguard itu bersama-sama. Tapi kemudian bos Kim melihat Moo Chul membantu Jin Sung dan Moo Chul menyadarinya, ia akhirnya berlari mengejar bos Kim.
2 bodyguard melihat hal itu dan mengejar Moo Chul.

Image Hosted by ImageShack.us
Jin Sung masih melawan bodyguard yang tersisa dan ia kalah. Ia terkepung oleh mereka.
bos Kim masuk ke mobilnya dan Moo Chul juga masuk. Moo Chul mengunci pintu dan memukul bos Kim. IA menyuruh Bos Kim menyuruh bodyguarnya pergi. bos Kim menurutinya.
Jin Sung habis dipukuli, hikkkkzzzzz.
Ia sudah tak kuat lagi dan terkapar di lantai. Tapi kemudian teman bodygurad itu datang dan menyuruh mereka meninggalkan Jin Sung.

Image Hosted by ImageShack.us
Moo Chul bicara dengan bos Kim mengatakan kalau Oh Soo masih punya waktu dan mengapa bos Kim menyerang Jin Sung. Bos Kim malah bertanya kenapa Moo Chul tidak membunuh Oh Soo.
Moo Chul memukul bos Kim dan mengatakan kalau mereka para penjahat bermain sesuai aturan. Makanya ia tak menyukai bos kim yang tak mematuhi aturan masyarakat dan penjahat.
Moo Chul mengatakan jika Oh Soo tidak bisa melunasi hutang dalam 100 hari, saat itu ia baru akan membunuhnya. DAn JIka ia tak bisa membunuhnya maka bos Kim yang akan membunuh dirinya. Ia menekankan Jin Sung tak terlibat dalam masalah ini. Dan ia tak suka orang yang tak bermain sesuai aturan.
Moo Chul mengatakan jika bos Kim bersabar, maka ia akan mendapatkan uangnya kembali dan membunuh Soo. Moo Chul memperingatkan kalau bos Kim bisa membunuh dirinya dan ia juga bisa membunuh bos Kim.
Moo Chul kemudian pergi meninggalkan bos Kim.

Image Hosted by ImageShack.us
Pagi harinya, Young bangun dari tidur dan mencuci tangan di kamar mandi. Ia teringat kejadian malam itu, Young masih tak mengerti dan ia meraba bibirnya. Young menggeleng dan berusaha tidak mengingatnya. Saat keluar dari kamar mandi, ia bertabrakan dengan Soo dan membuatnya terkejut.
Soo heran, kenapa Young begitu terkejut, tapi Young mengatakan kalau ia tidak terkejut.

Image Hosted by ImageShack.us
Young duduk di meja riasnya dan ia memang terlihat gugup karena menjatuhkan sesuatu dan Soo membantu memungutnya.
Young mencoba bersikap tenang. Soo bertanya apa Young baik-baik saja karena wajah Young tampak aneh. Young mengatakan kalau ia hanya tidak nyenyak tidur semalam. Soo khawatir dan bertanya apa Young sakit. Young mengatakan tidak begitu dan bertanya apa Soo pulang telat semalam. Soo heran, bagaimana Young tahu dan mula terlihat gugup juga karena Soo takut semalam Young sadar.
Young mengatakan kalau Soo belum pulang saat ia tidur makanya ia bertanya. Soo tersenyum dan mendekatkan wajahnya dari belakang ke arah wajah Young, Soo mengatakan harusnya ia menelpon kalau harus pulang terlambat, karena Young pasti menunggunya. Sepanjang hidupnya, belum penah ada seseorang yang menunggunya. Soo mengatakan ia tak menyangka Young akan menunggunya.
Soo mencium kepala Young.
Young tampak kaget dan berdiri menyuruh Soo keluar karena ia akan ganti baju.
Soo sepertinya tidak curiga dan akhirnya keluar untuk menyiapkan mobil.

Image Hosted by ImageShack.us
Setelah Soo keluar, Young terlihat sedikit tenang dan tak gugup lagi. IA menghela nafas dan menelan ludahnya. Hheehhe.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo turun dari tangga dan melihat nyonya Wang di dekat pintu. Soo teringat isi sms yang akan dikirim oleh So Ra, yang mengatakan kalau Soo bukan kakak kandung Young dan semua orang tahu itu. So Ra juga menyuruh Young bertanya pada ny. Wang.
Ny. Wang melihat Soo dan mengatakan jika dokter menyuruh Young di opname maka ia akan menyiapkan baju Young, jadi Soo harus memberitahunya.
Soo memandangi ny. Wang, membuat ny. Wang heran dan bertanya kenapa?
Soo mengatakan kalau ia terkadang tidak mengerti dengan tindakan ny. Wang. Ny. Wang tersenyum dan bertanya tindakan apa?
Soo mengatakan kalau ny. Wang sudah tahu siapa dia dan kenapa ny. Wang malah melepaskannya.
Ny. Wang tersenyum dan mengatakan karena pada saat ini tujuan mereka adalah sama.
Soo heran, ia bertanya apa tujuan ny. Wang adalah Young? bukan uang?
Ny. Wang menjawab kalau tujuannya memang selalu Young.
Soo menatap ny. Wang dengan heran dan ny. Wang mengatakan kalau Soo harus segera mempersiapkan operasinya dan meninggalkan rumah ini setelah operasi.
Soo meralatnya dan mengatakan kalau merekalah yang akan meninggalkan rumah ini.

Image Hosted by ImageShack.us
Lalu pembicaraan mereka terhenti saat Young memanggil oppanya dan turun dari tangga. Tamu yang di tunggu ny. Wang datang, seragam mereka seperti polisi.
Sementara Young dan Soo keluar dari dalam rumah.
Ny. Wang kemudian menelpon pengacara JAng menyuruhnya datang.

Image Hosted by ImageShack.us
Young dan Soo di dalam mobil. Sebelum berangkat, Soo akan memasangkan sabuk pengaman Young. TApi Young mengatakan ia yang akan memakainya sendiri. Ia akan menyentuh sabuk pengamannya tapi malah memegang tangan Soo, dengan cepat Young melepaskannya dan memegang sisi lain sabuk pengaman.
Soo menyadari hal itu dan memandangi Young. Ia bertanya sebenarnya ada apa dengan Young pagi ini, karena Young menghindar setiap kali ia menyentuhnya.
Young terlihat gugup dan mengatakan kalau reaksi orang buta memang seperti itu. Ia akan menghindar jika seseorang menyentuh tanpa memberitahunya.
Soo mengatakan ia mengerti, tapi dengan ekspresi yang agak aneh sih, padahal aku pikir dia nggak percaya.
Soo kemudian mengatakan pada Young kalau dokter yang akan mereka temui hari ini sangat aneh, karena mungkin ia akan mengatakan kalau Young tidak bisa di operasi dan tak ada harapan. Soo menyuruh Young jangan memikirkan hal itu dan harus bersikeras kalau ia ingin di operasi.

Image Hosted by ImageShack.us
Young mengatakan kalau ia mengerti.
Kemudian ia di kagetkan dengan Soo yang menggenggam tangannya dan menyuruh Soo melepaskannya. Tapi Soo tidak mau.
Young menyuruhnya lagi dan Soo tetap tak mau. Young mulai gelisah dan mengatakan kalau ia merasa tak nyaman. TApi Soo memaksanya membiasakan rasa tak nyaman itu.
Soo dan Young akan berangkat saat Hee Sun menelpon Soo. Tapi Soo tak mengangkatnya dan mereka pun berangkat.

Image Hosted by ImageShack.us
Orang yang dipanggil nyonya Wang ternyata untuk melihat CCTV. ny. Wang dan pengacara Jang menontonnya, CCTV di rumah kaca itu. Mereka melihat Young dan Soo keluar masuk dari sebuah tempat, yaitu rumah rahasia. pengacara Jang dan ny. Wang curiga ada sesuatu di sana. Ia yakin ada rahasia. Dan ia juga penasaran bagaimana Soo dan Young bisa berbagi kenangan yang sama. Pasti ada sesuatu di rumah kaca itu dan hanya diketahui oleh Young dan Soo.

Image Hosted by ImageShack.us
Di PL group, Myung Ho sedang menjelaskan produk baru PL Group. Pakaian resmi pria yang pelanggannya ditujukan untuk gaya metro-seksual.
-Entah kenapa kok aku mulai menyukai Myung Ho ya? Hhehhheheh, sejak aku merasa kalau ia mulai tulus suka sama Young ^^-

Image Hosted by ImageShack.us
Young di rumah sakit menjalani CTScan. Sun Hee menjelaskan kalau keberhasilan operasinya 10% dan membutuhkan 6-20 kali kemoterapi dan tingkat kekambuhan lebih tinggi dibanding dengan kesembuhan. Dan ia tak bisa merekomendasikan Young untuk operasi.
Young mengatakan apa yang dikatakan oppanya membantu, Oppanya mengatakan kalau dokter akan mengatakan hal itu, dia bilang jangan berkecil hati karena perkataan dokter.
Sun Hee mengatakan lagi kalau keberhasilannya hanya 10%.
Young yakin dan berkata, Aku melakukannya karena Oppa-ku menginginkannya. Aku juga ingin hidup, namun terkadang, melebihi pasien, orang-orang disekitar lebih menderita. Aku ingin orang-orang disekitarku berpikir mereka sudah melakukan yang terbaik untukku. Aku tak mengharapkan apa-apa dari operasi ini. Aku akan melakukannya.
Sun Hee menatap Young dan menghela nafas.

Image Hosted by ImageShack.us
Young duduk di ruang tunggu dan Soo bicara dengan Sun Hee noona, maksudnya bertengkar.
Sun Hee menyuruh Soo meyakinkan Young agar tidak menjalani operasi. Tapi Soo mengatakan masih ada kemungkinan hidup 10%. Sun Hee kesal, tapi kegagalannya 90%, memangnya Soo siapa hingga Young harus menjalani operasi yang sia-sia ini?
Soo terdiam.
Sun Hee berkata, Untuk gadis yang sudah berusaha keras hidup hingga tahap ini, yang punya sebulan atau 2 bulan tersisa, karena rasa aroganmu, kau merebut hak itu darinya. Segera suruh dia menyerah pada operasinya.
Sun Hee marah dan meninggalkan Soo.

Image Hosted by ImageShack.us
Sementara itu, Jin Sung dan Hee Sun rupanya ada disaan juga. Mereka menatap Soo dan Young bergantian.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo bersandar ke dinding dan terlihat terluka. Ia merasa sedih dan tak tahu apa yang harus ia lakukan. Sementara Young terlihat begitu tenang, padahal aku yakin ia mendengar pertengkaran itu.

Image Hosted by ImageShack.us
Hee Sun di kafe Joong Tae memesan cokelat dan minuman. Tapi Mi Ra begitu tak ramah padanya dan Hee Sun tampak kesal. Hee Sun duduk di bangku biasa bersama Young.
Young menghela nafas dan menatap keluar jendela. Ia mengatakan kalau cuaca hari ini sangat cerah. Ia suka cahaya matahari yang menyinari wajahnya.
Hee Sun heran dan menatap keluar. Young bertanya pada Hee Sun, apa warna cahaya matahari.
hee Sun mengatakan tidak ada warna apapun, hanya terang saja.
Young masih menatap keluar dan mengatakan terang berbeda dengan putih.
Hee Sun membenarkan hal itu dan meminum kopinya lagi.
Young kemudian perlahan bertanya lagi, Hee Sun, apa seorang adik boleh menyukai Oppa-nya sendiri?
Hee Sun terkejut.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo dan Jin Sung bicara berdua. Jin Sung menyuruh Soo meminta uang dari ny. Wang dan segera pergi dari rumah itu. Soo mengambil dompetnya dan memasukkannya ke saku Jin Sung. Ia mengatakan hanya itu yang ia punya dan menyuruh Jin Sung dan hee Sun pindah ke desa. Ia mengatakan kalau ny. Wang sudah tahu siapa dia dan mereka tak bisa mendapatkan uang.
Soo akan pergi tapi Jin Sung menahannya, Baik! Kau sudah tak menginginkanku lagi?Kalau begitu aku yang membayar hutang Jin Mi. Itu hutangku. Lalu, hitung-hitungan diantara kita sudah selesai sekarang.
Jin Sung akan pergi, tapi Soo kali ini menahannya. Ia menarik kerah baju Jin Sung dan mulai berteriak, Setidaknya sekali, biarkan aku hidup seperti manusia! Ketika masih muda, aku menyusahkan ibumu karena perkelahianku. Aku bahkan mencuri uang sapi ayahmu ketika aku dewasa. Dan sekarang aku harus membunuhmu juga? Belum cukup membunuh Hee Joo, sekarang Hee Sun juga? Bos Kim menginginkanmu juga sekarang. Kumohon. Dengarkan aku.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo hampir menangis mengatakan hal itu dengan penuh emosi. Tapi kata-kata berikutnya lebih mengiris hati. Hikzzz.
Soo : Jin Sung. Young tak bisa dioperasi. Pada seorang gadis yang baru saja memutuskan untuk hidup, sekarang aku harus menyuruhnya menyerah. Karena aku, Young bersedia menjalani operasi yang menakutkan itu.
Jin Sung juga terlihat sedih mendengarnya. Soo menunduk dan melanjutkan, Jin Sung. Aku hanyalah seonggok sampah hingga akhir. Dulu aku dicampakkan seperti sampah. Setidaknya sekali, aku ingin hidup seperti orang yang layak untuknya.
Soo melepaskan tanganya dan mengatakan pada Jin Sung kalau mereka jangan bertemu lagi.
Soo pun meninggalkan Jin Sung yang hendak mengejarnya tapi langkahnya terhenti.

Image Hosted by ImageShack.us
Hee Sun menjawab pertanyaan Young, apa salahnya seorang adik menyukai kakaknya. Aku rasa itu bisa saja terjadi.
Hee Sun kembali meminum minumannya dengan gugup berharap kalau pertanyaan itu tak berhubungan dengan Soo.
Young mengatakan kalau dirinya aneh, ia berdebar-debar jika dekat dengan Oppa-nya. Bahkan menjadi gugup.
Hee Sun terkejut mendengarnya. Young kemudian meminum cokelatnya dan Hee Sun hanya memandangi Young.
Young tersenyum dan bertanya pada Hee Sun, bukankah aku lucu?
Hee Sun menjawab kalau itu tidak lucu. Young mengatakan, Kupikir itu karena aku selalu sendirian selama ini. Kupikir selama ini, aku melakukannya dengan baik. Sepertinya tidak. Punya perasaan seperti ini pada Oppa.
Young kembali meminum cokelatnya dan Hee Sun hanya memandangi Young.

Image Hosted by ImageShack.us
Young dan Soo dalam perjalanan pulang. Awalnya Young membicarakan mengenai Jin Sung yang tak nyaman tinggal di rumah mereka. Tapi kemudian tiba-tiba Young teringat kejadian malam itu, saat Soo menciumnya, ia melihat bekas luka di dada Soo.
Soo heran kenapa Young berhenti bicara.
Young kemudian mulai membicarakan mengenai mereka yang tidak usah tidur bersama lagi. TApi Soo menggenggam tangan Young dan mengatakan kalau ia tidak mau.
Young mengatakan kalau ia tak nyaman Soo menggenggam tangannya. Tapi Soo malah makin menggenggam tangan Young. Young mengatakan tangannya sakit dan menyuruh Soo melepaskannya. Tapi Soo semakin mempererat genggamannya dan akhirnya Young berteriak menyuruh Soo melepaskannya.

Image Hosted by ImageShack.us
Soo menghentikan mobil dan menatap Young. Young terlihat gugup dan meminta maaf. Ia mengatakan sebaiknya mereka tidak melakukan hal seperti ini lagi. Berpegangan tangan, berpelukan, tidur bersama.
Soo menatap Young dan bertanya, kenapa?
Mata Young mulai berkaca-kaca dan menatap Soo. Ia mengatakan semalam ia tahu kalau Oppa menciumnya.
Dengan wajah yang ingin menangis, Young bertanya kenapa Soo melakukannya.
Soo menatap Young tanpa merasa bersalah dan berkata itu Karena ia mencintai Young.

Image Hosted by ImageShack.us
Young sangat terkejut mendengarnya.
Young mengatakan kalau ia adalah adik Soo,
Tapi Soo mengatakan tak masalah dengan hal itu.
Young menangis dan keluar dari mobil dengan tergesa-gesa, ia menelpon nyonya wang dan memintanya menjemput.
Soo keluar dari mobil dan mendekati Young. Soo meminta maaf karena ia membuat kesalahan. Young mengatakan kalau bukan itu maksudnya, ia hanya takut, perasaan Soo sekarang bukan hanya kesalahan Soo tapi juga kesalahannya. Mereka tidak boleh melakukan ini dan ini tak benar.
Young terlihat gemetaran dan mulai berjalan dengan tongkatnya meninggalkan Soo sendirian.

Image Hosted by ImageShack.us
Setelah Young pergi, Soo mendapat telpon dari dr Goo teman dr. Sun Hee, ia mengatakan sudah menemukan dimana dokter Kwak yang memberikan keterangan palsu itu tinggal. dr. Goo memberitahukan tempat dr. Kwak.
Saat itu Sun Hee lewat dan meminta dr Goo menyuruh 2 dokter menemuinya.
dr. Goo mengerti dan melanjutkan pembicaraan dengan Soo, ia meminta Soo jangan menyerah mengenai operasi Young, karena mereka sedang berusaha.

Image Hosted by ImageShack.us
Ny. Wang tiba di sana dan melihat Young sedang berjalan. Ia juga melihat Soo masuk ke mobilnya dan melaju melewati Young. Young menghentikan langkahnya dan tahu Oppa-nya meninggalkannya. Ny. Wang heran melihat hal itu.

Image Hosted by ImageShack.us

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar